Night King: The Asura

Night King: The Asura
Ch-95. Pertemuan para penguasa


Untuk menjawab kebingungan Xiao Lang, Luo Ning kemudian menjelaskan jika suaminya itu tidak hanya memiliki satu jiwa silat saja, tapi ia memiliki dua jiwa silat sekaligus, yang mana salah satunya adalah jiwa silat bayangan.


Luo Ning juga menjelaskan kemampuan dari jiwa silat bayangan yang mampu menyerupai tuannya sendiri, tapi selama ini, Luo Ning hanya mengetahui jika suaminya itu hanya memiliki satu bayangan saja, bahkan ia baru tahu jika suaminya bisa membuat dua bayangan.


"Dua jiwa silat sekaligus, aku pernah mendengar tentang hal ini tapi baru bisa melihatnya sekarang" gumam Xiao Lang.


"Sekarang jelaskan, kenapa kalian ada dua dan dimana suamiku berada!" ujar Luo Ning.


"Baik, Nona."


Salah satu bayangan Lin Feng kemudian menjelaskan jika jiwa silat bayangan memiliki kemampuan yang unik, salah satunya adalah mampu membuat penggunanya memiliki bayangan atau tiruan dirinya, dan tiruan ini tidak hanya satu saja, tapi bisa dua dan bisa juga tiga tiruan sekaligus.


Akan tetapi, untuk bisa menciptakan banyak tiruan bukanlah hal yang mudah, karena selain menguras banyak energi, menciptakan banyak tiruan juga sangat beresiko bagi pengguna jiwa silat bayangan, karena bisa saja ia dikendalikan oleh jiwa silat tersebut.


Meski begitu, masih ada kemungkinan untuk membuat dua atau lebih banyak tiruan diri dengan jiwa silat bayangan, yaitu dengan cara memiliki energi yang sangat besar, serta berhasil mengendalikan jiwa silat bayangan secara sempurna.


Dan saat ini, Lin Feng tidak hanya memiliki energi yang besar saja, tapi juga telah berhasil mengendalikan jiwa silat bayangan secara sempurna, yang artinya dia yang sekarang sudah bisa membuat dua atau tiga tiruan dirinya, terlebih lagi dia sudah menguasai teknik khusus jiwa silat bayangan, yaitu teknik bayangan ganda.


"Lalu dimana suamiku sekarang?" tanya Luo Ning.


"Maaf, Nona. Tapi Tuan melarang kami untuk mengatakan dimana dia berada."


"Kau!" Luo Ning sangat kesal dan ingin menghajar tiruan suaminya itu, namun tindakannya dihentikan oleh Huise.


"Kakak ipar, jangan gegabah, mungkin Tuan punya rencana sendiri dan aku yakin Tuan akan baik-baik saja."


"Huise, kau adalah orang yang paling dekat dengan Gege setelah aku dan ibu, apa kau tidak merasa khawatir sedikitpun padanya?"


"Justru itulah yang membuat aku yakin, Tuan adalah orang yang hebat, bahkan kultivator terhebat yang pernah aku temui selama hidupku, jadi mustahil Tuan menempatkan dirinya dalam bahaya tanpa memiliki rencana yang sempurna" jawab Huise.


"Aku sependapat dengan Huise, dan untuk saat ini, sebaiknya kita bersiap-siap untuk menghadapi malapetaka yang akan segera datang" sahut Dewi Nuwa.


"Kebetulan sekali, aku ingin membahas sesuatu dengan Anda, yang mulia Dewi Nuwa" ucap Xiao Lang.


"Baiklah, mari kita bicarakan masalah ini bersama-sama."


***


Waktu kembali berlalu dengan sangat cepat, masa yang dijanjikan untuk mengadakan pertemuan antar para penguasa akhirnya telah tiba, dan saat ini, beberapa penguasa telah berkumpul di suatu tempat khusus yang telah disiapkan oleh Xiao Lang dan yang lainnya.


Tempat untuk mengadakan pertemuan itu sendiri tidak ada di dimensi manapun, karena Xiao Lang telah menyiapkan satu tempat khusus di luar semua dimensi. Dan hal itu ia lakukan untuk menghindari kesalahpahaman yang mungkin saja akan muncul di benak penguasa lainnya.


"Penguasa ketujuh, apa kau benar-benar mengundang semua penguasa?" tanya Liu Yang.


Xiao Lang mengangguk pelan, "Aku sudah mengundang semuanya, dan semoga saja mereka bisa datang ke tempat ini" jawab Xiao Lang.


Tidak lama kemudian, penguasa dimensi kesepuluh dan kesebelas akhirnya datang bersama pengawalnya masing-masing, begitu juga dengan Dewi Nuwa yang datang bersama Luo Ning dan Huise. Lalu, disusul oleh penguasa dimensi keenam dan dimensi keempat.


"Sepertinya ada yang kurang" ucap Shen Yao, penguasa dimensi kedua.


"Siapa yang kau maksud?" tanya Shen Huang, penguasa dimensi keempat.


Shen Yao mengarahkan pandangannya kepada semua penguasa yang ada di sana, "Aku tidak melihat penguasa dimensi kesembilan, apa dia tidak datang atau memang tidak diundang?"


"Aku memang sengaja tidak mengundang penguasa dimensi kesembilan, karena tujuan dari pertemuan ini adakan adalah untuk membahas tentangnya" jawab Xiao Lang.


"Tapi sebelum itu, aku mengucapkan terima kasih kepada para penguasa sekalian karena sudah mau datang ke tempat ini. Aku, Xiao Lang, penguasa dimensi ketujuh sangat berterima kasih pada kalian semua."


"Cihh, sebenarnya aku sangat tidak suka berbasa-basi, tapi baiklah, aku Shen Liu Yang, penguasa dimensi kelima."


"Shen Yao, penguasa dimensi kedua."


"Namaku Gong Sun, penguasa dimensi ketiga!"


"Shen Huang, Aku adalah penguasa dimensi keempat."


"He Jin, penguasa keenam."


"Hua Xiong, penguasa kedelapan"


"Ji Ling, penguasa dimensi kesepuluh"


"Yan Baihu, penguasa kesebelas."


Setelah para penguasa memperkenalkan diri mereka satu-persatu, Dewi Nuwa kemudian berdiri dari tempat duduknya, "Aku Dewi Nuwa, penguasa sementara dimensi pertama."


"Sementara, apa maksudnya itu?" tanya Liu Yang.


"Maksudnya, aku hanya akan berkuasa sampai penguasa yang sesungguhnya kembali" jawab Dewi Nuwa.


"Memangnya siapa penguasa dimensi pertama yang sebenarnya?" tanya Shen Yao.


"Kalian akan tahu nanti."


Sebenarnya Dewi Nuwa ingin mengatakan bahwa Lin Feng adalah penguasa dimensi pertama yang sebenarnya, namun ia sendiri tidak yakin apakah Lin Feng mau menduduki takhta penguasa dimensi pertama atau tidak, jadi ia lebih memilih untuk merahasiakannya terlebih dahulu.


"Jawaban yang sangat tidak memuaskan" ujar Ji Ling.


"Baiklah, karena kita semua sudah saling mengenal, maka aku akan memulai pembahasannya" sahut Xiao Lang.


Kemudian, Xiao Lang menjelaskan tujuannya mengadakan pertemuan itu adalah untuk membangun sebuah aliansi dengan para penguasa, namun ia tidak akan memaksa para penguasa untuk bergabung dengan aliansi tersebut, yang artinya, mereka bebas memilih untuk bergabung ataupun tidak.


Setelah menjelaskan tentang tujuan pertemuan itu diadakan, Xiao Lang melanjutkan penjelasannya mengenai tujuan dibentuknya aliansi tersebut, yaitu untuk mencegah terjadinya kekacauan di alam semesta, dan salah satunya adalah dengan menghancurkan Dewa Huo.


"Dewa Huo? Siapa dia?" tanya Shen Huang.


"Aku akan menjelaskan siapa dia kepada kalian semua, itupun jika kalian tidak merasa keberatan" jawab Dewi Nuwa.


"Tentu saja tidak, yang mulia Dewi Nuwa, karena aku memang ingin meminta Anda untuk menjelaskan semuanya" sahut Xiao Lang.


"Baiklah, kalau begitu aku akan menjelaskan semuanya" ucap Dewi Nuwa, kemudian menjelaskan siapa Dewa Huo sebenarnya kepada mereka semua, selain itu, Dewi Nuwa juga menjelaskan mengenai tujuan dan ambisi Dewa Huo yang ingin menguasai alam semesta untuk dirinya sendiri.


"Hahahaha" Yan Baihu tertawa setelah mendengar penjelasan Dewi Nuwa, "Apa menurutmu kami semua akan percaya pada penjelasan yang sangat tidak masuk akal itu?"


"Memangnya sehebat apa Dewa Huo ini sampai berani menentang semua penguasa?"


*


*


*


Assalamu'alaikum semuanya, maaf ya baru bisa update sekarang, soalnya author baru aja sembuh, dan semoga besok author bisa update lima chapter lagi. Sekian untuk hari ini, see you next chapter, Bai-bai.