Domain Dewa : Penguasa Benua

Domain Dewa : Penguasa Benua
Terima Kasih


Luka Baal tampak sangat parah, padahal menurut catatan Baal tidak bisa terluka separah itu karena tubuhnya spesial.


Blue dapat memastikan Zeus punya sesuatu yang dapat melukai tubuh spesial dari pangeran Neraka tersebut. Otaknya terus berputar dan menemukan perkataan Baal yang menyatakan bahwa Zeus bisa mengendalikan waktu.


"Raphael, ceritakan aku tentang pengendalian waktu milik ayahmu!"


Raphael melirik Blue dengan tatapan marah. "Jangan mengatakan dia ayahku!"


Meskipun sedikit marah, Raphael tetap membeberkan pengendalian waktu yang ia ketahui. Zeus dapat memperlambat dan mempercepat waktu sesuka hatinya.


Tidak lupa Raphael menceritakan tentang pertarungan Zeus dan Hades ketika ia masih kecil. Meskipun tidak bisa melihatnya dengan jelas, Raphael menjelaskannya sebaik mungkin.


Setelah mendengar cerita Raphael, Blue dapat menarik kesimpulan bahwa kekuatan Zeus melebihi mahkluk di Domain Dewa. Athena menyebut entitas tak terlihat itu sebagai Outer.


"Aku butuh waktu untuk melakukan persiapan, tunggu aku 10 tahun lagi untuk naik ke tanah dewa." Blue hanya bisa tersenyum sambil melihat tubuh Raphael yang mulai transparan.


Segel yang dilepaskan memaksa Raphael dipindahkan ke tanah dewa. Jadi ia tidak dapat berbuat banyak.


10 tahun di Domain Dewa setara dengan 1 tahun dunia nyata. Blue dengan cepat melakukan rekonstruksi Fairy Dance dan membuat dirinya naik level lebih cepat.


Tidak hanya Blue yang berusaha keras naik level, semua anggota Fairy Dance merasakan tekadnya dan mendorong dirinya sampai batasnya. Hanya dalam satu tahun, Fairy Dance telah menjadi super guild papan atas.


Berkat kontribusi Leon sebagai pemimpin, Jessica sebagai pendana, dan Maya Hartono atau Mawar Putih sebagai ahli strategi, akhirnya Fairy Dance diakui sebagai super guild 10 terkuat di dunia.


Tidak hanya punya anggota yang solid, mereka semua adalah petarung dunia nyata sekaligus Domain Dewa.


Para keluarga besar yang hadir dalam pertemuan di Gunung Harimau Putih langsung mendorong dirinya untuk mendukung Fairy Dance. Tidak sampai disitu, mereka juga memasukkan keturunannya ke dalam lingkaran Fairy Dance.


Bisa dibilang sekarang Fairy Dance adalah pemimpin seluruh super guild di seluruh dunia. Meskipun begitu, pasti masih ada beberapa orang yang membenci Fairy Dance karena alasan khusus.


Namun kali ini Leon tidak perlu turun tangan secara langsung katena Pasukan Garuda juga memulai karirnya sebagai pemain Domain Dewa. Tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan, Domain Dewa juga digunakan untuk memperluas pengalaman bertarung.


Dunia juga mulai menggunakan Domain Dewa untuk melatih semua pasukan khusus mereka. Itulah mengapa banyak warga sipil biasa mulai kesusahan mengembangkan dirinya.


Karena itulah, Fairy Dance memanfaatkan peluang melalui Desa Koral yang sudah menjadi Kota Tingkat 3. Dengan bimbingan pasti Blue, semua kota milik Fairy Dance naik level dengan cepat.


Tidak hanya menjadi pemilik kota terbanyak di dunia, Fairy Dance juga punya tingkat keamanan paling tinggi di seluruh Domain Dewa tanah manusia.


Para super guild tidak berani menyinggung Fairy Dance karena alasan khusus. Mereka semua tahu kekuatan di balik Fairy Dance tidak bisa lagi dianggap manusia.


Contohnya sudah jelas, keberadaan Seven Heaven telah menghilang setelah berbenturan dengan Fairy Dance. Tidak hanya itu, Keluarga Gong dan sekutunya juga telah lenyap dari dunia.


Mungkin terlihat seperti permainan anak-anak di mata manusia biasa, tetapi di mata para praktisi beladiri, Domain Dewa adalah surga petarung. Tidak hanya bebas menggunakan seni beladiri mereka, Domain Dewa tidak membatasi aura dalam tubuhnya.


Hal itu berarti para pemain Domain Dewa bisa menggunakan teknik rahasia milik keluarganya di game dan tidak mempengaruhi tubuh aslinya.


Tidak berasa 10 tahun sudah berlalu di Domain Dewa, Blue berdiri dengan penuh percaya diri di depan dua pedangnya yang tertancap di tanah. Matanya memandang ke gunung yang tertutup awan putih.


"Sudah lama aku menunggu momen ini, ayo berangkat!" katanya sambil menarik dua pedangnya.


Bee jarang menggunakan wujud lebahnya, ia sadar kekuatannya hanya sebatas Dewa Sangat Rendah. Jadi tanpa ia sadari tekadnya telah berkembang dan sekarang menjadi sosok mahkluk yang setara dengan Dewa tingkat Rendah.


Disisi kanan Blue ada sosok ratu iblis bernama Emma, tapi anehnya dia masih terlihat seperti remaja berumur 16 tahun. Kekuatannya sekarang setara dengan Dewa Sangat Rendah.


Venom tidak mau ketinggalan, ia menggunakan wujud manusia yang bisa menciptakan ilusi tingkat dewa. Sekarang wujudnya tidak terlalu peda dengan manusia pada umumnya, tidak ada tiga tanduk di dahinya.


Yami dan Rafaela ada di belakang, Yami memejamkan matanya untuk mengasah pendengaran dan instingnya. Sedangkan Rafaela menutup matanya dengan sebuah kain berwarna putih.


Matanya telah berubah menjadi senjata rahasia, jadi tidak akan dipakai jika tidak terdesak. Kemampuannya sekarang tidak hanya pada penyembuhan tapi juga pada bidang persembunyian menggunakan simbol.


Raul sama seperti Venom, ia sudah bisa menggunakan wujud manusia sepenuhnya. Tidak hanya bisa mengendalikan petir, Raul juga bisa menciptakan petir dari ketiadaan.


Drakula berdiri di belakang Raul dengan senyum lebar serta stelah jas rapi. Dia tampak seperti seorang pegawai negeri seperti Jessica.


Eka dan Dwi menunjukan wujud manusia setinggi 150 centimeter. Mereka tampak sangat pendek dibandingkan Blue dan semua teman-temannya. Namun ada sesuatu yang disembunyikan dari dari publik, kekuatannya sekarang sama seperti Dewa Rendah.


Naga Angin, Liem, dan Kitty masih jauh di bawah yang lain. Namun pengalaman bertarung mereka tidak dapat diremehkan.


Sebuah cahaya kuning muncul dari atas, cahaya itu tidak lain adalah dewa yang memandu semua mahkluk masuk ke dunia atas.


Matanya memancarkan penghinaan di depan Blue dan 14 rekannya. Bukannya marah, Blue malah menyambutnya dengan salam hormat.


"Sebuah kebanggaan bisa bertemu dengan anda tuan. Kami dari dunia manusia ingin naik ke tanah dewa mencari pengalaman."


Salam Blue tidak dibalas dengan baik, sosok dewa itu mengalihkan pandangannya dan berkata, "Ikuti aku!"


Mereka menuju akan puncak gunung, akan ada banyak rintangan yang harus mereka lalui sebelum naik ke tanah dewa.


Sosok dewa yang memandu Blue dan rekan-rekannya, tidak memberikan peringatan sama sekali. Dia berjalan seperti tidak terjadi apa-apa tapi sebenarnya ada tekanan gravitasi yang dapat memberikan kerusakan fatal.


Blue dan semuanya berjalan seperti biasa, mereka saling mengobrol dan membicarakan hal tidak penting serta tertawa kecil.


Dewa pemandu merasa kesal melihat para manusia itu menyebrang dengan mudah. Tangannya dikibaskan, tekanan gravitasi dilipat gandakan. Namun Blue dan semua orang tidak merasakan apapun.


Karena tidak ingin banyak orang yang naik, Dewa Pemandu mengeluarkan sayap dari punggungnya dan segera berlari dengan kecepatan tertingginya.


Bukannya tertinggal, semua orang mengikutinya dengan santai sambil terbang mengikuti sang Dewa Pemandu.


"Sialan, siapa sebenarnya mereka!"


Disisi lain Raphael terkurung di penjara bawah tanah, ia membuat kesalahan karena menggunakan kekuatan aslinya di dunia manusia. Zeus memberikan hukuman kurungan lebih dari 100 tahun.


Seorang sipir penjaga penjara menghampirinya sambil menyodorkan pil khusus. "Makan ini dan sembuhkan tubuhmu!"


"Terima kasih, aku akan mengingat apa yang kau lakukan ini!" ucap Raphael.


Sipir penjaga itu tidak lain adalah teman dekat Raphael, mereka tumbuh bersama. Karena Raphael adalah seorang pangeran dan pria itu hanyalah rakyat biasa, mereka dipisahkan nasib.


"Jangan bercanda, kau telah menolongku lebih banyak dari ini. Sudah 10 tahun kau disini, mengapa tidak kabur saja?" tanya sipir penjara.


Meskipun Raphael belum sembuh seratus persen, kekuatannya sudah cukup untuk menghancurkan jeruji besi yang mengekangnya.


"Aku harus fokus memperdalam kekuatan mana. Bocah Gila itu pasti sudah lebih kuat, aku akan menunggunya disini!"


Raphael juga sudah meningkat, ia tidak lagi menggunakan mana seperti sebelumnya. Pertukaran ilmu dengan Blue membuatnya menyadari bahwa Mana bukanlah jawaban untuk mendapatkan kekuatan absolut.


Contohnya sudah jelas, Blue tidak hanya menggunakan kekuatan kekacauan tapi ia juga menguasai banyak elemen sekaligus. Dari sini Raphael ternyata juga punya bakat untuk mengendalikan aliran waktu seperti ayahnya, Zeus.


Suara langkah kaki besi terdengar, mereka adalah kelompok sipir yang menyadari tindakan temannya.


"Jangan bergerak!"


Teman Raphael mengangkat kedua tangannya. "Aku tidak melakukan apa-apa, kami hanya mengobrol untuk menghilangkan stres!" katanya.


Alasannya masuk akal, tidak ada robekan simbol di pintu penjara. Jadi para penjaga penjara mempercayainya.


"Jangan lakukan itu, dia kriminal yang menakutkan!"


Karena teman Raphael terlalu naif dan lemah, ia tidak menyadari bahwa Raphael sudah memperbaiki simbolnya dan memakan pil pemberiannya.


Meskipun tidak memberikan efek apapun pada tubuh kuat Raphael, pil itu adalah benda berharga bagi penjaga penjara sepertinya.


Senyum muncul di wajah Raphael. "Terima kasih."