
Hari-hari kian berlalu, kondisi Xie Long juga sudah membaik dan pulih secara total, meski begitu, Lin Feng masih tidak mengizinkan dia kembali ke sekte Phoenix Emas ataupun melanjutkan latihannya bersama Lin Tian.
Sedangkan Lin Tian sendiri, kondisinya sudah lebih dulu pulih daripada Xie Long, meski sempat mendapatkan luka dalam yang cukup parah akibat ledakan energi dari tubuh Xie Long, namun berkat Huise, luka tersebut sudah pulih sepenuhnya.
Kejadian tidak terduga yang menimpa Xie Long beberapa hari yang lalu, membuat Lin Feng menunda perjalanannya, karena ia harus memberikan pelatihan khusus kepada Xie Long agar dapat mengontrol dan mengendalikan kekuatan Asura di dalam dirinya.
Hal yang sama juga dilakukan oleh Xie Ling, namun ia tidak dilatih oleh Lin Feng, melainkan dilatih oleh Luo Ning. Meski Luo Ning tidak memiliki kekuatan Asura, namun dia adalah sebagian dari wujud Asura, sehingga ia mengetahui cara mengendalikan kekuatan tersebut.
"Fokus dan tenangkan dirimu, jangan hiraukan apapun yang bisa membuat konsentrasi mu kacau."
"Ketenangan adalah kunci utama untuk mengendalikan diri, jika kau berhasil mencapai titik puncak ketenangan, maka kau bisa mengendalikan kekuatan itu dengan mudah."
Xie Long duduk bermeditasi sembari mendengarkan arahan dari ayahnya, ia melakukan semuanya dengan baik dan sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh Lin Feng.
Meski dia sendiri belum mengetahui kekuatan apa yang ada dalam dirinya, namun penjelasan Lin Feng membuat dia sadar jika kekuatan itu sangatlah berbahaya dan bisa saja melukai orang-orang disekitarnya.
Alam bawah sadar Xie Long.
Sama seperti sebelumnya, Xie Long kembali muncul ditempat aneh yang tidak ia ketahui ada dimana, namun yang membedakannya adalah, sosok yang ia temui sebelumnya tengah terbelenggu oleh rantai yang sangat kokoh dan kuat.
"Kenapa kau datang lagi? Apa kau sudah merasa puas melihatku seperti ini?" tanya sosok yang masih menyerupai Lin Feng.
Xie Long menggelengkan kepalanya, "Aku bisa saja melepaskan mu dari belenggu itu, tapi kau harus patuh dan tunduk padaku."
"Hahahaha!" tawa yang sangat keras menggelegar ditempat tersebut, "Patuh dak tunduk pada manusia lemah sepertimu? Jangan mimpi, bocah!"
"Dan perlu kau ketahui, rantai ini tidak akan selamanya bisa membelenggu diriku, karena seiring berjalannya waktu, rantai ini akan semakin melemah dan akan hancur dengan sendirinya."
"Pada akhirnya, aku akan..."
"Patuh dan tunduk padaku, bukan begitu?" Xie Long memotong perkataan sosok tersebut.
Raut wajah sosok itu langsung berubah saat mendengar perkataan Xie Long, sorot matanya yang sangat tajam menyiratkan kebencian yang tidak terkira, bahkan tatapan matanya seolah mengatakan jika dia ingin membunuh Xie Long saat itu juga.
"Aku suka tatapan matamu itu" ucap Xie Long, ia juga menunjukkan hal yang sama pada sosok yang menyerupai ayahnya itu.
"Kau..."
Wujud kekuatan Asura itu tidak bisa melanjutkan perkataannya saat melihat tatapan mata Xie Long, selama ini ia berpikir bahwa Xie Long adalah anak yang memiliki kebaikan hati dan tidak memiliki kebencian, tapi nyatanya, kebencian yang ditunjukkan oleh Xie Long sama besarnya dengan dirinya.
"Anak ini, kenapa dia bisa memiliki kebencian yang begitu besar? Padahal, selama aku mengawasinya, aku belum pernah melihatnya menunjukkan tatapan kebencian seperti itu" gumam sosok tersebut.
"Kau tahu? Aku juga sangat membenci dirimu, karena dirimu lah yang membuat pamanku celaka, dan kau hampir saja membuatku melukai keluarga ku sendiri!"
Setelah menyelesaikan ucapannya, Xie Long kemudian beranjak pergi meninggalkan tempat tersebut, namun langkah kakinya terhenti saat mendengar sosok yang menyerupai ayahnya itu tertawa lantang.
"Apa yang membuatmu tertawa, sialan?!"
"Kau benar! Aku bahkan bisa menjadi sosok yang lebih mengerikan lagi jika kau berani menyakiti keluargaku lagi!" sahut Xie Long, kemudian menghilang dari sana.
"Hahahaha!" sosok itu kembali tertawa setelah Xie Long menghilang dari pandangannya, "Ini benar-benar menarik, jika aku berhasil mengendalikan dirinya, maka aku akan menjadi sosok terkuat yang bahkan melebihi Asura!"
"Tapi, sepertinya aku harus bersabar dan menunggu sedikit lebih lama lagi."
***
Apa yang dialami oleh Xie Long juga dialami oleh adiknya, Xie Ling. Dan sosok yang ditemui oleh Xie Ling juga menyerupai ayahnya sendiri, namun sosok yang Xie Ling temui tidak memiliki kebencian dalam dirinya.
Selain tidak memiliki kebencian, sosok tersebut juga sangat patuh dan tunduk pada Xie Ling, bahkan saat pertama kali Xie Ling menemuinya, sosok tersebut langsung berlutut dan mengakui Xie Ling sebagai tuannya sendiri.
Satu-satunya hal yang sama dari kedua sosok itu adalah, mereka sama-sama tersegel di dalam tubuh si kembar, hanya saja, sosok di dalam tubuh Xie Ling tidak dibelenggu oleh rantai, melainkan hanya terkurung dalam sesuatu menyerupai sangkar yang sangat besar.
"Jadi, siapa kau sebenarnya?" tanya Xie Ling.
"Tuan, aku adalah perwujudan dari kekuatan Asura yang ada di dalam diri Tuan" jawab sosok tersebut.
"Apa aku bisa menggunakan kekuatanmu sekarang?"
Sosok itu menggelengkan kepalanya, "Sayangnya tidak, Tuan. Tubuh dan kekuatan Tuan yang sekarang, masih belum bisa menampung kekuatan Asura, jadi Tuan harus bersabar sampai waktunya tiba."
"Sayang sekali, padahal aku ingin menggunakan kekuatan itu untuk menghajar orang-orang yang menggangguku dan kakak!" sahut Xie Ling.
"Sebenarnya Taun bisa saja menggunakan kekuatan Asura kapanpun Tuan mau, tapi karena tubuh Tuan masih lemah, akan ada resiko yang harus dibayar jika Tuan menggunakan kekuatan Asura" jelas sosok tersebut.
"Hah" Xie Ling menghela napas panjang, "Yasudah, aku tidak akan menggunakan kekuatan Asura sampai aku benar-benar pantas untuk menggunakannya" ucapnya, kemudian beranjak pergi meninggalkan tempat tersebut.
Dunia Bawah.
Setelah meninggalkan tempat misterius dalam dirinya, Xie Ling akhirnya membuka mata dan mengakhiri meditasi-nya, namun wajahnya langsung cemberut sesaat setelah kedua matanya terbuka.
"Ling'er, apa yang membuatmu marah?" tanya Luo Ning.
"Ibu tahu? Seseorang dalam diriku mengatakan jika aku memiliki kekuatan yang sangat besar, tapi sayangnya aku belum bisa menggunakan kekuatan itu" jawab Xie Ling.
Luo Ning mengerutkan alisnya mendengar penjelasan putrinya itu, ia juga terlihat bingung dan sedikit tidak mengerti dengan apa yang dijelaskan oleh Xie Ling.
"Apa maksudmu, nak? Memangnya siapa yang kau temui?"
"Aku tidak menanyakan namanya, tapi dia sangat mirip dengan ayah."
Luo Ning tersentak mendengar jawaban putrinya, meski putrinya itu tidak menjelaskan secara rinci mengenai sosok yang ia temui di dalam dirinya, namun Luo Ning sangat yakin jika sosok itu adalah perwujudan kekuatan Asura.
"Jika yang ia temui adalah perwujudan kekuatan Asura, lalu kenapa Xie Ling masih baik-baik saja?"