Night King: The Asura

Night King: The Asura
Ch-57. Kembali


"Kapan kita akan melancarkan serangan ke dimensi pertama?" tanya Shen Guoshi.


"Sebentar lagi, yang mulia. Aku akan memberitahu yang mulia saat penyerangan telah siap dilancarkan" jawab Dewa Huo.


"Baiklah, aku serahkan semuanya padamu, tapi jangan sampai ada kesalahan dalam rencana ini."


"Tidak perlu khawatir, yang mulia. Hamba sudah mengatur semuanya dengan sebaik mungkin, dan tidak mungkin ada kesalahan dalam rencana hamba ini" sahut Dewa Huo.


Dewa Huo memang telah menyusun rencana penyerangan ke dimensi pertama dengan sebaik mungkin, namun rencana yang ia susun itu bukan hanya sekedar rencana untuk menyerang dimensi pertama saja, tapi juga rencana untuk melenyapkan Shen Guoshi dalam penyerangan itu nantinya.


Sejak awal bertemu dengannya, Dewa Huo sudah tidak menyukai Shen Guoshi, namun karena masih membutuhkan perlindungannya, Dewa Huo pun hanya bisa setuju untuk menjadi bawahan serta tangan kanan Shen Guoshi dan sekarang, ia merasa sudah tidak membutuhkan Shen Guoshi lagi, jadi itulah alasan kenapa Dewa Huo berencana untuk melenyapkannya.


Jika Shen Guoshi berhasil ia habisi dalam penyerangan itu nanti, maka tidak hanya rencananya saja yang berjalan dengan sukses, tapi dia juga akan menjadi penguasa baru di dimensi kesembilan ini. Lalu mengenai rencana untuk menculik anak Lin Feng, sebenarnya Dewa Huo tidak terlalu peduli, karena ia tahu bahwa menculik kedua anak itu adalah pekerjaan yang mustahil.


Bagaimana tidak, selama ia masih berada di dimensi pertama, Dewa Huo sudah sempat memikirkan rencana yang sama, namun untuk menjalankannya benar-benar sangat tidak mungkin, karena selain kedua anak Lin Feng dijaga oleh seluruh bawahannya, tempat mereka berada juga tidak bisa dimasuki oleh sembarangan orang.


Dua hal itulah yang membuat Dewa Huo mengurungkan niatnya untuk menculik kedua anak Lin Feng, dan dua hal itu jugalah yang menjadi alasan kenapa Dewa Huo gagal mendapatkan Sun Xiang, karena sejak peperangan dimulai sampai peperangan berakhir, Sun Xiang disembunyikan oleh Lin Feng di kerajaan Dunia Bawah.


"Semoga saja tidak ada hambatan dalam rencana ini, dan semoga apa yang aku inginkan bisa tercapai" gumam Dewa Huo.


"Memangnya apa yang kau inginkan?" tanya Shen Guoshi.


Dewa Huo tersentak kaget, ia tidak menyangka jika Shen Guoshi bisa mendengar ucapannya, namun Dewa Huo berusaha tetap tenang dan tidak nampak gugup sedikitpun, "Yang hamba inginkan hanyalah kesuksesan rencana ini, yang mulia. Jika rencana ini berjalan dengan lancar, maka tujuan yang mulia akan tercapai dengan mudah."


"Hahaha, kau tenang saja, berhasil atau tidaknya rencana ini, tidak akan memberikan pengaruh apapun terhadap tujuan utamaku!" ucap Shen Guoshi.


"Semoga saja" sahut Dewa Huo.


***


Dimensi ketujuh.


Lin Feng yang tengah duduk bermeditasi di halaman istana bintang, terpaksa harus mengakhiri meditasi-nya karena perasaannya mendadak tidak tenang dan gelisah. Lin Feng sudah mencoba berbagai macam cara untuk menenangkan dirinya, namun semua usahanya tidak membuahkan hasil, bahkan perasaannya menjadi semakin tidak tenang.


"Ada apa ini?" gumam Lin Feng.


Saat tengah merenung, Lin Feng teringat dengan kejadian yang pernah menimpa ibunya dulu, yang mana pada saat itu Lin Feng juga merasakan hal yang sama seperti sekarang ini. Namun, setelah ia pikirkan lagi, rasanya tidak mungkin jika ada sesuatu yang buruk yang akan menimpa keluarganya, karena mereka semua berada di tempat yang sangat aman.


"Saudaraku, ada apa? Kenapa kau terlihat sangat gelisah?" tanya Xiao Lang yang baru saja menghampiri Lin Feng.


"Bukan apa-apa, aku hanya sedikit tidak tenang saja" jawab Lin Feng.


"Apa kau yakin?" tanya Xiao Lang memastikan.


Lin Feng mengangguk pelan, "Aku benar-benar tidak apa-apa, mungkin karena aku terlalu merindukan keluargaku saja."


"Lalu, kenapa kau tidak pulang saja? Setidaknya, kau bisa tenang setelah bertemu dengan keluargamu."


"Aku tidak bisa pulang sekarang, apalagi misi untuk menemukan Dewa Huo masih belum selesai" sahut Lin Feng.


"Lin Feng, menjalankan misi memang sangat penting, apalagi misi yang berhubungan dengan kedamaian alam semesta. Tapi, keluarga juga tidak kalah pentingnya dari misi mu ini. Pulanglah... temui keluargamu terlebih dahulu."


"Hah" Lin Feng menghela napas panjang, "Kau benar, aku harus pulang untuk menemui keluargaku."


"Kalau begitu, aku akan ikut bersamamu" sahut Xiao Lang.


"Apa kau yakin?"


"Tentu! Tapi sebelum itu, aku harus berpamitan kepada keluargaku terlebih dahulu" jawab Xiao Lang.


Setelah itu, Xiao Lang langsung kembali ke dalam istana untuk berpamitan kepada keluarganya, namun mendapatkan izin dari sang istri bukanlah perkara mudah bagi Xiao Lang, bahkan ia terpaksa membawa Shen Long bersamanya agar sang istri memberinya izin untuk pergi bersama Lin Feng.


"Kami sudah siap!" ucap Xiao Lang.


"Kami?"


"Istriku tidak mengizinkan aku pergi kecuali bersama Shen Long, jadi aku terpaksa mengajaknya bersamaku" jawab Lin Feng.


"Hahahaha, istrimu sangat perhatian, ya."


Karena semuanya sudah siap, Lin Feng kemudian membuka gerbang menuju ke dimensi pertama, dan setelah gerbang terbuka, mereka berempat langsung melompat masuk ke dalamnya.


"Perjalanan kali ini cukup jauh, semoga saja kita akan bertemu dengan badai dimensi ruang dan waktu" ucap Xiao Lang.


"Jangan khawatir, aku sudah melenyapkannya untuk selamanya" sahut Lin Feng.


"Baguslah, kalau begitu aku bisa tenang sekarang."


***


Alam Nirvana Agung, dimensi pertama.


"Selamat datang Dewa Bintang, aku benar-benar tidak menyangka jika penguasa dimensi ketujuh akan datang ke sini" sapa Dewi Nuwa.


"Terima kasih atas sambutannya, Dewi Nuwa."


"Lin Feng, bagaimana dengan perkembangan misi mu?"


Lin Feng menggelengkan kepala, "Aku belum berhasil menemukan Dewa Huo."


"Mengenai Dewa Huo, sebenarnya aku sempat memenjarakannya di istanaku, tapi sayangnya dia berhasil melarikan diri sebelum Lin Feng datang" sahut Xiao Lang.


"Tidak masalah, karena aku yakin Lin Feng akan menemukannya suatu saat nanti."


"Kau benar! Dan aku akan ikut membantunya, tapi itupun jika Anda mengizinkannya, Dewi Nuwa" ucap Xiao Lang.


"Tidak ada alasan bagiku untuk menolak bantuan darimu, Dewa Bintang. Dan aku sangat senang karena kau mau membantu Lin Feng."


Setelah mengobrol cukup lama dengan Dewi Nuwa, Lin Feng kemudian mengajak Xiao Lang pergi ke Dunia Bawah agar Xiao Lang bisa bertemu dan mengenal keluarganya.


Setibanya di gerbang kerajaan Dunia Bawah, kedatangan mereka langsung disambut oleh keenam Dewa lainnya, yang juga merupakan saudara sekaligus bawahan Lin Feng, "Selamat datang, Tuan."


"Aku pikir hanya Huise saja, tapi ternyata dia memiliki bawahan lain yang tidak kalah hebatnya dari Huise" gumam Shen Long.