
Emma sebenarnya tidak terkena kutukan dari Thanatos, tetapi Blue menyuruhnya untuk berakting sampai waktunya tiba. Ditambah lagi Blue memberikan energi kehidupan yang dapat memperkuat jiwa Emma yang sudah kuat.
Hasilnya Kronos dengan penuh percaya diri ingin mencoba mengalahkan jiwa yang sangat sehat dan kuat. Tepat setelah Kronos masuk tubuh Emma, ia berteriak kesakitan.
"Argh... Sialan kau manusia!"
Konsep awalnya tubuh Raja Iblis murni lebih kuat daripada Titan di masa jayanya. Hal itu karena para iblis sudah ada ketika sang dewa pencipta Gaia datang ke alam ini.
Meskipun tubuh mereka sangat kuat, jiwanya terkenal cukup lemah dibandingkan mahkluk lainnya. Emma adalah murid Blue yang sudah diajari teknik penguatan jiwa, secara perlahan jiwanya menjadi sangat kuat.
Didorong dengan 1 triliun energi kehidupan, Emma menjelma menjadi sosok Putri Iblis yang punya jiwa terkuat yang ada di dalam sejarah dunia.
"Sudah aku katakan, kau akan menyesali keputusanmu!" ucap Blue dengan suara pelan. Ia segera melangkah mendekati Emma yang duduk bersila untuk mengkonsumsi energi jiwa milik Kronos.
"Sialan lepaskan aku, kau tidak akan bisa menemukan Celana Raja Tanah milikku!" ancam Kronos yang kesakitan. Jiwanya terasa terbakar di api neraka karena Emma bisa menelan energi apapun.
Blue tersenyum dan menggelengkan kepala. Tangannya segera di angkat dan sebuah celana berwarna coklat langsung terbang ke tangannya. "Sebaiknya perhatikan sekelilingmu sebelum berbicara!"
Saat peperangan berlangsung, Emma tidak muncul. Hal itu karena ia sedang mencari petunjuk Celana Raja Tanah yang disembunyikan Kronos. Pemilik asli dari celana itu bukan kronos, anehnya lagi celana hanya bisa dipakai oleh orang terpilih.
Emma segera menghancurkan botol kaca berisi darah milik Blue, kemudian ia meninggalkannya untuk bergabung dengan pertarungan.
Blue terus mengulur waktu karena celana Raja Tanah sedang dalam proses pengakuan. Setelah beberapa menit, akhirnya celana raja tanah mengakui Blue sebagai tuannya. Padahal Kronos saja tidak bisa melakukannya.
"Tidak mungkin, bagaimana kau bisa menggunakannya!" teriak Kronos dalam tubuh Emma.
"Tidak ada yang spesial, aku hanya memakainya seperti biasa." Blue tersenyum manis karena Celana Raja Tanah secara resmi sudah menjadi miliknya.
Jiwa Kronos berontak, ia mencoba membebaskan diri dari tubuh Emma. Namun itu tidak akan pernah membuahkan hasil.
Blue mendekati Emma dan memberikan saran. "Daripada mencoba keluar, lebih naik kau bantu Emma menjadi kuat dan melawan Satan. Sedangkan untuk Athena aku tidak bisa membiarkannya."
Kronos punya jutaan cara untuk mempengaruhi Emma, ia segera menyetujuinya dan melebur bersama jiwa Emma.
Namun kesalahan kedua dilakukan lagi, jiwa Emma sudah 100% mempercayai tuannya Raja Segalanya. Jadi tidak akan pernah bisa dirubah kepercayaannya bahkan jika dia disuruh mati.
Akhirnya Kronos terjebak di dalam tubuh Emma dan perlahan akan ditelan hidup-hidup. "Sial, bagaimana manusia jaman sekarang sangat licik!"
Kronos hanya bisa menyesali keputusannya, ia pernah menyangka ternyata Emma hanyalah sebuah pancingan.
Blue tersenyum manis setelah aura Kronos menurut drastis. "Untuk sekarang tetap gunakan teknik jiwa, buat ingatan Kronos menjadi milikmu."
"Baik, Tuan."
Emma segera kembali ke dunia buatan, ia akan melaksanakan tugasnya dengan cepat.
Raksasa setinggi 50 meter tidak bergerak sama sekali setelah Kronos menghilang. Blue menyentuh dagunya dan bergumam, "Mm..."
Liem dan Bee mencoba mengobservasi monster raksasa itu. Keduanya juga masih bingung mengapa monster raksasa masih berdiri tegap padahal Kronos sudah hampir mati.
"Kenapa bingung, bukankah monster raksasa itu hanya boneka!" celetuk Naga Angin yang tidak berpikir apapun
Bee dan Liem langsung menatapnya, kadang orang yang kurang pintar bisa mendapatkan jawaban soal sulit hanya dengan instingnya. Mulai sekarang Bee dan Liem akan mengingat kata-kata itu dalam ingatannya.
Blue tersenyum dan menepuk pundak Naga Angin yang berwujud manusia. "Sangat baik, tapi masalah sekarang bagaimana cara kita membawanya."
Kitty melangkah maju, ia menggambar sebuah simbol yang sangat segar di ingatannya. "Ini simbol yang diajarkan Raja Titan pada Athena. Si wanita gila itu memberikan buku catatannya sebelum menghilang, sayangnya buku itu sudah aku makan karena marah."
Meskipun sudah dimakan, Kitty punya ingatan yang sangat baik. Ia bisa menggambar ulang setiap bentuk simbol dengan benar tanpa cacat sedikitpun.
Blue mendekat dan melihatnya. Menggabungkan kemampuan sistem dan otaknya, Blue mencoba mencari kecocokan simbol pada situasi saat ini.
Sampai akhirnya ia menulis ulang simbol yang di ajarkan Raja Titan pada Athena. Setelah beberapa kali menggambar simbol yang sama, Blue menemukan bahwa setiap garis saling terhubung satu sama lain. Bahkan jika Blue menggambarkannya dalam jumlah banyak, polanya akan terlihat sama.
Mengaplikasikan rumusannya, Blue menggambar simbol melingkari monster raksasa. Setelah berhasil digambarkan, suara teriakan monster terdengar sekali lagi.
"Roar..."
"Sial, sepetinya kita salah perhitungan!" seru Blue yang merasa sia-sia mengorbankan 10 hari untuk mempelajari simbol aneh yang di ajarkan Kitty.
Monster raksasa yang awalnya tidak punya nyawa, perlahan bergerak dan menyerang apapun di sekitarnya.
Blue belum melihat status Celana Raja Tanah, jadi tanpa berpikir panjang ia ingin melihatnya untuk menyusun strategi.
...[Celana Raja Tanah...
...Celana yang tidak diketahui pembuatnya, menurut rumor ini adalah buatan tuhan yang maha esa....
...Tingkat : Tidak Diketahui. ...
...STR : 1500...
...DEF : 1000+100% total level...
...AGI : 1500 +100% total level...
...VIT : 2000 + 100% total level...
...Kemampuan khusus :...
...1. Meningkat resistensi semua elemen....
...2. Meningkatkan regenerasi HP dan MP sebanyak 100%....
...3. Kecepatan gerak akan meningkat ketika HP di bawah 30%. ...
...4. Regenerasi Energi Kehidupan akan ditingkatkan....
...5. Status pengikutnya di sekitarnya akan ditingkatkan (Jarak Maksimal 1 kilometer.). ...
...6. Jiwa yang di dapatkan akan meningkat dua kali lipat (Pendekar Jiwa terlalu mendominasi).]...
Blue yang sekilas membaca pengantar sistem, ia hanya tersenyum manis karena Celana Raja Tanah sesuai dengan ekspetasinya.
Dua bayangan langsung muncul dari belakangnya, Blue bergerak menghantam kaki monster raksasa. Ia menganggap kaki adalah poros tumpuan dari monster raksasa.
Ayunan pedangnya yang sangat cepat dan bertubi-tubi membuat Monster Raksasa kewalahan dan tubuhnya tidak seimbang. Eka dan Naga Angin memanfaatkan kesempurnaan itu untuk menjatuhkan musuh.
Naga Angin menggunakan semburan angin dan Eka menggunakan tebasan energi. Dengan dua serangan saja Monster Raksasa terjatuh ke tanah.
Berbeda dari sebelumnya monster raksasa langsung berusaha berdiri dan menyerang setiap orang di sekitarnya.
"Tunggu!" seru Blue melihat ada perilaku aneh dilakukan monster raksasa.
Blue menoleh ke arah Kitty, Bee, dan Liem. "Apa kalian tahu apa yang dia katakan?"
Karena suaranya kecil dan tubuhnya terlalu besar, Blue dan kelompoknya tidak mendengar. Setelah jatuh, Blue mendengar ada suara dari raksasa itu.
Bee dan Liem segera mendekat ke kepala monster raksasa, tetapi mereka tidak mendengar apapun. Kitty juga melakukan hal yang sama, tetapi hasilnya nihil.
Blue yakin ada suara, dia mendekat dan mengangkat tangannya ke samping kepala monster raksasa. "Aku tidak bermaksud jahat, kami disini hanya membela diri karena kamu menyerang!"
Perkataan Blue tidak mendapatkan respon, tetapi monster raksasa itu berhenti bergerak dan menoleh ke arah Blue.
Suara yang sangat pelan terdengar, tapi hanya Blue yang mendengarnya. "Tolong aku."
"Aku tidak tahu apa yang bisa aku bantu. Berikan petunjuk." Blue mengerutkan kening mendengar suara lirih yang hanya bisa ia dengar.
"Aku manusia, tolong bebaskan aku."
Blue mengerutkan kening, ia tidak tahu apa yang dimaksud monster raksasa. Kemudian ia memberitahu Bee dan kelompoknya bahwa monster itu meminta tolong untuk membebaskannya.
"Mungkinkah ada jiwa yang terperangkap dalam tubuh monster?" ucap Bee sambil menyentuh dagunya.
Suara pelan sekali lagi terdengar. "Butiran hujan terjun dari semesta, semua mahkluk akan menginginkannya."
Blue tidak paham apa yang dimaksud, ia mengatakannya pada Kitty dan semua orang. Kitty yang awalnya tidak peduli langsung tercengang.
"Jangan bebaskan dia!" teriaknya dengan suara lantang.
"Siapa yang ada di dalam tubuh monster?" tanya Blue penasaran.
"Anak Athena yang sudah mati sejak ibunya diincar para saudaranya. Jadi tidak mungkin untuknya kembali dari neraka."
Blue tampak masih bingung, seingatnya Athena tidak pernah menikah atau punya anak. Namun Kitty mengatakan bahwa dia punya anak.
Melihat Blue kebingungan, Kitty menjelaskan bahwa anak yang dimaksud adalah anak angkat. Namun anak itu juga yang menjebak Athena hingga terlempar ke sudut dan berakhir di ruang tanpa batas.
"Tidak, itu cerita bohong. Aku tidak pernah menjebak mama!"
Hanya Blue yang mendengar suara teriakan monster titan. Suaranya kali ini lebih jelas seperti seorang anak kecil.
Blue bertanya-tanya siapa sosok anak yang di bicarakan Kitty. Ia mendengarkan dengan seksama kronologi kejadian.
Sampai akhirnya ia tersenyum manis. "Konspirasi yang menarik Thanatos!"