Domain Dewa : Penguasa Benua

Domain Dewa : Penguasa Benua
Kekacauan


Raphael memisahkan diri, ia ingin menghadapi ayahnya sendiri. Begitu pula dengan Blue yang meminta tempat untuk pertarungannya melawan Athena atau gurunya sendiri.


“Aku masih tidak percaya pandanganmu tiba-tiba berubah setelah keluar dari ruang tanpa batas.” Blue mengungkapkan kekecewaannya pada Athena.


“Bukan urusanmu,” jawab Athena sambil menodongkan perisai bulat di tangan kanannya. Tubuhnya bergerak maju dan perisai itu segera menghantam lawannya, sayangnya Blue tidak seperti dulu.


Dual Secret Sword dilempar ke udara dan tangan kanannya menghentikan perisai. Energi berwarna ungu kehitaman muncul dan menyelimuti seluruh tubuh Blue, tangannya segera mengepal dan melancarkan serangan balik.


Athena merespons, ia menghindari serangan lawan untuk menghemat tenaga. Tangan kanannya yang memegang pedang langsung berayun dan membuat sebuah sayatan pedang.


“Gelombang Kejut!” kata Athena mengungkapkan teknik yang ia tiru dari Blue.


Blue tidak banyak bergerak, ia hanya duduk jongkok dan melewarkan semua serangan musuh. Sebelum Athena menyelesaikan serangan gelombang kejut, tangan kanan Blue meraih lengan lawannya.


Cengkeramannya cukup kuat, Blue menggunakan sedikit energi tambahan untuk melempar Athena ke udara. “Keterampilan Buatan : Manipulasi Energi!” ucap Blue mengatakan sesuatu yang baru.


Sebuah anak panah muncul di sebelahnya, anak panah itu terbuat dari energi ungu kehitaman. Setelah 10 anak panah terbentuk, semuanya langsung menyerang Athena yang belum menstabilkan pijakannya.


Keterampilan buatan ini hampir tidak mungkin dilakukan di dunia nyata, oleh karena itu Blue meminta ajaran dari Uranus dan Liem. Uranus pernah hidup di bumi, ia mengetahui batasan manusia, sedangkan Liem sangat ahli dalam mewujudkan sesuatu yang tidak mungkin, sehingga terciptalah Manipulasi Energi.


Athena tidak bisa dikalahkan dengan serangan ringan seperti itu, ia menciptakan Pelindung Mana untuk menghentikan laju panah. Namun keterampilannya itu tidak bisa mempengaruhi anak panah buatan Blue, Pelindung Mana ditembus dengan sangat mudah.


“Apa?”


Athena terkejut melihatnya, ia mencoba menghindar dengan memutar badannya, sayangnya ada 2 panah yang masih menancap di punggung dan lengannya. Matanya tampak gemetar tidak percaya anak panah yang mengarah padanya bisa bergerak sedikit. Padahal perhitungan arah jaraknya sudah tepat, tapi Athena masih terluka.


“Aku pernah mendengar, jangan meremehkan seseorang meskipun dia lebih lemah darimu.” Blue mengatakan sesuatu yang mengingatkan Athena tentang pelatihannya dengan bocah berbaju biru.


“Jadi sekarang situasi terbalik, dulu aku menghajarmu tanpa ampun. Sekarang kau merasa dirimu lebih kuat dariku?”


Blue mengangguk. “Tidak ada yang mustahil di dunia ini,” katanya sambil mengangkat kedua tinju mendekat ke pipinya. Teknik ini mereka kembangkan bersama untuk menghilangkan kekurangan dari Baguazhang dan teknik tinju biasa.


Athena memejamkan matanya, ia menyimpan perisai dan pedangnya ke ruang penyimpanan. “Sepertinya aku yang sudah lupa siapa lawanku!” katanya sambil mengikat rambut panjangnya.


Keduanya bergerak, Athena memberikan serangan langsung ke pipi lawan, serangannya ditangkis dengan lengan kiri Blue. Tidak lama setelahnya tangan kanan Athena di tarik untuk menghentikan tendangan dari lawannya.


Blue dalam posisi yang menguntungkan, ia menarik kakinya dengan cepat dan menjatuhkannya ke depan. Tanah bergetar ketika kaki Blue menginjak tanah, tangan kirinya segera mengambil ancang-ancang dan segera melesat dengan kekuatan penuh.


Athena merespons dan menyilangkan kedua tangannya, ia merasa pukulan Blue akan menerbangkannya. Namun nyatanya tidak, Blue membuat serangan tipuan dan menyerang dengan kepalan tangan kanannya ke rusuk Athena.


“Ugh.” Athena tebang melayang, ia tidak menduga serangan kejutan dari lawannya. Tidak hanya masuk dengan sempurna, 2 tulang rusuknya retak hanya dengan satu pukulan biasa. Padahal setiap tulang Athena sudah dilapisi mana dan energi yang sangat kuat.


Tepat ketika Athena masih melayang, serangan selanjutnya dilancarkan Blue. Athena melebarkan matanya dan mempertahankan posisi silang pada tangannya. Kali ini prediksinya benar, Blue menyerang tepat di tengah persilangan tangannya. Athena terpental sangat jauh, hingga tanah di sekitarnya terangkat dan hancur menjadi debu.


Athena tersungkur dan memuntahkan seteguk darah segar, ia segera menatap Blue dari kejauhan. Namun kenyataan sangat pahit, telapak kaki Blue sudah tepat di depan mukanya, Athena terkena serangan telak untuk ke dua kalinya.


Tendangan telapak kaki Blue tidak dalam kondisi sempurna karena ia terlalu terburu-buru, jadi serangannya itu hanya berhasil melempar Athena 10 meter jauhnya. “Sepertinya kau sudah sangat lemah, guru.”


Athena tersenyum, darah mengalir dari sudut bibirnya. Energi milik muridnya itu sangat misterius, padahal Athena sudah menggunakan teknik pelindung tubuh, tapi masih saja tertembus.


“Waktu latihan tanding dulu kau tidak menggunakan aura itu. Apa kau meremehkanku?”


“Sejujurnya semua berjalan dengan takdir, kala itu memang aku tidak bisa menggunakan teknik ini dengan sempurna. Tapi sekarang berbeda,” jawab Blue dengan suara pelan.


Saint Martha dan Yami hanya melihat dari langit, keduanya tampak lelah karena tidak mendapat kesempatan tampil. “Hai, bocah. Apa kau berniat untuk bertarung denganku?” tanya Saint Martha yang mulai bosan.


“Tidak, masih ada banyak pekerjaan setelah ini.” Yami menunjuk 7 gerbang yang muncul di utara.


“Apa itu, aku merasa energi yang sangat kuat!”


“Gerbang Neraka, orang bernama Azazel itu memang tidak punya rasa kasihan!” ungkap Yami.


“Apa maksudmu?”


“Bagaimana kau tahu?”


Yami melirik Saint Martha dan menunjuk dahinya. “Kakek peramal mengatakan langsung padaku sebelum dia pergi.”


Benar saja, 7 gerbang neraka dipanggil untuk membuat kekacauan di seluruh dunia. Pemanggilnya tidak lain adalah Azazel yang memimpin pasukan neraka, Satan tidak peduli dan bertarung sendiri melawan pasukan titan.


Liem tidak bisa berbuat banyak, ia sedang mempertahankan formasi untuk menekan kekuatan iblis di seluruh dunia. Jadi ia hanya memberikan informasi bahwa 7 gerbang neraka akan segera terbuka.


Blue dan Athena tidak memperdulikan itu, mereka terus beradu pukulan. Meskipun nyatanya Athena hanya menjadi samsak tinju, tapi tekadnya tidak turun sedikitpun. Disisi lain Zeus menghajar Raphael hingga seluruh tubuhnya bersimbah darah.


“Apa kau tidak berniat membantu bocah bernama Raphael itu?” tanya Saint Martha.


“Percuma, si pirang keras kepala itu tidak mau dibantu. Bahkan jika kepalanya berpisah dari tubuhnya, ia akan berteriak jangan ikut campur!” jawab Yami dengan nada dingin. Satu pedang di tarik dari sarungnya, Yami bersiap menghadapi gelombang iblis neraka menyerbu seluruh dunia.


[Peringatan : 7 Gerbang Neraka telah dipanggil para pemain diharapkan bisa mempertahankan dunia.]


Peringatan sistem sangat sederhana, tapi para ketua serikat langsung kalang kabut. Semua pemain dipanggil dan langsung membentuk aliansi perang besar. Fairy Dance tidak ikut andil karena hampir semua anggotanya akan bertarung di tanah dewa.


Aliansi perang dibentuk dari semua guild di seluruh dunia, mereka tidak pernah melihat peringatan berwarna merah darah dan misi yang menunjukkan tingkat Tidak Mungkin, padahal halaman resmi Domain Dewa mengatakan misi tingkat Legenda paling tinggi.


Dua mata besar berwarna merah dengan pukul hitam muncul di langit, semua orang bisa melihatnya karena dua mata itu muncul di Neraka, Tartarus, Dunia Bawah, Dunia Manusia, dan Tanah Dewa.


Azazel mengangkat kedua tangannya tanpa peringatan. “Takutlah wahai manusia, sang raja iblis telah datang menagih janjinya!” teriaknya menghadap dua mata langit tersebut.


Suara Azazel terdengar di seluruh dunia, setelah mengatakannya dua mata merah itu berkedip dan gerbang pertama iblis neraka terbuka. Para iblis neraka lantai pertama keluar dan langsung melepaskan serangan ke segala penjuru dunia.


“Haha, takutlah manusia!” tawa Azazel terdengar ke seluruh dunia melalui mata merah.


Satan mendongak ke atas, ia menyempitkan mata dan siapa yang menyangka dia sedang mempelajari keterampilan terkuat dari Raja Iblis Azazel. Setelah beberapa saat ia mendapatkan pemahaman baru.


Matanya berubah menjadi merah layaknya dua mata yang melayang di langit. Satan memejamkan matanya dan menstabilkan kekuatannya, Raja Titan tidak membiarkannya, kakinya langsung menginjak Satan yang duduk bermeditasi.


Siapa yang mengira injakan kaki Raja Titan langsung dikembalikan, padahal kakinya setara dengan berat gunung kecil. Raja Titan tersungkur dan gempa bumi terjadi, ia melebarkan matanya tidak percaya ini akan terjadi.


Langit di seluruh dunia berubah merah, sistem Domain Dewa terpengaruh dan menampilkan eror ketika mengidentifikasi pada iblis dari neraka. Para pemain hanya mengandalkan insting dan teknologi yang mereka miliki.


Meteor tiba-tiba jatuh dari langit, Liem mendongak ke atas dan menghentikan semua meteor. Kedua matanya mengeluarkan darah berwarna merah kehitaman. “Sial, kenapa para bocah iblis itu bertambah kuat!”


Tepat setelah mengatakannya, sosok iblis muncul dan meninju perut Liem hingga ia terjatuh ke tanah.


“Ada lalat manusia disini.”


Kakacauan terjadi di mana-mana, padahal masih ada 6 gerbang lainnya yang lebih mengerikan. Uranus sudah selesai mengukir simbol di seluruh dunia. Liem gagal mempertahankan formasi untuk menekan para iblis, tapi Uranus langsung mengaktifkan simbolnya dengan seluruh batu mana milik Fairy Dance.


Jujur saja Zaha tidak setuju pada awalnya, tapi setelah melihat perkembangan perang, ia berubah pikiran. Tidak hanya manusia dan dewa yang terlibat, tapi para iblis juga mulai menampakkan dirinya.


Gebang kedua terbuka, Azazel masih tertawa melihat banyak Iblis Neraka yang keluar. Dia lupa bahwa iblis yang terkurung di lapisan kedua tidak tunduk pada Raja Iblis, mereka hidup mandiri dan mengalahkan semua musuhnya.


Salah seorang iblis langsung menusuk Azazel dengan senjata tulang. “Siapa kau bocah. Berani sekali kau tertawa di depan gerbang!” katanya sambil mengeratkan giginya.


Azazel tersenyum lebar, ia langsung mengayunkan tangannya dan membunuh Iblis yang menusuknya. Luka pada perutnya langsung sembuh tampa bekas sedikitpun. “Bagus, bagus gebang kedua memang sangat menarik. Ayo cepat keluar brengsek!”


Blue menginjak kepala Athena, sudah dipastikan siapa yang menang dalam pertarungan itu.


“Bukankah ini terlalu berlebihan.” Blue mendongak ke atar dan melihat ratusan ribu iblis neraka menutupi langit.


Athena tidak mengatakan apapun, ia hanya menunggu kesempatan untuk melancarkan serangan kejutan. Kontraknya dengan Zeus masih belum terhapus, artinya Zeus masih hidup saat ini.


Dunia manusia hancur pelan-pelan, para pemain mati dengan sangat mudah. Disisi lain yang berhasil membunuh iblis mendapat keuntungan paling banyak, bahkan poin pengalamannya tidak dapat dibandingkan dengan monster biasa.