
Lin Feng masih duduk diam dalam sikap meditasi di tengah-tengah aula kuil, ia masih memikirkan beberapa ingatan yang sebelumnya muncul dalam benaknya. Meski ingatan itu bukan miliknya, namun siapa sangka jika ingatan itu adalah jawaban dari pertanyaan yang selama ini ada dalam benaknya.
"Hah" Lin Feng menghela napas panjang, "Aku benar-benar tidak menyangka jika semuanya akan seperti ini" gumam Lin Feng.
"Pria tua... jika aku mengetahui siapa dirimu sejak dulu, aku pasti akan mengutuk mu karena telah berani memukuliku."
"Hah..." Lin Feng menghela napas sembari menggelengkan kepalanya, "Takdir memang tidak bisa ditebak, tapi mulai sekarang, aku akan mengubah takdir itu dengan kedua tanganku sendiri!"
Setelah itu, Lin Feng beranjak dari tempat duduknya dan langsung keluar dari kuil tersebut. Setibanya di luar, Lin Feng menghampiri Naha Giok yang masih terbelenggu oleh puluhan pedang yang menancap ditubuhnya, kemudian ia menempelkan telapak tangannya di dahi naga tersebut.
Seketika itu juga, Naga Giok yang semula hendak menyerang Lin Feng dengan sisa-sisa tenaga yang ia miliki, mendadak tunduk dan tidak berani menatap Lin Feng secara langsung, karena pada saat Lin Feng menyentuh dahinya, Naga Giok langsung bisa melihat wujud Lin Feng yang sesungguhnya.
"Yang mulia, maafkan hamba yang hina ini, silahkan yang mulia memberikan hukuman yang pantas untuk hamba" ucap Naga Giok.
"Kau benar! Aku memang ingin memberikan hukuman padamu dan kau tidak akan pernah bisa menolaknya" sahut Lin Feng.
"Mulai hari ini, kau adalah pengikut ku dan tugasmu adalah menjaga kuil ini, jangan biarkan siapapun menghancurkannya!"
"Baik, yang mulia"
Setelah itu, tubuh Naga Giok tiba-tiba diselimuti oleh cahaya yang sangat terang dan menyilaukan, dan pada saat yang bersamaan, semua luka yang ada ditubuhnya langsung menghilang begitu saja. Selain itu, cahaya tersebut juga meningkatkan kekuatan Naga Giok level yang jauh lebih tinggi lagi.
"Terimalah hormat hamba, yang mulia" ucap Naga Giok.
Lin Feng menganggukkan kepalanya, "Kau sudah menjadi hewan spiritual terkuat di dunia ini, jadi gunakanlah kekuatanmu itu untuk menjaga kuil terakhir ini."
"Baik, yang mulia!"
Setelah urusannya dengan Naga Giok selesai, Lin Feng kemudian menghampiri Zhen Shao dan teman-temannya yang masih berada di dalam perisai pelindung. Meski mereka mengetahui jika situasinya sudah aman, namun mereka masih saja menuruti perkataan Lin Feng untuk tetap berada di dalam perisai tersebut.
"Sudah tidak ada lagi yang perlu di khawatirkan, jadi kalian bisa keluar dari sana sekarang" ucap Lin Feng.
Zhen Shao dan teman-temannya mengangguk, kemudian mereka keluar dari perisai tersebut, lalu setelah itu, mereka berlima berlutut di hadapan Lin Feng seraya berkata, "Terimalah hormat kami, yang mulia."
"Aku pernah menjanjikan sesuatu pada kalian sebelumnya dan sekarang, aku akan menepati janjiku itu" sahut Lin Feng, kemudian membentuk segel dengan kedua tangannya.
Ketika segel itu selesai dibentuk, di atas Zhen Shao dan teman-temannya muncul lingkaran sihir yang cukup besar, kemudian dari lingkaran sihir tersebut terpancar cahaya yang sangat terang hingga menyelimuti tubuh mereka berlima.
Disaat yang bersamaan, Zhen Shao dan teman-temannya dapat merasakan adanya sesuatu yang hangat sedang masuk kedalam tubuh mereka, dan seketika itu juga, mereka bisa merasakan kekuatannya tengah meningkat dengan drastis.
Selain itu, mereka yang sebelumnya masih sangat sulit merasakan keberadaan energi alam, sekarang malah dapat merasakan keberadaannya dengan mudah, bahkan mereka juga bisa merasakan jika energi alam tersebut mulai masuk kedalam tubuh mereka secara perlahan.
Setelah beberapa menit berlalu, cahaya terang yang menyelimuti tubuh mereka mulai menghilang secara perlahan, kemudian diikuti oleh lingkaran sihir yang ada di atas mereka berlima.
"Yang mulia, apa yang terjadi pada kami?" tanya Zhen Shao kebingungan dengan perubahan tubuhnya.
"Kultivator?"
"Tidak perlu bingung, aku akan menjelaskan apa itu kultivator dan apa saja yang bisa kalian lakukan setelah menjadi seorang kultivator."
Kemudian, Lin Feng menjelaskan apa yang disebut dengan kultivator dan apa saja yang berhubungan dengan kultivator, mulai dari tingkatan kultivasi, cara meningkatkan kultivasi, serta hal-hal lain yang berhubungan erat dengan kultivator dan dunia kultivasi.
"Jadi, kami yang sekarang sudah sama sepertimu?" tanya Liu Qi.
Lin Feng menggelengkan kepalanya, "Perjalanan kalian masih sangat panjang untuk bisa sampai di tempatku sekarang ini, tapi intinya, kalian yang sekarang sudah bukan tandingan pendekar terhebat sekalipun."
"Dan karena kita masih berada di kuil terakhir, aku akan mengajari kalian berlima sampai menjadi kultivator yang hebat, agar nantinya kalian bisa menjaga kedamaian di dunia ini."
"Tapi ingatlah, jangan sekali-kali menggunakan kekuatan kalian untuk melakukan kejahatan, jika tidak, aku sendirilah yang akan datang untuk mencabut nyawa kalian berlima!"
Lin Feng menegaskan kata-katanya sembari melepaskan aura kematian dari tubuhnya, agar Zhen Shao dan teman-temannya tidak menganggap ucapannya itu hanya sebagai omong kosong belaka, selain itu, dengan ancaman tersebut, setidaknya mereka akan berpikir ratusan kali sebelum memikirkan rencana jahat.
"Yang mulia, kami berlima berjanji, akan menggunakan kekuatan ini untuk kebaikan dan akan menjaga dunia ini dengan segenap kemampuan yang kami miliki" ucap mereka berlima serempak.
"Yang mulia, maaf jika maba lancang, tapi izinkan hamba mengawasi mereka berlima. Jika mereka melakukan kesalahan di masa depan nanti, mohon yang mulai mengizinkan hamba untuk menghukum mereka" sahut Naha Giok.
Lin Feng mengangguk, "Baiklah, tugas ini aku serahkan kepadamu, Naga Giok."
"Terima kasih, yang mulia!"
"Sekarang..."
"Yang mulia, masih ada yang ingin kami sampaikan" sahut Zhen Shao memotong ucapan Lin Feng.
"Silahkan!"
Zhen Shao dan teman-temannya saling bertukar pandang, kemudian mereka menganggukkan kepala serempak, "Hari ini, kami, lima pemburu bersumpah! Kami akan selalu setia kepada yang mulia dan akan menjalankan tugas dari yang mulia dengan baik!"
"Aku juga bersumpah! Mulai hari ini, aku, Naga Giok akan selalu setia kepada yang mulia dan jika aku berkhianat, maka aku siap menerima hukuman langit!"
Lin Feng mengerutkan alisnya, ia benar-benar tidak pernah menyangka dan tidak pernah berharap jika mereka akan melakukan sumpah setia padanya, namun karena mereka sudah melakukannya, ia juga tidak punya pilihan lain selain menerima sumpah setia yang mereka lakukan.
"Aku terima sumpah kalian! Jika diantara kalian ada yang berkhianat, maka bersiaplah untuk menerima siksaan yang lebih mengerikan dari kematian!"
"Dan mulai sekarang, kalian berenam aku beri nama Enam Pilar Asura!"
"Enam Pilar Asura, siap menerima perintah!" ucap mereka berenam serempak.