
...โกโกโก...
Rasa dendam Shopia semakin menjadi setelah ia mendengar kabar bahwa perusahaan Panji mendapatkan pengganti dirinya bahkan merupakan seorang MUA berasal dari negara luar betapa paniknya Shopia ketika mengetahuinya apalagi sekarang dia hanya bekerja di salah satu peusahaan kecil karena tidak ada yang lebih besar dari perusahaan Agency Modeling Management tempat dia bekerja sebelumny.
Dahulunya Shopia di rekrut di Agency Modeling Management juga karena kecurangan yang dia lakukan sehingga dia bisa masuk dan bekerja padahal dia sudah melakukan trik licik untuk menjatuhkan saingannya tanpa di ketahui oleh siapa pun, begitulah Shopia yang selalu bertindak semaunya tanpa memikirkan akibat terhadap orang lain.
Oleh sebab itu Shopia terus merencanakan niat jahatnya untuk menjatuhkan perusahaan milik Panji dengan selalu memberi zat kimia yang dia punya namun dia tidak melakukan itu sendirian bahkan dia rela membayar orang untuk menghancurkan wajah model dari perusahaan Panji.
Akan tetapi Panji tidak tinggal diam akibat kejadian yang serupa terjadi walaupun Shopia sudah tidak bekerja lagi di perusahaan miliknya, dia memberi pengawasan yang ketat bagi siapa saja yang keluar masuk dalam ruang merias para model sebab mereka di periksa melalui alat pendeteksi.
Sejak pengawasan itu Shopia sama sekali tidak bisa berkutik dan selalu memikirkan caranya untuk menghancurkan para model yang selalu bersaing dengan perusahaan tempatnya bekerja.
Dalam jangka hitungan bulan saja Shopia mendapatkan pendamping hidup seorang model yang bisa di bilang masih junior belum bisa di katakan model papan atas seperti Panji Faldo namun suaminya sudah bisa membelikan dia sebuah rumah elit dari hasil kerjanya sebagai model kini mereka juga memiliki seorang anak lelaki yang mereka beri nama Kino.
Dari tahun ke tahun Shopia masih berharap suaminya bisa mengalahkan Panji hingga ke titik terendah sampai terjatuh tak bisa bangkit lagi itulah keinginan yang selalu dia minta pada suaminya.
Tentu saja suaminya juga ingin sekali menjatuhkan Panji karena dia juga tidak menyukai Panji yang sangat tersohor di mata publik makanya dia ingin sekali bisa mengambil posisi Panji secepat mungkin akhirnya mereka bekerja sama dengan melakukan trik murahan tuk berbuat jahat terhadap Panji.
Mulai dari menyebarkan berita hoax kalau Panji menidurkan modelnya sendiri padahal model tersebut mereka bayar mahal tuk menjebak Panji namun itu gagal mereka lakukan karena saat itu Panji mendadak mendapat telepon dari anaknya yang harus segera menyusul karena cucunya masuk rumah sakit akibat demam berdarah maka dari itu mereka langsung memalsukan berita seolah Panji di hotel bersama wanita setelah istrinya meninggal bahkan begitu banyak trik yang mereka perbuat tetapi tidak ada satupun yang berhasil.
Ketika dalam sebuah ajang kompetisi para model yang bisa memenangkan hati pengunjung tuk membeli sebuah produk luar dari ambasador negara Prancis bermerek Louis Vuitton di mana model tersebut harus memamerkan produk mereka yang di namakan Capucines Bag yaitu Tas ikonik sesuai dengan lingkungan Rue des Capucines di Paris, tas ini di buat menggunakan berbagai jenis kulit berupa kulit domba serta garis capucines termasuk tas PM, BB hingga mini capucines termasuk salah satu merek terkenal di negara Prancis.
Akan tetapi Shopia tidak tinggal diam saja karena kesempatan untuk dia bisa membangun perusahaan sendiri sudah ada di depan mata tekadnya tuk menghancurkan Panji juga sudah terfikirkan olehnya.
"Ma, apa aku harus ikut?" tanya Kino yang tampak risih mengenakan baju waiters. "Lagian kenapa aku harus memakai baju seperti ini sih ma?" lanjutnya lagi tampak protes terlihat dari raut wajahnya teramat jengkel.
"Sudah! kau jangan terlalu banyak komentar, lakukan saja apa yang mama suruh nanti dan ingat Kino kau jangan membuat kesalahan, apa kau mengerti?" tegasnya hingga melotot ke arah anaknya.
"Memangnya kita mau ke mana ma? papa juga sudah pergi, kenapa kita tidak pergi bersama dengan papa?" tanya Kino lagi membuat ibunya merasa jengah sendiri mendengar ocehan anaknya itu.
"Kau jangan banyak bertanya! sekarang kau dengarkan perintah mama, pokoknya kau harus berhasil tanpa di curigai oleh orang lain! jangan lupa topi dan kaca matamu kau harus memakainya," cakap ibunya pula menegaskan sekali lagi.
Kino hanya terdiam dan meraih topi serta kaca mata yang sudah di sediakan oleh ibunya.
Setelah perbincangan itu mereka pergi dari rumah memakai taksi karena mobil cuma ada satu itupun sudah di pakai oleh suaminya.
^^^To be continued^^^
^^^๐ aiiWa ๐^^^
Next....