
Setelah puas bercengkerama dengan kakek buyutnya, Xie Long kemudian meminta izin untuk meninggalkan istana, walaupun kakek buyutnya sudah menyiapkan sebuah kamar khusus untuknya, namun Xie Long lebih memilih untuk tinggal di penginapan yang ada di kota.
Xie Long menolak ajakan kakeknya bukan karena istana kerajaan itu tidak sebanding dengan istana kerajaan Dunia Bawah, ataupun semegah istana kekaisaran Luo, ia menolak karena ingin menjalani kehidupan seperti pengembara biasa yang tengah melakukan perjalanan.
Jika dirinya tinggal di istana nan megah yang lengkap dengan segala sesuatu yang ia butuhkan, maka perjalanan yang ia lakukan ini sama saja dengan sia-sia. Selain itu, ia tidak akan mendapatkan pengalaman apapun jika hanya tinggal di istana kerajaan.
Setelah mendengar penjelasan yang diberikan oleh cucunya itu, Qing Zong Xian akhirnya setuju untuk membiarkan Xie Long menginap di penginapan kota, lagipula dia tidak mungkin melarang cucunya yang ingin menambah pengalaman dan juga pengetahuannya mengenai dunia kultivasi.
"Dia memiliki sifat yang sama seperti ayahnya" gumam Qing Zong Xian memandangi Xie Long yang semakin menjauh dari pandangannya.
Kota Shuijing.
Tidak lama setelah meninggalkan istana kerajaan, langkah Xie Long terhenti karena di hadang oleh beberapa pria yang mengganggunya saat di restoran, tapi kali ini, mereka datang dengan seseorang yang berpenampilan layaknya seorang Tuan Muda dari keluarga bangsawan.
"Apa dia bocah yang kalian maksud?"
"Benar Tuan Muda, dia adalah bocah yang tadi kami ceritakan."
"Kalian mau apa?" tanya Xie Long dengan nada suara yang masih santai.
"Aku dengar dari bawahan ku, katanya kau menggunakan meja khusus milikku di restoran, apa itu benar?"
"Entahlah, yang jelas meja di sana ada sangat banyak, jadi aku tidak tahu mana meja yang dikhususkan untukmu dan tidak."
"Bocah! Apa kau tidak tahu kalau keluargaku menguasai semua bisnis yang ada di kota ini? Dan di setiap tempat bisnis selalu ada tempat yang dikhususkan untukku dan juga keluargaku."
"Tapi kau, dengan lancangnya kau malah menggunakan tempat itu, sekarang katakan, hukuman apa yang kau inginkan?"
"Dasar konyol!"
Setelah mengucapkan dua patah kata itu, Xie Long kemudian melanjutkan langkah kakinya tanpa menghiraukan beberapa pria yang menghadangnya itu, ia juga lebih memilih untuk pergi meninggalkan mereka semua, daripada berurusan dengan orang-orang seperti mereka.
"Tuan Muda, bocah ini sungguh berani tidak menghormati Anda."
"Cihh, jangan panggil aku Xu Guan jika tidak berhasil membuat bocah sialan itu berlutut padaku!" ujar Tuan Muda keluarga Xu.
Karena kesal dengan sikap Xie Long yang tidak menaruh rasa hormat sedikitpun padanya, Xu Guan kemudian berencana untuk membalas perbuatan Xie Long tersebut. Walaupun ada aturan kota yang melarang melakukan pertarungan di luar arena, namun hal itu bukanlah masalah bagi Xu Guan.
"Bersiap-siaplah kita akan memberi pelajaran tidak terlupakan pada bocah itu" ucap Xu Guan.
"Baik, Tuan Muda!" jawab para bawahannya, kemudian beranjak meninggalkan tempat tersebut.
Sementara itu.
Karena sudah mendapatkan penginapan berdasarkan rekomendasi dari komandan pasukan, Xie Long kemudian memutuskan untuk berkeliling kota, ia ingin mengetahui apa saja yang bisa dia temukan di kota yang dikuasi oleh kakek buyutnya tersebut.
Akan tetapi, perjalanannya lagi-lagi terhenti karena para pria yang sebelumnya kembali menghadang langkahnya, dan tentunya, Tuan Muda dari keluarga Xu itu juga ada di sana, karena dia ingin menyaksikan para bawahannya menghajar Xie Long.
"Dua kali, aku sudah berusaha menghindar sebanyak dua kali, tapi kalian masih saja datang menghadang langkahku, sebenarnya apa yang kalian inginkan?"
"Hahaha!" Xu Guan tertawa lantang, "Bukankah sudah jelas? Yang aku inginkan adalah melihatmu babak belur di tangan bawahan ku!"
"Hahahaha, ucapan mu itu seolah kau bisa mengalahkan para bawahan ku saja, tapi tidak masalah, karena aku suka dengan bocah sombong sepertimu" sahut Xu Guan.
Xie Long mengangkat sudut bibirnya, kemudian ia melangkahkan kakinya, namun sesaat kemudian, Xie Long mendadak telah muncul di hadapan salah seorang bawahan Xu Guan.
Wushh!
Boom!
Salah seorang bawahan Xu Guan terlempar sangat jauh hingga menabrak dinding bangunan, sementara bawahannya yang lain hanya bisa tercengang ketika melihat teman mereka terlempar dengan begitu mudah.
"I-ini..."
Pria kedua belum sempat menyelesaikan ucapannya, namun pukulan keras Xie Long telah lebih dulu menghantam wajahnya, yang membuat pria itu juga terlempar sama seperti temannya yang pertama.
"Cihh! Jangan beri ampun pada bocah sialan ini!" ujar Xu Guan.
Bawahannya yang lain mengangguk tanda mengerti, mereka kemudian maju dan menyerang Xie Long bersama-sama. Akan tetapi, setiap serangan yang mereka lancarkan berhasil dihindari dengan sangat mudah oleh Xie Long.
Lima pria bawahan Xu Guan adalah kultivator dengan tingkat kultivasi di ranah Earth Spiritual bintang lima, dan yang tertinggi adalah bintang tujuh. Namun, kekuatan mereka masih bukan tandingan Xie Long yang sekarang.
Bagaimana tidak? tingkat kultivasi Xie Long yang sekarang sudah mencapai bintang delapan, meski ranah kultivasi mereka sama, tapi ada perbedaan pada tingkat kekuatan yang membuat mereka tidak akan bisa melawannya.
Pada akhirnya, Xie Long berhasil menjatuhkan semua bawahan Xu Guan hanya dalam hitungan detik, dan mereka semua sudah dipastikan jika mereka tidak akan bisa melakukan aktivitas selama beberapa hari ke depan karena cidera yang mereka dapatkan.
"Ingin membuatku babak belur? Kalian masih terlalu lemah!"
"Ingat ini baik-baik, jika kau masih berani menggangguku, maka yang akan kau dapatkan akan jauh lebih mengerikan daripada ini" ucap Xie Long, kemudian pergi meninggalkan mereka.
Tubuh Xu Guan gemetar mendengar ancaman Xie Long, ia juga merasakan kengerian yang belum pernah ia rasakan sebelumnya saat melihat tatapan mata Xie Long yang sangat tajam.
"Si-sial, siapa bocah ini sebenarnya?"
"Selama ini belum pernah ada yang membuatku gemetaran seperti ini, tapi bocah itu, ia malah berhasil membuatku gemetaran hanya dengan tatapannya saja."
Istana kerajaan.
Komandan pasukan yang ditugaskan oleh Qing Zong Xian untuk mengawasi Xie Long mendadak kembali ke istana, ia kemudian menceritakan peristiwa yang baru saja menimpa Xie Long di wilayah Utara kota Shuijing.
"Xu Guan, bocah itu memang suka membuat onar!"
"Cihh, jika ada satu luka saja ditubuh cucuku, aku pasti akan melenyapkan seluruh keluarganya!"
Komandan pasukan tersentak mendengar ucapan raja kota, selama ini ia belum pernah melihat raja kota begitu marah sampai ingin melenyapkan satu keluarga, padahal keluarga Xu adalah keluarga yang cukup berpengaruh bagi kota Shuijing.
"Yang mulia, mohon tenangkan diri Anda, Tuan Muda Lin masih baik-baik saja, bahkan ia berhasil mengalahkan para pengawal Xu Guan" ucap komandan pasukan.
"Aku tidak peduli! Karena dia sudah berani mengganggu cucuku, itu artinya, dia sudah mengganggu ketenangan ku!" ujar Qing Zong Xian.