Aku, Khanza

Aku, Khanza
Acara Undangan Resmi


...โ™กโ™กโ™ก...


Setelah kepulangan Hayati beserta Alsha seusai belanja perlengkapan rumah sehingga dari situ lah Zizi tak ingin lagi di tinggal oleh mereka bahkan sikap Zizi terlihat aneh saat Alsha ingin memandikannya padahal setiap hari ZIzi tak pernah mau mandi sendiri dan harus kakaknya yang memandikan dirinya, jadi Alsha berfikir kalau Zizi sudah jadi anak yang tidak ingin di manja lagi dan andai saja Alsha tahu kalau Zizi menyembunyikan sesuatu darinya mungkin Alsha tidak akan tinggal diam akan tetapi Zizi tak pernah membuka suara sedikitpun.


Karena Alsha sudah masuk sekolah pada akhirnya Hayati terpaksa memakai baby sitter untuk menjaga Zizi sebab tidak mungkin Hayati terus membawa Zizi saat dia bertugas apalagi Zizi juga tidak ada temannya kalau pun dia bawa, awalnya Zizi menolak jika ia harus di tinggal bersama orang lain di rumah di tambah selalu berhadapan dengan Shopia di rumah itu namun Hayati memberi pengertian pada Zizi kalau dirinya akan lebih cepat kembali pulang mau tidak mau Zizi menuruti perintah Hayati karena ia tak ingin membuat Hayati susah dan ia pun berjanji akan menjadi anak yang baik saat Hayati tidak ada di rumah.


Namun Zizi hanya minta setiap paginya ikut mengantar sang kakak saat pergi sekolah lalu setelah itu ia tak akan menangis jika di tinggal di rumah asal sedikit keinginannya itu terpenuhi.


.


.


.


Beberapa tahun berjalan penuh dengan liku kehidupan sehingga anak sekecil Zizi mendapatkan perlakuan buruk dari Shopia namun baby sitter yang menjaga Zizi sudah di ancam untuk tidak membuka suara soal apapun yang terjadi saat Hayati dan Alsha tak ada di rumah apalagi Alsha selalu pulang sore karena mendapat les tambahan dari sekolahnya, akhirnya baby sitter tersebut tidak sanggup lagi jika terus menanggung beban berat saat dirinya tak bisa berbuat apa-apa untuk melindungi Zizi lalu ia mengundurkan diri beralasan mau pulang ke kampung halaman padahal semua itu hanya menghindari beban selama ia menjaga Zizi.


Setelah baby sitter itu tak bekerja lagi maka Hayati lebih banyak di rumah untuk merawat Zizi namun dia juga tak bisa harus terus berada di rumah karena pasien suka datang secara mendadak akan tetapi kalau Alsha pulang lebih cepat maka Zizi sudah ada yang menjaganya sehingga Hayati bisa tenang dengan tugasnya, yeap seperti itulah setiap hari yang mereka jalani bersama.


Pada suatu ketika di siang hari tampak Shopia sedang duduk di depan televisi secara santai sambil menikmati cake serta jus apel yang dia suruh Alsha membuatkan untuknya padahal di rumah itu Alsha tidak pernah membuat jus sendiri dan selalu Hayati yang membuatkan setiap harinya.


Seketika Shopia melebarkan matanya saat melihat sosok yang tak asing baginya tersorot begitu jelas makanya dia sampai tidak berkedip di tambah pula kepalan kedua tangannya itu sehingga mendidihlah darah di dalam tubuhnya.


"Apa aku tidak salah melihat si tua itu masuk tv?" celoteh Shopia berkata dengan cercaannya sampai terlihat wajahnya sangat bengis. "Ini tidak bisa di biarkan! aku harus segera menyusun rencana untuk menghancurkan mu hingga kau tak ingin lagi menjalani kehidupan," lanjutnya pula berkata seakan penuh tekad yang jahat.


Lalu Shopia bangkit dari tempatnya serta meraih gelas berisi jus tersebut terlihat bersisa setengah lagi kemudian dia melemparkan gelas itu secara kuat mengarah pada tv yang tampak sudah retak juga layarnya mati seketika akibat perilakunya yang sangat buruk setelahnya dengan hati yang menggerutu dia beranjak dari tempatnya berlalu begitu saja tanpa rasa bersalah.


Alsha yang sedang berada di rumah karena lebih cepat pulang sangat terkejut ketika melihat tv tersebut sudah retak dan tampak pula pecahan gelas di bawah lantai sehingga Alsha hanya bergeleng kepala saja melihat perilaku Shopia yang tak pernah ada habisnya itulah pandangan Alsha terhadap Shopia akhirnya Alsha juga yang membersihkan pecahan kaca itu sebelum mengenai adiknya.


Dalam siaran tersebut Panji dan David tampak di undang oleh negara Prancis sambil berbicara santai ketika di wawancarai lalu mereka akan merencanakan pembangunan perusahaan pertama mereka.


Pada malam hari saat undangan resmi yang di terima Panji supaya keluarga besarnya dapat hadir dalam acara pembukaan kerjasama mereka yang juga di hadiri oleh perusahaan lainnya meriahkan acara tersebut tentu saja perusahaan dari tempat Shopia bekerja juga mendapat undangan dari pihak terkait makanya Shopia sangat senang ketika mendengar kalau dirinya lah yang di suruh menghadiri acara itu tentu saja rencana yang sudah dia susun akan berjalan mulus.



Beginilah suasana restoran termahal yang khusus di sewa oleh pihak Prancis menyambut para tamu yang akan hadir terutama keluarga Panji yang sangat di nanti oleh mereka sampai Shopia tidak menduga tempat yang dia datangi bisa semegah itu hanya untuk membicarakan masalah pembukaan perusahaan yang nantinya akan di bangun, bagaimana dirinya tidak bertambah jengkel saat semua harapan di rampas oleh Panji belum lagi kerja sama pada Genji berjalan sesuai keinginan mereka.


Shopia malam itu di temani oleh dua orang karyawan di belakangnya.


Acara tesebut begitu meriah karena di datangkan pemain piano yang berkelas mewarnai acara mereka di tambah pula pengenalan pengeluaran produk terbaru yang akan di kembangkan bersama perusahaan Panji nantinya.


Tampak Panji memakai baju khas batik desainnya sendiri bahkan Genji pun ikut menghadiri acara tersebut dan terlihat juga David yang memakai jas berwarna sama dengan Nathan sedangkan Chelsea memakai gaun berwarna biru muda tampak anggun sungguh terlihat cantik kalah jauh dari penampilan Shopia yang tidak bisa di bandingkan dengan keluarga Panji.


Tatapan tajam Shopia mengarah pada mereka yang sedang berjalan ke meja paling depan sementara dirinya duduk di paling belakang.


^^^To be continued ^^^


^^^๐Ÿ‚ aiiWa ๐Ÿ‚^^^


NANTIKAN KELANJUTAN CERITANYA ๐Ÿ˜


... Kutipan :...


Orang baik akan selalu di pertemukan pada orang-orang yang baik pula dan oang yang berbuat kejahatan akan mendapatkan yang sebaliknya pula โค๏ธ