Aku, Khanza

Aku, Khanza
Pasal Berlapis...


...♡♡♡...


Tatapan mata Chintya tertuju pada Rina yang masih tampak tertunduk sekitar beberapa menit berjalan ia hanya terus menyeka keringat dan mengusap-ngusap tapak tangannya yang mulai sudah terlihat menyebar ruamnya sampai ke siku tangannya.


Chintya mengatupkan kedua tangan di dada sambil menatap lurus ke arah Rina bahkan tak sedikitpun ia berpaling dari Rina.


"Kenapa anda berbohong nona? siapa orang yang bekerjasama dengan anda?kalau tak ada mana mungkin anda berani melangkah sendirian dan menanggung resikonya," timpal Chintya yang terus menatap Rina.


Sementara itu Chelsea hanya mengarah pada Chintya sambil meneguk teh melatinya saat ia minta pada koki dapur untuk dirinya juga Chintya.


"A -apa maksud kau berkata begitu?" pertanyaan itu seakan keruh karena Rina mulai kelabakan dan merasa tidak tenang.


"Bukankah sudah jelas semuanya apa yang sudah anda lihat tadi nona? mengapa anda terus seolah tidak menyadarinya? baiklah akan saya perjelas jika itu yang nona inginkan." Lontaran itu terdengar seperti Chintya mulai kesal dengan sikap acuh dari Rina.


Jolie merupakan adik angkat dari Chintya dan gadis itu masih melanjutkan universitasnya semenjak ia pernah keluar di tahun 2016 akibat pelecehan seksual yang dia hadapi sebelum bertemu dengan Chintya hidup Jolie bagaikan di neraka karena tidak ada ketenangan dan selalu ingin bunuh diri karena lelaki yang melecehkannya itu ialah abang sepupunya sendiri bahkan lelaki itu sekarang sudah mendekam di penjara hampir bertahun lamanya berjalan.


Awalnya Chintya kebetulan sedang ada pertemuan di salah satu kota tepatnya negara Amerika lalu ia di hubungi oleh kedua orang tua Jolie untuk menyelesaikan kasus anak mereka yang sudah hampir putus asa itu makanya Chintya menjadi pengacara untuk Jolie mengambil hak Jolie supaya lelaki itu mendapat hukuman yang setimpal.


Kasus yang di tangani Chintya selalu berakhir bagus dan pastinya setiap pelaku ia berhasil jebloskan ke dalam penjara begitulah kepintaran Chintya dalam menangani semua kasus yang ia terima maka dari itu ke dua orang tua Jolie sangat berharap kalau Chintya bisa menjadi pengacara mereka yang pada akhirnya Chintya bisa memenangkan kasus itu sehingga lelaki tersebut masuk ke dalam sel tahanan karena tak membutuhkan waktu lama Chintya dapat menemukan bukti dari pelecehan itu sehingga lelaki itupun tak dapat berkutik akan tetapi ke dua orang tua Jolie ingin kasus anaknya di tutupi jangan sampai publik mengetahuinya karena akan bisa menghancurkan masa depan anak mereka.


Makanya di dalam data diri Jolie hanya tertera kalau ia putus universitas di tahun 2016 dan tak ada menyinggung karena apa dia putus di tahun tersebut.


Chintya hanya membutuhkan waktu 1 bulan saja untuk menenangkan Jolie yang pada akhirnya dia menganggap Jolie adiknya sendiri sebab itu Jolie sudah terbiasa dengan kehadiran Chintya di hidupnya itu namun walaupun Chintya jarang mempunyai waktu lebih terhadap Jolie ia tetap memberikan perhatiannya pada gadis itu karena ia tak ingin jolie merasa sendirian lagi dan selalu memberi pesan untuk lebih banyak belajar supaya apa yang dia alami sebelumnya terkikis sedikit demi sedikit.


.


.


.


Chelsea tak menduga akan ada cerita yang sangat kebetulan seperti itu di mana ia juga jadi sedikit lebih lega setelah Chintya menjelaskan begitu rincinya.


"Apa ada lagi yang masih belum anda mengerti nona?" tanya Chintya pula setelah ia panjang lebar menjelaskan tentang riwayat Jolie sesungguhnya.


"A -aku..."


Rina sudah tak dapat berbicara seolah tenggorokannya tertahan duri tajam sehingga ia sesekali memejam matanya merasa cemas bukan kepalang.


"Baiklah kalau begitu, saya akan membacakan isi dalam sebuah berkas ini kepada nona dan saya mohon nona dengar secara seksama supaya nona tahu apa itu hukum di negara ini," imbuh Chintya pula sambil menggerakkan berkas yang ada di tangannya ke hadapan Rina.


⚜Pasal 104 sampai pasal 488 KUHP :


-Bab IX - Sumpah Palsu Dan Keterangan Palsu


-Bab XII - Pemalsuan Surat


-Bab XXIII - Pemerasan Dan Pengancaman


⚜Pasal 310 ayat 1 tentang pencemaran secara lisan


{ Hukuman penjara selama-lamanya sembilan bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp.4.500,-}


⚜Pasal 310 ayat 2 tentang pencemaran secara tertulis


{ Hukuman penjara selama-lamanya satu tahun empat bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp. 4.500,-}


⚜Pasal 311 tentang fitnah :


{ Hukuman penjara selama empat tahun }


⚜Pasal 315 tentang penghinaan ringan :


{ Hukum pidana empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah }


⚜Pasal 317 tentang pengaduan palsu/fitnah :


{ Hukum pidana selama empat tahun }


⚜Pasal 318 tentang persangkaan palsu


{ Hukum pidana empat tahun }


Chintya menjelaskan setiap detail tulisan dari isi berkas tersebut dengan bahasa yang mudah di pahami oleh pendengarnya betapa paniknya Rina di kala ia mendengar setiap hukuman yang di terangkan oleh Chintya tepat di hadapannya.


"Saya harap nona memahami apa yang saya jelaskan barusan karena setiap tindakan nona sudah mengenai pasal berlapis sesuai hukum negara yang berlaku nona," monolog Chintya berkata dengan tegas dan tampak menutup kembali berkasnya sambil menatap ke arah Rina. "Bahkan nona akan mendekam selamanya di penjara jika di perhitungkan dari setiap hukuman pidana yang sudah tertera dan sudah terbukti sah di mata hukum jadi nona tidak bisa mengelak lagi atas perbuatan nona sendiri," lanjut Chintya seakan membuat Rina tak dapat membalas ucapannya.


"Bagaimana nyonya Chelsea? apa kita bawa nona ini ke pengadilan? biar saya atur semuanya data semua bukti yang sudah saya pegang ini?" tanya Chintya menoleh pada Chelsea yang sudah sedari tadi terkagum dengan kepintaran dari kedua orang yang ada di sampingnya itu.


"Aku serahkan semuanya pada mu Chintya ," turut Chelsea pula berkata secara puas karena ia merasa dirinya beruntung memiliki ke dua kandidat yang teramat cerdas.


"Baiklah nona sekarang apa yang akan nona lakukan? menerima hukuman atau membayar denda yang sudah berlapis ini?" tanya Chintya kembali sambil melirik kepalan tangan yang kuat dari Rina. "Apa nona mau berdiam seperti ini tanpa berkata apapun? atau nona masih ingin memberi alasan lain? biar saya mencari lebih banyak bukti tentang kasus ini dan kalau sampai saya berhasil menemukan semua bukti itu maka nona tak dapat tertolong lagi bahkan saya tak dapat memastikan keselamatan nona," sergah Chintya sengaja berkata demikian supaya Rina membuka suaranya.


Terbelalak lah mata Rina ketika mendengar perkataan dari Chintya bahkan dirinya seakan di ambang kehancuran akibat bekerjasama dengan Shopia.


Dasar nenek sihir! kau tunggu pembalasanku! batin Rina yang menahan gejolak emosinya membayangkan wajah Shopia di ingatannya itu.


^^^To be continued ^^^


^^^🍂 aiiWa 🍂^^^


...Kutipan : ...


Apa yang kau lakukan sesuai dengan apa yang kau dapatkan namun itu masih hukum di dunia belum lagi hukum akhirat yang kau dapatkan bahkan kau tak akan sanggup untuk membayangkan ❤️