System Sang Immortal

System Sang Immortal
Mengambil Misi


Fang Lin pergi ke tempat papan misi berada dan menemukan Yuna ada di sana, ia berhenti melangkah selama beberapa waktu sebelum kembali melanjutkannya.


"Hei..." Fang Lin menyapa ketika dirinya sudah sampai di depan papan misi.


Yuna tidak terlalu terkejut dan menyapa Fang Lin balik.


"Apakah kau ingin mengambil misi juga?" tanya Fang Lin penasaran.


Yuna mengangguk pelan, lalu menjelaskan, "Ya, aku tidak sengaja bertemu dengan temanku setelah menyelesaikan urusanku di sini. Dia mengajakku untuk melakukan misi bersama dengan teman-temannya yang lain, aku tadinya ingin menolak karena masih lelah tetapi dia terus memohon padaku sehingga membuat diriku terpaksa menerimanya."


"Begitu, ya..." Fang Lin menanggapi sembari mengangguk pelan, meskipun dirinya tidak pernah bertanya tentang alasannya mengambil misi, "Kalau begitu, berhati-hatilah..."


"Terima kasih."


Yuna menjawabnya, kemudian mengambil kertas misi secara hati-hati.


Fang Lin sendiri memperhatikan Yuna yang pergi dari tempatnya berada, dan ia menemukan 'teman' yang dimaksud olehnya.


"Aku samar-samar merasakan niat buruk dari mereka." gumam Fang Lin, kemudian menggelengkan kepalanya pelan, "Ya, sudahlah. Tidak ada urusannya denganku."


Fang Lin mengambil kertas misi yang mempunyai persyaratan untuk satu orang dan juga pemburu di tingkat gold.


Misi yang Fang Lin ambil adalah mencari tau alasan mengapa Pegunungan Khavarion dihuni oleh ribuan Chimera. Hadiahnya adalah lima ribu koin emas.


"Chimera itu... Adalah monster aneh dari hasil gabungan antara dua hewan atau lebih, 'kan? Diablo bilang kalau monster ini biasanya diciptakan oleh Penyihir Hitam atau manusia gila ." Fang Lin bergumam sembari menatap kertas misinya.


Di bawah kertas misi tersebut ada tulisan 'sedang berlangsung', dan ketika misinya selesai maka akan berubah menjadi 'menyelesaikan'.


"Sistem kertas ini cukup bagus, haruskah aku membuat hal yang serupa untuk para bawahanku?" Fang Lin memikirkan sebuah ide di kepalanya, tetapi ia langsung menggeleng pelan, "Sepertinya itu tidak akan terlalu berguna, tanpa harus menghadirkan kertas misi-- semua bawahanku akan tetap bertambah kuat seiring berjalannya waktu."


Fang Lin kemudian keluar dari Serikat Pemburu usai memikirkan semua itu, sebelum dirinya menyelesaikan misi-- ia akan kembali ke dimensi Labyrinth of The Death.


***


Dimensi Labyrinth of The Death.


Di sebuah Istana Gelap yang sangat megah, Glaucus terus memikirkan kejadian yang terjadi padanya beberapa waktu lalu, kesepuluh bawahannya menatap dirinya karena ingin mendapatkan penjelasan dari kejadian tersebut.


"Siapa sebenarnya dia...?" Glaucus sudah memikirkan hal itu berulang kali, tetapi dia masih belum mendapatkan satu petunjuk sekalipun, "Setengah Dewa katanya? Apakah dia berbohong tentang itu? Keberadaannya sangatlah tidak masuk akal, aku cukup yakin kalau dia jauh lebih kuat daripada seorang Dewa sekalipun."


Glaucus terus berpikir tanpa menghiraukan tatapan dari para bawahannya, kemudian matanya melebar ketika merasakan hawa kehadiran yang sangat familiar di dimensi ini.


"Itu dia..." suara Glaucus sedikit bergetar, dan pada saat yang bersamaan ia berdiri dari singgasananya.


Kesepuluh bawahan Glaucus juga merasakan hawa kehadiran dari manusia itu, tetapi mereka tetap diam dan tidak ajan bergerak sebelum mendapatkan perintah dari Tuan mereka.


Di sisi lain, Fang Lin yang sudah kembali ke dimensi Labyrinth of The Death langsung melakukan teleportasi ketika menemukan sebuah Istana besar di dekatnya.


Fang Lin muncul di tengah aula Istana dan menemukan Glaucus yang sedang berada dalam wujud manusianya.


Di antara Glaucus ada makhluk hidup lainnya yang berjumlah sepuluh. Mereka mempunyai wujud berbeda-beda, tetapi sebagian dari mereka mirip seperti manusia.


"Halo, aku kembali." Fang Lin tersenyum tipis sembari mengangkat satu tangannya ke atas.


Glaucus sendiri langsung menghilang dari tempatnya, lalu kembali muncul beberapa belas meter di hadapan Fang Lin.


"Ada apa?" Glaucus bertanya, ia berusaha menyembunyikan kegugupannya.


Fang Lin tersenyum tipis, dan menjawab, "Aku kemari karena ingin menanyakan sesuatu."


Glaucus tidak mempunyai keberanian untuk menolak, jadi ia mau tak mau mempersilahkan dia untuk bertanya.


"Aku penasaran, apakah ada manusia yang masuk ke dalam dungeon ini dengan membawa Artefak tingkat Legenda?" Fang Lin bertanya, Mata Dewa-nya sudah aktif sedari tadi karena ingin memastikan jawaban dari Glaucus.


Glaucus sendiri tampak berpikir ketika mendapatkan pertanyaan tersebut, ia kemudian menggelengkan kepalanya dan menjawab, "Sepertinya tidak pernah ada."


"Aku mengerti." Fang Lin tidak menemukan kebohongan dari jawaban Glaucus, kemudian matanya teralih pada kesepuluh makhluk yang sedang berdiri di dekat singgasana, "Bagaimana dengan kalian?"


Satu-persatu dari mereka langsung menggelengkan kepala dengan cepat ketika mendapatkan pertanyaan itu dari Fang Lin.


"Yah, sepertinya memang tidak ada, ya."


Melihat kesepuluh bawahan Glaucus tidak ada yang berbohong, itu artinya rumor tentang pencuri tersebut masuk ke dalam dungeon ini sambil membawa Artefak tingkat Legenda adalah sebuah kebohongan besar.


Dan peramal yang mengatakan kalau ada Artefak tingkat Legenda di dungeon ini kemungkinan besar tidak berbohong-- mengingat Glaucus adalah Hewan Kekacauan Primordial.


"Omong-omong, apakah kau mempunyai barang tingkat Legenda?" Fang Lin bertanya hanya untuk memastikan.


Glaucus langsung menganggukkan kepala, dan kemudian memberitahu kalau dirinya beserta kesepuluh bawahannya mempunyai barang tingkat Legenda tersendiri.


"Kupikir barang tingkat Legenda cukup langka, sepertinya tidak, ya?"


Di Alam Semesta ini, Artefak, Senjata dan buku sihir dibagi menjadi beberapa tingkat, yaitu: Rendah, Umum, Tinggi, Rare, Spesial, Epik, Legenda dan Dewa.


"Kami semua mempunyai latar belakang yang cukup hebat, jadi bukan hal yang tidak mungkin kalau masing-masing dari kami mempunyai barang tingkat Legenda." ucap Glaucus setelah tidak sengaja mendengar perkataan Fang Lin.


Fang Lin sendiri menganggukkan kepalanya beberapa kali, kemudian berkata dalam hati, "Itu artinya Dungeon ini bukanlah Dungeon tingkat empat, mustahil bagi grup Gwen untuk menyelesaikannya."


"Ya, sudahlah. Itu tidak penting." Fang Lin menepis seluruh pemikirannya saat ini, lalu menangkupkan tangannya, "Terima kasih karena telah menjawab pertanyaanku, aku pergi dulu."


Whooosh!


Tanpa menunggu balasan dari Glaucus, Fang Lin langsung menghilang dari tempatnya dalam sekejap.


"Tidak kusangka manusia sepertinya busa menyembunyikan kekuatannya yang sangat besar tanpa bisa aku rasakan sedikitpun."


"Dia benar-benar seperti Manusia biasa, tidak ada energi tertentu yang bisa menarik perhatianku."


"Kaluan benar... Kemampuannya mungkin di luar yang bisa kita bayangkan."


Mendengar percakapan di antara para bawahannya, Glaucus hanya diam dan kembali ke singgasananya.


Glaucus memikirkan dengan keras alasan Fang Lin menanyakan semua itu, ia sama sekali tidak berpikir kalau dia bertanya hanya sekadar penasaran saja.


***


Pegunungan Khavarion.


Fang Lin mengamati sebuah gunung raksasa yang dikelilingi hutan besar, di gunung tersebut terdapat banyak sekali Chimera yang jenisnya berbeda-beda.


"Jumlahnya bukan ribuan, tetapi puluhan ribu." Fang Lin bergumam sembari melipat kedua tangannya di belakang pinggang, "Haruskah aku menyelesaikannya dengan cepat?"


Fang Lin terdiam sejenak untuk memikirkan itu, kemudian menggelengkan kepalanya pelan, "Tidak, itu tidak akan seru."


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.