
...♡♡♡...
Lelaki yang sempat bekerjasama dengan Shopia itu bernama Rizal kini ia memiliki anak perempuan sedang di rawat karena gejala demam berdarah sudah hampir seminggu anaknya tidak kunjung membaik sebab biayanya yang kurang memadai makanya dia mencari pekerjaan untuk memenuhi biaya perobatan sang anak sedangkan istrinya meninggalkan ia begitu saja karena dirinya tak mampu memberikan semua yang di inginkan oleh istrinya itu makanya dari kecil ia seorang diri mengurus anak perempuannya.
Rizal merupakan lelaki yang gigih dia tak pandang pekerjaan apapun selagi masih bisa dia kerjakan walaupun serabutan akan tetapi ketika Shopia menawarkan tugas padanya di saat itu ia benar sudah putus asa tidak mendapatkan penghasilan apalagi anaknya juga harus segera di berikan penanganan yang lebih lagi makanya dia mau tidak mau menerima tawaran yang di berikan oleh Shopia wanita yang sama sekali tidak dia kenali dan dirinya hanya di suruh untuk menjadi provokator saja supaya para media meliput kondisi Panji untuk menghancurkan reputasinya.
Dirinya bercerita panjang lebar pada Ded mengenai keluarga kecilnya di saat mereka berdua masih berada di dalam mobil setelah Nathan turun, awalnya Rizal ingin mengucapkan terimakasih pada Nathan akan tetapi mulutnya sangat engan berucap karena merasa bersalah sudah menduga kalau Nathan merupakan anak yang sombong juga angkuh sehingga ia hanya tertunduk malu ketika Nathan turun dari mobil malah cuma menatap dari kejauhan saja tanpa berkata apapun.
Kemudian Ded membawanya ke arah klinik untuk memberikan perobatan padanya sebelum Ded bertanya di mana anaknya di rawat sehingga Rizal merasa bingung kenapa Ded mau membawanya ke tempat klinik ternyata untuk mengobati luka di wajahnya akibat pukulan dari Ded.
Setelah usai perobatan di wajahnya kini Ded bertanya arah rumah sakit tempat anaknya di rawat karena Ded mendapatkan pesan dari Nathan lewat ponsel untuk segera mengantar Rizal ke rumah sakit anaknya dan ketika mereka sampai di rumah sakit Ded pun mengirim pesan kepada Nathan untuk memberitahu alamat rumah sakit tersebut supaya Nathan bisa menyuruh sekretaris dari kakeknya untuk mengurus biaya perobatan anak perempuan Rizal.
Panji sudah memberi izin pada Nathan bila ia memerlukan sesuatu hal penting bisa menghubungi langsung sekretarisnya makanya Nathan lebih cepat menghubungi sekretaris kakeknya supaya cepat menyusul Ded.
Pada awalnya Nathan memang tidak percaya dari ucapan yang di berikan oleh Rizal akan tetapi Nathan bisa melihat sorot mata yang sedih di balik wajah Rizal ketika mengatakan terpaksa melakukan semua itu untuk biaya berobat anaknya apalagi tugas yang di terimanya juga tak selesai dan sudah pasti ia tidak mendapatkan sepeser uang dari Shopia.
Sesampainya mereka berdua di rumah sakit ternyata sekretaris yang di hubungi oleh Nathan telah menyelesaikan biaya administrasi untuk perawatan anak Rizal di tambah Ded juga memberikan sebuah amplop yang sebelumnya di berikan oleh Nathan padanya, tentu saja Rizal menjadi sangat tersentuh oleh kebaikan yang di berikan Nathan untuknya padahal sedari awal dia sudah memaki Nathan habisan-habisan sungguh dia tak menduga bisa bertemu dengan orang sebaik Nathan kini Rizal mengeluarkan air mata bahagia tak terkira lagi sehingga ia terus mengeluarkan air mata membasahi wajahnya karena sudah sangat tertolong dari beban yang selama ini dia pikul sendiri lalu ia juga tak lupa berpesan maaf serta ucapan terimakasih lewat Ded supaya tersampaikan pada Nathan, yeap kebaikan Nathan memang di turunkan dari sang kakek karena kakeknya selalu mengajarkan pada Nathan untuk saling tolong menolong dalam hal kebaikan.
"Bos muda yang dingin! ternyata begini caramu memberikan kehangatan untuk orang lain, sungguh aku tak menduga cara mu di luar nalarku! dasar bos muda," gumam Ded sambil berjalan lalu ia terus bergeleng kepala tampak pula senyuman kecil di wajahnya.
"Anda tadi mengatakan apa tuan?" tanya seorang sekretaris lelaki itu sambil menoleh ke arah samping dan berjalan berdekatan pada Ded.
"Tidak aku tak mengatakan apapun," sahut Ded berkata ramah sehingga ia menoleh dengan lontaran senyum tipisnya membuat sekretaris itu menggaruk kepala berulang kali.
Mereka pun berjalan bersamaan dan sampai di luar rumah sakit mereka berpisah satu sama lain karena sekretaris itu juga sudah menyelesaikan tugasnya.
^^^To be continued^^^
^^^🍂 aiiWa 🍂^^^
...Kutipan :...
Jika ada yang ingin berbuat jahat padamu jangan kau balas dengan kejahatan ingatlah kebaikan yang kau berikan akan memberikan kesadaran pada orang yang berbuat jahat padamu ❤️