Domain Dewa : Penguasa Benua

Domain Dewa : Penguasa Benua
Musuh Musuhmu Adalah Taman


Pelayan Lelang Bawah Tanah hanya mengeratkan giginya. Ia tidak punya wewenang untuk membuat masalah disini. Akhirnya dia membalik badan dan pergi.


Pak tua dan satu pengawalnya kembali ke ruang administrasi. Mereka mendaftar ulang, melihat antrian yang cukup panjang keduanya hanya bisa menghela napas.


Blue menerima banyak laporan dari para pengintai. Ia memipah informasi penting dan kurang relevan.


"Sepertinya Pengadilan Surgawi lebih kuat dari yang aku duga." Blue merasa persiapannya kurang.


Terkahir kali melawan Osiris, Blue hanya menggunakan sebagian kartunya. Masih ada ratusan trik yang belum dikeluarkan, contohnya mengerahkan pasukan abadi atau anggota Fairy Dance.


Bahkan Venom dan Selry belum bertarung. Masih banyak faktor yang harus diperbaiki untuk memaksimalkan kekuatannya.


Blue bukan individu yang mendominasi, tapi ia bisa mengalahkan Osiris yang lahir ribuan tahun darinya. Itu semua bisa terjadi karena Teknik Jiwa dipadukan dengan energi kekacauan.


Teknik Jiwa dan keistimewaan Energi Kekacauan bisa menyerap kekuatan musuh dengan maksimal. Meskipun sudah menggabungkan keduanya, Blue hanya menarik 20% kekuatan dari Pedang Penghukuman.


"Hadirin yang terhormat, perkenalkan saya Pedro, pembawa acara lelang hari ini." Pria di tengah panggung berteriak keras hingga suaranya terdengar sampai ke seluruh ruangan.


Blue melirik seorang pria di sebelah pembawa acara lelang. Pria itu adalah orang yang menantang Blue tadi.


"Jadi posisinya cukup tinggi disini."


Ada 4 orang lainnya yang mencoba berkomunikasi melalui telepati. Blue bisa merasakannya karena energi Kehampaan meningkatkan semua inderanya.


"Untuk pelanggan lama pasti sudah mengetahui barang pembuka lelang kita!"


Pembawa acara menunjuk sebuah kotak besi yang tertutup kain hitam. Pelayan lelang menarik kainnya dan semua orang berteriak.


"Woh..."


"Permata langka yang dapat meningkatkan mana penggunanya!" teriak pembawa acara dengan suara penuh semangat.


Blue menyempitkan matanya, ia melihat ada sesuatu yang aneh di dalam pemata itu.


Setelah menggunakan Mata Dewa, Blue menyadari ternyata benda itu bisa mengurangi efek kutukan akibat eksperimen Hades.


"Jadi begitu."


Blue sadar apa yang direncanakan Hades dan pasukannya. Lelang bawah tanah inipun punya latar belakang yang sangat misterius.


Ada 5 penjaga dewa puncak, anehnya mereka tidak mengungkapkan kekuatannya. Blue tidak melihat adanya bekas modifikasi tubuh.


Sekarang fakta yang mengejutkan didapatkan, Hades punya saingan di Kerajaan Moskow. Meskipun tidak sekuat Hades, musuhnya sangat sulit disingkirkan.


"Mari mulai harganya dengan 100 Batu Kuning!"


Semua peserta lelang langaung mengajukan tawarannya dengan menekan tombol pada sistem. Blue tidak punya niat untuk menawar, jadi melihat harganya melambung tinggi sudah menjadi hiburannya.


Harga berhenti di 1200 Batu Kuning, Blue masih tidak bisa memecahkan kebingungannya. Padahal batu permata itu tidak langka, tapi banyak yang menawar dengan harga tinggi.


Simbol yang di ukir dalam batu permata juga tidak terlalu rumit. Blue bisa membuat ratusan permata yang sama dalam satu jam.


"Apa sudah waktunya aku menghasilkan uang?" gumam Blue pelan.


Tangan kirinya mengusap kebawah, layar berwarna biru tampil di depannya. Semua barang di dalam ruang penyimpanan tampil dan membuat Blue harus menghela napas.


"Sepertinya ruang penyimpananku sedikit kurang."


Ya, Batu Mana di dalam ruang penyimpanan Blue sangat banyak. Beberapa barang penting untuk menentukan kemenangan juga menumpuk tanpa tahu kapan digunakan.


"Wow, permata yang sangat langka di hargai 1200. Selamat tuan!" ucap pembawa acara dengan nada riang gembira.


Blue menyempitkan matanya ketika melihat pembawa acara terlihat sinis dan merendahkan peserta.


"Oh, jadi begitu."


Ada konspirasi aneh yang dibawakan kelompok lelang bawah tanah. Blue menyadarinya karena batu permata yang digunakan tidak langka.


Batu permata itu bisa dibuat menggunakan Batu Mana Putih. Jadi keuntungan mereka sangat melimpah dengan mengandalkan formasi simbol.


Lelang dilanjutkan, barang selanjutnya adalah sebuah kantong ruang penyimpanan. Keistimewaan ruang ini dapat menyimpan tumbuhan dan akan diawetkan dengan jangka waktu tertentu.


Blue sudah punya Dunia Buatan, tidak ada bagusnya menawar benda tidak berharga tersebut. Namun matanya langsung terbuka lebar ketika seorang petualang menawarnya dengan 10 ribu Batu Kuning.


"Nilai yang fantastis," gumam Blue pelan.


Tidak ada yang berani menawar lagi, Blue bisa melihat pemuda berbaju kuning yang menawarkan harga.


Meskipun tampak sangat muda, nyatanya orang itu sudah berumur 4700 tahun. Ditambah lagi dia ternyata adalah seorang Elf Kuno.


Kekuatannya sudah pasti Maha Kuasa, walaupun beda kelas dengan mantan Dewa Kehidupan, Osiris.


...[Nym...


...Gelar : Raja Kerajaan Soul. ...


...Ras : Elf Kuno. ...


...Level : 1656....


...Umur : 4200 tahun.]...


Tidak dapat dipungkiri, level Nym sangat tinggi. Namun pertarungan antar Dewa tidak ditentukan level, melainkan keterampilan yang mendukung.


"Selamat Tuan, anda mendapatkan barang yang sangat berharga." Pembawa acara dengan penuh semangat menyerahkan kantong ruang penyimpanan.


"Hemb..."


Jawaban dingin dari Nym tidak menyinggung siapapun. Dengan pancaran kekuatannya saja sudah cukup membungkam semua orang.


"Lelang selanjutnya sangat spesial, mari kita sambut budak Elf kita!" teriak pembawa acara dengan penuh semangat.


Hawa membunuh dari Nym langsung meningkat hingga membuat beberapa peserta lelang pingsan. Blue bisa memahami perasaannya, ia hanya duduk diam tanpa membuat pergerakan.


"Beraninya kalian, Manusia!" ucapnya sambil mengeratkan giginya. Nym tampak sangat marah ketika seorang elf wanita dikurung dan ada lambang budak di lehernya.


5 penjaga lelang langsung menghunuskan pedangnya ke arah leher Nym. Mereka punya kekuatan setara Dewa Puncak.


Nym sadar kekuatan tidak cukup menghadapi banyak musuh sekaligus. 5 penjaga memang mudah dibunuh, tapi dua sosok yang memperhatikannya sangat mencurigakan.


Dua sosok itu tidak lain adalah Blue dan Pria Tua yang disebut Potter.


"Tuan, tolong kendalikan diri anda!" ucap salah seorang pelayan lelang.


Nym menarik hawa membunuh dan menawar 1 Batu Mana Putij. Matanya melotot pada semua pada pembawa acara.


"Jika ada yang menawar, aku akan membunuhnya!" teriak Nym dengan emosi menggebu-gebu.


Blue tersenyum manis dan berkata, "2 Batu Putih."


Tidak lupa ia mengangkat papan namanya untuk menunjukkan identitas. Namun siapa yang menyangka ternyata kursi dan papan namanya milik pria tua sebelumnya.


"Semua bajingan, akan..." Nym menghentikan perkataannya setelah melihat sosok Blue masih duduk santai dengan tekanan energi yang begitu kuat.


"Ayolah kawan, kita di pelelangan. Jangan membuatku tertawa." Blue mencari gara-gara.


"3 Putih."


Dua ketukan palu sudah berbunyi, Blue mengangkat papan namanya dan mengatakan. "4 Batu Mana Putih."


Nym langsung menawar balik. "5 Putih."


Jika penawarannya terus seperti ini, lelang ini tidak akan selesai meskipun menghabiskan waktu 1 tahun. Hal itu karena kekayaan Blue dan Nym tidaklah sedikit.


Sampai akhirnya seorang pria berjubah hitam terbang di atas panggung lelang. Dia adalah Potter, pemilik rumah Lelang Bawah Tanah.


"Tuan, tolong hentikan kesenangan kalian."


Blue menggunakan mata dewa dan mendapati bahwa Potter adalah musuh dari Hades. Begitu pula dengan Nym yang membenci Hades.


"Bagaimana jika kita berbicara bertiga?" tanya Blue memberikan penawaran.


Tujuan awal kita bertiga sama, tetapi harga diri Elf sangat tinggi. Hampir tidak mungkin ia menyerah dan bekerja sama dengan manusia.


Potter menyempitkan matanya, ia tidak bisa mengidentifikasi kekuatan Blue yang mengenakan Jubah Raja Api.


"Aku Setuju." Potter tidak punya alasan untuk menolak.


"Aku juga." Nym menjawab.


Ketiganya menuju ruangan khusus yang tidak dapat disadap siapapun. Ratusan simbol disusun hingga ruangan ini sangat aman.