System Sang Immortal

System Sang Immortal
Waktunya Tiba!


Di sebuah kawah yang sudah kering, Fang Lin dan Yue muncul di sana pada saat yang bersamaan. Mereka berdua bisa merasakan getaran tanah yang hebat setiap beberapa belas detik sekali.


"Mereka berusaha keras, ya?" Fang Lin mengangkat sudut bibirnya, lalu bertanya, "Kira-kira berapa lama lagi segelmu itu bisa bertahan?"


Yue tidak langsung menjawab, ia mengkalkulasinya terlebih dahulu selama beberapa waktu.


"Kalau pola dan kekuatan serangannya terus sama seperti ini, setidaknya membutuhkan waktu satu bulan bagi mereka untuk menghancurkannya." jawab Yue dengan tenang.


"Cepat juga, apa itu sudah termasuk dengan pemulihan yang kamu lakukan?" tanya Fang Lin penasaran.


"Ya, aku sudah melakukannya semampuku..." Yue menjawab sembari mengangguk pelan.


"Baiklah, tidak masalah..." Fang Lin mengangguk sekali, lalu bertanya, "Karena kamu tidak bisa terlibat dalam pertempuran ini, dari mana kamu akan mengawasinya?"


"Aku akan mengawasi dari Dunia Jiwamu, kamu tidak masalah jika harus berbagi pandangan denganku, bukan?" tanya Yue sambil memiringkan sedikit kepalanya.


"Tentu saja tidak masalah, dengan begitu kamu juga bisa memberikanku beberapa saran yang tepat." jawab Fang Lin dengan senyum tipis di wajahnya.


"Jadi, apa yang akan kamu lakukan sekarang?"


"Untuk sekarang, aku akan meminta Heng Zhanjin dan Leng Jin memberitahu penyerangan ini pada kelima Absolute itu." balas Fang Lin cepat, lalu melanjutinya, "Setelah itu, aku akan mulai menyiapkan barisan pasukan dan menciptakan beberapa penghalang di daerah pemukiman."


Rencana Fang Lin adalah menggiring musuh ke tempat yang lebih jauh dari pemukiman palsunya supaya mereka berpikir kalau dirinya berniat untuk menjauhkan mereka dari sana.


Fang Lin juga menyiapkan dua Absolute bayangan yang berjaga di sekitaran pemukiman palsu tersebut untuk meyakinkan mereka masuk ke dalam siasatnya.


"Baiklah, aku akan memonitor tindakanmu dari Dunia Jiwa sekarang." ucap Yue setelah mendengar jawaban dari suaminya itu, "Berhati-hatilah, jangan meremehkan mereka dan gunakan pedang Pembunuh Absolute dari awal."


"Aku mengerti, sayang." balas Fang Lin sambil tersenyum.


Yue kemudian menghilang dari sana dalam sekejap, sementara Fang Lin langsung memanggil Leng Jin dan Heng Zhanjin dari Dunia Jiwa.


"Heng Zhangjin menghadap Tuan."


"Leng Jin menghadap Tuan."


Mereka berdua secara bersamaan memberi salam ketika muncul tepat di hadapan Fang Lin.


"Aku ada tugas untuk kalian." ucap Fang Lin, lalu langsung menjelaskannya.


Ekspresi mereka yang tadinya tampak biasa saja kini berubah menjadi dingin setelah mengetahui kalau peserta dari kubah lain hendak menginvasi kubah ini.


"Mereka datang, ya?" suara Leng Jin terdengar memendam kemarahan yang luar biasa.


"Apakah kami berdua bisa bergabung, Tuan?" Heng Zhanjin bertanya, ia benar-benar ingin mencabik-cabik mereka yang telah mengambil alih jiwa ketiga temannya.


"Aku suka semangat kalian, namun aku akan mengukur kemampuan mereka terlebih dahulu." ucap Fang Lin, lalu melanjutinya, "Dan aku pasti akan memanggil kalian, kekuatan kalian akan kubutuhkan nantinya."


"Terima kasih, Tuan." mereka berdua membalas secara serempak.


Fang Lin mengangguk pelan, dan mereka pergi dari sana untuk menjalani tugas yang diberikan.


Fang Lin sendiri langsung menyiapkan barisan pasukan bayangan setelah kepergian mereka, puluhan juta bayangan di ranah Heavenly God sampai Supreme Being menyebar keluar dari bawah kakinya dan membentuk barisan pasukan yang sangat banyak di sekitaran portal. Tidak lupa, ia menciptakan bermacam-macam penghalang di pemukiman palsu miliknya.


"Fuh..." Fang Lin menghembuskan nafas lewat mulut, lalu melakukan posisi bersila di udara, "Musuhku menduduki peringkat satu, kekuatannya sudah jelas ada di atasku tetapi aku tidak boleh merasa kalah. Aku harus memikirkan semua variabel yang bisa kupikirkan, dan mencari jalan keluar dari setiap variabel yang ada."


Fang Lin memejamkan matanya dengan perlahan sambil mengatur nafasnya secara teratur.


......................


Heng Zhanjin dan Leng Jin muncul tepat di hadapan Fang Lin, namun mereka berdua tidak mengeluarkan satu patah katapun karena enggan mengganggu meditasi Tuannya tersebut.


Setelah tiga batang dupa terbakar, Fang Lin membuka matanya dan berkata, "Sepertinya kalian berdua akan tetap menunggu sampai aku selesai, ya?"


"Maafkan kami karena telah mengganggu anda, Tuan." keduanya secara serempak meminta maaf sambil menundukkan badan serendah mungkin.


"Tidak masalah, apa hasilnya bagus?"


"Ya, meskipun mereka merespon dengan acuh tak acuh tetapi saya yakin mereka mendengarkannya dengan baik." jawab Leng Jin cepat.


Fang Lin tersenyum, lalu membalas, "Baguslah, kalau begitu kalian boleh kembali."


"Baik, Tuan."


Mereka berdua mengiyakan dengan patuh dan langsung kembali ke Dunia Jiwa Tuan mereka.


Fang Lin terdiam sejenak setelah mereka berdua menghilang dari hadapannya, lalu menciptakan sepuluh botol cairan Penyerapan Surgawi.


"Karena aku bisa menambah energi dalam jumlah tak terbatas setelah mencapai ranah Absolute, mengkonsumsi ini akan menguntungkanku." gumam Fang Lin sembari menatap sepuluh botol kaca yang melayang di hadapannya.


Karena Fang Lin mempunyai tubuh Terlarang dan tubuh Tak Terbatas, mengkonsumsi cairan Penyerapan Surgawi akan menguntungkan ketika dirinya melakukan pertarungan jangka panjang.


Tanpa banyak basa-basi lagi, Fang Lin langsung meminum kesepuluh cairan Penyerapan Surgawi dan kembali melakukan meditasinya.


......................


Tak terasa sudah satu bulan lamanya semenjak Fang Lin menyiapkan rencana dan melakukan meditasinya. Matanya perlahan terbuka dan ledakan yang memekakkan telinga terjadi.


Awan dalam radius jutaan kilometer tiba-tiba saja menjadi gelap, kemudian Laser Pembunuh yang tak terhitung jumlahnya mulai bermunculan dari balik awan dan menyerang pasukan bayangan yang berkumpul di daratan.


Fang Lin tentu saja langsung menciptakan penghalang yang luas karena kerugian Qi-nya akan jauh lebih banyak jika membiarkan semua Laser Pembunuh itu mengenai pasukan bayangannya.


"Tsk." Fang Lin berdecak kesal saat merasakan semua Laser Pembunuh itu mempunyai daya serangan yang mematikan, "Setiap Laser Pembunuh ini setidaknya mampu menghancurkan satu Alam Semesta dalam beberapa detik saja."


"Ini sudah berlebihan, bajingan!" Fang Lin mengumpat marah dan melakukan segel tangan dengan sangat cepat.


Tidak lama setelah itu, muncul lingkaran kuno seukuran telapak tangannya. Kemudian, seekor Paus Biru kecil dalam bentuk energi semesta keluar dari sana dan mengelilingi tubuh Fang Lin seolah senang karena telah dipanggil.


"Lahap semua Laser Pembunuh itu beserta akarnya!" Fang Lin memberikan perintah dengan segera.


Paus Biru kecil itu yang tampak mulai mengerti situasinya langsung mengangguk kuat dan membuka mulutnya dengan lebar ke arah langit.


Whooosh!


Pusaran udara tercipta di mulut Paus Biru kecil, lalu menghisap semua Laser Pembunuh itu bersamaan dengan segel kuno yang berada di balik awan gelap tersebut.


Membutuhkan waktu sekitar setengah menit bagi Paus Biru kecil untuk menghisap semua Laser Pembunuh beserta segel kuno yang menciptakannya


Setelah berhasil menghisap masuk semua itu ke dalam mulutnya, Paus Biru kecil langsung mengeluarkan suara imut dan melayang tepat di atas kepala Fang Lin.


"Kerja bagus..." Fang Lin memberikan pujian dan membuat Paus Biru itu kegirangan karena senang.


Fang Lin kemudian menyebarkan Kesadaran Spiritualnya ke segala arah sampai batasan tertentu, ia mengetahui kalau musuhnya sudah keluar dari portal semenjak dirinya melakukan segel tangan.


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.