
Setelah mendengar penjelasan Zhao Yun, Liu Bei hanya mengangguk-kan kepala-nya paham, "Artinya kita harus menyerang jiwa-nya?" Tanya Liu Bei memastikan.
Zhao Yun yang mendengar itu langsung mengangguk cepat, "Benar, Apakah kau ada teknik yang dapat melemahkan atau menghancurkan jiwa?" Tanya Zhao Yun penasaran. Ia bertanya seperti itu karena diri-nya tidak mempunyai teknik yang dapat menghancurkan atau melemahkan sebuah jiwa.
"Aku ada, Namun untuk melakukan-nya aku harus memerlukan beberapa waktu. Karena teknik yang ku-miliki dapat menghancurkan sebuah jiwa..." Jawab Liu Bei menjelaskan.
Mendengar itu Zhao Yun mengangguk-kan kepala-nya paham, Ia melambaikan tangan kanan-nya ke samping dan muncul lima bendera dengan warna yang berbeda-beda.
Liu Bei yang melihat Zhao Yun mengeluarkan 5 bendera sedikit mengerut-kan alis-nya, "Apa yang kau lakukan?" Tanya Liu Bei saat melihat Zhao Yun yang sedang menancapkan kelima bendera tersebut ke tanah di sekeliling-nya.
"Ini adalah bendera array tingkat langit... Selagi kau melakukan proses teknik-mu, Array yang ku-buat ini akan melindungi-mu" Jawab Zhao Yun menjelaskan.
Liu Bei yang mendengar-nya langsung mengangguk mengerti, Ia tanpa basa-basi langsung duduk bersila dan menepuk-kan kedua tangan-nya ke depan dada.
"Teknik Seni Iblis, Ke-3: Penghancur Jiwa!" Ucap Liu Bei dengan nada tinggi dan seketika aura sekitar-nya berbubah menjadi aura iblis.
Zhao Yun yang berada di dekat Liu Bei tentu terkejut ketika mendengar nama teknik yang di miliki-nya, "Seni Iblis?! Orang ini... Apakah dia benar-benar gila?" Gumam Zhao Yun dengan nada tidak percaya.
Zhao Yun hampir tidak percaya kalau salah satu petinggi yang berasal dari Alam Sembilan Surga mempunyai seni iblis, "Apakah Alam Sembilan Surga memiliki maksud lain?" Batin Zhao Yun mencoba menebak.
Zhao Yun sendiri sebenar-nya berasal dari Alam Immortal, Ia ditugaskan oleh atas-nya untuk ikut dengan Liu Bei karena semua petinggi yang berasal dari Alam Immortal sudah curiga dengan Alam Sembilan Surga.
Kecurigaan Alam Immortal seratus persen tepat, Alam Sembilan Surga telah bersekutu dengan kaum iblis dan hal ini harus Zhao Yun laporkan kepada atasan-nya.
"Meskipun begitu, Sekarang aku harus fokus untuk mengalahkan orang ini" Ucap Zhao Yun dengan nada serius sembari menatap Fang Lin yang melayang di udara.
Di sisi lain, Fang Lin mengangkat alis-nya ketika melihat aura yang di sekitar Liu Bei berubah menjadi aura iblis, "Hmm? Petinggi Alam Sembilan Surga melakukan teknik iblis? Wah... Apakah Alam Sembilan Surga telah berkhianat kepada kubu Guardian Realm?" Gumam Fang Lin bertanya-tanya.
Kubu Guardian Realm, Sebuah kubu yang dibentuk dari seluruh Alam Tinggi yang ada di semesta ini. Kubu ini dikhususkan untuk melawan kubu Aliansi Istana Kegelapan suatu hari nanti.
Pemimpin yang berasal dari kubu Guardian Realm tidak mempunyai teknik yang berbau iblis dan kegelapan, Mereka semua juga memiliki peraturan untuk membunuh siapa saja yang memakai teknik iblis atau semacam-nya.
"Ku-yakin kubu Guardian Realm akan kacau ketika mengetahui kalau salah satu petinggi yang berada dari kubu-nya memakai teknik iblis" Ucap Fang Lin pelan lalu menimpali-nya dengan cepat, "Situasi semacam ini harus ku-atasi sebelum semakin runyam" Timpal Fang Lin lalu menjentik-kan jari-nya.
~Klik~
~Sringggggg~
Seketika rantai es muncul di sekitar Liu Bei dan mulai melilit kedua kaki dan tangan-nya.
Liu Bei sendiri juga terkejut ketika diri-nya di lilit oleh rantai es, Teknik iblis yang dipakai-nya tadi otomatis batal dan membuat aura iblis di sekitar Liu Bei menghilang.
"Sialan! Rantai apa ini?! Kenapa tiba-tiba saja muncul di lantai?!!" Teriak kesal Liu Bei. Ia mencoba menghancurkan rantai yang melilit kaki tangan-nya dengan segala cara namun semua usaha-nya sia-sia.
"Tuan Liu! Apakah anda baik-baik saja?" Tanya Zhao Yun saat sudah berada di delat Liu Bei.
"Apakah kau buta? Bagaimana mungkin aku baik-baik saja setelah rantai es ini melilit-ku" Balas Liu Bei dengan nada sinis.
Mendengar itu Zhao Yun hanya tersenyum kecut, Ia hanya diam dan memegang rantai yang melilit tangan kiri Liu Bei, "Bahkan aku tidak bisa menggunakan Qi untuk melepas-nya" Gumam Zhao Yun pelan disaat Qi-nya mengaliri rantai es tersebut.
"Sia-sia saja... Bahkan seorang sekelas Dewa tidak bisa melepaskan ikatan rantai itu" Ucap Fang Lin dengan suara tenang sembari menghampiri mereka berdua.
Melihat kedatangan Fang Lin tentu membuat Zhao Yun bersiaga, Ia mengangkat pedang-nya ke arah Fang Lin yang sedang melayang dengan tatapan tajam, "Sebenar-nya siapa kau? Kenapa kau melakukan ini kepada kami?" Tanya Zhao Yun dengan nada menyelidik.
Fang Lin yang mendengar itu langsung tersenyum tipis, "Sebelum aku menjawab-nya, Biarkan aku bertanya lebih dahulu" Ucap Fang Lin lalu menimpali-nya, "Apakah kau memiliki hubungan dengan orang itu?" Tanya Fang Lin sambil melirik Liu Bei.
Fang Lin bertanya seperti itu karena diri-nya merasa kalau mereka berdua bukan-lah seorang teman melainkan rekan sementara saja, Ia berasumsi seperti itu ketika melihat keterkejutan Zhao Yun saat melihat Liu Bei menggunakan Seni Iblis.
Di sisi lain, Zhao Yun yang mendengar pertanyaan Fang Lin langsung keheranan, "Aku dan dia adalah rekan sementara dari Alam yang berbeda, Kita berdua adalah salah satu orang peting dari kubu Guardian Realm..." Jawab Zhao Yun tanpa berbohong sedikit-pun.
Zhao Yun merasa kalau Fang Lin bisa mengetahui diri-nya berbohong atau tidak, Jadi pilihan aman bagi ia untuk berkata jujur kepada Fang Lin.
Fang Lin yang mendengar itu hanya diam, Ia kemudian melihat ke arah Liu Bei yang sedang menatap-nya dengan tatapan tajam sekaligus marah, "B*jingan lepaskan aku!!! Jika kau membunuh-ku, Hidup-mu tidak akan pernah tenang!!!" Teriak Liu Bei dengan nada marah.
Fang Lin yang mendengar itu tersenyum tipis, "Hahaha... Memang-nya kau bisa membuat hidup menjadi tidak tenang? Bahkan para Dewa saja tidak searogan diri-mu saat berada di hadapan-ku..." Ucap Fang Lin dengan nada sinis.
"Kata-katanya bahkan lebih arogan dari tuan Liu..." Batin Zhao Yun tersenyum kecut.
Sedangkan Liu Bei yang mendengar itu tidak bisa untuk tidak kesal, "Biadab! Cepat lepaskan aku!!!" Teriak Liu Bei sambil menggerak-kan kedua kaki dan tangan-nya yang terikat rantai.
"Berisik..." Ucap Fang Lin dan seketika kepala Liu Bei terputar hingga 360 derajat.
"Kughhhh..." Liu Bei langsung mengeluarkan darah segar dari mulut-nya, Dia saat ini masih dalam keadaan hidup hanya saja suara-nya tidak bisa keluar.
Bersambung...
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.