
...♡♡♡...
Setelah Khanza terbebas dari Juna kini dirinya juga Zizi sang adik telah jauh dari Juna makanya dari pelarian mereka yang tanpa arah itupun berakhir pula bertemu dengan pak Fahri di sebuah mesjid yang pada awalnya Khanza menolak untuk menerima bantuan tersebut karena ia memiliki trauma mendalam terhadap ayahnya sendiri yang mencoba untuk menodai dirinya.
Pak Fahri yang terus meyakinkan itu membuat Khanza menjadi sedikit terbuka untuk menerima kebaikan dari pak Fahri walaupun sebenarnya ia masih meragukan orang-orang yang mendekatinya dikarenakan kejadian pada waktu Juna menjebak dirinya masuk ke dalam perangkapnya pula makanya kali ini Khanza menjadi begitu waspada terhadap siapapun supaya hal yang sebelumnya sudah terjadi jangan sampai terulang lagi, itulah tekad Khanza kali ini sebab itulah sikapnya pada pak Fahri awalnya terkesan tak percaya.
Sedari perjalanan mereka ke rumah pak Fahri ia selalu memberikan ilmu yang bermanfaat untuk Khanza dan dari situlah awal mula Khanza sedikit banyaknya percaya bahwa pak Fahri memang orang yang baik bukan untuk berbuat jahat pada dirinya bahkan hampir seluruh penduduk di desa mereka mengenal pak Fahri sehingga Khanza menjadi lega serta bersyukur karena tuhan telah mendatangkan orang baik pada dirinya yang memang tidak tahu kemana tujuannya akan tetapi tuhan sudah memberikan pertolongan untuknya lewat pak Fahri hingga rasa syukur itu tak lepas dari benaknya.
Pak Fahri mempunyai satu orang anak perempuan yang memiliki kekurangan sebab di katakan anak tersebut sudah berumur 23 tahun yang seharusnya sudah layak untuk di nikahkan tetapi tubuhnya yang masih saja tidak ada pertumbuhan lebih tepatnya lambat membuatnya terlihat seperti berumur 10 tahun masih tampak besar tubuh Khanza di bandingkan dengan anak pak Fahri.
Anak pak Fahri bernama Puput Amirah sering di panggil bunda Amy nama depannya saja apalagi ketika Puput tertawa di kala bunda Amy membawanya bermain terasa sangat bahagia walau sesekali ia meneteskan air mata melihat kondisi anaknya itu.
Puput mengalami suatu kasus penyakit yang sudah banyak di alami oleh anak bayi, balita hingga orang dewasa dan penyakit tersebut merupakan Hidrosefalus.
Hidrosefalus suatu penyakit karena penumpukan cairan di rongga otak sehingga meningkatkan tekanan pada otak termasuk pada bayi juga anak balita menjadikan ukuran kepala mereka membesar sedangkan untuk orang dewasa kondisi ini bisa menimbulkan sakit kepala yang hebat.
Hidrosefalus disebabkan oleh ketidakseimbangan antara produksi dan penyerapan cairan di dalam otak akibatnya cairan di dalam otak terlalu banyak dan membuat tekanan dalam kepala meningkat pada akhirnya penderita mengalami gejala :
• Rewel
• Mudah mengantuk
• Tidak mau menyusu
• Muntah
• Pertumbuhan terhambat
• Kejang
Sebenarnya kasus penderita hidrosefalus tidak banyak yang tertolong karena setiap yang mengalaminya pasti bertahan hanya hitungan hari setelah masa operasi.
Memang tuhan berkehendak lain pada keluarga pak Fahri karena Puput di beri kehidupan hingga sampai saat ini betapa bersyukurnya pak Fahri dan bunda Amy melihat Puput masih bersama mereka karena mereka terus memanjatkan do'a dan berikhtiar demi kesembuhan Puput dan lebih hebatnya lagi setelah selesai operasi masa penyembuhan Puput begitu cepat sampai dokter yang menangani Puput tak menduga sebab Puput sudah dinyatakan koma namun ia sadar dalam waktu singkat.
Keadaan Puput memang terbilang menyedihkan karena ia harus menggunakan selang khusus shunt di bagian kepalanya. Shunt merupakan sebuah selang yang mengalirkan cairan otak ke bagian lain di tubuh agar mudah terserap ke dalam aliran darah dan bagian tubuh yang di pilih untuk mengalirkan cairan otak adalah rongga perut maka dari itu setelah operasi Puput harus menggunakan selang selama hidupnya serta melakukan pemeriksaan secara rutin guna memastikan shunt tetap bekerja dengan baik.
Setiap yang melihat Puput awalnya merasakan ketakutan serta di balut kesedihan namun perjuangan Puput untuk hidup membuat yang melihatnya menjadi termotivasi dalam menjalani kehidupan mereka apalagi sudah banyak penyampaian rasa kagum terlontar dari mulut mereka sendiri.
Zizi juga awalnya merasa aneh ketika melihat Puput seolah ia berhadapan langsung dengan sosok seperti monster namun itu menjadi hal yang wajar sebab Zizi tak pernah bertemu dengan kondisi Puput yang seperti sekarang ini mulai dari ukuran kepala yang begitu besar hingga kedua bola matanya menonjol keluar sudah pasti Zizi merasa aneh ketika melihatnya tepat berada di depan kedua matanya itu.
Khanza lah yang memberi pengertian pada Zizi soal kondisi Puput yang sebenarnya serta ia menjelaskan juga kalau Puput tidak ada beda dengan yang lainnya dalam arti Puput bisa tertawa, berbicara walau tidak jelas, makan dan minum seperti biasa jadi yang membedakan hanya kondisi fisiknya saja walaupun dia tak bisa bersosialisasi dengan orang banyak namun bisa di bilang Puput mengerti pembicaraan orang lain.
Maka dari situlah Zizi memahami semua penjelasan dari kakaknya.
Cerita itu juga Khanza dengar sendiri dari bunda Amy berbalik pula kisah Khanza di dengarkan oleh bunda Amy sendiri makanya ia merasa kagum pada Khanza yang memikul beban berat selama ini seorang diri serta di tambah pula harus menjaga adiknya yang masih kecil untuk itulah bunda Amy sangat senang jika anak seperti Khanza berada di rumahnya.
Baik bunda Amy juga pak Fahri memutuskan untuk menjadi bagian anggota keluarga Khanza walaupun pendapatan bunda Amy hanya sebatas namun dia merasa bahagia dengan kedatangan Khanza juga Zizi lagipula pak Fahri sudah menjelaskan pada istrinya soal ia bertemu dengan kedua bersaudara itu seperti terluntang-lantung hingga mau beli makan saja mereka tak di terima begitulah penyampaian pak Fahri makanya bunda Amy merasa iba pada mereka sehingga ia sangat berbesar hati menerima walau saat ini ia hanya bisa sekedar untuk memberi mereka makan itupun Khanza sudah sangat berterimakasih dengan keluarga pak Fahri yang mau menampung mereka berdua, lagipula bunda Amy tak pernah takut dalam keadaan apapun sebab ia selalu percaya bahwa rezeki akan datang jika terus berdo'a serta berusaha selebihnya ia serahkan pada yang lebih berkuasa atas segalanya.
Yeap, Khanza maupun Zizi sudah di angkat anak oleh pak Fahri juga istrinya hingga hari terus berlalu Zizi bisa mendekatkan dirinya pada Puput dan sepasang suami istri itu, sedangkan Khanza membantu bunda Amy mengurus jahitan sementara Zizi selalu ikut dengan pak Fahri ke mushola ataupun kemana perginya pak Fahri selalu ada Zizi sehingga saat ini Zizi telah memiliki beberapa teman di sekitaran rumah pak Fahri yang seusia dengannya namun sesekali ia tetap mengingat sewaktu dirinya bermain dengan Taro ketika dahulunya masih menjual koran akan tetapi dirinya harus terpisah tak tahu karena apa, begitulah setiap harinya Zizi mengingat Taro jika sedang bermain pada teman-temannya.
^^^To be continued^^^
^^^🍂 aiiWa 🍂^^^
...Kutipan :...
Dalam keadaan apapun jangan pernah lepas dari doa serta usaha, yakinlah semua tak ada yang sia-sia jika kita sudah melakukannya dengan kesungguhan hati sebab tuhan tak pernah membiarkan makhluknya yang meminta padanya ❤️