
Kediaman Lin Feng.
Kedatangan Huise dan yang lainnya disambut dengan hangat oleh Lin Feng, ia juga sangat senang karena Jinhu telah berhasil bertranformasi, khususnya Luo Ning yang sudah menjalin kontrak jiwa dengan Harimau Emas itu.
"Jinhu, apa yang kau inginkan?" tanya Lin Feng.
"Ma-maksud Tuan?"
"Jangan salah paham, aku hanya ingin memberimu hadiah karena telah berhasil bertranformasi."
Jinhu kemudian berlutut, "Tuan, bisa melayani dan menjadi bagian dari keluarga Tuan adalah anugerah terbesar yang aku dapatkan, jadi aku tidak ingin hadiah apapun lagi."
"Kau yakin?"
"Aku sangat yakin, Tuan" jawab Jinhu tanpa keraguan sedikitpun.
Lin Feng mengangkat sudut bibirnya, kemudian ia meraih belati yang digunakan untuk mengupas buah yang ada di atas meja, lalu setelah itu, Lin Feng melukai ujung telunjuknya dengan belati tersebut.
Setetes darah mengalir keluar dari luka di telunjuk Lin Feng, namun darah itu tidak jatuh ke tanah, melainkan melayang di udara, "Aku sudah memberikan hadiah spesial pada yang lainnya, jadi sudah sewajarnya kau mendapatkan hal yang sama"
Dengan menggunakan kekuatannya, Lin Feng membuat darah itu melayang mendekati Jinhu dan kemudian masukkan darah tersebut ke dahinya, disaat yang bersamaan, tubuh Jinhu langsung gemetaran, ia juga bisa merasakan kekuatan dahsyat tengah masuk kedalam tubuhnya.
"I-ini..."
"Jika kau tidak bisa menahannya, maka aku akan menghajar mu sampai kau tidak bisa berjalan!" ancam Lang Diyu.
"Darah Tuan adalah hadiah yang sangat berharga, jadi jangan sampai kau menyia-nyiakannya, karena kesempatan ini tidak datang dua kali" imbuh Huise.
Memang benar jika yang masuk ke tubuh Jinhu hanyalah setetes darah, namun satu tetes darah itu mengandung kekuatan yang sangat besar, bahkan tubuh Jinhu sampai gemetar saat merasakan betapa dahsyatnya kekuatan darah tersebut.
Wushh!
Tidak lama berselang, dari tubuh Jinhu terpancar aura kekuatan yang sangat besar, bersamaan dengan itu, kekuatan dan kultivasinya juga ikut meningkat sebanyak beberapa tingkat.
Tingkat kultivasinya yang semula berada di ranah Dewa Alam bintang sembilan, sekarang telah berada di ranah Supreme God bintang lima.
"Terima kasih, Tuan!" ujar Jinhu sembari bersujud pada Lin Feng.
"Sekarang giliran ku" ucap Luo Ning yang duduk di samping Lin Feng.
Setelah itu, Luo Ning menciptakan sebuah mutiara berwarna biru dengan menggunakan energi Dewi kehidupan, lalu ia memberikan mutiara tersebut kepada Jinhu.
"Telan mutiara itu."
"Tuan, ini..."
"Apa kau lupa aturan utama setelah menjadi keluargaku?" tanya Lin Feng dengan tatapan tajam.
Jinhu bergidik ngeri saat melihat tatapan tajam Lin Feng, sebagai seorang pengikut yang telah lama bersama Lin Feng dan Luo Ning, Jinhu tentunya mengerti aturan utama yang dimaksud oleh Lin Feng.
Aturan yang dimaksud adalah, jangan pernah membantah perintah ataupun keinginan baik Lin Feng dan Luo Ning, jika masih saja membantah, maka harus siap untuk menerima hukuman berat.
"Ba-baik, Tuan" jawab Jinhu, kemudian menelan mutiara tersebut.
Wushh!
Tidak lama setelah Jinhu menelan mutiara pemberian Luo Ning, aura kekuatan yang jauh lebih besar kembali terpancar dari tubuhnya dan untuk kedua kalinya, kultivasi Jinhu kembali meningkat hingga ranah Supreme God bintang sembilan.
"Baiklah, mulai sekarang kau sudah resmi menjadi bagian dari anggota pilar kematian" ucap Lin Feng.
"Terima kasih, Tuan!"
"Baik, Tuan!"
Setelah itu, Lin Feng berpamitan kepada Luo Ning untuk mengunjungi Xiao Xue dan Xiao Xie, namun Lin Feng tidak membawa Zhu Lien dan Zhu Ling bersamanya, karena mereka berdua ditugaskan khusus untuk menjaga istri dan anaknya.
***
Daratan Zhanshi.
Sejak kepergian Lin Feng, sudah banyak perubahan yang terjadi di daratan Zhanshi, lima pemburu yang awalnya hanyalah manusia biasa, sekarang sudah menjadi kultivator hebat, bahkan mereka berlima sudah memiliki banyak murid.
Keberadaan mereka berlima benar-benar telah mengubah keadaan di daratan Zhanshi, orang-orang yang awalnya tidak mengetahui apa itu kultivasi, sekarang sudah banyak yang menempuh jalan seorang kultivator.
Dan berkat perubahan besar yang mereka ciptakan, orang-orang kemudian mengangkat mereka menjadi pemimpin di daratan Zhanshi, hingga akhirnya, terbentuklah lima kekaisaran di daratan tersebut.
Lima kekaisaran itu adalah, kekaisaran Long Zhu di wilayah tengah, kekaisaran Guo Xi di wilayah barat, kekaisaran Feng Hao wilayah timur, kekaisaran Bei Lou wilayah Utara, dan kekaisaran Han Jin wilayah Selatan.
Pada awal berdirinya lima kekaisaran ini, ada banyak sekali pihak yang menentang sekaligus tidak mau bergabung ke dalamnya, bahkan hal ini sampai hampir menimbulkan peperangan besar di daratan Zhanshi.
Namun, karena mereka berlima tidak terkalahkan dan tidak seorangpun sanggup melawannya, masalah ini akhirnya berhasil mereka selesaikan dengan mudah, mereka juga berhasil menundukkan beberapa pihak itu tanpa melakukan peperangan terlebih dahulu.
Istana kekaisaran Long Zhu.
"Zhen Shao, apa yang kau pikirkan?" tanya Zhang Kai.
"Bukan apa-apa, aku hanya sedang memikirkan Tuan Lin, jika bukan karena dirinya, maka kita tidak akan pernah bisa sampai pada titik ini" jawab Zhen Shao.
"Kau benar, bahkan sampai sekarang aku masih tidak menyangka jika kita akan menjadi seperti sekarang ini" sahut Wen Chou.
"Sayangnya dia tidak ada disini, jika tidak, mungkin kita bisa merayakan keberhasilan kita ini bersamanya."
Saat mereka tengah mengobrol, salah seorang prajurit masuk ke ruangan tersebut, "Hormat yang mulia" ucapnya.
"Ada apa?" tanya Zhen Shao.
"Yang mulia, mata-mata kita menemukan adanya pergerakan mencurigakan di hutan wilayah Timur, dan menurut informasi yang ia sampaikan, orang-orang ini kemungkinan akan melakukan penyerang ke ibukota."
"Baiklah, kau boleh kembali."
"Baik, yang mulia!" ujar prajurit tersebut, kemudian keluar dari ruangan itu.
Setelah prajurit itu keluar, Zhen Shao kemudian membicarakan masalah ini dengan teman-temannya, selain itu, ia juga meminta bantuan mereka untuk menyelesaikan masalah ini.
"Kau tenang saja, kami pasti akan membantumu!" ujar Liu Qi.
"Itu benar! Walaupun kita sudah menjadi kaisar di masing-masing wilayah, tapi bukan berarti kami akan diam saja saat kau tertimpa masalah" imbuh Guo Fan.
"Terima kasih!"
"Simpan terima kasihmu sampai kita berhasil menundukkan mereka" sahut Zhang Kai.
Kemudian, mereka berlima beranjak dari tempat itu dan langsung pergi menuju ke hutan wilayah Timur kekaisaran Long Zhu, namun mereka memutuskan untuk tidak membawa para prajurit, karena tujuan mereka datang ke sana bukanlah untuk berperang.
Setibanya di hutan wilayah Timur, mereka berlima langsung disambut oleh ratusan prajurit yang sudah siap untuk berperang, meski begitu, mereka berlima masih nampak tenang-tenang saja, bahkan Zhen Shao dengan santainya mengajak pemimpin pasukan itu untuk bernegosiasi.
"Hahahaha, apa kau pikir tujuanku mengumpulkan pasukan hanya untuk bernegosiasi saja? Tidak! Tujuanku adalah untuk melenyapkan kalian berlima!"
"Boleh aku tahu alasannya?"
"Alasannya? Tentu saja karena aku tidak suka pada kalian berlima!" ujar pemimpin pasukan tersebut, kemudian memerintahkan pasukannya untuk menyerang mereka berlima.