Domain Dewa : Penguasa Benua

Domain Dewa : Penguasa Benua
Sisi Lain


Perang berlanjut tanpa ada perlawanan yang berarti. Perlu diingat pasukan Blue adalah dewa puncak atau lebih tinggi, jadi belum ada korban sama sekali.


Ditambah lagi pasukan Blue mempunyai keterampilan khusus untuk mempertahankan dirinya sendiri.


Hancurnya pedang penghukuman membuat semua orang panik. Beberapa pengikut Osiris mulai kabur, mereka sudah kehilangan kepercayaan dirinya.


Namun pasukan Blue bukan kumpulan orang pemaaf, mereka mengejar dan menyabet punggungnya. Bahkan sebagian berhasil memotong lehernya.


Osiris berteriak, "Jangan panik!"


Pedang Penghukuman yang baru saja hancur muncul kembali di langit dengan ukuran yang lebih kecil. Osiris telah mengorbankan setengah umurnya untuk menciptakan pedang sebelumnya, ia tidak boleh gegabah dan memanfaatkan pengikutnya.


Pedang yang melayang di langit mulai menyerap energi kehidupan yang diberikan Osiris. Cahaya lembut berwarna kuning keemasan mulai keluar dari tubuh pengikut Dewa Kehidupan.


Semua pengikut Dewa Kehidupan mulai kehilangan kekuatannya. "Jangan takut, ini hanya sementara!" teriak Osiris memberikan semangat pada rekan-rekannya.


Hades dari kejauhan menonton peperangan yang seharusnya bisa dimenangkan Osiris dengan mudah.


"Ini aneh, kenapa pengikut Osiris tampak lemah?"


Seorang pria dengan jenggot panjang menjawab dengan suara lembut. "Formasi, aku merasakan ada formasi tersembunyi yang sudah dipasang."


Benar, Blue sebelum memulai menyulut perang sudah memasang formasi super besar. Meskipun sudah diberikan simbol penyembunyian, pria berjenggot itu masih bisa menyadarinya.


"Dimana?" tanya Hades yang tidak merasakannya sama sekali. Meskipun kekuatannya di atas pria berjenggot, Hades cenderung mempelajari cimera dibanding simbol dan formasi.


"Hamba tidak tahu pastinya. Setidaknya ada 3 titik pusat formasi."


Kali ini jawaban pria berjenggot salah besar, Blue berhasil memasang 12 titik simbol untuk menyusun formasi kokoh.


Karena keberadaannya samar, jadi sangat sulit untuk menemukannya. Inilah keahlian Blue setelah belajar dengan Athena dan Moris.


Blue mendongak melihat pedang penghukuman yang bertambah besar hingga melebihi serangan sebelumnya.


"Ini menjadi semakin menarik." Blue memejamkan matanya mengendalikan energi alam yang sering dipraktekkan Moris.


Pohon-pohon yang ketakutan karena perang mulai bergoyang-goyang. Energi berwarna hijau berkumpul disekitar pria berjubah Merah Api, pria itu tidak lain adalah Blue Sang Raja Segalanya.


Ketika energi alam berkumpul, nama resmi Blue terungkap ke selamat seluruh penjuru dunia.


...[Selamat atas kelahiran Raja Segalanya. Semua pengikutnya akan mendapat keistimewaan.]...


Segudang notifikasi membuat Leon pusing, waktu pertunangannya tinggal 3 hari. Namun ada kejadian aneh lainnya yang membuatnya harus lembur.


"Bajingan gila!" teriaknya sambil mengebrak meja kerja.


Salju datang membuka pintu dengan wajah kesal, ia mengebrak meja Leon. "Kemana saja kau, Sialan!"


Leon menunjukkan ribuan pemberitahuan sistem yang terus muncul. Hal itu karena semua pengumuman sistem terkait Guild akan masuk padanya.


Penambahan kekuatan yang mendadak membuat seluruh anggota Fairy Dance memancing pemberitahuan yang tak ada ujungnya.


Salju membuka sistem dan melihat ternyata Poin Kekuatannya susah mencapai 15 ribu. Padahal ia yakin sebelumnya hanya 13 ribuan. Artinya ada penambah lebih dari 1000 poin.


"Gila!"


Para super guild yang memasukkan mata-mata di Fairy Dance juga terkejut. Mereka awalnya diam untuk mencari celah dan memberikan pukulan parah pada Fairy Dance. Namun sekarang jurang di antara Fairy Dance dan guild nomor 2 semakin melebar.


Hall of Fame sebagian besar di isi anggota Fairy Dance. Semua orang panik, termasuk media yang terus menghubungi Jessica dan Nidia.


Keduanya sudah sangat terampil, mereka mengabaikannya dan mengadakan pertemuan konferensi untuk membuat klarifikasi resmi.


Blue dan Osiris saling memandang, yang satu mempunyai energi dewa, satunya mempunyai energi alam. Karena dua energi tidak ada yang pasti menang, tetapi Blue punya keyakinan penuh.


Pedang Penghukuman sudah mencapai puncaknya. Osiris melepaskan semua energi milik pengikutnya.


"Matilah sialan!" teriaknya dengan penuh semangat.


Para pengikut Osiris mulai terbunuh karena kekuatannya hanya tinggal separuh. Disini lain pasukan Blue adalah Dewa Puncak dan lebih tinggi.


Sayap hitam yang awalnya hanya berjumlah 6 lembar, ketika terbang tumbuh dua sayap lagi di kanan dan kiri.


Perubahan mendadak itu sangat menguntungkan untuk Blue sendiri. Dia menempelkan Dual Secret Sword sehingga membentuk sebuah bayangan pedang.


Pedang kuning keemasan jatuh dari langit, dibalas dengan pedang hijau daun yang menjulang dari tanah ke langit.


Kedua ujung pedang bertemu, keduanya sama-sama memuntahkan darah segar. Blue terus memaksakan batasnya hingga musuhnya menyerah.


Osiris memuntahkan darah dari mulutnya, anehnya darah yang keluar langsung berhenti. Namun darahnya terus mengalir layaknya seekor hewan yang akan segera mati.


"Ugh..."


Osiris batuk, ia tidak menyangka kekuatan seluruh pengikutnya akan kalah dengan satu orang.


"Aku tidak percaya kau hanya manusia biasa!"


Osiris membuat pernyataan yang sudah pasti kebenarannya. Namun Blue terus mengelak hingga akhirnya Osiris mulai tersenyum.


Blue mendekat dengan langkah kaki yang sempoyongan sambil menodongkan ujung pedang


"Terima kasih telah menyadarkan diriku yang lain. Mungkin ini pertemuan terkahir kita." Osiris menyadari bahwa Blue sangat berpotensi.


"Bukan masalah besar, aku memang sengaja menghentikanmu!"


Penyesalan selalu datang di akhir hayat, Osiris memang sudah menyimpang dari jalan awalnya.


Tepat sebelum Osiris tertusuk pedang, Hades dengan cepat mengambil tubuh Osiris yang sudah tidak punya nyawa.


Kecepatannya sangat cepat hingga bisa disebut teleportasi. Blue sebenarnya menyadari Hades bersiap menyerang, makanya ia terus waspada untuk menguatkan dirinya.


Namun siapa yang menyangka, Hades bisa menggunakan keterampilan aneh yang memblokir kemampuan deteksinya.


Osiris yang memberontak langsung ditusuk perutnya dengan tangan. "Diam dan matilah!" katanya.


Hades sempat melirik Blue, ia tanpa memperhatikan lainnya langsung lari secepat mungkin.


[Dewa Kehidupan Osiris telah tiada, semua mahkluk akan terkena efek buruk Down Grade.]


[Down Grade


Semua pemain akan mengalami kemunduran 2 level dan semua poin status akan dikurangi 10%, mahkluk hidup lainnya akan berkurang 10%.]


Blue menyempitkan matanya, ia tidak menyangka ini akan terjadi. Pada kehidupan sebelumnya tidak pernah ada yang membunuh dawa sejati.


[Pengumuman tambahan, semua pengikut Raja Segalanya dan Hades tidak terkena efek buruk!]


Blue bisa memaklumi pengikutnya tidak tekena efek buruk, karena mereka yang berjuang sampai titik darah penghabisan. Namun pengikut Hades sedikit beruntung karena tuannya punya ketrampilan aneh.


Yami muncul di sebelah tuannya. "Tuan, apa perlu aku mengejarnya?"


"Untuk sekarang lupakan dia, mari ambil keuntungan dari perang."


Ya, Blue membiarkan semua pengikut Osiris memilih berganti pihak atau keluar dari Kerajaan Kairo. Karena saat ini Kerajaan Kairo milik Fairy Dance atau Raja Segalanya.


Leon yang berada di ruang kerja menggerutu masalah pekerjaannya. Ia akan segera bertunangan tapi lembaran kertas dan masalah terus bermunculan.


"Ya, ya, ya sekarang Kerajaan Kairo!"


Salju di samping juga merasakan lelah yang amat menyiksa punggungnya. Ia sekarang mengerti mengapa Leon terus berdiam diri di dalam ruangan selama beberapa minggu.


Blue duduk di atas loteng Istana Kerajaan Kairo, ia melihat ke arah Menara Pengadilan Surgawi. "Aku yakin dia Hades, tapi..."


Blue terus berpikir mengapa Dewa Kehidupan Osiris selemah itu. Padahal Blue sudah menyiapkan puluhan kartu tersembunyi untuk memecahkan segala masalah.


Meskipun sudah menyusun 12 simbol yang menekan kekuatan Osiris. Seharusnya Dewa Kehidupan tidak selemah itu.


Pasti ada konspirasi yang terjadi. Blue harus menghindari masalah yang tidak penting.