System Sang Immortal

System Sang Immortal
Lian Qianchen Vs Kura-Kura Ekor Api


Beberapa ribu kilometer dari tempat Diablo berada, ia menemukan seorang perempuan cantik bergaun merah sedang bertarung dengan lima monster kura-kura ekor api.


Diablo jelas mengetahui perempuan tersebut karena dia adalah orang yang telah ia selamatkan beberapa waktu lalu, Lian Qianchen.


"Dia lagi?" Diablo sedikit mengangkat alisnya, dan ia kemudian mengawasi jalannya pertarungan itu.


Lian Qianchen saat ini berada dalam keadaan yang tidak menguntungkan, pasalnya-- ia sudah memakai setengah energi spiritualnya dan belum ada satupun monster kura-kura ekor api yang menerima kerusakan dari serangannya.


"Aku tau kalau kura-kura ekor api mempunyai pertahanan yang kuat, tapi bagaimana bisa sekuat ini?" Lian Qianchen tidak bisa berhenti untuk mengumpat kesal, satu-satunya pilihan yang tersisa adalah kabur dari mereka-- jika ia terus memaksakan diri untuk bertarung maka itu sama saja menggali kuburannya sendiri.


"Apa kau sedang berpikir untuk kabur? Hehehehe... Itu mustahil, kau tau?" salah satu kura-kura ekor api terkekeh pelan, "Sejak kau memutuskan untuk bertarung dengan kami, kematianmu sudah dipastikan. Karena sejak awal, wilayah ini sudah dilindungi dengan Array kelas tinggi."


"Array kelas tinggi?" Lian Qianchen mengerutkan alis, dan ia langsung menyebarkan kesadaran spiritualnya ke berbagai arah. Tak lama kemudian, matanya melebar secara sempurna karena baru menyadari kalau dalam jarak seribu kilometer-- wilayah ini sudah ditutupi oleh Array tak kasat mata.


"Sejak kapan..." gumam Lian Qianchen tak percaya, sorot matanya kemudian berubah menjadi dingin, "Ini berbahaya, kalau aku tidak bisa keluar dari tempat ini-- aku akan mati."


Melihat perempuan bergaun merah itu sedang berpikir keras, kelima kura-kura ekor api tidak tinggal diam saja. Mereka mengepungnya lalu melancarkan serangan masing-masing.


Lian Qianchen sendiri yang melihat mereka menyerang secara mendadak langsung menciptakan pelindung energi, ia kemudian melakukan segel tangan dan muncul proyektil air yang jumlahnya lebih dari sepuluh ribu.


Seluruh proyektil air itu kemudian melesat dengan cepat ke arah lima kura-kura ekor api, dan menciptakan suara ledakan beruntun.


Meskipun dampak dari serangan itu terlihat seperti biasa saja tetapi serangannya tersebut berhasil membuat kelima kura-kura ekor api terluka.


"Tidak bisa, kalau aku terus menyerang mereka dengan cara yang sama-- energi spiritualku akan keburu habis." pikir Lian Qianchen dan kemudian ia melesat pergi dari sana selagi kelima kura-kura api itu masih terkena serangan proyektil airnya.


Selama melesat di udara, Lian Qianchen berpikir keras untuk melewati array kelas tinggi yang menutupi wilayah ini. Ia tau, dengan kemampuannya sekarang-- tidak mungkin baginya untuk menghancurkan array tersebut.


"Apa aku bersembunyi saja? Tapi itu mustahil, cepat atau lambat mereka akan menemukan keberadaanku." Lian Qianchen berdecak kesal dan terus memutar otaknya.


Di sisi lain, kelima kura-kura ekor api yang menyadari Lian Qianchen melarikan diri langsung meraung kesal, proyektil air yang diciptakan perempuan itu masih terus menyerang dan sulit untuk membuat mereka bergerak.


"Kita tidak punya pilihan lagi, ayo lakukan transformasi gabungan!" salah satu kura-kura api berseru lantang.


Mendengar itu mereka tanpa berpikir jauh lagi langsung melakukan transformasi gabungan, kelimanya berkumpul di satu titik dan kemudian bersatu menjadi satu.


Cahaya terang menyelimuti mereka berlima dan ketika dalam proses penyatuan, kelimanya berteriak kesakitan dan membuat daratan yang jauh di bawah mereka bergetar hebat.


Beberapa tarikan nafas berlalu, cahaya putih yang menyelimuti mereka berlima perlahan mulai meredup dan kemudian menampilkan raksasa kura-kura ekor api yang ukurannya puluhan kali lipat lebih besar dari sebelumnya.


Groarrr~!


Raungan keras kemudian terdengar dan membuat daratan seluas puluhan kilometer hancur berkeping-keping. Raksasa kura-kura ekor api itu melesat dengan sangat cepat di udara, dia saat ini sedang mengarah ke tempat Lian Qianchen berada.


Di bagian luar array, dari kejauhan Diablo bisa melihat Lian Qianchen yang sedang berusaha menghancurkan dinding array yang menutupi wilayah tersebut.


"Hmm... Haruskah aku membantunya?" Diablo mengelus dagunya pelan, "Tapi, sifatnya itu sungguh merepotkan. Apa dia akan mengucapkan terima kasih padaku dengan tulus?"


Diablo berpikir selama beberapa waktu, sampai akhirnya pikirannya terpecah saat melihat seekor monster kura-kura ekor api yang sedang melesat ke arah Lian Qianchen dengan kecepatan tinggi.


"Hm? Apa yang terjadi? Aku tidak pernah melihat monster sebesar itu sebelumnya di dalam array." Diablo bertanya-tanya dalam hati, "Dan, kemana lima kura-kura ekor api barusan?"


Diablo terdiam sejenak sebelum menyadari sesuatu, "Ah, apakah kelima monster itu melakukan transformasi gabungan?"


Diablo pernah mendengar informasi tentang transformasi gabungan dari Hu Jiazhen. Yang dimana-- persyaratan untuk melakukan teknik itu harus lebih dari dua makhluk hidup, dan masing-masing dari mereka juga harus menguasai tekniknya.


Keuntungan transformasi gabungan adalah meningkatkan kekuatan, kecepatan dan juga ketahanan pada tubuh. Lalu, perlu diketahui-- mereka tidak akan selamanya begitu karena terdapat jangka waktu tertentu sampai mereka kembali memisahkan diri.


Meskipun teknik transformasi gabungan terdengar menggiurkan, tetapi teknik itu tidak terlepas dari yang namanya resiko. Setelah menggunakan teknik transformasi gabungan, makhluk hidup yang melakukan teknik itu akan kehilangan sebagian besar kekuatannya dalam waktu satu tahun penuh.


Jadi bisa dibilang teknik transformasi gabungan adalah salah satu teknik yang mempunyai resiko besar, dan makhluk hidup yang menguasai teknik itu tidak akan mau memakainya jika bukan berada dalam keadaan terdesak.


.....


Saat ini, Lian Qianchen sedang bertarung melawan monster kura-kura ekor api, ia masih bisa bertahan sejauh ini karena elemen airnya jauh lebih kuat daripada elemen api yang dimiliki monster itu.


Walaupun mempunyai keuntungan tersendiri, Lian Qianchen masih tetap saja kalah dalam hal kekuatan serang, kecepatan dan juga pertahanan. Ia tidak bisa bertahan lebih lama lagi, energi spiritualnya sudah tersisa kurang dari dua puluh persen-- kekalahannya mulai terlihat jelas dan ada kemungkinan dia akan mati di tempat ini.


"Hosh... Hosh..." nafas Lian Qianchen memburu, ia terasa sesak karena tidak diberikan waktu untuk istirahat sejenak.


Bam!


Ledakan besar terjadi dan Lian Qianchen terpental ke dinding array lalu terjatuh ke tanah, muntahan darah keluar dari mulutnya dan ia yakin beberapa tulang rusuknya sudah hancur karena menerima serangan barusan.


"Hey, apakah kau membutuhkan bantuan?" sebuah suara terdengar jelas di telinga Lian Qianchen.


Perempuan bergaun merah itu tentu terkejut tetapi ia tidak bisa bereaksi banyak, "A-aku kenal dengan suara ini, kau... Fang Dia, bukan?" Lian Qianchen kembali memuntahkan darah usai menyelesaikan kata-katanya, "Pergi saja, aku tidak sudi berutang budi terlalu banyak pada seseorang-- apalagi dia adalah seorang Pria, sepertimu."


Diablo yang berada tepat di belakang Lian Qianchen sedikit terkejut mendengarnya, ia tak menyangka kalau perempuan bergaun merah itu akan berkata sedemikian rupa, "Kau ini... Ternyata seorang perempuan gila, ya." gumam Diablo saat melihat Lian Qianchen tergeletak lemas dan pingsan karena telah kehabisan darah terlalu banyak.


Bersambung....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.