Night King: The Asura

Night King: The Asura
Ch-177. Desa yang aneh


Setelah ledakan berlaku dan debu-debu menghilang diterpa oleh angin, Wu Nan kemudian mengalahkan kakinya mendekati pria yang tengah tergeletak di tanah tidak jauh darinya.


Serangan terakhir yang mereka lancarkan sangatlah dahsyat, bahkan pria itu sampai terluka parah akibat dampak dari ledakan yang tercipta karena benturan serangan mereka.


"Ka-kau, kenapa kau baik-baik saja?"


"Karena aku jauh lebih hebat dari mu" jawab Wu Nan, kemudian memenggal kepala pria tersebut dan tidak lupa, ia menghancurkan tubuh pria itu agar tidak ada yang menemukan jasadnya.


"Hah" Wu Nan menghela napas panjang, "Akhirnya selesai juga" gumamnya.


Setelah tugasnya selesai, Wu Nan kemudian beranjak meninggalkan tempat tersebut, namun tubuhnya mendadak kehilangan keseimbangan dan hampir saja membuatnya jatuh ke tanah, beruntung Lin Feng segera datang untuk menahan tubuhnya.


"Kekuatan kehancuran bukanlah kekuatan biasa, walaupun kau tidak terkena serangannya secara langsung, namun dampaknya sudah cukup untuk membuatmu terluka" ucap Lin Feng.


"Maafkan aku, guru. Jika saja aku lebih waspada, mungkin..."


"Sudahlah, yang penting kau sudah berhasil membunuhnya" ujar Lin Feng, kemudian menyembuhkan luka dalam muridnya tersebut.


***


Wilayah Selatan, Benua Biru.


Yuan Chun Zhe, Xie Long dan para prajurit kekaisaran kini telah sampai di tempat yang dimaksud, meski perjalanan mereka sempat dihadang oleh para bandit, namun mereka berhasil menyingkirkan semuanya dengan mudah.


"Tidak salah lagi, desa ini sangat mirip dengan desa yang diceritakan oleh paman Qiao Chen" ucap Xie Long dengan suara pelan.


"Hmm? Apa kau mengetahui tentang desa ini?"


Xie Long menggeleng pelan, "Aku hanya pernah mendengar cerita ini dari salah seorang teman ayah."


"Teman ayahmu?"


"Dia seorang pelaut yang sangat hebat, jika tidak salah, dia pernah menemani ayah ke Negeri Lima Benua" jawab Xie Long.


"Aku juga pernah mendengar cerita itu dari ayahmu, sepertinya temannya itu memang pelaut yang sangat luar biasa" sahut Yuan Chun Zhe.


"Yang mulia, tidak ada pergerakan apapun dari desa itu."


Salah seorang prajurit yang ditugaskan untuk mengawasi desa aneh tersebut telah kembali, namun dalam pengawasannya, ia tidak menemukan apapun di sana.


Selain itu, prajurit tersebut juga menjelaskan jika dirinya tidak melihat siapa-siapa di dalam desa, baik itu penduduk biasa ataupun para kultivator yang lebih memilih untuk menjadi bandit.


"Ini terlalu aneh, mustahil tidak ada siapapun di desa ini."


"Aku sependapat dengan kakek, sepertinya memang ada yang tidak beres dengan desa ini" sahut Xie Long.


"Apa kau punya ide?"


Xie Long diam sejenak sembari memikirkan sesuatu, setelah berpikir selama beberapa detik, ia akhirnya angkat bicara, "Aku akan datang ke sana secara langsung."


"Apa!? Tidak, ide itu terlalu berbahaya!"


"Kakek, hanya ini satu-satunya cara untuk memastikan apa yang ada di desa itu. Mungkin kita bisa ke sana bersama-sama, tapi pergerakan kita pasti akan diketahui oleh musuh" jelas Xie Long.


"Tapi..."


"Kakek tenang saja, aku akan memberi tanda jika situasinya sudah diluar kendali ku" ujar Xie Long.


Yuan Chun Zhe nampak ragu untuk memberikan izin kepada cucunya itu, namun jika tidak menjalankan ide tersebut, mereka tidak akan pernah mengetahui apa yang ada di desa itu.


Memang benar, mereka bisa saja datang ke sana bersama-sama, namun seperti yang dikatakan Xie Long sebelumnya, pergerakan mereka pastilah akan diketahui oleh musuh.


Selain itu, musuh yang telah menyadari keberadaan mereka, bisa saja menyiapkan sesuatu untuk menjebak mereka, atau bahkan, musuh tidak akan menampakkan dirinya sama sekali.


Jika hal itu sampai terjadi, maka usaha mereka datang jauh-jauh ke desa ini tidak akan membuahkan hasil apapun, lalu masalah yang menimpa kekaisaran selama ini juga tidak akan selesai.


"Baiklah, kakek setuju dengan ide mu itu, tapi jangan sampai lengah dan tetaplah waspada!" ujar Yuan Chun Zhe.


Xie Long mengangguk tanda mengerti, kemudian ia beranjak meninggalkan persembunyian mereka, lalu mulai mendekati desa yang sangat aneh tersebut.


Disaat yang bersamaan, Yuan Chun Zhe juga memerintahkan pasukannya untuk mulai bergerak, namun mereka masih menjaga jarak agar tidak terlalu dekat dengan Xie Long.


***


Xie Long menghentikan langkahnya setelah memasuki gerbang desa tersebut, ia yang sebelumnya tidak merasakan apa-apa, sekarang malah merasakan keberadaan aura yang sangat kuat di desa tersebut.


Tidak hanya itu saja, Xie Long juga merasakan keberadaan aura aneh yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.


"Hati-hati, aura kekuatan ini berasal dari kekuatan kegelapan" ucap perwujudan kekuatan Asura dalam diri Xie Long.


"Kekuatan kegelapan? Maksudmu?"


"Aku tidak punya banyak waktu untuk menjelaskan, tapi intinya, kekuatan ini berasal dari bangsa iblis."


Xie Long tersentak kaget mendengar penjelasan tersebut, karena seingatnya, di Benua Biru ini sudah tidak ada lagi yang namanya bangsa iblis, karena telah dimusnahkan oleh ayahnya.


"Itu tidak mungkin! Ayahku sudah memusnahkan seluruh bangsa iblis di dimensi pertama ini" sahut Xie Long.


"Memang benar! Tapi iblis tidak akan lenyap hanya karena bangsanya dimusnahkan."


Wushh!


Aura kekuatan yang sangat besar menerpa tubuh Xie Long dan memberikan tekanan luar biasa ditubuhnya, bahkan tekanan itu sampai membuatnya tidak bisa bergerak.


Tidak lama kemudian, dari dalam desa muncul enam orang pria, mereka semua terlihat seperti manusia pada umumnya, namun di tubuh mereka tidak ada lagi yang namanya aura kehidupan.


"Bocah, aku sarankan kau menggunakan kekuatan Asura, karena lawan yang akan kau hadapi bukan manusia atau iblis."


"Apa maksudmu?"


"Mereka adalah manusia yang bersekutu dengan siluman dan hampir menjadi iblis."


"Cihh, sulit untuk menjelaskan siapa mereka sebenarnya, tapi kau akan mati jika tidak menggunakan kekuatan Asura!"


"Hahahaha! Sudah sangat lama sejak terakhir kali aku melihat manusia" ucap salah seorang dari pria tersebut.


"Kau benar! Dan sepertinya kita akan mendapatkan santapan yang nikmat malam ini."


"Ah, aroma tubuhnya sangat enak, aku semakin tidak sabar untuk mencicipinya."


Ditengah-tengah tekanan yang sedang menimpa dirinya, Xie Long berusaha untuk mengirimkan sinyal bahaya kepada kakek buyutnya, namun tubuhnya benar-benar sulit untuk digerakkan walaupun hanya sedikit.


Disisi lain.


Yuan Chun Zhe dan pasukannya malah nampak kebingungan, karena Xie Long yang jelas-jelas tengah mendekati desa tersebut, tiba-tiba saja menghilang dari pandangan mereka.


"Yang mulia, bagaimana ini?"


"Sial! Kita sudah masuk jebakan musuh!" ujar Yuan Chun Zhe, kemudian melesat mendekati desa aneh tersebut, lalu diikuti oleh seluruh prajurit.


Rasa cemas dan khawatir Yuan Chun Zhe akhirnya hilang setelah melihat cucunya, namun ia dan pasukannya justru dikejutkan oleh keenam pria yang tengah berdiri tidak jauh dari Xie Long.


"Bunuh mereka semua!"


"Baik!"


Para prajurit kemudian mengeluarkan senjata mereka, lalu melesat maju untuk menyerang beberapa pria tersebut, namun langkah mereka mendadak terhenti setelah masuk lebih jauh ke bagian dalam desa.


"Hahahaha! Aku kira hanya ada satu, rupanya masih ada lagi yang ingin menjadi santapan kita."


Sementara itu.


"Lin Xie Long, jangan ragu lagi, gunakan kekuatan Asura dan aku akan membantumu mengalahkan mereka semua."


"A-apa kau bermaksud mengendalikan diriku?"


"Dasar bodoh! Aku lebih memilih untuk membunuh mereka daripada musnah bersamamu!"