
Pedang yang menemaninya selama ini ternyata jelmaan dari kekacauan itu sendiri. Hal yang lebih aneh adalah kekuatannya di dunia nyata benar-benar naik signifikan.
Blue merasa tubuhnya di Domain Dewa semakin ringan, ia mengepalkan tangannya dan senyum muncul di wajahnya.
"Jadi selama aku menemukan benda apa yang diinginkan Dewa Kekacauan, kekuatanku akan meningkat." Blue tampak bersemangat setelah pedang yang menusuknya menghilang dan melebur dengan tubuhnya.
"Tuan, apa kamu baik-baik saja?" tanya Liem yang khawatir. Pengetahuannya tidak sampai dewa kekacauan, ia hanya tahu bahwa Dual Secret Sword bukan pedang biasa.
Bahkan Bee tidak bisa melihat seberapa menakutkannya pedang milik tuannya. Ia hanya mendekat dan mencoba bertanya, "Apa pedangnya sudah berevolusi?" tanya Bee.
"Ya, sekarang Dual Secret Sword menjadi artefak Tingkat Dewa Rendah. Efek yang ditawarkan juga sangat gila."
"Coba tunjukkan padaku." Bee mencoba mencari informasi dewa kekacauan melalui Dual Secret Sword.
Blue dengan santai mengeluarkan pedangnya dan membiarkan Bee menyentuhnya. Sesuatu yang tak terduga terjadi, Bee langsung diterbangkan beberapa meter jauhnya.
Bee tersenyum dan darah mengalir dari sudut bibirnya. "Menarik, pedang ini bisa mengembalikan energi dewa cahaya."
"Sudah sewajarnya aura sekuat itu memantulkan energi lemah milikmu," ucap Liem memberikan komentar tentang pedang tuannya.
Bee tidak tersinggung dengan perkataan Liem, ia sadar betul bahwa posisinya sangat lemah di bandingkan dengan pewaris lainnya.
"Baiklah, lupakan dan masukkan saja. Yang pasti pedang itu sangat misterius, sebaiknya jangan terlalu percaya dengan dewa kekacauan itu." Bee memberikan nasihat untuk Blue yang tampak senang.
"Alu tahu itu, setidaknya orang itu membantuku menjadi lebih kuat. Urusan kita di Benua Utara harusnya sudah selesai, sekarang saatnya mencari Batu Mana untuk kebutuhan Fairy Dance di Benua Barat."
Dunia gempar karena ada seseorang yang berhasil menjadi pemain level 323. Harusnya itu mustahil dilakukan karena para pemain nomor dua saja baru level 279.
Beberapa guild super bekerja sama untuk mencari pemain tersebut. Mereka menduga bahwa ada jalan pintas untuk naik level, disaat yang sama juga ada pemain dengan poin kekuatan yang tidak masuk akal muncul di Hall of Fame.
Pada menu Kekuatan dan Kelincahan juga ada nama yang disembunyikan. Jumlahnya tidak masuk akal sama sekali, Blue punya 32 ribu poin kekuatan dan 27 ribu poin Kelincahan.
Blue sendiri juga bingung, padahal perlengkapan seharusnya tidak dihitung dalam Hall of Fame. Namun kenyataan berkata lain, Dual Secret Sword sudah menjadi satu dengan dirinya. Artinya semua yang ada dalam pedang sudah menjadi status bawaan Blue, termasuk Buku Neraka dan Buku Suci yang Jatuh.
Puluhan super guild bekerja sama untuk mencari orang yang menyebabkan kegaduhan di seluruh dunia. Bahkan Perusahaan Aldi memberikan klarifikasinya di dalam pers terbuka.
"Kami menjamin tidak ada kecurangan dalam permainan Domain Dewa. Sosok yang telah menjadi begitu kuat kemungkinan besar adalah karakter yang sudah menjadi Demigod. Kami harus membeberkan informasi ini untuk kenyamanan bersama."
Salah seorang petinggi perusahaan Aldi mengatakan bahwa pemain yang terlampau kuat itu adalah Demigod. Ia tidak mengatakan detailnya karena Perusahaan Aldi tidak punya data terperinci.
Hanya ada 3 orang yang tahu siapa orang terkuat yang mengguncang dunia. Mereka tidak lain adalah Leon, Jessica, dan Amelia.
Ketiganya mengetahui orang pertama yang menyembunyikan namanya adalah Blue. Untungnya Leon, Jessica, dan Amelia sudah melihatnya terlebih dulu. Berbeda dengan pemain lain yang melihat fitur baru dan Hall of Fame menjadi bagian terakhir.
Blue tidak peduli dengan keadaan luar, ia meneruskan perjalanannya untuk mendapatkan perlengkapannya ke Benua Selatan. Namun sebelum melanjutkan, Blue mengangkut Batu Mana dalam jumlah yang sangat banyak.
"1 miliar energi kehidupan terasa sangat sedikit," gumam Blue melihat jumlah miliknya.
...[Energi kehidupan : 3,2 T....
...Penambahan EK : 20 ribu per menit.]...
"Ini pertama kalinya aku melihat angka yang begitu banyak di singkat menjadi satu huruf saja." Blue belum pernah melihat angka yang begitu banyak di jadikan dalam satu panel.
Siapa yang menyangka ternyata penambahan energi kehidupannya sangat besar. 20 ribu dalam satu menit, artinya 28 jutaan dalam satu hari. Mulai sekarang Blue tidak akan menghemat energi kehidupannya dan memberikannya pada semua pengikutnya.
Berbeda dengan para pemain, penduduk pribumi akan sangat setia mengikuti rajanya. Mereka akan mempertahankan kepercayaannya sampai maut menjemput.
Blue sampai di Desa Sahara yang sudah menjadi desa tingkat 5. Bangunannya sangat elegan tidak kalah dengan Desa Koral, bedanya desa sahara tidak menerima pemain bukan anggota Fairy Dance masuk.
"Zaha, aku lihat Desa Sahara sangat makmur tanpa pemain. Bagaimana kau melakukannya?" tanya Blue yang juga penasaran.
"Aku tidak melakukan apapun, Bunny yang melakukan semuanya."
Bunny dan kelompoknya langsung memberi salam ketika melihat Blue berbincang dengan Zaha. "Salam tuanku."
"Kerja bagus, aku akan memberimu sedikit hadiah." Blue menepuk pundak Bunny dan memberikan 1 juta energi kehidupan untuk menopang kecerdasannya itu.
Cahya biru terang menyelimuti tubuh mungil Bunny. Tepat setelah diberi Energi Kehidupan, Bunny tampak sangat cantik dan status miliknya naik drastis. Bahkan Anoman akan kebingungan ketika melihat putri kecilnya tumbuh.
Meskipun bukan putri kandung, Anoman sudah menganggap Bunny sebagai anaknya sendiri. Semua orang dari atlantis sudah menemukan jati diri mereka masing-masing.
Blue tersenyum melihat dua orang yang sedang bersembunyi. Mereka adalah Anoman dan salah satu perwakilan dari manusia pohon.
"Mengapa kalian berdua bersembunyi?" tanya Blue dengan suara pelan.
Keduanya langsung muncul dan berlutut di depan tuannya. Anoman membuka pembicaraan terlebih dahulu.
"Tuan, aku sudah memutuskan jalan terakhir yang ingin aku lalui. Tolong jadikan aku pengawal pribadimu, itu akan menjadi kehormatan terbesar untukku."
"Aku berbeda dengannya tuan, tolong berikan tugas yang lebih baik pada kelompok kami. Aku mendengar Tobias dan rekan-rekannya menyerang wilayah lawan."
Blue tidak bisa menahan mereka semua. "Baiklah, aku memberimu perintah untuk membantu Tobias di medan perang, aku harap kalian tidak menyesal. Sedangkan untuk Anoman, bertarung lah dengan Yami dan buktikan kelayakan orang tua sepertimu."
Blue sebenarnya ingin merekrut anoman dalam kelompok pribadinya, tetapi ia harus memikirkan masa depan Anoman yang sudah mendapat kehidupan keduanya.
Perlu diingat, ketika Blue mati, makan pengawal pribadinya akan ikut menghilang. Anoman bisa saja menghilang hanya karena kesalahan Blue yang menyebabkan dirinya mati.
"Baik, Tuan!" jawab Anoman segera merubah set perlengkapannya menjadi petarung.
Yami juga menarik pedangnya pelan, sehingga menimbulkan suara gesekan antara sarung dan bilah pedang.
Kedua mata mereka saling memandang. Tidak ada dendam pribadi, tetapi keduanya tidak boleh kalah apapun yang terjadi.
Yami punya kekuatan yang tidak masuk akal hingga bisa membunuh keabadian Ratu Es. Disisi lain Anoman juga veteran perang yang punya segudang pengalaman bertarung.
"Aku akan mengatakan ini, duel ini hanya akan mengukur kemampuan kalian. Aku akan menggunakan sistem untuk melindungi kalian dari kematian. Meskipun begitu, jangan ada yang lengah sedikitpun!" seru Blue dengan nada penuh semangat.
"Siap!"
"Mulai!"
Yami dan Anoman langsung menghilang dari tempatnya, serangan mereka saling bertemu hingga menciptakan gelombang energi yang sangat kuat.