Domain Dewa : Penguasa Benua

Domain Dewa : Penguasa Benua
Kehancuran Total


Pak tua yang melarikan diri karena diberikan jalan lebar. Setelah melihatnya pergi, hampir semua pasukan pembantu musuh mengundurkan diri dari medan perang.


Blue mengepakkan sayapnya, ia terbang ke langit dan mendapati banyak aliansinya menganggur karena tidak ada musuh.


Leon dan Salju sudah menemukan jalan terang karena lawannya sudah terluka parah. Bahkan perisai yang digunakan sudar retak.


"Aku tidak ingin mempermalukan mu lagi pak tua. Bagaimana jika anda mundur seperti yang lain?" tanya Leon.


Pak tua dari guild Yogya itu tersenyum dan melemaskan semua ototnya. Sebenarnya dia sudah tahu tidak mungkin menang melawan pasangan gila di depannya.


"Aku terima saranmu, tapi guild Yogya tidak menerima kekalahan seperti ini."


Para pelindung pria tua yang bersembunyi keluar lagi. Guild mereka tidak main-main, lebih dari 10 ribu pemain ahli dikerahkan untuk melindunginya.


"Fairy Dance tidak pernah menganggap diri mereka menang. Lihatlah, banyak teman-teman kami yang gugur di medan perang. Aku sebagai ketua guild tidak akan melupakan jasa mereka!"


Pak tua dari Yogya memasukkan perisainya. "Baiklah, aku akan mundur. Namun guild Yogya sepertinya tidak mendengarkan perkataanku!"


"Sejujurnya kami bersikap sopan karena anda menghargai Fairy Dance. Tapi kalau sudah begini kami tidak akan menahan diri."


Ribuan pesawat tanpa awak muncul, perahu terbang yang dipimpin Buana juga mendekat. Zaha dan robot raksasa yang tersisa juga mendekat.


"Semoga kalian bisa berdamai!" Pak Tua itu langsung mundur meninggalkan medan pedang. Meskipun dia sudah melaporkan Fairy Dance bukan guild biasa, para petinggi guild tidak menghiraukannya.


Para pemain guild Yogya yang tersisa langsung menjadi debu dalam beberapa detik saja. Tidak ada satupun dari mereka yang selamat karena Leon adalah pemain yang punya kendali penuh atas semua pasukan.


Zaha yang sudah menghancurkan pasukan Yogya pergi ke pasukan lainnya. 1000 pesawat tanpa awak di awal pertempuran hanya sebagian kecil dari persediaannya. Sekarang dia tidak menahan sedikitpun amunisi.


Dua tangannya dibentangkan, 100 ribu pesawat terbang tanpa awak muncul. Meskipun kecil, pesawat itu memenuhi langit hingga matahari tak dapat menembusnya.


Senyum muncul di wajahnya, dengan satu tunjukan tangan, semua pesawat langsung menyerang pusat pertahanan keluarga Gong.


Blue yang masih ada di atas pusat pertahanan keluarga Gong dengan panik menggunakan Gate untuk menghindari serangan Zaha. "Sialan apa dia ingin membunuhku!"


Yami langsung membuat pelindung dengan ayunan pedangnya. Naga Angin merubah wujudnya menjadi manusia dan mendekati Yami.


Eka dan Dwi merubah wujudnya menjadi manusia dan melindungi semua orang Fairy Dance. Drakula mendekati Rafaela yang masih melantunkan irama perang.


Raul hanya melihat ke atas tanpa melakukan apa-apa. "Sepertinya ini sedikit menarik!"


Ledakan terjadi di mana-mana, Raul yang terkena ledakan malah menikmati sensasi panas yang dia terima. Petir dapat menghasilkan panas ekstrim, jadi secara alami tubuh Raul bisa menangkal ledakan sekelas serangan rudal.


"Apa buluku sudah terlalu keras, tidak ada sedikitpun rasa sakitnya." Raul bergumam di wilayah ledakan rudal.


Kota milik Keluarga Gong rata dengan tanah, bahkan ketua mereka menjadi debu bersamaan dengan Ketua Ma, Long, dan Shan.


Sejarah terukir kembali, Fairy Dance kali ini tidak hanya mengguncang Benua Tengah, tetapi mengguncang seluruh dunia dengan kemenangannya.


Justin dan pasukannya hanya melihat sejarah yang terukir. "Sial aku baru datang dan semua selesai!"


"Jadi seperti ini kekuatan guild kita," ucap salah satu orang di belakang Justin.


"Tidak, masih banyak rahasia yang disembunyikan. Apa kalian tahu Nevada? dia belum bergabung dengan perang!" sahut Justin.


"Mungkinkah Fairy Dance masih menyimpan kekuatannya?"


Para pemain yang ada di belakang Justin mulai gaduh, mereka masih belum tahu seberapa kuat Fairy Dance.


"Fairy Dance sudah di atas angin sejak awal. Tidak ada kebutuhan khusus yang mengharuskannya menunjukkan semua kekuatannya. Jadi menyembunyikan kekuatan adalah kewajiban!"


Seperti yang dikatakan Justin, Blue memang sengaja menyembunyikan sebagian kekuatan Fairy Dance karena ia yakin super guild selain Keluarga Gong, Ma, Long, dan Shan masih mengamati.


Bahkan Margareta hanya mengerahkan sebagian kecil kekuatannya. Menurut informasi, Guild Spektre punya lebih dari 100 ribu petarung master. Namun Leon dan Blue hanya melihat puluhan ribu yang masuk medan perang.


Meskipun Margareta memihak Fairy Dance, dia harus menyiapkan jalan keluar untuk keadaan tidak terduga. Sama halnya dengan super guild lainnya.


Jessica mendekati Margareta dan kelompoknya. "Aku mengucapkan terima kasih atas bantuannya."


"Kami tidak melakukan banyak hal. Fairy Dance yang menyelesaikan sebagian besar peperangan." Margareta mencoba memuji Jessica.


"Yah, kami memang belum serius tapi ini sudah memakan banyak dana. Aku harap rampasan perang dapat menutupi kerugian kita." Jessica mengatakan itu ada dua tujuan yang ingin dicapai.


Pertama tentunya menggertak 8 super guild yang mendukungnya. Karena bisa saja mereka membuat rencana untuk melawan Fairy Dance. Kedua tentu saja supaya super guild lainnya tidak meminta jatah rampasan perang.


Walaupun Jessica hanya mengeluarkan sedikit dari pusat, para cabang guild menggunakan dana pribadi mereka. Zaha yang menggila dari tadi juga menggunakan uang pribadinya.


Jessica tidak tahu bahwa semua Batu Mana milik Zaha adalah milik Blue. Jadi ia menganggap itu dana pribadi milik Zaha dan keluarganya.


Salju, Justin, Reza, dan Aqila juga menggunakan dana pribadi cabang mereka. Jika ditotal Fairy Dance kehilangan sangat banyak uangnya, itulah yang dipikirkan Jessica.


Padahal kenyataannya sedikit berbeda, Salju dan Justin sama sekali tidak mengeluarkan dana pribadi karena semua peralatan diberikan oleh para kurcaci salju.


Buana yang mengerahkan ribuan perahu terbang tidak mengeluarkan sepeserpun karena semuanya diberi oleh para guild yang mendukungnya. Reza hanya sedikit mengeluarkan uang karena keluarga Baskoro mendanai semua operasi Fairy Dance.


Aqila pergi ke Benua Timur tanpa mengeluarkan sepeserpun, guild Fairy Dance dibantu sepenuhnya oleh Keluarga Hardiman.


Hanya Leon dan pasukannya yang sedikit dana karena membutuhkan beberapa persiapan khusus. Dari kacamata publik, Fairy Dance tidak menang maupun kalah. Sebaliknya, dari mata Blue mereka menang telak.


Leon menggelar konferensi pers setelah semuanya selesai. Para wartawan langsung berkumpul di depan dan kilatan cahaya muncul dimana-mana setelah Leon dan petinggi lainnya masuk ruangan.


"Terima kasih teman-teman sudah menyempatkan waktu datang ke acara ini. Aku mewakili Fairy Dance mengucapkan terima kasih pada pihak-pihak yang sudah sudah membantu kami dalam menegakkan keadilan."


Leon berhenti sejenak, ia ingin mendengar respon dari para wartawan. Anehnya tidak ada satupun orang yang mengeluarkan suaranya.


"Baiklah, aku akan menjelaskan mengapa perang di Benua Timur bisa terjadi..."


Penyebab perang dibeberkan, Leon tidak meninggalkan sedikitpun detailnya. Para wartawan yang tegang mendengarnya tidak dapat memikirkan pertanyaan apapun.


Perlu diketahui, Leon tidak tahu adanya pembantaian di wilayah markas besar Fairy Dance. Semuanya ditutupi oleh petugas keamanan dan negara karena sosok wanita bernama Shen Haise.


Konferensi pers berjalan dengan lancar, sekarang kesalahan dilemparkan langsung ke keluarga Gong yang membuat kerusuhan. Sedangkan Fairy Dance mendapatkan pujian dari berbagai kalangan.


Ada yang senang adapula yang tidak. Salah satunya adalah ketua Tujuh Surga yang merasa harga dirinya di injak.


"Temukan kelemahan Fairy Dance, aku ingin menghancurkan mereka!"


"Tuan, sebaiknya anda tidak terburu-buru, atau kecelakaan akan menimpa kita." Salah seorang penasihat memberikan bukti bahwa ribuan orang dari keluarga Gong menghilang entah kemana.


"Apa peduliku!"


Penasihat itu memberikan bukti lainnya tentang 4 keluarga kuno yang kehilangan anggotanya bersamaan.


"Fairy Dance sedang bermain domba yang ingin makan harimau. Mereka menyebut dirinya lemah dan membantai seluruh keluarga musuh. Padahal mereka hanya menderita 20 orang, itupun tidak ada yang tewas."


Ketua Tujuh Surga mulia mengerutkan alisnya. Ia berpikir keras supaya tidak memancing monster yang sedang menundukkan kepala.


"Baiklah, segera kirimkan permintaan maaf pada mereka. Aku tidak ingin melawan Fairy Dance!" kata ketua Tujuh Surga sambil melempar berkas yang ada foto Gong Ryu.


Fakta menarik lainnya muncul, Gong Ryu adalah guru ayahnya Ketua Tujuh Surga. Saat kecil dia melihat kekuatan manusia super yang tidak pernah terlihat. Karena bakat Ketua Tujuh Surga, ia hanya bisa sampai disini.


Sosok pria tua mengenakan tongkat memasuki ruangan ketua. "Apa benar Gong Ryu sudah mati?" tanyanya.


"Menurut informasi dia benar-benar mati di tangan seseorang bernama Aries Hardiman."


"Tolol, sudah aku katakan mereka bukan pasukan biasa. Aku akan sembunyi untuk sementara, jangan katakan apapun tentangku!"


Sosok tua itu adalah leluhur yang setara dengan Gong Ryu. Dialah alasan mengapa Gong Ryu melatih ayah dari Ketua Tujuh Surga.


Sebelum membalikkan badan, sosok wanita cantik dan Aries Hardiman muncul di belakangnya. "Apa yang ingin kamu katakan, Sebastian!" tanya wanita cantik di sebelah Aries Hardiman.