Night King: The Asura

Night King: The Asura
Ch-137. Wujud api langit Xie Long


Pemimpin dan para tetua sekte Halilintar Hitam mencoba untuk melihat tingkat kekuatan Lin Feng, namun usaha mereka malah tidak membuahkan hasil apapun, karena mereka tidak merasakan adanya aura kultivasi di tubuh Lin Feng.


"Pria ini bukanlah orang biasa, jika tidak, mustahil aku tidak bisa melihat tingkat kultivasinya" gumam pemimpin sekte.


"Aku memberikan penawaran untuk anakmu, tapi dia malah menolaknya dan menurut aturan sekte, kultivasinya harus dilumpuhkan!"


"Melumpuhkan kultivasi hanya karena hal sepele, sepertinya kalian ini adalah sekte aliran hitam, apa aku benar?"


"Hahaha, kau benar! Sekte Halilintar Hitam adalah sekte aliran hitam terbesar yang masih berdiri sampai saat ini" jawab pemimpin sekte dengan bangga.


"Baguslah, kalau begitu aku bisa memusnahkan kalian semua sekaligus" sahut Lin Feng, kemudian membuka penutup wajahnya.


"Ka-kau..."


Pemimpin dan para tetua gemetaran setelah melihat wajah Lin Feng, bagaimana tidak, orang yang paling ditakuti di Benua Biru dan orang yang sangat mereka hindari, sekarang malah berada di depan mata mereka.


Pada saat yang bersamaan, pemimpin sekte akhirnya menyadari sesuatu yang sangat penting, "Ja-jadi... sial, pantas saja aku tidak pernah menemukan informasi mengenai identitas bocah ini" gumamnya.


Sementara itu, Xie Long yang awalnya tidak mengetahui apa-apa, akhirnya menyadari jika dirinya telah dijebak oleh pria yang ia temui sebelumnya, dan jika ayahnya tidak segera datang, mungkin akan sangat sulit baginya untuk menghadapi orang-orang itu.


"Ayah, izinkan aku membantu."


"Tidak, pertarungan ini terlalu berbahaya untukmu" sahut Lin Feng.


"Aku mohon ayah, mereka sudah menjebak ku, setidaknya izinkan aku membalas perbuatan mereka."


Lin Feng mengangkat sudut bibirnya, "Baiklah, tunjukkan apa saja yang sudah kau pelajari dari ayah."


Disisi lain.


Karena niatnya sudah diketahui dan orang yang paling mereka hindari juga sudah ada di sana, pemimpin sekte sudah tidak punya pilihan lain selain bertarung hingga akhirnya, ia kemudian memanggil seluruh muridnya untuk datang ke sana.


"Selama beberapa tahun ini kami terus bersembunyi dan meningkatkan kekuatan, sekarang lihatlah, inilah kekuatan sekte Halilintar Hitam yang sebenarnya!"


Xie Long mengarahkan pandangannya pada seluruh murid sekte yang sudah muncul di sana, ia benar-benar tidak menyangka jika sekte itu memiliki murid yang sangat banyak, bahkan jumlahnya saja hampir mencapai seribu orang.


Akan tetapi, jumlah dan kekuatan mereka tidak membuatnya gentar sedikitpun, justru jumlah musuh yang sangat banyak malah membangkitkan semangat dalam dirinya, bahkan, ia mulai merasakan perasaan aneh dalam dirinya.


"Ayah, aku sudah siap!" ucap Xie Long dengan sebilah pedang di tangannya.


"Maju!" ujar Lin Feng.


Keduanya kemudian melesat dengan kecepatan tinggi mendekati musuh didepannya, lalu disaat yang bersamaan, keduanya langsung melancarkan serangan.


"Tujuh tebasan kematian!"


Empat belas energi pedang melesat kearah musuh, meski ada perbedaan yang sangat besar antara energi pedang itu, namun kekuatan serangannya benar-benar tidak bisa diremehkan, apalagi serangan yang dilancarkan oleh bayangan Lin Feng.


"Bertahan! Jangan biarkan serangan itu menyentuh kalian!"


Para tetua kemudian membentuk segel tangan, lalu didepan mereka tercipta formasi pelindung berlapis-lapis, namun sebelum formasi itu selesai dibentuk, energi pedang tersebut sudah lebih dulu menggempurnya.


Dhuaarrr!


Dhuaarrr!


Ledakan dahsyat terjadi ketika energi pedang itu menghantam formasi pelindung, namun karena ketahanannya masih belum sempurna, formasi pelindung itupun berhasil dihancurkan oleh serangan gabungan Lin Feng dan Xie Long.


"Long'er!"


Xie Long meraih tangan Lin Feng, kemudian Lin Feng menarik dan melempar tubuhnya kearah salah seorang tetua sekte, "Jurus pedang satu tebasan!"


Slash!


"Mati kau, bocah sialan!"


Salah seorang tetua terlihat sangat marah dan hendak menebas Xie Long, namun sebelum ia sempat melakukannya, Lin Feng sudah muncul di hadapannya dan berhasil menahan serangan itu.


"Jangan sentuh anakku!"


Slash!


Lin Feng memotong tangan tetua itu, kemudian ia memenggal kepalanya dan dilanjutkan dengan memotong tubuhnya menjadi beberapa bagian.


Disisi lain.


Xie Long yang sudah mendarat di tanah, sekarang tengah berhadapan dengan beberapa murid sekte, ia terlihat kesulitan menghadapi mereka semua, apalagi kekuatan mereka semua berada jauh diatasnya.


"Xiao Xue!"


Karena sedang terdesak, mau tidak mau Xie Long harus memanggil Xiao Xue untuk membantunya, dan tidak lama kemudian, seekor Phoenix hitam muncul di sana sembari menghembuskan napas apinya kearah orang-orang yang berhadapan dengan Xie Long.


Dengan bantuan Xiao Xue, Xie Long berhasil menghabisi beberapa murid sekte lagi, namun kekuatan mereka berdua saja masih jauh dari kata cukup, karena bagaimanapun juga, jumlah dan kekuatan musuh masih jauh lebih besar.


Wushh!


Dhuaarrr!


Salah satu serangan yang dilancarkan oleh murid sekte Halilintar Hitam berhasil mengenai Xiao Xue, sebenarnya serangan itu ditujukan pada Xie Long, namun Xiao Xue mengorbankan dirinya dan menahan serangan itu dengan tubuhnya.


Akibatnya, Xie Xue terlempar sangat jauh hingga menabrak pepohonan, tidak hanya itu saja, serangan itu juga memberikan luka yang lumayan parah padanya, terlebih lagi, beberapa serangan kembali mendarat di tubuhnya saat ia terlempar.


"Xiao Xue!"


"Kalian tidak akan ku ampuni!" ujar Xie Long kemudian mengangkat tangan kirinya ke udara.


Wushh!


Bola api hitam muncul di telapak tangan kirinya, namun bentuk bola api hitam itu berbeda dengan salah satu api suci, karena warna api itu tidak hanya hitam saja, melainkan ada campuran warna perak didalamnya.


"Ini adalah wujud api langit" gumam Lin Feng.


"Matilah!" ujar Xie Long, kemudian melemparkan bola api tersebut.


DHUAARRR!


Ledakan yang sangat dahsyat terjadi saat bola api itu menghantam pasukan sekte Halilintar Hitam. Serangan tunggal yang dilakukan oleh Xie Long berhasil melenyapkan ratusan pasukan sekte, bahkan dampak serangan itu sampai membuat sebagian sekte hancur.


Tidak hanya itu saja, dahsyatnya dampak yang diciptakan sampai membuat bayangan Lin Feng menjauh dari sana, padahal sebelumnya ia masih bertarung dengan pemimpin dan para tetua sekte yang masih tersisa.


"Kekuatan api ini benar-benar dahsyat, jika aku tidak menghindar, mungkin aku akan hancur karenanya" gumam bayangan Lin Feng.


"Mustahil! Kenapa anak ini bisa memiliki kekuatan sedahsyat itu?"


"Ini tidak bisa dibiarkan!"


Pemimpin dan para tetua sekte yang awalnya menargetkan Lin Feng, sekarang malah melesat kearah Xie Long untuk membunuhnya.


"Jangan pernah berpikir untuk menyentuhnya!"


"Teknik pedang hampa, pedang pencabut nyawa!"


Energi pedang yang sangat besar melesat dengan kecepatan tinggi dan berhasil membunuh para tetua, sedangkan pemimpin sekte, ia berhasil menghindar sebelum energi pedang itu sempat mengenai dirinya.


"Xie Long, kembalilah! Biar ayah yang mengurus mereka semua."