Night King: The Asura

Night King: The Asura
Ch-70. Lima pemburu.


Setelah berdiskusi cukup lama, kelima pria itu akhirnya memutuskan untuk membantu Lin Feng, walaupun mereka sendiri tidak yakin apakah Lin Feng membutuhkan bantuan mereka atau tidak, tapi mereka tetap akan melakukannya, karena tujuan mereka adalah menjalin hubungan baik dengannya.


"Tuan, kami akan membantumu!"


Lin Feng yang sedang fokus bertarung dikejutkan oleh suara seseorang yang datang dari kejauhan, namun karena tidak ingin melakukan kesalahan, Lin Feng pun mengabaikan orang itu dan tetap melanjutkan pertarungannya dengan harimau tersebut.


Wushh!


Anak panah melesat dengan kecepatan tinggi kearah harimau tersebut dan berhasil menancap ditubuhnya, namun anak panah itu juga hampir mengenai Lin Feng, beruntung ia memiliki insting yang kuat sehingga ia berhasil menghindar saat anak panah itu berada dalam jarak yang sudah sangat dekat dengannya.


"Groarrr!"


"Teruslah menyerang, jangan biarkan harimau itu kabur!"


Tiga pria lainnya kemudian menyerang harimau itu dengan busur mereka, sedangkan pria pertama dan kedua mendekati Lin Feng yang masih berhadapan secara langsung dengan harimau tersebut.


"Tuan, gunakan senjataku!" ujar pria pertama, kemudian melemparkan tombaknya kearah Lin Feng.


Lin Feng melompat ke udara untuk menghindari tiga anak panah yang melesat kearahnya, disaat yang bersamaan, ia juga meraih tombak yang dilemparkan oleh pria pertama. Lalu setelah mendarat di tanah, Lin Feng kemudian memutar tubuhnya sembari mengayunkan tombak tersebut.


Sementara itu, tiga anak panah yang ditembakkan oleh ketiga pria sebelumnya berhasil mendarat tepat ditubuh harimau tersebut, begitu juga dengan tombak Lin Feng yang juga mengenai kepala harimau itu, bahkan ujung tombaknya juga berhasil melukai mata kirinya.


Setelah itu, Lin Feng melompat lagi ke udara, dan saat dirinya berada tepat di atas tubuh harimau itu, Lin Feng kemudian melemparkan tombaknya dan berhasil menancap tepat di leher harimau tersebut, bahkan tombak itu sampai menembus bagian bawah lehernya.


Tidak hanya itu saja, Lin Feng yang telah mendarat lagi di tanah, langsung mencabut tombaknya dan menusuk tubuh harimau itu lagi. Pada akhirnya, harimau emas itu mati karena serangan bertubi yang dilakukan oleh Lin Feng dan juga lima pria yang datang membantunya.


"Terima kasih, berkat kalian, aku akhirnya berhasil membunuh harimau ini" ucap Lin Feng.


"Tidak perlu sungkan, Tuan. Lagipula, memang sudah seharusnya kita saling membantu" ucap pria pertama.


"Itu memang benar, tapi aku sangat berterima kasih karena kalian sudah mau membantuku" sahut Lin Feng.


Pria pertama tersenyum mendengar ucapan Lin Feng dan ia benar-benar tidak menyangka jika Lin Feng ternyata pendekar yang sangat ramah. Padahal, mereka semua tahu jika para pendekar biasanya sangat sombong dan juga angkuh, bahkan terkadang tidak segan-segan menindas yang lemah.


"Tuan, perkenalkan, namaku Zhen Shao dan meraka berempat adalah teman-temanku" ucap pria pertama memperkenalkan dirinya.


"Namaku Liu Qi."


"Aku Guo Fan."


"Zhang Kai."


"Lalu namaku adalah Wen Chou."


"Dan kami berlima dikenal dengan nama Lima pemburu." ucap Zhen Shao.


"Salam kenal semuanya, namaku Lin Feng"


Setelah berhari-hari melakukan perjalanan menyusuri padang rumput dan juga hutan yang sangat luas, Lin Feng akhirnya bisa menghela napas lega, karena sekarang ia telah menemukan orang lain di dalam hutan tersebut, yang artinya, dia sudah berhasil menemukan jalan untuk keluar dari hutan yang sangat luas itu.


"Tuan, apa yang akan Tuan lakukan dengan harimau emas ini?" tanya Zhen Shao.


"Tidak ada, tapi kalau kalian menginginkannya, kalian bisa mengambilnya" jawab Lin Feng.


Lin Feng mengangguk menjawab pertanyaan Wen Chou, "Aku tidak memerlukan harimau ini, jadi kalian bisa mengambilnya."


"Terima kasih, Tuan!" ucap mereka berlima serempak.


Kelima pria itu sangat senang karena Lin Feng mau menyerahkan harimau itu kepada mereka secara cuma-cuma, dan jangankan untuk meminta imbalan, Lin Feng bahkan terlihat tidak peduli sedikitpun pada mayat harimau emas yang mereka anggap sangat berharga itu.


"Tuan, kalau boleh tahu, kemana tujuan Tuan setelah ini?"


"Entahlah, aku juga tidak tahu" jawab Lin Feng.


"Bagaimana kalau Tuan ikut kami ke kota saja? Dan jangan pikirkan masalah tempat tinggal, karena Tuan bisa menginap di markas kami" ucap Zhang Kai.


"Apa kalian tidak keberatan?"


"Tentu saja tidak, Tuan! Kami justru akan sangat senang jika Tuan mau datang ke markas kami."


Setelah itu, Lin Feng mengikuti mereka berlima menuju ke kota yang mereka katakan sebelumnya, dan disepanjang perjalanan, Lin Feng meminta mereka untuk menceritakan tentang tempat ia berada sekarang, karena bagaimanapun juga, ia harus mengetahui tentang hal itu.


Pada awalnya, Zhen Shao dan yang lainnya sempat kebingungan dengan permintaan Lin Feng, namun setelah Lin Feng mengatakan jika dirinya tidak bisa mengingat apapun selain namanya, merekapun hanya bisa menduga jika Lin Feng telah mengalami hal buruk hingga kehilangan ingatannya.


Dan karena Lin Feng tidak bisa mengingat apapun, mereka pun menceritakan beberapa hal mengenai tempat mereka berada saat ini. Dan dari penjelasan mereka berlima, Lin Feng akhirnya mengetahui jika dirinya saat ini sedang berada di wilayah kota Elang Emas, yaitu satu dari sekian banyaknya kota di benua Zhanshi ini.


"Apakah kalian berlima adalah kultivator?" tanya Lin Feng.


"Kultivator, apa maksud Tuan?"


Lin Feng mengerutkan alisnya ketika melihat ekspresi wajah mereka yang nampak kebingungan dengan pertanyaan yang ia ajukan, "Ada apa ini? Apa di dunia ini tidak ada kultivator?"


"Lupakan saja, tadi itu... aku sedang memikirkan sesuatu, jadi tanpa sengaja mengucapkannya" ucap Lin Feng.


Meski Lin Feng sendiri tidak terlalu yakin dengan apa yang ia pikirkan saat ini, namun ekspresi bingung yang mereka tunjukkan saat dia menanyakan tentang kultivator, sudah bisa menjadi bukti nyata kalau dia sekarang berada di dunia yang berbeda dari dunia kultivator.


Dengan kata lain, saat ini Lin Feng berada di dimensi yang berbeda dari beberapa dimensi yang pernah ia kunjungi sebelumnya. Dan menurut Lin Feng, itulah satu-satunya alasan yang membuat kekuatannya menghilang secara misterius, karena di dunia ini tidak ada kekuatan seperti di dunia kultivator di dimensi lain.


"Tuan Lin..."


"Panggil aku Lin Feng saja, lagipula aku masih jauh lebih muda dari kalian berlima" ujar Lin Feng.


"Baiklah, Lin Feng, apa kau sebelumnya adalah seorang pendekar? Maksudku, kau memang kehilangan ingatanmu, tapi mungkin saja kau masih bisa mengingat beberapa hal mengenai dirimu yang dulu" ucap Zhen Shao.


"Pendekar? Apa maksudnya itu? Apa jangan-jangan sebutan untuk kultivator di dunia ini berbeda dengan dunia lainnya?" gumam Lin Feng dalam hatinya.


"Lin Feng, jangan terlalu memaksakan dirimu, lagipula, tidak masalah jika kau tidak bisa mengingat masa lalu mu" sahut Guo Fan.


"Aku tidak memaksakan diri, tapi untuk saat ini, aku memang tidak bisa mengingat apapun selain namaku" jawab Lin Feng.


"Yasudah, untuk sementara waktu ini kau tinggal bersama kami saja, setidaknya sampai kau bisa mengembalikan ingatanmu lagi."


"Terima kasih!"