
Sepatu Raja Es sudah berhasil di ambil, Blue yang tidak yakin bisa menerima banyak serangan lagi langsung mundur. Tak lupa ia melihat bar darahnya yang sudah berwarna kuning, padahal menggunakan Armor Raja Petir.
Ratu Es mendapatkan 50% kerusakan yang diterima musuhnya, ia tidak perlu berdiam diri karena tujuannya sebenarnya adalah menenangkan Sepatu Raja Es. Sekarang seorang manusia bernama Blue telah diakui sebagai tuannya, hal itu membuat Ratu Es menggila dan menyerang tanpa memperdulikan sekitar.
“Luis, aktifkan!” seru Blue yang tidak menyangka akan jadi seperti ini. awalnya ia hanya berusaha untuk memancing emosi lawan dan membiarkannya masuk ke perangkap yang sudah disiapkan.
Luis dan pasukannya segera membentuk simbol tingkat dewa yang sudah mereka pahami sebelumnya, Blue berharap itu bisa menghambat kecepatan Ratu Es.
...[Sepatu Raja Es...
...Tingkat : Dewa Rendah (Belum Sempurna)...
...Bonus Status :...
...STR : 1000...
...DEF : 1000...
...AGI : 2000+200% total level...
...VIT : 1500...
...Kemampuan khusus :...
...1. Setiap langkah akan meninggalkan jejak es yang licin....
...2. Meningkatkan regenerasi Energi Kehidupan sebanyak 20%....
...3. Meningkatkan kecepatan sementara sebanyak 200% selama 5 menit....
...4. Memberikan efek korosif pada penyerang, berkemungkinan merusak senjata lawan.]...
Efek keempat dari Armor dan Sepatu ini sangat mirip , Blue mencoba menendang tubuh Ratu Es yang terikat simbol. Targetnya adalah lengan sebelah kanan, kakinya langsung melayang dan menendang musuhnya, sebuah jejak es ditinggalkan dan armor di lengan kanannya mulai membeku dan berwarna biru.
“Manusia, kembalikan milikku!” seru Ratu Es sambil menjulurkan tangan besarnya.
Ribuan jarum es menghantam Blue yang belum menstabilkan tubuhnya. Kerusakan yang besar memicu aktifnya skill Raja Pelindung miliknya. Karena sekarang ia adalah Demigod tingkat puncak, darah berwarna putih yang ia miliki menutupi seluruh bar HP miliknya.
“Ini gila!” ucap Blue yang hanya terkena 2 jarum dan Hpnya langsung habis.
Yami dan Liem muncul dengan senjatanya masing-masing, mereka langsung menggunakan serangan mematikan untuk melukai Ratu Es. Namun siapa yang menyangka kerusakan mereka tidak dapat menggores kulit musuhnya.
“Apa yang terjadi?”
“Bodoh, apa kau pikir armor yang kupakai hanya sekedar pajangan?” ucap Ratu Es dengan senyum lebar.
Blue tersenyum manis dan mengangkat tangannya, kemudian ia mengayunkannya. Kitty dan Rafaela menggunakan sihir yang diperkuat oleh simbol. Ledakan terus menerus tercipta, Liem juga menggunakan Bom Api untuk menghambat pergerakan tak masuk akal Ratu Es.
Blue hanya bisa menghindar dan terus bergerak, ia segera memanggil Eka dan Dwi untuk membantu menghentikan pergerakan musuh. Eka dengan pedang energi langsung mengayunkannya, Ratu Es tersentak dan mundur sesaat.
“Titan?” ucap Ratu Es kebingungan.
Tidak ada yang menjawab, termasuk Blue yang sudah meminum ramuan penambah HP dan MP. Ia hanya bisa tersenyum kecut melihat HP miliknya terus berkurang padahal tidak terkena serangan, sampai akhirnya Sepatu Ratu Es dipakai.
Secara tidak langsung Sepatu Raja Es menghentikan kerusakan terus menerus yang diterima, Blue langsung memberikan kode pada Luis untuk memulai gelombang kedua. Eka dan Dwi adalah ras raksasa atau keturunannya dari Titan, meskipun tidak punya jantung titan, mereka masih sangat kuat.
...[Perlengkapan yang di pakai Pemain Blue :...
...Kostum : Jubah Raja Api...
...Kepala : Mahkota Raja...
...Baju : Armor Raja Petir...
...Sabuk : Sabuk Anti Monster...
...Celana : -...
...Kaki : Sepatu Raja Es...
...Senjata : Dual Secret Sword...
...Kalung : Kalung Kartanegara...
...Gelang : Gelang Dewa...
...Cincin : Cincin Wibawa – Raja Kartanegara...
...Anting : Anting Roh Hijau.]...
Peralatan sudah semakin lengkap, Blue segera menggunakan energi kehidupan yang melimpah pada semua rekannya. Ia harus memberikan dosis yang pas supaya tidak ada yang duduk untuk memahami kekuatannya.
Simbol tingkat dewa yang dipasang semakin berat hingga Ratu Es berlutut dan menatap tajam ke arah Lius yang menjadi pilar simbol. “Jangan terlalu sombong!” seru Ratu Es mencoba untuk mengurai simbol untuk mengendalikannya.
Sayangnya itu adalah kesempatan yang ditunggu Blue, karena penguraian simbol membutuhkan fokus yang tinggi, dua pedang di punggung Blue langsung melayang menusuk Ratu Es.
Tidak sampai disitu, Blue membelah dirinya dan menyerang secara bersama-sama. Yami dan Liem bekerja sama dengan sangat baik. Raul dan semua rekannya mulai bergerak, Bee dan Elvy sudah sembuh sepenuhnya.
Raul dan Yami menerjang Ratu Es yang tidak bisa memblokir serangan karena fokus penguraian. Blue memanfaatkan kerusakan pasti, Drakula yang suka darah langsung menghisapnya sekuat tenaga.
Kapasitas penyerapan Drakula sudah berkembang setelah menghisap darah dari Naga Petir. Hal itu membuat Drakula sangat bersemangat dan memenuhi kapasitas darah di dalam tubuhnya dengan sangat cepat.
Kali ini Bee tidak tinggal diam, ia memberikan penambahan status yang sangat tinggi. Hal itu membuat Ratu Es merasa kesakitan hingga fokusnya bubar dan gagal menguraikan simbol penekan.
Blue sama sekali tidak menduga situasi ini. “Jangan sia-siakan kesempatan. Serang!” teriaknya dengan suara lantang.
Semua rekannya bergerak dan menyerang Ratu Es yang sudah kehabisan konsentrasi dan stamina. Blue tidak menahan semua sumber skillnya, ia menggabungkan semua skill untuk mendapatkan kerusakan terbaik.
16 kerusakan berwarna putih muncul terus menerus, Ratu Es hanya bisa menahan sakit sambil memegang tangan kanannya yang terkena tendangan sepatu es. Blue yang memperhatikannya langsung menggunakan tendangan ke tangan kiri dan punggung Ratu Es.
Mata Dewa Blue tidak bisa melihat HP Ratu Es, ia hanya harus berusaha sekuat tenaga untuk memberikan serangan pasti. Kali ini Anthony dan Tobias tidak ikut karena Blue punya rencana cadangan jika gelombang kali ini gagal.
“Berhenti manusia, mari kita bicara!” ucap Ratu Es yang tampak putus asa.
Blue tidak menghentikan serangannya, semua rekannya juga melakukan hal yang sama. Bahkan Luis dan timnya lebih ganas setelah melonggarkan kontrolnya pada simbol pengikat.
“Apa yang ingin kau bicarakan!” ucap Blue sambil mengayunkan pedangnya terus menerus. Meskipun menyerang sambil berbicara memakan banyak stamina, Blue harus mencari tahu apa yang direncanakan musuh.
“Berhenti dulu!”
Sayangnya Blue tidak mendengarkannya, ia terus menyerang sampai akhirnya Ratu Es mengeluarkan rencana tersembunyi nya.
“Aku yakin kau tidak bisa melihat energi kehidupanku, mau sebanyak apapun kau menyerang, itu tidak bisa membunuhku!” ucap Ratu Es dengan ekspresi melas.
“Sayangnya aku bukan orang yang mudah dibohongi.” Blue tersenyum manis menatap Ratu Es yang kehilangan jiwanya. Dual Secret Sword adalah pedang yang dapat memakan serpihan jiwa karena kelas Pendekar Jiwa.
Ratu Es menyadari bahwa energi jiwa miliknya terus berkurang ketika pria dengan jubah merah itu memberikan kerusakan. Jadi ia ingin mengulur waktu dan memulihkan dirinya, tetapi bocah yang menyerangnya sama sekali tidak terpengaruh.
“Baiklah, ayo lihat berapa lama kau bisa mempertahankan konsentrasi mu!” seru Ratu Es.
Ruangan bos hanya terdengar benturan pedang dan ledakan sihir. Blue terus menyerang seperti sedang latihan, ia mengontrol napas dan energi prana untuk menyembuhkan stamina dan konsentrasi di kala sedang menyerang.
Yami dan Liem sudah kehabisan mana dan stamina, mereka berlutut dan tidak bisa berbuat apa-apa. Blue melihat ini bukan ide yang bagus untuk terus melanjutkannya,
“Luis, berhenti menyerang dan fokus mengendalikan simbol pengikat!”
Anthony dikeluarkan dari Dunia Buatan. “Bro, setiap kali aku kelar lawannya pasti sangat aneh. Apa jangan-jangan itu wanita idaman mu? Menyakiti wanita lemah bukan gayaku bos!” ucap Anthony dengan nada santai.
“Bajingan mana yang mengatakan aku wanita lema!” seru Ratu Es mendongak dan menatap tajam ke arah Anthony.
Bukanya takut, ekspresi wajah Anthony menjadi datar. “Bos, kapan kita membunuhnya?” katanya sambil melepaskan kekuatan Dryad dan menyembuhkan stamina semua orang.