
Istana kerajaan Dunia Bawah.
Setelah berhasil menghentikan tranformasi Xie Long kedalam wujud Asura, Lin Feng kemudian membawa semua orang menuju ke kerajaan Dunia Bawah untuk membicarakan sesuatu, begitu juga dengan Dewi Nuwa dan Lin Tian yang masih tidak sadarkan diri.
Setibanya di aula, semua orang nampak diam dan tidak ada yang berani untuk membuka suara, karena saat Lin Feng mengajak mereka ke kerajaan Dunia Bawah, mereka dapat melihat ekspresi wajah Lin Feng yang sangat berbeda dari biasanya.
"Hah" Lin Feng menghela napas panjang "Kejadian hari ini sungguh tidak terduga, bahkan aku sendiri sampai harus turun tangan untuk menyelesaikannya."
Semua orang semakin gugup, mereka menantikan ucapan apa yang akan Lin Feng sampaikan pada mereka, atau lebih tepatnya, hukuman seperti apa yang akan Lin Feng berikan kepada mereka karena telah lalai menjaga Xie Long.
"Tu-tuan..."
"Apa diantara kalian tidak ada yang merasakan kebangkitan kekuatan ini sebelumnya?" Lin Feng mengabaikan Huise dan melanjutkan perkataannya.
"Padahal, aku sudah memberikan kalian masing-masing kekuatan untuk mencegah kebangkitan Asura, lalu kenapa tidak seorangpun yang menyadarinya?"
Masih belum ada yang berani angkat bicara, mereka masih saja diam merenungkan kesalahan fatal yang sudah mereka lakukan yang hampir saja menyebabkan bencana besar bagi semua orang.
Memang benar jika Lin Feng sudah memberikan kekuatan untuk bisa menghentikan kebangkitan Asura, namun sayangnya, mereka malah melupakan hal yang paling penting tersebut.
Jika saja mereka menggunakan kekuatan yang diberikan oleh Lin Feng saat itu, maka tranformasi Xie Long tidak akan melebihi setengahnya, dan masih ada kemungkinan bagi mereka untuk menyegel kekuatan Asura kedalam tubuh Xie Long lagi.
"Hah" Lin Feng menarik napas panjang kemudian membuangnya secara perlahan dari mulut untuk menenangkan diri, "Sudahlah, aku tidak sepenuhnya menyalahkan kalian, hanya sedikit kecewa saja karena kalian lupa pada apa yang telah aku berikan."
"Maafkan kami, Tuan!"
Lin Feng mengangguk kemudian menoleh pada Huise, "Huise, sembuhkan Lin Tian, yang lainnya silahkan lanjutkan tugas kalian."
"Baik, Tuan!"
Huise kemudian pergi ke ruangan tempat Lin Tian berada, sedangkan yang lainnya kembali menjalankan tugas mereka yang sempat tertunda, yaitu melatih Xiao Xue dan Xiao Xie.
"Lin Feng, bagaimana dengan tugasmu?" tanya Dewi Nuwa yang masih ada di sana.
"Masih lumayan jauh dari kata selesai" jawab Lin Feng.
"Maksudmu?"
"Aku memang berhasil membuat mereka bereinkarnasi, namun mereka benar-benar harus mengulang semuanya dari awal, jadi butuh waktu yang cukup lama bagiku untuk melatih mereka hingga menjadi kuat seperti sebelumnya" jelas Lin Feng.
"Kau butuh bantuan?"
Lin Feng menggelengkan kepalanya, "Aku sendiri bisa mengatasi semua ini, lagipula tugasmu adalah menjaga dimensi pertama, jadi kau tidak ada hubungannya dengan semua ini."
"Hah" Dewi Nuwa menghela napas panjang, "Yasudah, tapi jika kau membutuhkan sesuatu, maka jangan segan-segan untuk memintanya dariku" ucapnya, kemudian pergi meninggalkan istana kerajaan Dunia Bawah dan kembali ke Alam Nirvana Agung.
Setelah Dewi Nuwa pergi, Lin Feng kemudian memperkenalkan Wu Nan kepada istrinya, lalu Lin Feng berencana untuk membawa Wu Nan ke sekte Phoenix Emas, karena ia harus mempertemukan dia dan Sun Xiang.
"Ning'er, dimana..."
"Mereka di istana kekaisaran Luo" sahut Luo Ning memotong perkataan suaminya.
"Setelah kembali dari sekte, mari kita ke sana, aku sangat merindukan Zhen'er."
Lin Feng kemudian berpamitan kepada Luo Ning dan langsung membawa Wu Nan ke sekte Phoenix Emas, namun sebelum tiba di sana, ia lebih dulu memerintahkan bayangan dirinya untuk kembali, karena akan gawat jika ada orang lain yang minat mereka bersama.
Sekte Phoenix Emas.
"Wu Nan memberi hormat pada kakak pertama!"
Sun Xiang nampak tidak keberatan sama sekali karena gurunya mengangkat murid lagi, ia justru sangat senang karena telah mendapatkan saudara lagi.
"Sun Xiang, ajak Wu Nan berkeliling, guru masih ada urusan lain yang harus diselesaikan."
"Baik, guru!" ujar Sun Xiang dengan patuh.
Setelah itu, Lin Feng menghilang dari pandangan kedua muridnya dan tidak lama kemudian, ia kembali muncul di halaman istana kerajaan Dunia Bawah.
Sementara itu.
Tidak lama setelah Lin Feng menghilang, tatapan Sun Xiang mendadak berubah, ia yang awalnya terlihat ramah, sekarang malah berubah seperti tidak menyukai Wu Nan, "Katakan, darimana kau berasal?"
"Apa maksud kakak pertama?"
"Jangan pura-pura bodoh!"
Wu Nan nampak gugup, sorot mata Sun Xiang yang tajam membuatnya tertunduk dan tidak berani mengangkat wajahnya, selain itu, Wu Nan juga sadar jika kekuatan Sun Xiang berada sangat jauh di atas kekuatannya.
"A-aku dari dimensi kedua" jawab Wu Nan gugup.
Sun Xiang tersentak mendengar jawaban adik seperguruannya itu, "Dimensi kedua? I-ini..."
"Kakak, aku benar-benar berasal dari sana, jika kakak tidak percaya, tanyakan saja pada guru" Wu Nan mencoba menjelaskan agar Sun Xiang tidak salah paham dan menganggap dirinya berbohong.
Akan tetapi, justru Wu Nan lah yang telah salah paham, karena Sun Xiang sama sekali tidak menganggapnya berbohong, ia justru sangat percaya jika Wu Nan berasal dari dimensi kedua, karena di dalam tubuhnya, ada energi yang terasa sedikit berbeda dari energi yang ada di Dimensi pertama ini.
Selain itu, Sun Xiang juga tidak mencurigai Wu Nan sedikitpun, karena yang ia pikirkan saat ini adalah tentang gurunya, "Ini benar-benar aneh, tapi..." Sun Xiang menghentikan ucapannya dan menoleh kearah Wu Nan.
"Aku harus bertanya secara langsung" gumamnya, kemudian mengajak Wu Nan pergi berkeliling.
Sikap Sun Xiang yang kembali berubah membuat Wu Nan sangat bingung, namun ia tidak berani untuk menanyakan hal itu kepada Sun Xiang, karena bagaimanapun juga, Sun Xiang adalah seniornya dan Wu Nan harus menghormati dirinya.
"Maaf, aku bukannya tidak suka padamu, aku hanya sedang menyelidiki sesuatu, makanya aku sedikit kasar padamu" jelas Sun Xiang.
"Menyelidiki sesuatu?"
Sun Xiang mengangguk, "Aku sangat yakin kalau guru kita sebenarnya ada dua" jawab Sun Xiang.
Wu Nan mengerutkan alisnya, "Apa kakak yakin?"
Sun Xiang kemudian menjelaskan alasan dari kecurigaannya itu. Awalnya Sun Xiang memang tidak merasakan apapun, namun saat Lin Feng kembali ke sekte dan memperkenalkan Wu Nan, barulah Sun Xiang merasakan adanya kejanggalan.
"Tapi, bagaimana cara membuktikannya?" tanya Wu Nan.
"Entahlah, aku sendiri masih belum memikirkan caranya."
"Hah" Wu Nan menghela napas sembari menggelengkan kepalanya, "Kalau begitu lupakan saja" ucapnya.
"Kau ini bodoh, ya? Guru itu adalah sosok yang sangat hebat, jadi tidak mungkin jika guru tidak mengetahui apa yang kita berdua rencanakan!"
"Lalu, apa yang harus kita lakukan?"
"Aku akan bertanya secara langsung pada guru!"
"Memangnya kakak berani?"
"Hahahaha!" Sun Xiang tertawa lantang, namun kemudian, tawanya menghilang begitu saja seraya berkata, "Tidak!"