Night King: The Asura

Night King: The Asura
Ch-155. Transformasi


Xie Long yang tengah duduk bermeditasi mendadak membuka kedua matanya saat merasakan aura aneh dari kejauhan, namun saat membuka mata, ia malah terkejut karena tempat ia berada sekarang sudah bukan dipuncak gunung lagi.


Tidak hanya itu saja, Xie Long juga tidak menemukan keberadaan pamannya dimana pun, bahkan aura keberadaan pamannya saja sudah tidak berada di sana lagi, selain itu, tempat tersebut juga terlihat aneh, karena di sana tidak ada apapun kecuali kegelapan.


"Dimana ini?" gumam Xie Long sembari melangkahkan kakinya menyusuri tempat misterius itu.


Karena yang ada di sana hanyalah kegelapan saja, Xie Long tidak mengetahui kemana arah yang harus ia tuju, ia hanya melangkah maju sembari terus meningkat kewaspadaannya, dan untuk berjaga-jaga, Xie Long juga melepaskan kekuatan jiwanya.


Semakin lama, suasana di tempat tersebut terasa semakin aneh, karena sejauh apapun Xie Long melangkahkan kakinya, ia tetap merasa seperti tidak pergi kemanapun, dengan kata lain, yang ia lakukan saat ini hanyalah jalan ditempat.


"Ini benar-benar aneh, padahal sudah jelas aku terus melangkah maju, tapi kenapa aku tidak beranjak dari tempat ini?"


"Hah" Xie Long menghela napas panjang, "Coba arah sebaliknya" ucapnya, kemudian melanjutkan langkahnya, namun berlawanan dengan arahnya yang tadi.


Xie Long terus melangkah tanpa memikirkan apapun, tidak peduli sudah berapa banyak langkah yang ia ambil, tidak peduli sudah seberapa jauh jarak yang ia tempuh, yang jelas ia terus melangkah tanpa adanya rasa lelah sedikitpun.


Akan tetapi, hal yang sama kembali terjadi, padahal ia sangat yakin jika sudah berjalan sangat jauh, namun ia kembali merasakan hal yang sama seperti sebelumnya, yaitu tidak beranjak sedikitpun dari tempat ia sebelumnya.


Bingung dan penasaran, dua hal itulah yang Xie Long rasakan saat ini, ia bingung dengan situasi yang tengah ia alami dan penasaran dengan tempat ia berada saat ini. Karena tidak menemukan apapun, ia kemudian duduk dan bermeditasi untuk menenangkan dirinya.


Namun sayangnya, bukannya mendapatkan ketenangan, Xie Long malah semakin gelisah dan pikirannya semakin kacau, ia juga merasa seperti ada sesuatu yang mengganggu dirinya sehingga tidak bisa fokus bermeditasi, atau lebih tepatnya, dia tidak diizinkan untuk bermeditasi di sana.


Karena tidak bisa fokus, Xie Long hanya bisa mengurungkan niatnya untuk bermeditasi, dan tepat saat dia membuka mata, jauh didepannya muncul seseorang yang sedang berdiri membelakanginya, meski tidak melihat wajahnya, namun Xie Long merasa seperti mengenali orang itu.


"Ayah?" Xie Long berdiri, kemudian menghampiri orang itu.


"Ayah, kenapa ayah ada di sini?" tanya Xie Long sembari terus mendekati sosok tersebut, namun anehnya, ia tidak kunjung sampai di dekat sosok yang ia yakini sebagai ayahnya itu.


"Ayah!" Xie Long berteriak memanggil ayahnya, tapi sosok itu masih saja belum menoleh kearahnya.


"Ayah, aku disini! Bantu aku keluar dari tempat aneh ini!" ujar Xie Long.


Wushh!


Aura kekuatan yang sangat besar tiba-tiba menerpa tubuh Xie Long hingga memaksanya untuk berlutut, disaat yang bersamaan, sosok yang semula berdiri membelakanginya, akhirnya berbalik dan menghadap kearahnya.


Tapi, seketika itu juga, tekanan yang menimpa tubuh Xie Long menjadi semakin besar, ia yang awalnya berlutut seolah dipaksa untuk bersujud oleh tekanan luar biasa tersebut.


"A-ayah, to-tolong aku" ucap Xie Long.


"Lemah! Kau masih sangat lemah untuk menampung kekuatan ku!" ucap sosok yang menyerupai Lin Feng.


"A-apa maksud ayah?"


"Aku bukan ayahmu!"


Xie Long tersentak mendengar ucapan sosok yang menyerupai ayahnya itu, dan hampir saja ia memikirkan hal buruk mengenai ayahnya sendiri, namun setelah mengamati sosok itu berulang kali, ia akhirnya sadar kalau sosok itu memang bukan ayahnya.


Dengan semua tenaga yang ia miliki, Xie Long mencoba untuk melawan tekanan dahsyat yang menimpa tubuhnya, meski hanya sedikit, tapi ia sudah berhasil mengangkat lututnya, hingga akhirnya, ia berhasil berdiri dengan menggunakan seluruh kekuatannya.


"Jawab aku! Siapa kau sebenarnya, sialan?!"


Amarah yang begitu besar terpancar dari sorot mata Xie Long yang sangat tajam, ia mungkin bisa diam jika sosok itu menyerupai orang lain, tapi ia benar-benar tidak bisa melihat ada sosok lain yang berniat menjelek-jelekkan ayahnya.


"Bocah! Sadarilah tempatmu!"


Sosok yang menyerupai Lin Feng itu kemudian mengeluarkan aura yang lebih besar dari tubuhnya, sehingga membuat tekanan yang menimpa Xie Long menjadi semakin besar, akan tetapi, tekanan itu tidak berhasil membuat Xie Long berlutut.


"Tidak akan aku maafkan!"


"Siapapun yang berani menghina ayahku, tidak akan pernah aku maafkan!" ujar Xie Long.


Meski begitu berat, namun Xie Long tetap mencoba untuk melangkahkan kakinya, meski tulang-tulangnya terasa seperti akan hancur, meski tubuhnya terasa seperti akan remuk saat itu juga, ia tetap tidak menghiraukannya.


Tubuh Xie Long gemetaran saat mencoba mengangkat kakinya, tubuhnya terasa ditimpa oleh gunung yang begitu besar saat mencoba untuk melangkah, tapi ia tetap tidak peduli, karena yang ada dalam pikirannya hanyalah memberikan pelajaran pada sosok yang berani menghina ayahnya.


Perlahan namun pasti, Xie Long akhirnya berhasil melangkahkan kaki kanannya, namun ia mendadak berhenti saat hendak melangkahkan kaki kirinya, karena tekanan yang menimpa tubuhnya menjadi semakin besar.


"Menyerah lah! Kau tidak pantas mendapatkan kekuatanku!" ujar sosok tersebut.


"A-aku tidak menginginkan kekuatanmu, karena yang aku inginkan adalah nyawamu!"


***


Sementara itu.


Luo Ning yang tengah mengobrol bersama Xie Ling dan Jia Zhen, tiba-tiba saja merasakan gejolak aneh dalam dirinya, dan perasaan yang ia rasakan saat ini sama persis dengan perasaan yang ia rasakan saat menyatu dengan Lin Feng.


"Tidak! Ini tidak mungkin!"


"Ada apa, Bu?" tanya Xie Ling.


"Ling'er, Zhen'er, kalian tunggu disini, ibu harus pergi ke suatu tempat!" jawab Luo Ning, kemudian menghilang dari pandangan kedua anaknya.


Tidak lama kemudian, Luo Ning telah muncul di hutan para monster, tepatnya di puncak gunung tempat Lin Tian dan Xie Ling berada, namun saat tiba di sana, Luo Ning dikejutkan oleh Lin Tian yang sudah terkapar tak sadarkan diri.


Akan tetapi, yang lebih membuatnya terkejut adalah Xie Long, karena saat ini, tubuhnya tengah dalam proses bertransformasi kedalam wujud Asura, bahkan setengah tubuhnya benar-benar telah berhasil bertranformasi.


"Gawat! Kenapa kekuatan Asura bisa bangkit?!"


Luo Ning yang menyadari betapa berbahayanya kebangkitan kekuatan Asura bagi Xie Long yang sekarang, mencoba untuk menyegel kekuatan itu lagi, namun usahanya sia-sia, karena kekuatannya saja tidak cukup untuk menahan proses transformasi tersebut.


"Huise, datanglah kemari! Aku membutuhkan bantuan kalian semua!" ucap Luo Ning melalui telepati.