
"Wah~ Setelah tidak bertemu selama setahun kalian sudah banyak berubah, ya." Fang Lin melipat kedua tangannya dengan erat.
Kelima anaknya yang mendengar itu saling menatap satu sama lain dengan wajah kebingungan.
"Hey, apa mukaku berubah?"
"Tidak."
"Sepertinya aku tidak bertambah tinggi, dan tidak ada bekas luka permanen di wajahku."
"Benar, benar."
"Kami semua sama seperti setahun yang lalu, ayah. Apanya yang banyak berubah?"
Mendengar seluruh percakapan mereka membuat Fang Lin terbatuk pelan mendengarnya, ia tersenyum pahit dan menjawab, "Maksudku, aura kalian... Sekarang kalian berlima sudah seperti kultivator pada umumnya."
"Memangnya sebelumnya kami tidak terlihat seperti kultivator, ayah? Bukankah membentuk pondasi Qi sudah termasuk golongan kultivator."
"Benar, tapi itu bisa dibilang kultivator magang saja. Sekarang, kalian benar-benar terlihat seperti kultivator sungguhan..."
Mendengar itu, mereka berlima langsung memasang senyum ceria-- meskipun tidak terlalu memahaminya tetapi mereka yakin kalau hal tersebut adalah sesuatu yang baik.
Fang Lin yang melihat senyum dari kelima anaknya hanya tertawa pelan, sebelum mereka kembali ke Dunia Jiwa ia akan memberikan sebuah hadiah kepada anak-anaknya.
"Jadi, apa yang kalian inginkan, anak-anak?!" tanya Fang Lin dengan nada semangat.
"Ohoo, apakah kita akan diberikan hadiah, ayah?!" Fang Li Dao bertanya untuk memastikan.
"Begitulah... Ini adalah bentuk apresiasi dari ayah karena kalian telah berhasil mengembara seorang diri selama satu tahun penuh!" jawab Fang Lin sambil tersenyum lebar.
"Woaahhh~" raut wajah dari kelima anak-anaknya menjadi lebih cerah dari sebelumya, mata mereka berbinar-binar dan mulai berpikir hadiah yang mereka inginkan.
"Oh, ya, ayah hanya memberikan kalian satu hadiah saja... Tapi, kalian bisa menginginkan apapun yang kalian inginkan-- kecuali sesuatu yang memang di luar kemampuan ayah." jelas Fang Lin.
Mendengar itu membuat kelima anak Fang Lin tambah senang, mereka seketika membuat raut wajah serius seolah sedang memikirkan sesuatu yang menentukan masa depan mereka.
Selang beberapa waktu, satu-persatu anak Fang Lin mulai mengajukan permintaan yang mereka sudah pikirkan matang-matang. Tentu saja, Fang Lin sendiri menyanggupi semua permintaan yang diinginkan kelima anaknya sesuai dengan perkataan sebelumnya.
"Baiklah, ayah akan mengabulkan semua permintaan kalian. Jadi, bersiap-siaplah!" Fang Lin tersenyum lebar sambil mengangkat kedua tangannya.
Anak-anak Fang Lin langsung bersorak kegirangan, dan kemudian mereka semua menghilang dari sana dalam sekejap mata.
***
Dunia Jiwa, Istana Es.
Setelah mengabulkan semua permintaan yang diinginkan oleh kelima anaknya, Fang Lin langsung membawa mereka kembali pulang.
Di Aula Istana, kedua orang tua dan kelima Istrinya kini saling melepas rindu kepada anak-anak mereka yang selesai mengembara selama setahun penuh.
Melihat beberapa Istrinya ada yang menangis membuat Fang Lin tersenyum tipis, ia kemudian memberitahu kelima Istrinya kalau dirinya sudah memberikan hadiah apresiasi untuk anak-anaknya.
Ketika mendengar hadiah-hadiah yang telah diajukan kelima anak mereka membuat kelima Istrinya terkejut, bahkan kedua orang tua Fang Lin yang mendengarnya juga ikut terkejut.
"Bukankah permintaan mereka terlalu berlebihan, sayang?"
"Tidak apa, itu adalah bentuk apresiasi dariku... Mereka sudah melalui banyak penderitaan ketika mengembara, dan juga aku harus menepati janji yang kubuat."
Mereka hanya mengangguk dalam diam ketika mendengar itu, hingga akhirnya Xia Mei memecahkan keheningan yang ada dengan cara mengatakan kalau ia akan menyiapkan masakan yang lezat.
Kelima anak-anak Fang Lin yang mendengar itu langsung menjadi antusias, mereka rindu dengan masakan nenek mereka setelah hidup sendiri selama satu tahun penuh.
"Sepertinya aku akan ke Dunia Evangellion dalam waktu dekat." ucap Fang Lin dan sedikit mengejutkan Yue di dekatnya.
"Kamu baru saja kembali tetapi sudah mau pergi lagi?" Yue tampak sedikit lesu saat mengatakan itu.
Fang Lin tersenyum hambar dan ia berkata, "Aku akan di sini selama beberapa bulan ke depan untuk melatih kemampuan anak-anak, lagipula kita tidak pernah berpisah, toh, pada dasarnya tempat ini berada dalam Dunia Jiwa-ku."
Yue menghela nafas panjang dan mengangguk pelan, "Baiklah, aku tidak akan menghalangimu lebih jauh. Aku tau kalau kamu merasa sangat penasaran dengan Dunia itu."
"Hehehe... Kamu benar, aku sudah tidak sabar untuk pergi ke sana. Meskipun sudah mengetahui sebagian besarnya, tetapi aku merasa kalau Dunia Sihir lebih unik dan menarik dari pada Dunia Kultivator." jawab Fang Lin sambil terkekeh pelan.
Yue tidak berkata apa-apa dan hanya tersenyum untuk menanggapi itu, ia kemudian menghampiri anak-anaknya yang kini sedang duduk di sofa dan bercerita dengan penuh semangat.
Fang Lin sendiri mengikuti Yue dari belakang, dan ia ikut mendengarkan cerita yang sedang dilakukan anaknya.
***
Tujuh bulan berlalu.
Fang Lin sekarang sedang bersama dengan Khatz dan dua Istrinya, Yue dan Mue Lian. Mereka berempat ada di aula Istana Es dan tidak jauh dari sana ada sebuah portal ungu yang terdapat kilatan-kilatan petir kecil.
"Aku akan memeriksa portal ini terlebih dahulu, jika ada sebuah kesalahan maka aku akan langsung memperbaikinya." Yue berjalan mendekati portal tersebut saat mengatakannya, sedangkan Fang Lin dan lainnya hanya menganggukkan untuk menanggapi itu.
Yue sendiri mengangkat tangan kanannya ke atas dan matanya langsung terpejam, fluktuasi energi berwarna merah cerah keluar dari tubuh perempuan cantik itu dan perlahan energi tersebut mengarah ke portal yang diciptakan oleh Khatz.
Suasana hening dalam waktu yang cukup lama, dan akhirnya Yue membuka matanya perlahan. Ia berbalik dan tersenyum tipis, "Ada beberapa kerusakan kecil di dalam portal ini, tetapi aku sudah memperbaikinya. Jadi, bisa dibilang portal milik Khatz saat ini berada dalam kondisi sempurna."
Fang Lin ikut tersenyum mendengarnya, begitupula dengan Mue Lian dan Khatz.
"Kalau begitu, aku akan pergi terlebih dahulu." Fang Lin melangkah mendekati portal dan ia berhenti di samping Yue.
"Jangan lupa untuk selalu menyembunyikan kehadiranmu, sayang. Kalau Dewa yang ada di Dunia itu menyadari keberadaanmu maka situasi akan menjadi merepotkan." Yue mengingatkan suaminya itu.
Fang Lin tertawa kecil dan ia mengelus pelan kepala Yue, "Tentu saja..." hawa keberadaan Fang Lin yang begitu kuat seketika menghilang dalam sekejap, saat ini ia terlihat seperti manusia biasa pada umumnya.
Setelah menyembunyikan hawa keberadaannya, Fang Lin langsung mengganti pakaiannya dengan kemeja biru tua dan celana panjang hitam. Rambutnya yang hampir mencapai punggung berganti menjadi pendek, dan warnanya-pun ikut berubah menjadi berwarna putih polos.
"Wahh~ Kau jadi seperti orang yang berbeda, sayang." Mue Lian yang menyaksikan perubahan suaminya langsung berdecak kagum.
Fang Lin yang mendengar itu langsung tertawa kecil, "Aku semakin tampan, bukan?" ucapnya dengan nada sombong.
"Hehehehe, kamu benar, suami! Kamu semakin tampan..." jawab Mue Lian cepat.
Fang Lin mengangkat sedikit dagunya ketika mendengar itu, ia berpose sok keren dan membuat Yue menatapnya dengan jijik.
"Sayang, berhenti bertingkah seperti itu. Apa kamu tidak ingat dengan umur?" Yue menggelengkan kepala sembari memasang raut wajah jijik.
Mendengar itu membuat Fang Lin menghentikan aksinya, ia terbatuk pelan dan langsung bersikap seperti biasanya, "Baiklah, aku pergi dahulu. Sampaikan pada anak-anak kalau aku akan pulang beberapa bulan lagi."
"Baiklah, kami akan menyampaikannya." jawab Mue Lian dan Yue serempak.
Fang Lin mengangguk pelan melihat tanggapan dari kedua istrinya itu, pandangannya kemudian teralih ke arah rubah ungu ekor sembilan yang tidak jauh darinya berada, "Khatz, umumkan pada semua bawahan kalau aku akan membawa keluar mereka yang ingin ke Dunia Evangellion, tentu saja itu akan dilakukan pada saat aku kembali." ucap Fang Lin memberi perintah.
"Baik, Tuan. Saya akan melaksanakannya." Khatz menundukkan kepalanya saat menjawab hal itu.
"Bagus." Fang Lin mengangguk pelan, ia kemudian menatap kedua Istrinya sekali lagi sembari tersenyum lalu berjalan memasuki portal ungu itu.
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.
NOTE: Buku ini akan ditamatkan dan akan dilanjutkan ke buku yang ke-2. Tentu saja Author masih melanjutkannya di NovelToon.