Night King: The Asura

Night King: The Asura
Ch-224. Siapa mereka?


Setelah Huanran berhasil membelenggu sosok yang ada dalam diri kekasihnya itu, kesadaran Xie Long tidak langsung kembali ke tubuhnya, melainkan muncul di suatu tempat yang lagi-lagi tidak ia ketahui ada dimana.


Ditempat itu, Xie Long melihat dua orang anak kecil yang sedang berlatih tanding, namun tidak ada yang mendampingi mereka berdua, meski begitu, kekuatan yang mereka miliki sama sekali tidak bisa dipandang dengan sebelah mata.


Bahkan, Xie Long dengan kekuatan penuhnya saja masih belum tentu bisa menghadapi salah seorang dari mereka, karena kekuatan yang mereka miliki benar-benar berada diluar nalar seorang kultivator sekalipun.


"Yun, keluarkan semua kemampuanmu!" ujar anak dengan pakaian hitam.


"Kau juga sama, kakak!" sahut anak yang mengenakan pakaian merah kehitaman.


Sekilas, wajah kedua anak itu terlihat sangat mirip, bahkan Xie Long sempat berpikir jika keduanya adalah anak kembar, karena wajah mereka benar-benar sulit untuk dibedakan, apalagi jika hanya melihatnya sekilas saja.


"Siapa dua anak ini?" gumam Xie Long, kemudian mendekati kedua anak itu.


Anehnya, saat Xie Long sudah berada sangat dekat dengan mereka, kedua anak itu tetap saja melanjutkan pertarungannya, bahkan sikap mereka menunjukkan bahwa mereka tidak melihat keberadaan Xie Long sama sekali.


Wushh!


Tidak lama berselang, muncul aura kekuatan yang terasa begitu aneh, kedua anak yang awalnya fokus bertarung langsung berhenti dan mengarahkan pandangannya ke langit.


Xie Long yang penasaran juga mengikuti arah pandangan mereka, namun saat wajahnya mendongak ke langit, muncul cahaya yang sangat menyilaukan sehingga memaksa Xie Long untuk menutup matanya.


Dhuaaar!


Arkhhh!


Xie Long hanya memejamkan matanya selama beberapa saat, namun sudah terdengar suara ledakan yang sangat keras, kemudian diikuti oleh suara teriakan yang berasal dari salah satu anak yang sebelumnya bertarung.


"Apa yang terjadi?" Xie Long nampak kebingungan saat melihat salah seorang dari mereka tengah terkapar di tanah dalam keadaan terluka.


"Kakak, bangun!" anak yang bernama Yun mencoba membangunkan kakaknya yang tengah pingsan, ia juga berusaha mengobati lukanya dengan kekuatan yang ia miliki.


Xie Long yang sangat khawatir juga berusaha mengobati luka anak tersebut, namun sayangnya, Xie Long tidak dapat menyentuhnya sama sekali, tangannya seperti menembus tubuh anak itu. Ia juga berusaha menggunakan kekuatannya tapi tetap tidak berguna.


"Sial! Kenapa kekuatanku tidak bisa keluar!?"


Cahaya yang menyilaukan mata lagi-lagi muncul dan memaksa Xie Long untuk menutup kedua matanya, setelah beberapa saat berlalu, cahaya tersebut perlahan mulai menghilang.


Xie Long yang masih khawatir bergegas membuka matanya, namun kini ia sudah berada ditempat yang berbeda lagi, dan kedua anak yang sebelumnya ia lihat, kini telah tumbuh menjadi dua pemuda yang gagah perkasa.


"I-ini... apa yang sebenarnya terjadi?"


Dhuaaar!


Ditengah rasa bingung yang sedang melanda dirinya, suara ledakan yang sangat dahsyat tiba-tiba saja mengejutkannya, dan saat Xie Long membalikkan badannya, ia jauh lebih terkejut ketika melihat jutaan iblis tengah berada didepannya.


"Yun, pergilah, aku akan menangani mereka sendirian!"


"Tidak kak, aku tidak akan meninggalkanmu!"


"Tidak usah khawatir, mereka tidak akan bisa melukaiku, dan apa kau sudah lupa, satu-satunya yang bisa melukaiku adalah..."


"Cukup kak, aku tidak mau mengingat kenangan menyakitkan itu lagi" ujar pemuda bernama Yun.


Pemuda yang satunya tersenyum, kemudian menepuk pundak pemuda bernama Yun dengan pelan, "Oleh karena itu, kau harus percaya padaku, bukankah kau sudah menganggap-ku sebagai kakakmu sendiri?"


Yun nampak ragu, namun kemudian ia mengangguk pelan sebagai tanda setuju dengan usulan kakak angkatnya itu, lalu setelah itu, Yun melesat terbang meninggalkan kakaknya sendirian.


Setelah pemuda bernama Yun pergi, pemuda yang dipanggil kakak oleh Yun itupun mulai melancarkan serangan, peperangan yang sangat dahsyat-pun terjadi, bahkan Xie Long yakin jika peperangan itu jauh lebih dahsyat dari peperangan yang pernah dilalui oleh ayahnya.


"Inilah akibatnya jika kau menolak tunduk pada kami" ucap pemuda tersebut.


"Kami bangsa iblis tidak akan pernah tunduk pada siapapun!"


Pemuda itu terkekeh pelan, kemudian ia mengarahkan telapak tangannya ke kepala raja iblis, setelah itu, kabut gelap yang merupakan perwujudan dari energi kegelapan keluar dari dalam tubuh raja iblis dan berkumpul membentuk sebuah bola energi hitam.


"Aku akan menggunakan kekuatan ini untuk menciptakan kedamaian" gumam pemuda tersebut, kemudian menyerap kekuatan kegelapan milik raja iblis.


Tidak hanya itu saja, pemuda itu juga menyerap kekuatan darah milik raja iblis dan juga seluruh pasukannya, sehingga membuat darah didalam tubuhnya bercampur dengan darah bangsa iblis.


"Menggunakan kekuatan kegelapan untuk menciptakan kedamaian, sepertinya ini akan menarik" gumam Xie Long yang masih berada di sana.


Setelah itu, kejadian yang sama terulang kembali, dan Xie Long selalu berpindah-pindah tempat mengikuti dua anak yang kini sudah tumbuh menjadi dua pemuda nan gagah perkasa.


Berbagai macam peristiwa yang dialami oleh dua anak itu telah disaksikan oleh Xie Long, namun seiring dengan banyaknya peristiwa yang terjadi, pemuda yang dianggap kakak oleh Yun mulai menunjukkan perubahan.


Ia yang biasanya tenang, malah berubah menjadi seseorang yang pemarah dan egois, ia juga suka mengambil tindakan sesuka hatinya dan tidak mau lagi mendengar saran dari Yun, bahkan ia tidak segan-segan membunuh siapapun yang membangkang pada perintahnya.


***


Kini, kedua pemuda itu tengah berada di satu tempat yang masih tidak diketahui oleh Xie Long, namun di sana terdapat sebuah istana megah yang berdiri dipuncak bukit yang sangat tinggi, sedangkan kedua pemuda itu tengah berada di kaki bukit.


"Kakak, bagaimana kalau kakak saja yang duluan?"


"Kenapa?"


"A-aku tidak yakin bisa lolos ujian ini, lagipula, kekuatan kakak jauh lebih hebat dariku."


"Kau terlalu merendahkan dirimu, Yun. Tapi baiklah, aku akan mencobanya terlebih dahulu."


Pemuda itu kemudian melesat terbang ke puncak bukit, sementara pemuda bernama Yun masih setia menunggu kakaknya di kaki bukit yang sangat tinggi itu. Namun, tidak berselang lama, pemuda itu telah turun lagi dari sana.


"Kakak, bagaimana hasilnya?" tanya Yun.


Pemuda itu menggeleng pelan, "Maaf, aku gagal."


"Jangan kecewa kak, aku yakin kakak masih memiliki kesempatan dilain waktu."


"Semoga saja. Ya sudah, sekarang giliran mu."


Yun mengangguk pelan, kemudian melesat terbang ke puncak bukit, namun tidak sama seperti kakaknya, Yun justru berada lebih lama di sana, bahkan memakan waktu sampai tujuh hari penuh.


"Xin Yun, sepertinya kaulah yang terpilih" ucap pemuda itu.


Namun anehnya raut wajahnya malah menunjukkan kekesalan dan kebencian, padahal, seharusnya ia senang karena adiknya bisa lolos ujian yang mereka maksud.


"Cihh! Kau selalu saja selangkah lebih maju dariku!"


"Kenapa kau malah jadi seperti ini?" gumam Xie Long yang keheranan dengan perubahan pemuda itu.


Setelah mengikuti perjalanan mereka berdua, Xie Long tidak hanya mengetahui nama kedua pemuda itu saja, tapi juga mengetahui hampir semua hal tentang keduanya, khusunya pemuda didepannya saat ini.


Awalnya, pemuda itu adalah pemuda yang sangat baik, namun semakin lama sikapnya semakin aneh, dan Xie Long pun mengetahui alasan dibalik perubahan itu, yaitu darah bangsa iblis yang ada dalam dirinya.


Xie Long pernah mencoba memberitahukan hal itu pada pemuda itu, bahkan pada adik angkatnya, namun apalah daya, suaranya tidak sampai ke telinga kedua pemuda yang memiliki kekuatan luar biasa tersebut.