
Irene Belserion tidak paham mengapa ia bisa terluka, padahal mana barier miliknya sudah berada di tingkat 9 atau hampir setara dengan Odin. Namun racun sederhana yang berwujud melukai organ dalamnya.
“Bagaimana kau melakukannya?” tanya Irene sambil melompat keluar dari gas racun. Ia langsung melayang di udara untuk mengamankan posisinya.
Venom tersenyum dan menarik semua racun ke dalam tubuhnya. “Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Itulah yang dikatakan kakek tua bernama Uranus!” jawabnya dengan jujur.
“Jangan membuatku tertawa, yang terkuat pasti tak terkalahkan. Aku sudah melihatnya sendiri!” teriak Irene yang tidak terima dengan jawaban Venom.
Sebagai wujud kepeduliannya, Venom mengangguk dan menjelaskan tentang ketidaksempurnaan dunia. “Setiap makhluk hidup punya kelemahan, tidak terkecuali dengan tubuhmu yang sudah kau modifikasi dengan darah naga, raksasa, dan para hollow.”
“Bagaimana kau tahu semua itu?” tanya Irene yang masih tidak percaya pengetahuannya lebih rendah dari raja iblis biasa.
Keluarga venom sudah hancur, jadi nama mereka secara otomatis dihapus dari tatanan dunia. Irene terlalu lama mempelajari sihir dunia, jadi ia tidak tahu keluarga Venom pernah menantang para Iblis Neraka.
Karena perang yang sangat dahsyat, Irene malah memanfaatkan situasi untuk meneliti para iblis yang sangat sulit mati. Kemudian ia juga mendatangi Hades untuk mengembangkan Cimera. Namun rencana tidak sesuai dengan hasilnya, akhirnya Irene memilih untuk pergi dari tim penelitian Hades.
Penelitian Irene masih tersimpan di laboratorium Hades, dengan dasar itu Si Licik Hades bekerja sama dengan Azazel. Akhirnya mereka berhasil menciptakan makhluk yang lebih kuat, sayangnya sebelum rencananya berhasil, Blue dan kelompoknya menghancurkan semua hasil penelitiannya.
“Lalu apa hubungannya dengan informasimu mengetahui susunan tubuhku?” tanya Irene yang mulai tidak sabar.
Venom tersenyum tipis, ia bisa melihat lawan bicaranya sudah tidak sabar. “Itu semua cerita singkat bagaimana temanku Blue bisa masuk ke Tartarus dan berhasil keluar tanpa terluka sedikitpun!” jawabnya dengan suara pelan.
Irene tidak percaya dengan cerita konyol yang mengatakan bahwa ada manusia yang berhasil selamat dari Tartarus tanpa terluka. Pasalnya Zeus saja yang punya fisik kuat terkena serangan mematikan, itulah mengapa punggung Zeus terdapat sebuah luka sayatan.
“Awalnya aku ingin satu lawan satu, tapi aku harus bergerak cepat.” Venom melepaskan racunnya lagi, racun itu khusus dibuat untuk melawan Irene yang sudah memodifikasi tubuhnya.
“Sombong, kau masih tidak mau mengatakannya!”
Sosok titan raksasa muncul dan menginjakkan kakinya ke tanah, bidang wilayah pertarungan Venom dan Irene Belserion dimasuki musuh tak dikenal. Raksasa yang datang tidak lain adalah pasukan titan yang berjumlah 3 orang, mereka sebenarnya kesasar karena dunia tiba-tiba bergeser.
Apesnya ketiganya di pindahkan di tengah-tengah samudra, sehingga harus memaksanya menggunakan wujud asli setinggi 60 meter. Tidak hanya menggunakan wujud asli, Raja Titan juga harus berenang karena lautan menjadi sangat dalam.
“Hei, pria kecil. Dimana kita sekarang. Terakhir aku melihat bos bertarung dengan Zeus?” tanya Raja Titan dengan suara yang menggetarkan wilayah di sekitarnya.
Irene melihat keakraban mereka sangat iri, untuk memuaskan rasa penasarannya Irene akan melakukan hal tidak wajar pada para titan. “Jadilah objek penelitianku!” teriak Irene sambil melepaskan sihir tingkat 9 yang paling kuat miliknya.
Ratusan rantai keluar dari tanah dan menargetkan Raja Titan secara langsung. Ia ingin menangkap titan paling tinggi untuk menjadi objek penelitian. Tubuhnya memang terbuat dari titan, tetapi titan miliknya sudah lapuk dan tidak setinggi 60 meter. Padahal Raja Titan belum menggunakan wujud aslinya, ia hanya menyetarakan dirinya dengan dua titan di belakangnya.
Raja Titan mengarahkan telapak tangannya ke para rantai yang ingin mengikatnya. Rantai yang dirumorkan bisa menembus apapun langsung berhenti karena aura berwarna ungu kehitaman di telapak tangan Raja Titan.
“Siapa lalat ini?” tanya Raja Titan pada Venom yang tiba-tiba sudah naik ke pundak Raja Titan.
“Irene Belserion, Penyihir terkuat di tanah dewa. Sebaiknya jangan meremehkannya, dia orang yang membuat seluruh tanah dewa teracak!” jawab Venom memberikan peringatan.
“Dalam kamus para titan tidak ada kata meremehkan!” ungkap Raja Titan dan tangan kanannya segera menyerang Irene dengan kekuatan fisik biasa.
Irene menggunakan Mana Shield tingkat 9, sehingga serangan fisik tidak akan bisa melukainya. “Aku sudah menantikan hari ini, para titan terkenal karena fisik mereka yang kuat. Ayo tunjukkan kalian sekuat apa!” teriak Irene dengan raut wajah seorang psikopat.
Disisi lain Blue adalah orang pertama yang hampir kehabisan stamina dan konsentrasi. Zeus dan Odin belum berkeringat sama sekali, mereka hanya menggunakan serangan dasar. Zeus belum melepaskan serangan petir yang sesungguhnya, Odin sendiri belum melepaskan sihir tingkat 10. Selama pertarungan mereka hanya menggunakan kekuatan dasar dan memilih untuk mengukur kemampuan lawan.
Perbedaan kekuatan dan pengalaman yang terpaut jauh membuat Blue harus berpikir keras. Dia tidak menunjukkan kelelahan, sehingga musuhnya menganggap ini hanya pemanasan untuk pertarungan yang lebih serius.
Namun semua rencana gagal, tanah dewa kembali seperti semula. Raja Titan dalam wujud manusia menyeret Irene yang terluka parah. Bahkan tubuhnya tidak bisa digerakkan dan sihir di dalam tubuhnya dimakan hingga kering. Pelaku utamanya tidak lain adalah Drakula yang baru datang ke pertarungan Irene dan para titan.
Tanah dewa kembali seperti semula, Blue dan pasukan dari Dunia Buatan siap untuk mulai. Namun tidak ada anggota Fairy Dance yang hadir di medan perang, Blue curiga ada yang salah.
Benar saja, Irene tersenyum manis melihat musuhnya bingung. Sebenarnya ia tidak bisa mengembalikan tanah dewa ke bentuk semua, ia hanya mengacaknya lagi terus menerus hingga mencapai bentuk yang diinginkan.
Blue menghela napas, ia tidak mengira situasi akan menjadi lebih parah. Tidak hanya penduduk pribumi yang menjadi korban, bahkan para hewan, tumbuhan, dan gunung-gunung menjadi korban.
Odin tidak khawatir karena tubuh Irene terdiri dari beberapa hollow yang berhasil ia ambil dari Tartarus. Jadi beberapa saat lagi pasti ia akan hidup kembali, waktu hidup Odin akan menariknya dengan keterampilannya.
Namun setelah menunggu cukup lama, Odin merasa aneh. Keberadaan Irene benar-benar hilang dan kontrak yang mengikat mereka telah hancur. “Apa yang terjadi, Irene jangan main-main!” teriak Odin memberi peringatan.
Raja Titan buka suara, ia masih menggunakan wujud manusia. “Irene Belserion tidak akan hidup lagi, kami sudah menguras nyawanya sampai akhir. Jadi jangan mengharap lebih darinya!” kata Raja Titan dengan sangat santai.
Odin melebarkan matanya, ia tampak sangat marah. Wajahnya berubah merah, kemarahan itu tidak wajar untuk Blue dan Zeus yang melihatnya. Padahal Odin dari tadi bersikap dingin dan tenang.
“Apa kau tahu, Irene Belserion adalah putri yang diakui Odin sejak ribuan tahun yang lalu?” tanya Zeus melalui telepati.
Blue menggelengkan kepala, ia tidak tahu fakta itu. “Bukankah Odin tidak punya anak?”
“Dia anak angkatnya, bisa dibilang Odin mulai kesepian dan mengadopsi anak angkat.”
Odin sudah hidup sangat lama, tapi ia tidak punya perasaan pada pria. Sehingga umurnya dihabiskan sendirian, tapi seorang wanita pasti mendambakan seorang anak. Itulah alasan mengapa Irene menjadi anak angkat Odin yang tidak diketahui banyak orang.
Kemarahan Odin membawa petaka bagi pasukan Blue dari Dunia Buatan. Angin di sekitar Odin mulai bergemuruh, tubuhnya memancarkan mana yang sangat kuat hingga beberapa pasukan Zeus jatuh dari langit. Anehnya tidak ada pasukan Blue yang tertekan, mereka sudah siap untuk segala kemungkinan.
Raphael untuk pertama kalinya maju ke depan dan menghunuskan pedangnya pada Zeus atau ayahnya sendiri. “Awalnya aku tidak ingin pertemuan ramai seperti ini, tapi keadaan memaksa kita!” teriak Raphael dengan suara tinggi.
Tepat setelah Raphael menyelesai kata-katanya, Odin muncul di depannya dan menusuk perutnya dengan tangannya sendiri. Kuku sepanjang 10 centimeter tubuh di setiap jarinya.
Blue tidak dapat bergerak sedikitpun karena fokusnya tiba-tiba hancur setelah Odin membuat pergerakan. Namun Yami tidak sama dengannya, pedangnya sudah siap memenggal kepala Odin yang masih belum beranjak dari tempatnya.
Cahaya putih menerangi medan perang, sosok dewi muncul. Dia tidak lain adalah Rafaela serta dukungan pohon dunia yang dijaga Anthony. Luka Raphael langsung sembuh padahal perutnya berlubang dan besar kemungkinan dia mati ditempat.
Melihat adanya pergerakan dari musuh, Odin menarik tangannya dan langsung melompat menjauh, sayangnya itu tidak dibenarkan. Sudah menunggunya, tinju kanannya segera menyerang bagian perut wanita cantik itu.
Odin dihempaskan beberapa meter, para penyihir langsung memberikannya penyembuhan. Beberapa penyihir penghancur masal segera melemparkan bola penghancur.
Luis dan timnya segera bergerak, mereka tidak hanya menggunakan sihir, tetapi menggabungkannya dengan susunan simbol atau formasi. Sehingga sebuah kubah mana melindungi pasukan Blue dari serangan musuh.
Serangan pasukan Odin di hentikan susunan formasi dan diserap tanpa menimbulkan ledakan. Odin yang tidak sabar langsung mengangkat kedua tangannya, sebuah meteor terjun dari langit.
Luis membuka matanya lebar-lebar, ia tidak menduga wanita bernama Odin itu begitu kejam dan tanpa ampun. Meteor sebesar itu tidak hanya melukai pasukan musuh, tetapi juga melukai pasukannya.
Uranus mengambil alih, ia memandang meteor yang jauh. Matanya memancarkan cahaya kuning keemasan, kedua tangannya menyusun simbol melayang. Dalam beberapa detik saja, Uranus berhasil memecahkan kodenya dan membuat formasi mujarab untuk melawannya.
Meteor buatan Odin menghantam formasi susunan Uranus. Tepat setelah bertabrakan, meteor itu menghilang dan kekuatan ledakannya diserap formasi sehingga pertahanan pasukan Blue menjadi lebih kuat.
Uranus tersenyum pada Odin yang baru saja menggunakan salah satu kartu as miliknya. Sihir tingkat 10 tidak bisa dihentikan dengan mudah, tapi pria kekar yang mengenakan baju kuning keemasan berhasil menghentikannya hanya dengan susunan formasi pertahanan.
Zeus hanya diam, dia senang dua musuh kautnya saling bertarung. Namun siapa yang menyangka ada sosok pria yang punya pengetahuan penyusunan simbol sangat dalam. Bahkan bisa menghentikan sihir tingkat 10 milik Odin, padahal dirinya sendiri tidak punya keyakinan menghentikan meteor tanpa bantuan senjatanya.
“Sepertinya situasi memihak pada kata, ayo lihat dan saksikan apa yang akan mereka sajikan.” Zeus ingin bersantai dan menikmati waktu istirahatnya, tapi dua meteor dari sebelah kanan dan kiri muncul menuju pasukannya.
“Bentuk formasi!” teriak Zeus.
“Tuan, sebaiknya kita menghindar.”
“Kenapa?”
Kepala penyusun simbol tidak bisa menjawab, ia dan tim tidak mungkin menghentikan dua sihir tingkat 10 dalam satu waktu.
“Aku paham,” kata Zeus mengeluarkan sebuah lingkaran hitam di bawah kaki pasukannya.
Semua orang dipindahkan ke tempat yang lebih aman dan benturan dua meteor mengakibatkan 3 gunung berapi menghilang dari peta.