
Selesai mengumumkan hal tersebut, Fang Lin mulai memberi tugas masing-masing kepada para bawahan-nya.
"Yang Jian, Guo Ren kalian akan melatih mereka tentang membajak, Menanam, Berjualan dan lain-lain" Ucap Fang Lin sambil memberi kode ke mereka untuk maju kedepan.
Yang Jian dan Guo Ren sedikit terkejut ketika nama mereka yang dipanggil, Mereka berdua lalu maju dan ingin mengatakan kalau mereka tidak tau tentang hal-hal dasar seperti itu.
Namun di saat mereka maju dan kedua pundak mereka disentuh oleh tuan-nya, Tiba-tiba semua hal tentang dasar-dasar seperti itu langsung membanjiri ingatan mereka berdua.
Sontak hal tersebut membuat Yang Jian dan Guo Ren terkejut, Mereka berdua lalu menatap tuan-nya dengan tatapan tidak percaya.
Fang Lin sendiri yang merasakan tatapan mereka hanya tersenyum tipis, "Dengan informasi-informasi yang kuberikan, Kuyakin kalian sudah paham bukan?" Tanya Fang Lin dengan pelan dan hanya bisa didengar oleh Yang Jian dan Guo ren.
Mereka berdua langsung mengangguk cepat ketika mendengar pertanyaan tuan-nya, "Kalau begitu perkenal-kan diri kalian masing-masing" Lanjut Fang Lin saat melihat anggukan mereka berdua.
Mendengar itu Yang Jian dan Guo Ren langsung memperkenal-kan diri mereka masing-masing, "Aku adalah Yang Jian dan kakek tuan di sebelah-ku adalah Guo Ren, Kalian bisa memanggil-ku apa saja namun tidak dengan nama langsung" Ucap Yang Jian memperkenal-kan diri.
"Hohoho... Salam kenal, Kalian bisa memanggil kami dengan sebutan guru, Jangan ragu untuk bertanya kepada-ku dan anak muda disebelah-ku" Ucap Guo Ren tertawa pelan sambil menyenggol Yang Jian.
Mendengar perkenalan mereka berdua, Para budak langsung menunduk-kan kepala mereka, "Baik guru!" Jawab mereka serempak dengan lantang.
Yang Jian dam Guo Ren hanya mengangguk-kan kepala-nya pelan lalu mundur ketempat semula.
Melihat mereka berdua mundur, Fang Lin langsung memanggil ketiga bawahan-nya untuk maju, "Lalu untuk Bai Hu, Pi Yu dan Yun Feng, Kalian bertiga maju kedepan" Ucap Fang Lin memerintah.
Mereka bertiga yang dipanggil langsung maju kedepan dan berhenti di dekat tuan mereka.
Melihat mereka bertiga sudah maju, Fang Lin langsung memberitahu tugas yang akan mereka jalani, "Bai Hu dan Pi Yu, Aku minta kalian untuk ajari mereka bertarung dan latih mereka untuk jadi Kultivator yamg tangguh serta setia" Ucap Fang Lin lalu melirik ke Yun Feng, "Sedangkan Yun Feng, Kau akan melatih insting mereka ke tingkat tertinggi, Jangan sampai insting bertarung mereka tumpul" Timpal Fang Lin memerintah.
Bai Hu, Pi Yu dan Yun Feng yang mendapatkan tugas mereka langsung menunduk-kan kepala mereka, "Baik tuan, Kami tidak akan mengecewakan anda" Jawab mereka serempak denga hormat.
Fang Lin hanya mengangguk-kan kepala-nya pelan mendengar itu, Ia lalu memberikan kode ke mereka bertiga untuk memperkenal-kan diri masing-masing.
Mereka bertiga yang menyadari kode tuan-nya langsung memperkenal-kan diri masing-masing, "Aku adalah Bai Hu, Dan kakek tua ini adalah Pi Yu, Sedangkan serigala ini adalah Yun Feng" Ucap Bai Hu dengan singkat.
Yun Feng yang menyadari perkenalan singkat itu hanya menggelengkan kepala-nya pelan, "Kalian dapat memanggil kami dengan sebutan guru dan jangan ragu untuk bertanya jika kalian tidak mengerti akan sesuatu" Timpal Yun Feng menambah-kan.
Para budak yang mendengar perkenalan itu kembali menunduk-kan kepala mereka, "Baik guru" Ucap mereka serempak dengan lantang.
Melihat para budak menunduk Bai Hu, Pi Yu serta Yun Feng langsung mundur dan kembali ke tempat semula.
Fang Lin yang melihat mereka sudah mundur langsung mendongak ke atas dan melihat Naga Hitam dan Putih sedang melayang di langit, "Naga Hitam dan Naga Putih akan mengawasi kalian, Jika suatu saat nanti kalian bertarung dengan monster hutan yang melakukan kontrak dengan-ku, Maka mereka berdua akan memisahkan kalian" Jelas Fang Lin memberi tugas kepada Naga Hitam dan Naga Putih.
Para budak yang mendengar itu kembali menunduk-kan kepala-nya, Namun kali ini ke arah Fang Lin, "Terima kasih tuan karena telah memberi kami kehidupan yang baru" Ucap mereka serempak kepada Fang Lin.
Fang Lin yang mendengar itu hanya mengangguk-kan kepala-nya pelan, "Berusaha-lah menjadi kuat dan pintar, Jangan kecewakan aku di masa depan nanti" Balas Fang Lin dengan tenang.
Fang Lin hanya tersenyum saat melihat raut wajah bahagia mereka, Ia lalu mulai memperkenal-kan orang-orang terdekat-nya.
Dan setelah memperkenal-kan mereka semua, Fang Lin langsung memberitahu peraturan yang harus di patuhi di kota Fang ini.
"Peraturan pertama, Kalian dilarang mencuri atau melakukan hal yang jahat" Ucap Fang Lin sambil mengeluarkan satu jari.
"Kedua, Kalian tidak boleh bolos latihan, Kecuali ada yang sakit"
"Ketiga, Kalian dapat menikah dengan orang yang kalian cintai, Namun pelatihan kalian tetap-lah menjadi yang utama meskipun kalian sudah menikah, Kecuali sang istri hamil"
"Ke-empat jangan pernah melawan guru kalian, Kecuali sang guru melakukan hal yang aneh-aneh. Ya... Meskipun itu mustahil terjadi"
"Ke-lima, Perkataan-ku adalah mutlak, Jangan pernah melanggar-nya atau akan ada konsekuensi-nya"
"Sekian peraturan singkat yang ku-berikan, Sisanya akan kuserah-kan pada bawahan-ku" Ucap Fang Lin pelan dan langsung diangguki mengerti oleh para budak.
Melihat mereka mengangguk-kan kepala, Fang Lin hanya tersenyum lalu membalik-kan badan-nya, Ia lalu menghampiri kedua istri-nya, Ayah-nya serta murid-nya.
"Kalau begitu, Mari kita kembali ke mansion" Ucap Fang Lin sambil memegang pundak Mue Lian dan ayah-nya.
Melihat Fang Lin memegang pundak mereka berdua, Fang Qin dan Mue Lian langsung mengerti, Fang Qin segera memegang pundak Li Fan sedangkan Mue Lian memegang pundak Shui Ru.
~Whooshh~
Beberapa saat setelah itu, Mereka semua langsung menghilang dari sana kecuali para bawahan-nya dan para budak.
Melihat hilang-nya tuan dan beberapa orang yang dekat dengan tuan-nya, Para bawahan hanya diam dan beberapa saat kemudian Yang Jian sedikit maju ke depan.
Yang Jian melirik para budak dan menghela nafas-nya pelan, "Mulai hari ini kalian sudah resmi menjadi penduduk kota Fang, Sebelum memulai pelatihan-nya kalian akan diberikan rumah terlebih dahulu dan membersihkan diri kalian masing-masing" Ucap Yang Jian menjelaskan.
Para budak langsung mengangguk paham mendengar Itu, Lalu ada 1 anak kecil wanita yang mengangkat tangan-nya, "Guru! Apakah kita akan mendapat baju baru?" Tanya anak kecil tersebut dengan nada antusias.
Yang Jian yang mendengar itu menggaruk-kan kepala-nya yang tidak gatal, "Baju baru ya? Sementara kalian pakai baju itu dulu, Nanti akan kubuat-kan beberapa baju untuk kalian semua" Ucap Yang Jian yang mau tak mau harus membuat-kan baju untuk mereka semua.
Anak perempuan tadi hanya tersenyum lebar ketika mengetahui nanti akan mendapatkan baju baru.
Yang Jian yang melihat anak perempuan tersebut senang menjadi ikut senang, Dia lalu menyuruh penduduk kota untuk mengikuti-nya dan memilih rumah yang akan ditempati.
Sedangkan para bawahan yang melihat saudara Yang Jian hanya diam dan mulai melakukan tugas mereka masing-masing.
Bersambung...
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.