
Di kedalaman hutan.
Setelah membulatkan tekad, Zhen Shao dan teman-temannya masuk kedalam hutan untuk mencari keberadaan hewan spiritual yang dimaksud oleh Lin Feng, dan setelah melakukan pencarian selama hampir setengah jam, mereka akhirnya berhasil menemukan hewan itu.
Hewan spiritual tingkat empat yang dimaksud oleh Lin Feng ternyata adalah seekor serigala berbulu hitam, namun anehnya, serigala tersebut memiliki ukuran tubuh sebesar harimau, atau mungkin jauh lebih besar dari harimau emas yang pernah mereka bunuh sebelumnya.
Selain ukuran tubuhnya yang sangat besar, kekuatan serigala itu juga sangat luar biasa dan hal itu bisa dibuktikan dari mayat harimau emas yang tergelatak di tanah, dan jika dilihat dari situasinya, mereka berlima sangat yakin jika harimau emas itu tidak mampu memberikan perlawanan apapun pada serigala hitam tersebut.
"Musuh kita kali ini sangatlah kuat, apa kalian yakin bisa mengalahkannya?" tanya Zhang Kai.
"Kita sudah menemukannya, jadi tidak ada jalan untuk mundur lagi, jika kita tidak membunuhnya, maka dialah yang akan membunuh kita" jawab Zhen Shao.
"Baiklah, mari susun strategi untuk menghadapinya" sahut Guo Fan.
Mereka berlima kemudian membahas strategi apa yang akan mereka gunakan untuk menghadapi hewan spiritual tingkat empat itu, namun naasnya, saat mereka baru memulai menyusun rencana, Lin Feng mendadak muncul didekat serigala itu dan memancingnya datang ke arah Zhen Shao dan teman-temannya.
"Sial! Sejak kapan Lin Feng berubah menjadi orang yang sangat menyebalkan!" ujar Liu Qi.
"Jangan bicara lagi, bersiaplah untuk bertarung!"
"Hahaha, selamat nikmati pertarungan kalian!" ujar Lin Feng kemudian menghilang dari pandangan mereka berlima.
Disaat yang bersamaan, serigala hitam yang semula mengejar Lin Feng, kini justru menjadikan Zhen Shao dan teman-temannya sebagai targetnya, tatapan matanya sangat tajam dan aura membunuh yang terpancar dari tubuhnya, seolah siap membawa Zhen Shao dan teman-temannya menuju ke alam kematian.
"Siapkan senjata, Aku akan mengalihkan perhatian hewan sialan ini, kalian berempat carilah celah dan kesempatan untuk menyerang!" ujar Zhen Shao, kemudian menarik pedang di pinggangnya.
Setelah itu, Zhen Shao berlari ke depan menghampiri serigala hitam tersebut dan bersiap untuk menyerangnya, namun sialnya, serigala itu justru melompat melewatinya dan langsung menuju kearah Liu Qi dan yang lainnya, dan saat berada didepan mereka, serigala itu langsung menerkam dengan ganas.
"Menghindar!"
Zhang Kai memberikan aba-aba, kemudian mereka berempat melompat ke dua arah yang berbeda untuk mengacaukan perhatian serigala itu, bersamaan dengan itu, Zhen Shao juga sudah berhasil mendekati serigala itu dari belakang, bahkan sekarang ia tengah melompat untuk menyerang serigala tersebut.
Akan tetapi, insting yang dimiliki oleh serigala bukanlah sekedar isapan jempol belaka, dan dengan cepat ia menyadari keberadaan Zhen Shao yang hendak menyerangnya dari belakang.
Serigala itu kemudian berputar sembari mengayunkan cakarnya kearah Zhen Shao, dan beruntungnya, Zhen Shao berhasil memblokir serangan itu dengan pedangnya.
Disisi lain, Liu Qi dan yang lainnya juga sudah mulai menyerang, ia dan Zhang Kai menyerang dari arah kanan, sedangkan Guo Fan dan Wen Chou datang dari arah kiri serigala tersebut.
Entah karena memang sudah bersama sejak lama atau karena sudah terbiasa dengan berburu bersama, mereka berlima terlihat begitu kompak dalam melakukan serangan gabungan, bahkan setiap serangan yang mereka lancarkan terkoordinasi dengan baik.
Jika yang lain hendak menyerang, maka sisanya akan mengalihkan perhatian, disaat yang bersamaan, juga memberikan perlindungan kepada penyerang, agar serangan tidak terduga dari serigala tersebut tidak mengenainya.
"Kerjasama mereka benar-benar patut diacungi jempol, aku bahkan tidak menduga jika mereka bisa bekerjasama sampai sebaik ini" gumam Lin Feng yang menyaksikan pertarungan itu dari atas pohon.
Setengah jam kemudian.
Pertarungan panjang antara Zhen Shao dan teman-temannya melawan serigala hitam akhirnya selesai, dengan usaha dan kerjasama yang sangat luar biasa, mereka berlima berhasil mengalahkan serigala tersebut tanpa mendapatkan luka yang berarti.
"Hebat, sungguh pertarungan yang hebat" ucap Lin Feng yang lagi-lagi muncul secara mendadak didepan mereka berlima.
"Lin Feng, tidak bisakah kau hilangkan kebiasaan buruk mu yang selalu muncul tiba-tiba itu? Jika terus-terusan seperti ini, aku yakin kami berlima akan mati karena jantungan" ucap Zhang Kai.
"Hahaha, maafkan aku, lain kali aku tidak akan mengulanginya lagi" sahut Lin Feng, kemudian mengeluarkan air minum dari cincin penyimpanannya.
"Terima kasih" ucap mereka serempak.
"Lin Feng, sebenarnya cincin apa yang kau gunakan itu? Kenapa benda sekecil itu bisa menyimpan berbagai macam barang di dalamnya?" tanya Zhang Kai.
"Namanya cincin penyimpanan dan gunanya memang untuk menyimpan barang-barang, dan setelah kalian berhasil menyerap energi alam nanti, aku akan memberikan cincin yang sama pada kalian" jawab Lin Feng.
"Memangnya benda apa saja yang bisa disimpan di dalamnya? Dan apakah memiliki kapasitas tertentu?" tanya Zhen Shao.
"Cincin penyimpanan bisa menyimpan apapun selagi itu benda mati, dan untuk cincin ku ini, aku sendiri tidak tahu berapa banyak benda yang bisa disimpan di dalamnya, karena sejak aku memilikinya, cincin ini tidak pernah penuh" jawab Lin Feng.
"Apa cincin yang lain juga sama dengan milikmu?"
Lin Feng menggelengkan kepalanya, kemudian ia menjelaskan jika cincin penyimpanan itu memiliki beberapa tingkatan, mulai dari yang terendah hingga yang tertinggi.
Tingkatan terendah cincin penyimpanan adalah mampu menyimpan seratus benda di dalamnya, baik kecil ataupun besar, dan semakin tinggi tingkatannya, maka semakin banyak pula barang yang bisa disimpan di dalamnya.
Sedangkan untuk cincin penyimpanan miliknya, sampai saat ini Lin Feng masih bum mengetahui tingkatannya, karena cincin penyimpanan miliknya itu belum pernah mencapai batas maksimal menyimpan sesuatu.
Zhen Shao dan teman-temannya mengangguk-anggukkan kepala mendengar penjelasan Lin Feng, meski tidak terlalu memahami cara kerjanya, namun sedikit banyaknya, mereka sudah mengetahui apa fungsi dan kegunaan dari cincin penyimpanan tersebut.
"Ada lagi yang ingin kalian tanyakan?" tanya Lin Feng.
"Lin Feng, apakah suatu hari nanti kami juga bisa sepertimu?" tanya Guo Fan.
Lin Feng diam sejenak, kemudian berkata, "Aku yakin kalian bisa sepertiku, kalaupun tidak, aku sangat yakin kalian berlima akan menjadi pendekar hebat nantinya."
Sebenarnya Lin Feng tidak terlalu yakin apakah Zhen Shao dan teman-temannya bisa menjadi kultivator atau tidak, karena energi spiritual di dunia tempat mereka tinggal tidak sama seperti ditempatnya, namun karena tidak ingin membuat mereka kecewa, iapun terpaksa mengatakan hal itu.
"Kalian tenang saja, karena setelah aku mendapatkan warisan kelima nanti, aku pasti akan berusaha untuk membantu kalian hingga menjadi kultivator" ucap Lin Feng dalam hatinya.