Aku, Khanza

Aku, Khanza
Peristiwa Tak Terduga


...โ™กโ™กโ™ก...


Acara terus berlangsung dengan meriah hingga menu makanan yang mewah sudah tersedia di atas meja masing-masing para tamu sehingga bisa menikmati dengan santai acara tersebut bahkan Shopia enggan menyentuh makanan tersebut karena jengkel melihat senyum bahagia Panji yang sedang berbincang pada orang di sekelilingnya jadi dia merasa kalau Panji sudah merenggut semua yang menjadi hak miliknya itulah perasaan Shopia saat ini berada dalam benaknya.


Namun tanpa sadar Shopia sudah begitu lama di perhatikan oleh Nathan sedari ia masuk ke dalam restoran jelas saja Shopia tidak tahu kalau dirinya kian di tatap tajam dari jauh oleh Nathan makanya ketika Shopia menoleh ke arah Nathan barulah dia sadari hingga secepat mungkin dia mengalihkan wajahnya.


Ada apa dengan wanita itu? sampai dia tidak tau kalau aku melihatnya dari tadi dan matanya hanya tertuju pada kakek, mencurigakan sekali dia! batin Nathan yang tetap saja tatapannya mengarah pada Shopia yang kini sudah tidak berani menoleh ke arah Panji.


Akhirnya acara pun hampir selesai di langsungkan tibalah saatnya foto bersama untuk meresmikan kerjasama antara dua negara itu.


Karena Shopia jengah melihat itu semua akhirnya dia beranjak dari tempatnya namun tiba-tiba saja dia di tahan oleh salah satu direktur perusahaan untuk mengajaknya foto bersama awalnya dia tidak mau melakukan itu akan tetapi dia juga tak ingin di katakan sombong dan harus menjaga image nama perusahaannya pada akhirnya ia pun berfoto bersama bahkan begitu sangat di perhatikan oleh Nathan yang tak terlepas mengarah pada Shopia karena Nathan masih ingin memastikan wanita yang ada di depannya saat ini apa benar tak ada hubungannya dengan kejadian tiga orang karyawan kakeknya yang sudah tewas.


Usai foto bersama selesai Shopia kembali menoleh pada Panji yang tampak saling berjabat tangan begitu banyak orang yang mengenal dirinya sebab itu Shopia bertambah geram namun dia seketika tersenyum memiringkan sudut bibirnya entah mengapa dia jadi terlihat santai lalu berjalan mengarah entah kemana.


Sementara itu secepat mungkin Nathan bangkit dari tempat duduknya ingin mencari sesuatu dari balik senyuman Shopia yang baru saja dia lihat.


"Tuan muda mau kemana?" tanya serentak oleh kedua bodyguardnya itu.


Akan tetapi Nathan terus berjalan tanpa menyahut dan tanpa pamit pada keluarganya karena dia tak ingin ketinggalan jejak Shopia.


"Tuan tunggu kami," teriak dari keduanya pula.


Sejenak Nathan berhenti mendengar teriakan itu.


"Kalian ikuti saja aku, jangan banyak bertanya!" sembur Nathan menoleh dari samping lalu dia melanjutkan langkahnya lagi.


Ded dan Hardi pun terdiam tanpa bersuara lagi dan mereka pun secara cepat mengikuti langkah Nathan.


Ternyata Shopia sudah mengetahui kalau Nathan mengikutinya jadi dia menghilangkan dirinya saat di tengah jalan.


"Ahh, kemana perginya dia? cepat sekali menghilangnya!" gumam Nathan mengepalkan kedua tangannya terlihat menggerutu dan terus celingukan pada setiap arah badan jalan.


"Bos sedang mencari siapa? apa ada orang yang bos kenal di sini? biar kami bantu mencarinya," cakap Ded pula menoleh pada Nathan yang tampak masih celingukan.


Namun pertanyaan Ded tidak di sahut.


"Kita ke sebelah sana, ayo ikuti aku!" titah Nathan dengan menunjuk ke arah yang dia maksud.


Ded dan Hardi di buat bingung oleh Nathan karena mereka menyadari kalau Nathan tidak pernah mengenal banyak orang sebab sikapnya yang dingin itu akan tetapi keduanya masih turut mengikuti langkah Nathan dari belakang.


Shopia mengira Nathan akan lelah mencarinya tanpa dia sadari Nathan sudah melihatnya walau dari jarak jauh namun Nathan tak dapat melihat apa yang di berikan oleh Shopia pada seorang pelayan wanita restoran ataupun mendengar pembicaraan mereka dan tak berapa saat pelayan itu manggut pada Shopia lalu melangkah dengan cepat membuat Nathan menjadi curiga.


.


.


.


David dan Chelsea terlihat bahagia karena ikut merasakan kesuksesan dari Panji bagaimanapun David yang akan melanjutkan usaha ayahnya itu makanya mereka juga ikut andil dalam kerjasama tersebut.


Tiba-tiba saja.


BYUUURR


AAAAAAKKKHHH


BRUGH


"Agh, ya tuhan mataku..."


Teriakan keras pecah ketika itu saat seorang pelayan menyiramkan air keras ke arah wajah Panji secara langsung.


"Papa!" teriakan serentak dari David juga Chelsea ketika itu terdengar jelas karena mereka sangat terkejut melihat Panji sudah mengerang kesakitan.


"Hahahah! rasakan itu, mampus kau karena aku sangat membencimu!" kekehan pelayan itu membuat David jadi geram akhirnya dia menendang kedua betis kaki pelayan itu hingga terduduk keras di lantai.


DEBUGH


Bats


David menarik kerah wanita itu sangat keras seolah matanya penuh kemarahan dan hampir saja David meninjunya namun langsung di cegah oleh istrinya karena yang lebih penting di selamatkan dulu adalah Panji yang sudah tidak sadarkan diri lagi.


Semua orang yang ada di ruang restoran itu sangat heboh melihat kejadian tersebut sehingga mereka tidak menduga seorang pelayan berani sekali menyiram air keras ke wajah seorang model papan atas seperti Panji itulah fikir mereka.


"Ayo cepat kita harus membawa papa ke rumah sakit biarkan dia polisi yang mengurusnya!" teriak Chelsea pada David yang masih meremas kerah baju pelayan tadi.


Akhirnya David menghempas keras pelayan itu hingga tercampak jauh darinya namun pelayan itu bukan merasa sakit malah dia tertawa bahagia entah mengapa.


"Aku serahkan dia padamu, tolong hubungi polisi nanti aku akan menyusul," turut David pada Genji.


Lalu Genji anggukkan kepala dengan cepat dan langsung bergerak memegang kuat kedua lengan pelayan itu supaya tidak kabur setelah itu dia pun menghubungi kantor polisi secara sigap.


David tidak mungkin menunggu ambulans sudah pasti membutuhkan waktu lagi sementara ayahnya sudah terlentang dan wajahnya terlihat terbakar tanpa berfikir panjang David menggendong ayahnya sekuat tenaga karena ia tak dapat melakukan apa-apa lagi selain bergerak cepat dan di ikuti oleh Chelsea di belakangnya sehingga semua mata tertuju pada mereka membelalakkan mata karena tidak pernah menyaksikan kejadian seperti itu sebelumnya.


^^^To be continued^^^


^^^๐Ÿ‚ aiiWa ๐Ÿ‚^^^


Nantikan terus ya... ๐Ÿฅฐ