Night King: The Asura

Night King: The Asura
Ch-223. Diluar kendali (2)


Sementara itu, Xiao Xue masih berusaha untuk mengalahkan ular merah itu secepat yang ia bisa, karena semakin lama ia bertarung melawan ular itu, semakin lama pula Xie Lon menderita melawan kekuatan jahat dalam dirinya.


Walaupun ia sendiri tidak yakin apakah bisa membantu Tuanya lolos dari jeratan kekuatan jahat itu, namun keberadaannya di sana pastinya akan membuat Xie Long lebih kuat, apalagi di daratan suci ini hanya dia dan Huanran yang bisa membantu Xie Long.


Akan tetapi, apa yang Xiao Xue harapkan nyatanya tidak sesuai dengan keinginannya, karena ular merah itu rupanya menyembunyikan kekuatannya. Tidak, lebih tepatnya, ular merah itu menyembunyikan wujudnya yang sebenarnya adalah seekor naga.


Selain wujudnya yang ia sembunyikan, ular merah itu juga menyembunyikan kekuatannya. Ketika dalam wujud ular merah, kekuatannya memang setara kultivator ranah Nirvana, namun setelah menunjukkan wujud aslinya, kekuatan bahkan jauh di atas Xiao Xue.


"Hahaha! Apa kekuatanmu hanya segini saja, burung kecil?"


"Diam kau, cacing sialan!" ujar Xiao Xue, kemudian melancarkan serangan dengan kekuatan petir hitam miliknya.


Dhuaaar!


Ledakan dahsyat terjadi ketika kekuatan petir hitam itu menghantam tubuh naga merah tersebut, namun dahsyatnya kekuatan Xiao Xue nyatanya masih belum mampu menembus sisiknya yang keras.


"Hahahaha!" Naga merah itu tertawa mengejek, "Apa kau sedang menggelitik-ku?"


Naga merah itu kemudian melesat terbang ke udara mendekati Xiao Xue, disaat yang bersamaan, ia juga menyemburkan napas apinya yang sangat panas, beruntung Xiao Xue dapat menghindarinya, jika tidak, ia mungkin akan terluka parah.


Namun, yang Xiao Xue tidak sadari adalah, saat dia melesat terbang menghindari semburan api panas itu, naga merah juga mengibaskan ekornya ke arah Xiao Xue dan tepat mengenai tubuhnya.


Xiao Xue terlempar sejauh puluhan meter dan naga merah itu juga melesat terbang mendekatinya, saat jarak mereka sudah sangat dekat, naga merah kemudian melilit tubuh Xiao Xue dengan sangat erat.


"Arkhhh!"


"Hahahaha! Mati kau, burung kecil!" ujar naga merah, kemudian menyemburkan napas apinya pada Xiao Xue.


Api yang sangat panas itu membakar tubuh Xiao Xue, membuat Phoenix hitam itu menjerit keras karena rasa sakit dan panas yang ia rasakan di sekujur tubuhnya, namun tidak lama kemudian, api itu tiba-tiba saja lenyap.


"Apa yang terjadi?" gumam naga merah keheranan.


Wushh!


Boom!


Tinju yang sangat keras mendarat tepat di kepala naga tersebut, sehingga membuatnya terpental dan jatuh ke tanah, Xiao Xue yang berada dalam lilitannya langsung terlepas dan juga jatuh ke tanah.


"Kau... Kenapa kau masih bisa berdiri?" tanya naga merah saat melihat Xie Long yang tengah menatapnya dengan tatapan membunuh.


"Hahahaha!" tawa menyeramkan keluar dari mulut Xie Long, ia yang saat ini tengah melayang di udara bukanlah dirinya lagi, melainkan perwujudan kekuatan Asura yang telah menguasai tubuhnya.


"Cacing kecil sepertimu masih belum sanggup membuatku terkapar di tanah" jawab Xie Long.


Wushh!


Aura membunuh yang sangat besar terpancar dari tubuh Xie Long, membuat seluruh tubuhnya diselimuti oleh kabut hitam yang sangat pekat, kekuatannya juga telah bertambah berkali-kali lipat, bahkan sudah melebihi kekuatan naga merah.


Saat ini, kekuatan naga merah setara dengan seorang kultivator yang berada di ranah Heavenly Emperor bintang lima, sedangkan kekuatan Xie Long setelah melepaskan kekuatan Asura, setara dengan kultivator ranah Heavenly Emperor puncak.


Sebenarnya, kekuatan Asura dalam diri Xie Long ataupun Xie Ling sama sekali tidak bisa diukur dengan kekuatan seorang kultivator, namun karena kekuatan tubuh yang terbatas, kekuatan Asura yang bisa dilepaskan juga sangat rendah.


Jika saja Xie Long sudah benar-benar dewasa dan fondasi kultivasi-nya sudah tinggi, mungkin kekuatan Asura yang bisa ia lepaskan sudah setara dengan seorang Dewa, atau mungkin sudah bisa setara dengan kekuatan ayahnya.


"Manusia! Jangan meremehkan-ku hanya karena kekuatanmu sudah meningkat dengan pesat!" ujar naga merah, kemudian menyemburkan napas apinya kearah Xie Long.


"Cacing tetap saja cacing" ucap Xie Long, "Sekarang, biar aku coba kekuatan spesial pemberian kekasihnya itu" lanjutnya.


"I-ini tidak mungkin!"


"Hahahaha! Bagi seorang Dewa, tidak ada yang tidak mungkin!"


Xie Long kemudian mengarahkan telapak tangannya pada naga merah yang masih berada di tanah, lalu dari telapak tangannya keluar api dengan kekuatan yang sangat besar dan tentunya sangat panas.


Wushh!


Dhuaaar!


Ledakan yang sangat dahsyat terjadi ketika api yang sangat panas itu menghantam tubuh naga merah, kekuatan api yang sangat besar itu tidak hanya berhasil membakar tubuh naga merah, tapi juga membuatnya menjerit kesakitan.


Bagaimana tidak? Kekuatan api yang digunakan Xie Long bukan hanya kekuatan api naga merah yang sebelumnya ia serap, tapi ia juga menggunakan kekuatan api langit yang jauh lebih panas dan lebih kuat dari kekuatan api naga merah.


"Lumayan juga, kalau begitu, akan aku coba sesuatu yang berbeda" gumam Xie Long.


Mata ungu Xie Long kembali memancarkan cahaya yang cukup terang, dan seketika itu juga, api yang membakar tubuh naga merah langsung lenyap tanpa jejak, namun Xie Long sama sekali tidak berniat untuk membantunya.


Setelah api yang yang membakar dirinya menghilang, tubuh naga merah tiba-tiba saja menjadi kaku dan tidak bisa digerakkan sedikitpun, tidak lama berselang, tubuh raksasa naga merah terangkat dengan sendirinya ke udara.


Dengan mata ungu yang masih memancarkan cahaya, Xie Long kemudian mengangkat tangan kirinya ke depan, di telapak tangan kirinya nampak putaran energi berwarna hitam yang kemudian menggumpal menjadi sebuah bola energi sebesar ujung ibu jari.


Setelah itu, Xie Long menggunakan kekuatannya untuk membuat bola energi itu melayang mendekati naga merah, kemudian memasukkan bola energi itu secara paksa kedalam tubuh naga merah raksasa tersebut.


"Selamat tinggal!" ujar Xie Long, kemudian menjentikkan jarinya.


Dhuaaar!


Ledakan dahsyat terjadi ketika Xie Long menjentikkan jari tangannya dan saat itu juga, tubuh naga merah raksasa tersebut langsung hancur berkeping-keping bersamaan dengan ledakan dahsyat itu, tidak ada satupun yang tersisa dari tubuhnya kecuali kristal jiwa yang cukup besar.


"Ah, sensasi ini benar-benar sangat menyenangkan" gumam Xie Long, kemudian melesat turun mendekati Huanran.


"Kau sudah puas?"


"Hahahaha! Tentu saja belum, aku masih ingin menyerap kekuatanmu" jawab Xie Long.


"Lakukanlah jika kau mampu!" ujar Huanran.


"Jangan sampai menyesal" sahut Xie Long, kemudian mengangkat tangannya untuk menyentuh Huanran.


Namun, sebelum tangannya sempat menyentuh tubuh Huanran, gerakan tangannya tiba-tiba terhenti, bahkan tubuhnya tidak bisa ia gerakkan sedikitpun.


"Kekuatanmu memang luar biasa, tapi jangan lupa, separuh jiwaku ada di dalam tubuhnya" ucap Huanran, sorot matanya yang tajam menatap mata Xie Long.


Di dalam diri Xie Long.


Rantai berwarna ungu tiba-tiba muncul dan langsung membelenggu perwujudan kekuatan Asura, ia mencoba melepaskan dirinya dengan sekuat tenaga, namun semakin ia mencoba untuk membebaskan diri, semakin kuat pula belenggu rantai ungu tersebut.


"Si-sial! Padahal rencana-ku hampir berhasil!"


"Selama aku ada, jangan harap untuk mengambil alih tubuh kekasihku!" ujar Huanran, kemudian meningkatkan kekuatan rantai yang membelenggu sosok tersebut.


"Kau... tunggu saja pembalasanku!"