Aku, Khanza

Aku, Khanza
Kakek Tua


Khanza Alesha masuk kedalam sebuah sekolah tingkatan atas pada umumnya hanya murid dari kalangan atas yang bisa masuk ke sekolah SMP mutiara lumbung II Babakan Ciparay dan kini Alsha tengah menjalani ujian akhir semester kelulusan masa sekolahnya. Hayati benar-benar menjadikan Alsha sebagai anak asuhnya yang begitu ia sayangi begitupula dengan Alsha yang menyadari posisinya saat ini dia menjadi juara kelas mulai dari SD hingga SMP sudah pasti kepintaran Alsha tidak di ragukan lagi bahkan tujuannya hanya untuk membuat Hayati dan orangtua lelakinya bangga terhadapnya di tambah dia memiliki banyak teman di sekitarnya lantaran Alsha senang berbaur dengan siapapun.


Tetapi tidak bagi madam Shopia yang selalu memandang rendah diri Alsha namun bagi Alsha orang-orang terdekatnya lah yang selalu ada untuknya memberikan suport padanya.


.


.


Di saat pukul 4 sore Alsha berjalan mencari sebuah toko yang sudah tertera di dalam kertas atas perintah Shopia, Alsha awalnya menaiki bus kendaraan umum untuk sampai ketempat tujuannya sungguh beraninya Alsha berjalan seorang diri di jalanan yang terlihat sepi penduduk apalagi rumornya tempat tujuannya itu ialah bekas para preman hingga memalak siapa saja yang lewat harus memberikan mereka uang.


Seorang kakek terlihat sedang memegang tongkat dengan pakaian yang lusuh dari kejauhan Alsha menatap kakek itu dan tampak merasa kasian pada kakek tersebut makanya Alsha coba menghampiri karena ingin menyapa dari dekat.


"Hai kakek mau pergi ke mana?" tanya Alsha menatap dari dekat.


"Nak... " sahut sang kakek terdengar begitu serak karena faktor umurnya yang sudah tua walau suaranya sedikit samar.


Apakah kakek ini buta? kenapa melihat dari arah yang berbeda? batin Alsha sambil melambai ke wajah kakek yang ada di depannya.


"Kakek belum makan nak, perut kakek begitu lapar dan keluarga kakek pergi meninggalkan kakek yang tidak berguna ini," ucapannya hingga terbata-bata membuat wajah Alsha tampak sedih seketika.


"Kakek belum makan? apa kakek tidak ada uang?" tanya Alsha dengan polosnya tampak pula alis mata bertautan.


"Kakek tidak punya apa-apa nak, kakek hanya terus berjalan sampai ada orang baik yang memberi kakek makan," lanjutnya lagi masih terdengar terbata-bata.


Kasihan sekali kakek ini kalau aku biarkan di sini nanti kakek ini bagaimana? tapi aku harus mengejar waktu supaya tidak telat sampai rumah.. batin Alsha begitu di ambang keresahan mengingat Shopia juga sangat tidak menyukai dirinya bahkan alasan saja tidak ia dengarkan.


Syukurlah! masih ada yang bisa aku beri pada kakek ini. Batinnya lagi sambil menatap uang selembar bernilai 50 ribu untuk ia berikan pada kakek tersebut.


"Kek ini ada uang sedikit buat kakek semoga ini menjadi berkah ya buat kakek maaf kek saya tidak bisa menemani kakek makan karena saya sangat terburu-buru sekali," tutur Alsha begitu halusnya sambil memegang tangan kakek yang sudah keriput itu.


"Nak... Siapa nama kamu? kamu anak yang sangat baik," sambut kakek itu hingga menetes lah air mata Alsha.


"Alsha, jika saya bertemu kakek lagi mungkin saya yang akan menyapa kakek terlebih dahulu," sahut Alsha begitu tampak ceria berbicara dengan si kakek yang baru saja dia temui.


"Ini kek mohon diterima."


Belum sempat kakek itu meraih uang tersebut datanglah dua orang lelaki dengan tampilan yang tidak ada beresnya. Telinga di pakaikan anting, berkalung rantai putih, rambut acakan sudah pasti itu preman yang banyak di bicarakan oleh wilayah di sekitar itu.


"Hahh lumayan lah untuk beli s*bu ini Beng!" uang yang dia rampas di perlihatkan pula dengan teman yang ada di sampingnya.


"Agh, segini mana cukup! geledah lagi mungkin ini anak orang kaya," celoteh temannya pula.


"Kembalikan uang itu! bukan hak kalian mengambil uang orang lain, cepat kembalikan!" teriak Alsha hingga melompat ke atas karena tubuhnya yang jauh berbeda oleh kedua preman itu.


Si kakek hanya terdiam karena tenaganya sudah tidak banyak lagi, dia hanya bisa terduduk di sebuah kursi dengan berjalan meraba tampak pula gemetaran di kakinya.


^^^To be continued^^^


^^^🍂 aiiwa 🍂^^^