
Bai Hu terdiam sesaat ketika mendapati pertanyaan dari Hu Jiazhen, Ia menghela nafas panjang dan menjawab, "Kau adalah temanku dan aku berniat untuk menyelamatkanmu."
Mendengar itu Naga Hitam mengerutkan alisnya, Ia mencoba mengingat pria berjubah putih di hadapannya namun ia tidak dapat mengingatnya mau sekeras apapun mencoba.
"Aku benar-benar tidak mengingatmu... Apakah kau berniat membohongiku?!" Naga Hitam dengan nada kesal mengatakan itu pada Bai Hu, Ia sama sekali tidak suka kalau dirinya dipermainkan.
"Aku tidak berbohong..." Jawab Bai Hu dan ia menimpalinya, "Apakah kau mengingat dari mana dirimu berasal?" Bai Hu mencoba untuk menggali ingatan baru milik Hu Jiazhen.
Sedangkan Naga Hitam yang mendengar itu tidak menjawab dan semakin curiga pada pria berjubah putih di depannya, Ia berpikir kalau Bai Hu ingin memanipulasi ingatannya dengan cara mengorek informasi miliknya.
"Aku tidak percaya padamu..." Naga Hitam mengatakan itu sembari mengeluarkan aura Spiritual God Emas bertanda hitam miliknya.
Melihat Hu Jiazhen bersiap-siap untuk menyerangnya, Bai Hu langsung mengangkat kedua tangannya, "Berpikirlah dengan jernih... Aku ini benar-benar temanmu!" Bai Hu berkata dengan nada sedikit tinggi, Ia khawatir kalau dirinya akan benar-benar bertarung melawan Naga Hitam itu.
"Berhentilah membual! Manusia sialan!" Hu Jiazhen berteriak dan menyerang Bai Hu dengan nafas apinya.
Bai Hu sendiri langsung membuat dinding angin di depannya dan membuat kobaran api Naga Hitam menyebar ke berbagai arah.
Bai Hu tidak tinggal diam setelah itu dan ia membuat pedang Qi di satu tangannya, "Percayalah padaku... Aku benar-benar tidak ingin bertarung denganmu." Bai Hu berkata dengan nada tulus, tidak ada raut wajah kebohongan di wajahnya saat mengatakan itu semua.
Naga Hitam menggertakkan giginya karena merasa bingung dengan perkataan pria berjubah putih itu. Perasaannya memilih untuk percaya namun logikanya melarang keras untuk percaya pada orang itu.
Hingga beberapa saat kemudian, Naga Hitam menggelengkan kepalanya pelan, "Maaf... Aku tetap tidak percaya kepadamu." Naga Hitam tidak tau siapa yang benar, akan tetapi ia tidak memiliki niatan untuk mengkhianati kubu Xiao Chen.
Mendengar itu Bai Hu diam-diam menghela nafas pasrah, meskipun ingatan Naga Hitam telah diubah akan tetapi sifatnya yang setia tidak berubah sedikitpun.
"Baiklah jika itu mau mu..." Ucap Bai Hu dan seketika itu juga dia melesat ke arah Hu Jiazhen, Ia berniat untuk membuat Naga Hitam itu pingsan dan membawanya ke hadapan tuannya.
Bai Hu yakin kalau Fang Lin mempunyai solusi atas menghilangnya ingatan Hu Jiazhen.
Naga Hitam sendiri yang melihat pria berjubah putih itu melesat ke arahnya tidak tinggal diam, Ia mengeraskan seluruh sisik miliknya dan melapisi tubuhnya dengan Qi langit dan bumi.
Sesaat setelah itu, Naga Hitam mengeluarkan dua elemen dari mulutnya sekaligus, yaitu api dan angin lalu mengarahkannya ke arah Bai Hu yang sedang melesat di udara.
Melihat itu Bai Hu membuat penghalang Qi di depannya dan membuat kedua serangan tersebut tidak mengenainya, Ia kemudian menebas pedangnya secara horizontal dan sebuah lengkungan energi tercipta lalu melesat ke arah Hu Jiazhen.
BOOOMMM!
Suara ledakan terjadi ketika lengkungan energi tersebut mengenai Hu Jiazhen, akan tetap serangan itu tidak membuat Naga Hitam bergerak sedikitpun dari tempatnya dan membuat Bai Hu terkejut.
"Bagaimana bisa lengkungan yang terbuat dari Qi dewa dapat ditahannya dengan mudah?" Batin Bai Hu dengan rasa terkejut dihatinya, Ia sebelumnya mengira kalau serangan energinya barusan setidaknya dapat melukai atau mementalkan Naga Hitam itu, akan tetap perkiraannya salah besar.
"Untung saja tingkat tubuhku sudah naik drastis... Jika tidak mungkin aku akan terluka jika terkena serangan barusan..." Di sisi lain, Hu Jiazhen diam-diam menghela nafas lega, Ia merasa bersyukur dirinya tidak pernah malas untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.
Usai bergumam seperti itu, Naga Hitam kembali menerima serangan, dan sekarang serangan itu di lakukan langsung oleh Bai Hu sendiri.
"Ck, aku ingin sekali berubah menjadi manusia agar lebih mudah bertarung dengan orang ini, akan tetapi daya tahan tubuhku akan berkurang jika aku berubah..." Batin Naga Hitam di sela-sela pertarungan.
Perlu diketahui kalau Naga Hitam memiliki kekurangan dan juga kelebihan jika dirinya berubah menjadi wujud manusia. Kekurangannya adalah dia tidak bisa mengeraskan sisik miliknya dan tentu itu membuat pertahanan miliknya menurun drastis, sedangkan kelebihannya ia dapat bergerak lebih leluasa untuk bertarung melawan Bai Hu.
Beberapa saat kemudian, Naga Hitam memutuskan untuk berubah menjadi manusia namun sebelum melakukan itu ia menjauh dari Bai hu dan membuat ruangan Qi berbentuk kotak.
Bai Hu sendiri yang melihat itu tentu merasa keheranan, "Apa yang dilakukannya di dalam ruangan Qi itu? Apakah dia memilih untuk bersembunyi di balik penghalang itu?" Bai Hu bertanya-tanya dan memilih untuk mengamati situasinya lebih lanjut.
Sedangkan Naga Hitam yang melihat Bai Hu berdiri tepat di hadapan penghalang Qi nya hanya diam, Ia kemudian memejamkan matanya dan cahaya putih yang begitu terang keluar dari tubuhnya.
Melihat cahaya itu semakin terang membuat Bai Hu yang berada di luar ruangan Qi menutup matanya menggunakan lengannya yang kosong.
Hingga selang beberapa waktu, Bai Hu menyingkirkan lengannya dan membuka matanya ketika merasakan kalau cahaya putih tersebut sudah meredup.
"Hu Jiazhen?..." Gumam Bai Hu pelan saat dirinya melihat seorang pria tampan yang mengenakan jubah hitam mewah.
Di sisi lain, Naga Hitam yang telah berubah menjadi manusia itu langsung tersenyum lebar, Ia merasa senang karena dirinya sudah bisa bergerak leluasa, "Hehehe... Sepertinya keputusanku memang tepat" Ucap Naga Hitam lalu menatap Bai Hu yang sedang menatap ke arahnya.
"Manusia sialan itu... Haruskah ku bunuh dia?" Hu Jiazhen mengatakan itu sambil membuat sepasang pedang yang terbuat dari elemen api dan juga air.
Swoooshhh!
Penghalang Qi yang Naga Hitam ciptakan seketika menghilang dan sesaat setelahnya pria berjubah hitam itu melesat ke arah Bai Hu dengan kecepatan luar biasa.
BOOOMM!
BOOOMM!
Naga Hitam menyerang Bai Hu dengan cepat dan ia mulai mengeksekusi beberapa jurus miliknya, sedangkan Bai Hu hanya bisa menahan serangan yang dilontarkan Hu Jiazhen dan sesekali menyerangnya.
"Ini lebih merepotkan dibanding tadi" Batin Bai Hu berdecak pelan, Ia tidak berniat untuk mengeksekusi jurus miliknya karena tidak ingin melukai Hu Jiazhen.
Meskipun ingatan Hu Jiazhen telah berubah akan tetapi Naga Hitam itu masih tetap temannya.
"Aku ingin membuatnya pingsan tetapi bagaimana cara untuk melakukan itu?" Bai Hu kembali membatin dan memutar otaknya untuk mencari solusinya.
Perlu diketahui kalau sebenarnya Hu Jiazhen jauh lebih kuat dari Xiao Jung, hanya saja Naga Hitam itu tidak dapat melawan perintah manusia itu karena dia berada di bawah kendali segel tuan dan budak.
Bersambung...
LIKE >> VOTE >> RATE 5 > COMMENT.