Aku, Khanza

Aku, Khanza
Sahabat Karib


...•••...


Awal mulanya Devan dan Alsha berkenalan, semenjak Devan menolong Zizi yang hampir saja tertabrak motor di pinggir jalan di dalam peristiwa itu Hayati sangat berterimakasih sekali pada Devan yang sudah menyelamatkan Zizi dengan cepat, kalau saja terlambat mungkin Zizi sudah berada di rumah sakit saat itu. Devan sungguh di jadikan seorang yang istimewa oleh Hayati apalagi Devan mempunyai perawakan yang membuat orang lain merasa nyaman saat berada di dekatnya bahkan kedekatan Devan dan Alsha membuat Hayati berfikir jauh untuk menjodohkan mereka kelak sudah dewasa nanti, tetapi dia tak ingin memaksa kehendaknya untuk masalah itu dia hanya berharap kalau Devan dan Alsha akan terus bersama dalam suka maupun duka.


Zizi merupakan anak yang lebih peka di banding dengan Alsha dia lebih bisa merespon seseorang dengan penglihatannya, kalau Devan datang ke rumah pasti Zizi terus menempel di dekat Devan dengan meminta untuk bermain bersamanya, pada saat kejadian kembang gula yang hampir mencelakainya Devan memberi sebuah robot kesayangannya pada Zizi sewaktu itu Zizi langsung melupakan tentang jajanan tersebut karena rayuan Devan. Makanya di saat Devan datang ke rumah Hayati ia selalu membawa mainan yang dia beli dari toko langganannya.


Yeap, Devan sungguh bisa mendekati Zizi dengan begitu mudahnya tetapi tidak untuk Alsha yang masih terlihat canggung saat Devan datang ke rumahnya.


Di sekolah Alsha menjadi sekretaris sedangkan Devan menjadi ketua kelas, mereka di pasangkan karena selalu terlihat kompak tidak pernah berselisih paham maka untuk itu kepala sekolah langsung yang memberikan tugas itu kepada mereka.


Awalnya Nathan Austin yang di berikan tugas menjadi ketua kelas akan tetapi ia tetap menolak dengan beralasan tidak bisa membagi waktu apalagi dia juga punya les tambahan di rumah, itulah mengapa dia selalu menolak karena sebenarnya ia tak ingin repot mengurus hal seperti itu sebab menurutnya itu tidaklah penting sama sekali yang terpenting baginya hanya fokus belajar dan membanggakan kedua orangtuanya.


.


.


.


Keseharian Alsha di dalam sekolah dan selalu di antar Hayati sampai depan gerbang Devan pasti akan menunggu Alsha untuk masuk bersama dengannya, walaupun Alsha sedikit telat namun Devan tetap menunggu Alsha dengan setia supaya bisa masuk berbarengan dengannya, entah apa yang di fikirkan Devan tetapi dirinya kini sudah merasa nyaman jika berada di dekat Alsha mereka juga bersahabat sedari awal masuk sekolah sampai waktunya untuk ujian akhir sekolah.


Teng


Teng


Teng


Seorang guru wali kelas bernama Ria masuk dengan memberi sapaan hangat.


"Selamat pagi anak-anak."


"Selamat pagi buk," sahut mereka dengan kompak.


"Egh Alsha apa kau tau si Kino nembak aku, aduh aku harus gimana ini?" celoteh teman sebangku Alsha alias sahabat karibnya bersamaan dengan Devan.


Yeap sahabat lainnya itu sebut saja Amelia Sari, ia merupakan anak tunggal dari keluarga Winoto yang mempunyai kebun sawit di daerah Magelang. Anak yang di prioritaskan oleh kedua orangtuanya, anak yang selalu mendapatkan kasih sayang terlalu lebih, alias anak manja akan tetapi Amelia merupakan anak yang sangat baik ia tidak pernah memandang rendah orang lain apalagi dia sudah mengetahui seluk beluk keluarga Alsha makanya Alsha sangat menyayangi Amelia sebagai sahabat terdekatnya.


Amelia mempunyai bola mata kecil karena terlihat cipit, ibunya orang cina sedangkan sang ayah asli orang Magelang namun mereka menetap di Bandung mengurus sawit yang baru di beli ayahnya. Amelia mempunyai agama katolik tetapi tidak pernah menyentuh makanan yang di haramkan oleh agama islam cuma mereka hanya pekat ke ibadah saja dan memakan makanan yang biasa saja tidak ada hal aneh-aneh dalam makanan mereka.


Dia memiliki paras yang cantik, berambut hitam, sudah pasti berkulit putih, memiliki tinggi yang sama dengan Alsha.


Kekompakan mereka bertiga menjadi sorotan bagi setiap yang melihatnya, terutama Nathan Austin si batu es yang sangat dingin seperti tidak memiliki kehidupan saja, dia selalu sendiri terlihat tak mau bergabung dengan siapapun namun di balik diamnya itu Nathan selalu bergandengan pada Alsha yang terus meraih juara satu maka dari itu Alsha sungguh penasaran seperti apa Nathan Austin sesungguhnya.


..........


Masih ada lagi sweet memory sahabat Alsha ya❤️ terus ikuti ceritanya di ' Aku, Khanza ' jangan sampai ketinggalan ❤️


^^^To be continued^^^


^^^🍂 aiiWa 🍂^^^