System Sang Immortal

System Sang Immortal
Kedatangan Aliansi Istana Kegelapan II


Saat berada di ruangan pengendalian kapal Zhou Fan mengangkat satu alis-nya ketika melihat ujung portal dimensi yang sudah terbuka, "Kenapa kau membuka portal dimensi sedikit lebih cepat? Bukan-kah orang-orang yang berada di Alam 100 Pelangi akan mengetahui keberadaan kita?" Tanya Zhou Fan ketika melihat ujung portal dimensi yang jarak-nya puluhan ribu kilometer sudah terbuka.


Mendengar itu pria paruh baya yang berada di belakang Zhou Fan langsung menjawab, "Agar para musuh bersiap-siap, Kaisar. Menurut hamba, Kita akan lebih terhormat jika membantai musuh dalam keadaan siap" Jawab pria paruh baya tersebut menjelaskan.


Zhou Fan yang mendengar jawaban Mo Fuli hanya bisa menggelengkan kepala-nya pelan, Cara berpikir orang itu terlalu aneh di mata-nya.


"Kalau begitu perintahkan para pasukan untuk bersiap-siap, Sebentar lagi kita akan berperang melawan dua Alam sekaligus" Ucap Zhou Fan memberi perintah.


Mo Fuli langsung menunduk-kan badan-nya ketika mendengar itu, "Baik, Kaisar..." Jawab Mo Fuli lalu melangkah-kan kaki-nya ke luar ruang pengendalian kapal.


Melihat bawahan-nya itu pergi Zhou Fan langsung menyebarkan kesadaran-nya ke arah ujung portal dimensi.


Di saat kesadaran-nya sudah sampai ke ujung portal, Zhou Fan langsung mengerut-kan kedua alis-nya ketika melihat kubah hitam yang memenuhi sebuah area, "Array? Kenapa di sana terdapat array pelindung?" Batin Zhou Fan bertanya-tanya. Ia mencoba memasuk-kan kesadaran-nya ke dalam array tersebut, Namun mau berapa kali-pun mencoba ia terus-menerus gagal melakukan-nya.


"Apa-apaan array itu?! Bagaimana bisa kesadaran-ku tidak bisa memasuki-nya?" Ucap Zhou Fan sedikit terkejut.


Perlu diketahui kalau kesadaran Zhou Fan sedikit lebih kuat dari kesadaran milik orang lain, Jadi bukan hal yang aneh kalau dia terkejut ketika kesadaran milik-nya tidak dapat menembus sebuah array.


"Apakah itu Array Dewa? Tetapi bagaimana mungkin seorang Dewa Array berada di Alam menengah seperti ini?" Batin Zhou Fan sambil mengelus-elus dagu-nya.


Beberapa saat kemudian, Zhou Fan menggelengkan kepala-nya pelan dan berhenti memikirkan hal itu, "Mau ada kultivator Dewa Array atau apalah itu, Tidak akan merubah tujuan-ku... Tetapi yang pasti, Aku harus mempersiapkan diri-ku untuk kejadian yang tidak terduga nanti-nya" Ucap Zhou Fan lalu membuka gerbang jiwa-nya.


Zhou Fan dengan segera mengambil alat tempur-nya dan juga memakan pil yang akan berguna nanti-nya.


***


Di Atas Langit Area Medan Tempur.


Terlihat lima paruh baya berada di pinggir kapal terbang sembari mengamati portal dimensi dari kejauhan, "Bagaimana ini? Apakah kita harus melaporkan kedatangan Aliansi Istana Kegelapan kepada Yang Mulia Chen?" Tanya pria berjubah kuning dengan raut wajah serius.


Mendengar itu Zhang Wei langsung mengangguk-kan kepala-nya cepat, "Kau benar... Tetapi kita harus melaporkan ini secara langsung kepada Yang Mulia. Adakah dari kalian yang ingin kembali ke Tanah Suci untuk melaporkan hal ini tanpa menggunakan kapal terbang?" Tanya Zhang Wei dengan nada penasaran.


Ke-empat paruh baya yang berada di dekat Zhang Wei langsung menatap satu sama lain. Beberapa saat kemudian, Pria berjubah kuning mengangkat tangan kanan-nya dan berkata, "Biar aku saja... Lagipula tubuh-ku juga dapat menahan tekanan portal dimensi itu"


Mendengar itu Zhang Wei langsung melambaikan tangan-nya ke samping, "Kalau begitu, Berikan gulungan surat ini kepada Yang Mulia dan juga kau tidak boleh membuka-nya dalam situasi apapun" Ucap Zhang Wei berpesan sambil mengulurkan tangan kanan-nya yang memegang gulungan surat.


Pria berjubah kuning hanya mengangguk paham dan mengambil gulungan surat tersebut, "Kalau begitu buka portal dimensi-nya..." Ucap pria berjubah kuning setelah menyimpan gulungan kertas tadi ke dalam Dunia Jiwa-nya.


Zhang Wei mengangguk-kan kepala-nya dan masuk ke dalam kapal terbang, Ia berjalan cepat ke arah ruang pengendalian kapal dan membuka Portal Dimensi menuju Tanah Suci.


"Hey Su Cen, Hati-hati dalam perjalanan-mu dan semoga berhasil!" Ucap pria paruh baya berjubah ungu sambil tersenyum.


Su Cen yang berada di udara langsung tersenyum, Ia melambaikan tangan-nya berkali-kali sebagai tanda diri-nya pergi.


~Whoooppp~


Su Cen masuk ke dalam portal dimensi tersebut dan beberapa saat kemudian portal tersebut menghilang tanpa jejak.


Melihat kepergian Su Cen, Pria paruh baya berjubah ungu merubah raut wajah-nya menjadi datar, Ia kembali menatap portal dimensi yang ada di atas kubah dalam diam.


"Apakah Su Cen sudah pergi?" Tanya Zhang Wei yang tiba-tiba muncul di dekat tiga pria paruh baya yang berada di pinggir kapal terbang.


Pria paruh baya berjubah hijau mengangguk-kan kepala-nya pelan, "Ya, Dia sudah pergi. Tetapi apakah kau yakin dia dapat menahan tekanan dari portal dimensi? Bahkan tubuh tingkat Fana saja bisa tercabik-cabik di dalam portal dimensi itu..." Tanya pria paruh baya berjubah hijau dengan nada ragu.


Mendengar itu Zhang Wei tersenyum tipis, "Bukan-kah dia sendiri yang ingin melakukan-nya? Lagipula apa yang dikatakan-nya tadi adalah kebenaran, Tubuh milik-nya lebih kuat dari pada kita semua" Jawab Zhang Wei santai.


Pria berjubah hijau hanya diam mendengar-nya, Ia tidak bertanya lebih lanjut mengenai itu karna memang jawaban Zhang Wei sudah cukup membuat-nya diam.


***


30 Menit Kemudian.


Beberapa kapal terbang yang memiliki model menyeramkan keluar dari portal dimensi. Kapal terbang tersebut mengeluarkan aura iblis yang menakutkan dan membuat para pasukan dari kedua kubu ketakutan.


Di dalam salah satu kapal terbang tersebut, Zhou Fan langsung menyuruh Mo Fuli untuk berhenti di tengah-tengah kubah raksasa, "Suruh para 15 pilar untuk menghentikan kapal terbang mereka masing-masing dan juga beritahu mereka untuk tidak mengeluarkan pasukan sebelum aba-abaku" Ucap Zhou Fan memberi perintah.


Mendengar perintah dari kaisar-nya, Mo Fuli langsung mengangguk kepala patuh sambil menunduk-kan badan, "Baik, Kaisar..." Jawab Mo Fuli dan tanpa basa-basi keluar dari ruangan pengendalian kapal.


Mo Fuli keluar dari kapal terbang lalu melesat ke arah kapal terbang di dekat-nya, Ia melirik ke arah bawah dan menghela nafas pelan, "Array tingkat Dewa... Sepertinya mengalahkan dua kubu sekaligus akan cukup sulit jika terdapat kultivator Dewa Array..." Gumam Mo Fuli dan masuk ke dalam kapal terbang yang di tuju-nya.


Sedangkan Zhou Fan langsung teleportasi ke luar kapal, Ia menyebarkan kesadaran-nya dan mulai memeriksa situasi yang ada di luar area medan tempur.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


NOTE: Kultivator Dewa Array maksudnya, Seorang kultivator Array yang pekerjaan-nya udah sampai di tingkat Dewa