System Sang Immortal

System Sang Immortal
Dunia Hanggu II


.Setelah Fang Lin melewati pintu raksasa dari bangunan yang menjadi tempat rapat Guard Emperor dan orang penting dari sekte Bintang Abadi, ia mendapat ruangan yang luar biasa megah sehingga membuat berdecak kagum beberapa kali.


Di setiap sisi ada beberapa patung raksasa yang kemungkinan besar adalah Golem Penjaga, lalu beberapa lukisan raksasa yang mewah juga terpampang di dinding ruangan.


"Interior dan hiasannya luar biasa, aku akui tempat ini lebih menakjubkan daripada isi dari Istana Es." ucap Fang Lin hati sembari mengedarkan pandangannya.


Mereka semua kemudian duduk di kursi empuk dan dipisahkan oleh meja panjang berwarna kuning keemasan yang terlihat sangat mewah.


"Pertama-tama, tolong perkenalkan dirimu dan beritahu alasanmu bisa ada di sini, anak muda."


Setelah mereka semua duduk di tempat masing-masing, Ling Mo adalah orang yang pertama kali angkat bicara.


Fang Lin langsung bangkit berdiri kemudian menangkupkan kedua tangannya, "Namaku adalah Fang Lin, aku hanyalah seorang kultivator biasa yang tidak sengaja terlibat dengan invasi yang dilakukan oleh kelompok Setan Kuno." ucap Fang Lin, lalu melanjutinya, "Alasan aku di sini karena aku ingin mengajukan sebuah kesepakatan dengan Guard Emperor."


Setelah Fang Lin berkata demikian, Ming Qaoshi sedikit mengangkat alisnya dan langsung bertanya, "Kesepakatan apa yang kau inginkan?"


Ming Qaoshi merasa cukup penasaran, mengingat kemampuan Fang Lin yang tidak seperti kultivator setingkatnya membuat dirinya merasa tertarik.


"Aku akan membantumu menghadapi invasi yang dilakukan oleh Setan Kuno, tapi sebagai gantinya bantu lah diriku sebanyak satu kali ketika aku membutuhkannya."


Tanpa ragu Fang Lin langsung menjelaskan kesepakatan yang sudah direncakan dari awal, melewati kesepakatan ini kemungkinan besar dirinya bisa membangun koneksi dengan Guard Emperor.


Suasana hening selesai Fang Lin memberitahu kesepakatan yang diinginkannya, salah seorang Supreme Being di tingkat tinggi langsung tertawa lantang beberapa saat kemudian.


"Hahahahahaha....! Kesepakatan macam apa itu?" Supreme Being itu tertawa mengejek, lalu menambahkan, "Sepertinya kau terlalu tinggi dalam menilai dirimu sendiri."


Fang Lin sedikit mengerutkan alisnya dan ia melirik ke arah seorang pria tua berpakaian putih polos, "Aku memang menilai diriku dengan tinggi karena itu memang sesuai, bagaimana denganmu, pak tua?"


"Huh, apa maksudmu?"


"Apakah kau menilai kalau dirimu ini lebih kuat dariku?" Fang Lin menyeringai kecil, lalu melanjutkan provokasinya, "Sepertinya kau mempunyai mata yang buruk karena telah salah menilai dirimu sendiri dan juga orang lain."


"Mulutmu sangat busuk, bocah. Apakah kau bisa membuktikan perkataanmu itu?"


Sebelum Fang Lin menjawab pertanyaan dari Supreme Being tingkat tinggi itu, Ling Mo yang lebih dulu berbicara, "Penatua Zhang Juan, apakah kau mau mengotori rapat ini?"


"Saya tidak bermaksud demikian, Patriark." pak tua sombong bernama Zhang Juan mengelak, "Saya hanya menanggapi ucapan anak muda tak tau malu itu..."


"Hentikan provokasimu, apakah kau meremehkan aku yang seorang Patriark?"


Meskipun Ling Mo tidak mengeluarkan aura mendominasi ataupun Niat Membunuh, akan tetap perkataannya berhasil membuat Zhang Juan berkeringat dingin.


"Saya bahkan tidak berani memikirkan itu, Patriark." Zhang Juan membenturkan jidatnya ke meja panjang di hadapannya, "Saya akan diam mulai sekarang."


Ling Mo sejenak menatap pria tua itu, kemudian memberikan peringatan pada Penatua lainnya untuk tidak membuat kekacauan dalam rapat ini.


Sementara itu, Ming Qaoshi memikirkan kesepakatan yang diajukan oleh Fang Lin dengan raut wajah serius.


Ming Qaoshi mengetahui kalau pemuda itu sudah naik tingkat ke menengah hanya dalam kurun waktu dua tahun saja, dan juga dirinya sedikit tau tentang kemampuan miliknya.


"Mungkin saja dia bisa menjadi bantuan besar jika kelompok Setan Kuno kembali melakukan invasi, tapi setelah itu aku wajib membantunya sebanyak satu kali jika dia membutuhkan pertolongan."


"Apakah kau merasa kesepakatan itu tidak sepadan karena aku hanya seseorang di tingkat menengah?" Fang Lin bertanya ketika melihat Ming Qaoshi berpikir cukup lama.


"Kurang lebih seperti itu." Ming Qaoshi tidak mengelak, kalau saja Fang Lin berada di tingkat tinggi mungkin dirinya akan langsung setuju, "Dan aku juga tidak mengetahui bantuan macam apa yang nanti akan kau minta, itu sangat beresiko."


Fang Lin memahami pemikiran tersebut, ia kemudian berkata, "Bantuan yang kuberikan pasti akan sangat bermanfaat, aku cukup yakin kau tidak akan menyesal jika menyetujui kesepakatan ini."


Fang Lin tadinya ingin membeberkan informasi tentang Iblis Kerbau yang ditemuinya di kekosongan, akan tetapi untuk sekarang niatnya memberitahu hal itu diurungkan.


Ming Qaoshi tidak mengganggap perkataan Fang Lin berlebihan, menurutnya kualitas pemuda tampan itu mungkin saja mendekati tingkat tinggi.


"Tatapannya percaya diri dan tidak menunjukkan gerak-gerik kebohongan, apakah dia memang akan berguna atau dia hanya menilai tinggi dirinya sendiri?" Ming Qaoshi bertanya-tanya dalam hati sembari menatap mata Fang Lin.


Beberapa waktu berlalu, akhirnya Ming Qaoshi memutuskan untuk menyetujui kesepakatan yang diajukan oleh Fang Lin.


"Tapi sebelum kita berdua bersumpah pada Dao, bisakah kau menunjukkan sedikit kemampuanmu?" tanya Ming Qaoshi.


Fang Lin tersenyum tipis sebelum mengangguk pelan dan menjawab dengan tenang, "Tidak masalah, aku akan melakukannya."


Fang Lin bangkit berdiri lalu kembali bertanya, "Jadi, aku hanya perlu memamerkan kemampuanku di sini, bukan?"


"Ya, tapi tolong untuk tidak memberikan kerusakan serius pada area sekitar." Ming Qaoshi mengingatkan.


Fang Lin mengangguk sekali untuk menanggapi itu, kemudian dirinya menatap pria tua yang sebelumnya mengejek dirinya.


Klik.


Fang Lin menjentikkan jarinya dan dalam sekejap belasan rantai Es muncul di lantai dan melilit pria tua di ramah Supreme Being tingkat tinggi tersebut.


"Keparat ini, apakah kau sengaja?" Zhang Juan bertanya dengan mata melotot ke arah Fang Lin.


"Tidak, tidak. Kebetulan aku ingin mencari objek untuk dijadikan bahan penguji kemampuanku." sahut Fang Lin sembari berusaha menahan tawanya.


Whooosh!


Aura dominasi merembes keluar dari tubuh Zhang Juan, perasaannya menjadi sangat marah karena merasa diremehkan oleh seseorang yang jauh lebih lemah darinya


"Kau memang benar-benar sialan! Aku akan membunuhmu!" Zhang Juan berusaha melepaskan lilitan rantai es yang keluar dari lantai, namun semua usahanya terus terusan gagal.


"Bagaimana? Apakah elemen Es ku sudah cukup memenuhi ekspektasi kalian?" Fang Lin bertanya dengan tenang dan membuat Ming Qaoshi sedikit tersentak.


"Elemen es mu sepertinya cukup spesial" Ming Qaoshi memuji dan hanya ditanggapi senyuman oleh Fang Lin, "Aku akan menerima kesepakatannya, tetapi bisakah sedikit diubah?"


"Sedikit mengubah kesepakatan?" Fang Lin sedikit memiringkan kepalanya, lalu melanjutinya, "Aku tidak masalah selama itu tidak terlalu melenceng dari kesepakatan utama."


Ming Qaoshi mengangguk beberapa kali sebelum akhirnya mulai membicarakan kesepakatan antara dirinya dengan Fang Lin.


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.