
Di suatu tempat di dimensi yang berbeda.
Sama halnya dengan Lin Feng, Xiao Lang juga terlempar ketempat yang tidak ia ketahui sama sekali, namun keadaannya ditempat tersebut sangat berbeda dengan Lin Feng, karena ia terlempar ke dimensi dunia kultivator, sehingga ia tidak menemui kesulitan apapun di sana.
Meski ia terlempar ke dunia kultivator, namun bukan berarti ia bisa kembali ke dimensi ketujuh dengan mudah, karena selama berada di sana, Xiao Lang seperti memulai kehidupannya dari awal lagi, pasalnya, hukum ruang dan waktu di dunia itu menekan kekuatannya hingga ke tingkatan cukup rendah.
Di dimensi ketujuh, kekuatan Xiao Lang adalah kekuatan tertinggi dengan basis kultivasi di ranah Immortal God, atau Supreme God Emperor di dimensi pertama, namun di dunia itu, kultivasi Xiao Lang menurun sampai ke ranah Grand Dao, atau Heavenly Emperor di dimensi pertama.
Dengan kekuatannya itu, tentunya akan sangat sulit bagi Xiao Lang untuk bisa kembali ke dimensi ketujuh, apalagi semua pencapaiannya juga harus menghilang untuk sementara waktu, bersamaan dengan menurunnya tingkat kultivasi dan kekuatannya.
Selama berada di dunia itu, Xiao Lang selalu berusaha mencari cara untuk mengembalikan kekuatannya, dan selama berada di dunia ini, Xiao Lang juga telah melakukan banyak hal, misalnya saja seperti membantu orang-orang di dunia itu mengatasi masalah besar yang mengancam keselamatan mereka semua.
Selain mencari cara untuk mengembalikan kekuatannya, serta membantu orang-orang yang ada di sana, Xiao Lang juga terus berusaha mencari keberadaan Lin Feng, dan dalam perjalanannya, ia menemukan beberapa hal yang berhubungan erat dengan Lin Feng, salah satunya adalah patung Dewa Asura.
Hanya saja, orang-orang di dunia itu tidak mengenal siapa itu Dewa Asura, bahkan saat Xiao Lang menanyakan masalah patung itu, mereka hanya menjawab bahwa patung itu adalah patung yang diciptakan oleh leluhur mereka, namun tidak ada yang tahu apa tujuan diciptakannya patung tersebut.
Kurang lebih, sudah satu tahun berlalu sejak Xiao Lang terlempar ke dunia itu, dan selama satu tahun itu pula, ia terus berusaha sekuat tenaga untuk menguak misteri mengenai patung Dewa Asura yang ia temukan, namun sayangnya, usaha kerasnya itu masih tidak membuahkan hasil apapun.
Meski begitu, usaha kerasnya selama kurang lebih satu tahun itu masih membuahkan hasil lain yang membuatnya senang, yaitu ia berhasil mengembalikan kekuatannya setelan menemukan segel bintang di salah satu tempat di dunia itu.
Segel bintang yang ia temukan hampir sama dengan segel Dewa Asura milik Lin Feng, hanya saja, segel bintang tidak digunakan untuk mengekang kekuatannya, melainkan untuk menambah kekuatannya menjadi berkali-kali lipat lebih besar lagi dari sebelumnya.
Jika Lin Feng menggunakan segel Dewa Asura untuk melepaskan kekuatan sejatinya, maka kegunaan dari segel bintang adalah untuk meningkatkan kekuatan Xiao Lang, kedengarannya memang sama, namun keduanya jelas sangat berbeda dan tidak ada kemiripan sama sekali.
***
Kota Zuanshi.
Sudah beberapa hari berlalu sejak Lin Feng kembali ke dimensi pertama, dan saat ini, keadaan Lin Jianheeng benar-benar sudah kembali seperti sediakala, dan tidak hanya penyakitnya saja yang telah sembuh total, tapi kekuatannya juga meningkat dengan pesat.
Kondisi Lin Jianheeng yang sudah kembali seperti semula, tentunya membuat seluruh keluarga merasa senang dan bahagia, namun mereka masih bertanya-tanya mengenai obat yang diberikan oleh Lin Feng, tapi sayangnya, Lin Feng selalu menolak untuk menjelaskan mengenai obat tersebut.
Ada beberapa alasan yang membuat Lin Feng enggan menjelaskannya, salah satu alasannya adalah, Lin Feng tidak ingin ada orang lain yang mengetahui jika obat yang ia berikan kepada Lin Jianheeng adalah air kehidupan yang ia temukan saat menjelajahi dimensi di alam semesta ini.
Halaman kediaman utama.
"Ayah, apa aku dan kakak boleh belajar berkultivasi?" tanya Xie Ling.
"Tentu saja, putriku. Dan ayah sendirilah yang akan mengajari kalian, tapi tidak sekarang" jawab Lin Feng.
"Kenapa tidak bisa sekarang, ayah?" tanya Xie Long.
"Long'er, Ling'er, kalian berdua masih sangat kecil dan ayah tidak ingin membebani kalian dengan hal-hal seputar kultivasi."
"Ayah, aku dan kakak sudah besar sekarang, jadi tidak ada salahnya jika kami belajar berkultivasi."
"Ling'er, dengarkan apa kata ayahmu, jika dia tidak mengizinkan kalian, maka jangan sekali-kali membantahnya" sahut Luo Ning.
"Tapi bu..."
"Baiklah, ayah berjanji akan mengajari kalian setelah misi ayah selesai" ujar Lin Feng.
"Benarkah?"
"Tentu!"
"Tidak, ayah harus berjanji terlebih dahulu, barulah aku dan kakak akan percaya" ucap Xie Ling menunjukkan ekspresi wajah yang imut.
"Hahahaha, baiklah, baiklah, ayah berjanji."
Xie Long dan Xie Ling melompat kegirangan mendengar janji yang diucapkan oleh ayah mereka, walaupun mereka tidak tahu berapa lama misi ayah mereka akan selesai, namun kebahagiaan yang menyelimuti tubuh mereka membuat keduanya tidak memikirkan hal lain lagi.
"Gege, apa tidak masalah membuat janji seperti itu?" tanya Luo Ning.
"Hah" Lin Feng menghela napas panjang, "Sebenarnya aku juga tidak tega memberikan janji itu pada mereka, tapi kau sendiri tahu mereka berdua terlahir dengan kekuatan yang luar biasa."
"Jika aku mengajari mereka sekarang, takutnya mereka tidak akan bisa mengendalikan kekuatan itu, dan lebih buruknya lagi, kekuatan itu bisa saja mengambil alih tubuh anak-anak kita."
"Apakah Gege tidak punya cara untuk mengatasi atau menyegel kekuatan mereka?"
"Untuk saat ini, aku masih berusaha mencari cara untuk menyegel kekuatan mereka, jadi akan lebih baik jika mereka belum belajar kultivasi" jawab Lin Feng.
Salah satu anugerah terbesar yang didapatkan oleh Lin Feng adalah dengan memiliki dua anak yang luar biasa, namun dibalik anugerah itu, tersimpan sesuatu yang bisa saja membahayakan kedua anaknya, yaitu kekuatan yang tidak seharusnya dimiliki oleh seorang anak berumur tujuh tahun.
Jika kekuatan itu adalah kekuatan biasa, mungkin Lin Feng dan Luo Ning tidak akan terlalu memikirkannya, tapi masalahnya adalah, kekuatan yang dimiliki kedua anak mereka adalah kekuatan gabungan yang berasal dari mereka berdua, yaitu kekuatan Dewa Kematian dan Dewi Kehidupan.
Atau lebih tepatnya, di dalam tubuh Lin Xie Long dan Lin Xie Ling terdapat kekuatan Asura yang telah sempurna, dan hanya tinggal menunggu waktu sampai kekuatan itu bangkit dari tubuh mereka berdua.
Kebangkitan kekuatan Asura memang sangat baik untuk kedua anak Lin Feng, itupun kalau mereka bisa mengendalikannya, tapi masalahnya adalah, mustahil bagi anak berusia tujuh tahun untuk bisa mengandalkan kekuatan Asura yang sangat dahsyat.
"Di satu sisi, kekuatan itu bisa dikatakan sebagai sebuah anugerah yang sangat besar, tapi di sisi lain, kekuatan itu juga merupakan bencana untuk mereka berdua" ucap Luo Ning.
"Tenanglah, aku tidak akan membiarkan mereka berdua mengalami bencana apapun, sekalipun harus mengorbankan nyawa, aku pasti akan melindungi anak-anak kita."