
Setelah memasuki portal ruang dan waktu, Xie Long dan Xiao Xue kini telah kembali ke tempat semula, yaitu di atas lautan luas tempat beast ikan raksasa itu berada.
"Tuan, izinkan aku melakukannya" pinta Xiao Xue dan hanya dijawab dengan anggukan oleh Xie Long.
Karena sudah mendapatkan izin, Xiao Xue kemudian melepaskan aura kekuatannya, lalu ia menciptakan bola energi dari kekuatan petir hitam dengan ukuran yang sangat besar.
Dhuaaar!
Ledakan dahsyat terjadi saat bola energi itu masuk kedalam lautan dan tidak lama setelah itu, dari dalam lautan muncul aura kekuatan yang sangat dahsyat.
"Akhirnya dia keluar juga" ucap Xiao Xue.
"Bersiaplah, langsung serang saat dia muncul ke permukaan."
"Baik, tuan!"
Beberapa saat kemudian, beast ikan raksasa itu benar-benar muncul ke permukaan, bahkan ia langsung melompat keluar dari air untuk melahap Xie Long dan Xiao Xue.
Pada saat yang bersamaan, keduanya juga telah siap untuk melancarkan serangan, dan ketika tubuh beast itu benar-benar keluar dari air, keduanya langsung melakukan serangan.
Ledakan dahsyat kembali terdengar bersahut-sahutan saat serangan mereka mengenai tubuh beast itu, namun serangan mereka nampak tidak terlalu berdampak padanya.
"Hahahaha, serangan kalian hanya membuatku merasa geli" ucap beast ikan raksasa tersebut.
"Sebentar lagi rasa geli itu akan berganti dengan rasa sakit" sahut Xiao Xue, kemudian mengubah wujudnya menjadi Phoenix hitam.
"Burung kecil, kau hanya akan menjadi santapan ku!"
"Coba saja kalau bisa!"
Xiao Xue melesat terbang hingga menembus awan, pada saat yang bersamaan, awan putih yang menghiasi birunya langit, tiba-tiba berubah menjadi gelap.
Setelah itu, Xiao Xue melesat turun ke bawah dengan kecepatan tinggi, lalu diikuti oleh sambaran petir hitam yang berasal dari awan gelap yang menutupi langit.
Petir-petir itu tidak menyambar ke air, tapi menyambar tubuh Xiao Xue, lalu petir hitam itu menyelimuti tubuhnya dan membentuk seperti sebuah perisai petir.
Wushh!
Dhuaaar!
Dengan kekuatan petir hitam yang menyelimuti tubuhnya, Xiao Xue terus melesat hingga masuk ke air. Kemudian, ledakan yang sangat dahsyat terjadi di dalam laut.
Tidak hanya itu saja, petir-petir hitam lainnya juga terus menyambar ke dalam lautan, hingga menimbulkan ledakan yang bersahut-sahutan.
Disisi lain.
Xie Long tentu tidak tinggal diam, ia yang telah bertransformasi dengan kekuatan Asura, juga ikut melancarkan serangan kedalam lautan.
Puluhan hingga ratusan bola api hitam terus melesat ke dalam lautan, lalu disusul oleh energi pedang yang telah diperkuat dengan kekuatan mata ungu miliknya.
"Cihh, kalian benar-benar membuatku muak!" ujar beast ikan raksasa.
Ditengah serangan yang menghujani dirinya, ia kemudian melompat keluar dari dalam lautan, disaat yang sama, puluhan bilah energi melesat kearah Xie Long dan Xiao Xue.
"Xiao Xue, sekarang!" ujar Xie Long, yang telah membelenggu tubuh beast ikan raksasa dengan kekuatan mata ungu.
"Baik."
Xiao Xue merubah wujudnya menjadi manusia, lalu melepaskan kekuatan yang jauh lebih besar lagi, kemudian, ia mengangkat kedua tangannya ke langit.
Puluhan petir hitam kembali menyambar dan berkumpul diantara kedua telapak tangan Xiao Xue, kemudian puluhan petir itu menyatu dan membentuk petir yang lebih besar.
"Mati kau, ikan sialan!" ujar Xiao Xue, kemudian menghantam tubuh beast ikan raksasa dengan kekuatan petir tersebut.
Pada saat yang bersamaan, Xie Long menggunakan kekuatan mata ungu untuk memperkuat serangan Xiao Xue, setelahnya, ia juga melancarkan serangan dengan api langit.
Dhuaaar!
"I-ini tidak mungkin."
Meski tidak langsung merenggut nyawanya, namun dampak serangan yang ia dapatkan sangatlah besar, sehingga membuatnya kesulitan untuk bisa berenang.
Selain itu, kedua sirip serta ekornya juga telah hancur, lalu sekujur tubuhnya dipenuhi oleh luka bakar, dan bisa dikatakan jika beast itu tidak mungkin lagi selamat.
"Tuan, silahkan akhiri pertarungan ini" ucap Xiao Xue.
Xie Long mengangguk, kemudian menatap tajam kearah beast ikan raksasa tersebut, bersamaan dengan itu, kobaran api langit langsung muncul di tubuh beast tersebut.
Setelah berhasil membunuh beast tersebut, Xiao Xue kemudian menghampiri mayatnya, lalu ia mengambil kristal jiwa milik beast penguasa lautan itu.
Tidak lama berselang, sebuah portal ruang dan waktu muncul di dekat mereka, "kembalilah, aku tidak ingin menunggu lebih lama lagi."
"Baik, senior" jawab keduanya, lalu melesat masuk ke dalam portal.
Tidak lama berselang, keduanya telah muncul lagi di halaman istana Huoshen.
"Senior" sapa keduanya.
Huoshen mengangguk, "selamat karena telah berhasil menyelesaikan ujian dariku."
"Terima kasih, senior."
"Sekarang, serahkan kristal jiwa milik beast itu, begitupun dengan pedang yang kau dapatkan sebelumnya."
Xie Long hanya mengangguk, kemudian mengeluarkan pedang dan kristal jiwa milik beast yang telah mereka bunuh, lalu ia menyerahkannya pada Huoshen.
Setelah itu, Huoshen menggunakan kekuatannya untuk mengeluarkan energi dalam kristal jiwa itu, dan pada saat yang sama, jiwa Phoenix perak juga keluar dari dalam pedang.
"Semoga saja berhasil" ucap Huoshen, lalu menyatukan energi dari kristal jiwa itu dengan jiwa Phoenix perak.
Aura yang sangat dahsyat menyebar ke seluruh pulau, sehingga membuat seisi pulau Huoshen bergetar hebat, bahkan Xie Long dan Xiao Xue langsung ditekan oleh intimidasi yang begitu besar.
Tidak lama berselang, gumpalan jiwa yang melayang di udara itu mulai berubah, yang awalnya hanya berbentuk gumpalan energi, sekarang telah memiliki wujud yang sempurna.
Wushh.
"Hahahaha, aku akhirnya bisa kembali lagi ke dunia ini!" ujar Phoenix perak yang telah mendapatkan tubuhnya lagi.
"Meski kekuatannya lebih lemah dari mereka, tapi tetap saja, pemilik kekuatan Supreme God benar-benar tidak bisa diremehkan."
"Kau benar, bagaimanapun juga, Supreme God adalah ranah yang benar-benar berbeda" sahut Xie Long.
Huoshen tersenyum senang menatap Phoenix perak yang masih terbang di udara, karena setelah sekian lama, ia akhirnya bisa bertemu dengan temannya itu lagi.
"Selamat datang kembali, teman" ucap Huoshen.
Phoenix perak melesat turun dan mendarat di halaman istana, kemudian menghampiri Xie Long dan Xiao Xue.
"Sebagai ucapan terima kasih dan untuk memenuhi janjiku pada kakek-mu, aku akan mengikuti-mu sampai aku mati" ucap Phoenix perak.
Xie Long mengangguk, kemudian melukai ujung telunjuknya, lalu meneteskan darahnya ke dahi Phoenix perak. Disaat yang sama, tubuh keduanya diselimuti oleh cahaya yang sangat terang.
"Mulai hari ini, namamu adalah Yin Huang" ucap Xie Long.
"Terima kasih, tuan" sahut Yin Huang.
"Sudah selesai?" tanya Huoshen dan hanya dijawab dengan anggukan oleh Xie Long.
"Baiklah, kalian boleh pergi sekarang" sahut Huoshen, lalu menjentikkan jari tangannya.
Seketika itu juga, mereka bertiga langsung terlempar dari istana Huoshen, dan tidak lama kemudian, ketiganya langsung menghilang dari pulau Huoshen.