
Sosok pria paruh baya itu adalah guru dari 13 anak Dewa Cahaya. Namun karena alasan khusus ia menentang keputusan Dewa Cahaya untuk me reinkarnasi semua anaknya.
Bee tidak tahu apa alasan paman itu menentang keputusan Dewa Cahaya, tetapi yang pasti pria di depannya sangat berharga.
"Sudahlah lupakan, semua sudah terjadi. Aku malah berterima kasih karena kau menghentikan amukan kekuatanku."
"Maafkan aku."
"Pangeran ke 13, Aku yakin kau di bangkitkan paling akhir. Tapi lihatlah sekarang kamu punya teman-teman yang hebat. Aku mendoakan yang terbaik untukmu."
Pria paruh baya itu membelai wajah remaja Bee. Senyumnya tampak sangat bahagia melihat Bee mendapatkan teman-teman yang baik.
Paman sekaligus gurunya telah lenyap dari dunia, Bee hanya bisa meratapinya. Kata-kata Tuan muda ini sering diucapkannya ketika berlatih di Tanah Dewa. Seiring berjalannya waktu, Bee menggantinya dengan Pangeran ini.
"Terima kasih." Bee mengucapkan sebuah kata yang paling diinginkan gurunya. Tidak ada satupun anak Dewa Cahaya yang memberikannya ucapannya terimakasih karena ia sebenarnya hanyalah budak.
Senyum guru Bee tambah lebar dan tubuhnya perlahan menghilang. Bee dalam wujud manusia menundukkan kepala, semua orang membalikkan badan dan memberikan salam perpisahan.
Blue juga berlutut dan memberikan salam perpisahan pada sosok jiwa yang dikenal Bee sebagai gurunya. Meskipun ia tidak membunuh Bos Dunia, jiwa guru Bee akan hancur dalam beberapa tahun lagi.
Dia ingat tidak ada momen seperti ini ketika siaran langsung kelompok super guild menaklukkan Bos Dunia di Benua Selatan ke Timur.
Artinya jiwa yang ada di Bos Dunia akan segera menghilang. Namun Blue dan kelompoknya berhasil mengalahkannya sekarang, itu menjadi sebuah pencapaian.
[Selamat Blue telah menguasai Jalur Benua Selatan ke Benua Timur.]
[Fairy Dance didaftarkan sebagai pemilik Jalur Antar Benua, semua anggotanya akan mendapatkan gelar Pengasuh Jalur Dunia.]
[Pengasuh Jalur Dunia
Gelar yang didapat oleh guild yang menguasai jalur dunia. Bisa menambahkan 5% total status (hanya status pada perlengkapan, tidak untuk gelar lainnya).]
Blue sudah menduga ini, ia segera melihat pesan yang begitu banyak. Leon dan Jessica sudah tahu pesannya tidak akan dibalas, jadi mereka tidak banyak berharap.
"Jessica, umumkan bahwa Fairy Dance berhasil merebut gerbang dunia. Jangan berikan lokasi pastinya karena ruangan ini baru bisa dibuka setelah 3 bulan."
Blue mengirim pesan suara sambil melihat jam melayang yang menandakan waktu pembukaan jalur dunia. Meskipun begitu Blue tidak ingin jalurnya diketahui oleh semua orang dengan cepat.
"Baik, Bos!" jawab Jessica langsung memanggil wartawan untuk melakukan konferensi. Ia juga menghubungi Leon untuk menyelaraskan informasi.
Blue menghubungi Leon menggunakan panggilan suara. "Hei, Bro pasti pusing karena suara panggilan ada dimana-mana," ejek Blue yang membuat kerusuhan.
"Sialan, kau selalu bisa membuatku penuh kerjaan. Jadi sekarang apa yang ingin kau katakan?"
"Haha, tidak banyak. Hanya saja berikan provokasi lebih menarik, sesuai pernyataan mu tempo hari, aku sudah merebut jalur antar benua."
"Baiklah, akan aku katakan kau berencana melawan dewa dan berhasil membunuhnya!" seru Leon dengan nada bercanda.
"Sepertinya menarik, aku akan ke Benua Timur. Jangan biarkan para kecoak di guild berkembang lebih besar. Aku melihat ada sedikit kejanggalan pada laporan keuangan kalian."
"Semua laporan di bukukan Jessica, aku kurang tahu tentang itu. Jadi..."
Sebelum Leon menyelesaikan perkataannya, Blue menyela, "Sekretaris Reza sedikit mencurigakan tapi ia masih bisa di kontrol. Jadi posisikan dirimu lebih baik."
Leon hanya bisa tersenyum tipis mendengarnya, ia sebenarnya sedang mencurigai sekretarisnya. Namun belum ada bukti yang jelas, tapi bocah gila yang hanya baca buku keuangan langsung mengetahui kejanggalannya.
"Baiklah, aku akan mengurusnya sebaik mungkin."
Wartawan pemburu berita telah berjejer rapi dan mengarahkan kameranya ke meja. Banyak sponsor yang mendukung konferensi ini, Jessica yang mengurus semua pendapat Fairy Dance tersenyum manis.
Leon dan pengurus Fairy Dance segera masuk dan duduk di tempatnya. Ada 5 orang yang disorot oleh media, mereka adalah petinggi guild termasuk Sekretaris Fairy Dance.
Jessica dan Amelia tidak ada dalam jajaran pengurus, mereka adalah divisi independen yang membantu guild. Reaper dan kelompoknya juga tidak ikut karena semua pengurus murni pilihan Leon.
"Aku mengerti apa yang kalian inginkan. Bukankah aku sudah pernah mengatakan bahwa Fairy Dance sedang melakukan langkah besar."
"Sebenarnya jalur mana yang sebenarnya kalian amankan?"
Alasan Leon sangat masuk akal, semua wartawan yang hadir kecewa dengannya. Hampir semua orang kehilangan minat, mereka tidak menyangka Fairy Dance memanggil mereka hanya untuk siaran biasa.
Empat petinggi lainnya menyampaikan laporannya terkait masalah kecil di Fairy Dance. Para wartawan terlihat mengantuk karena berita yang diberikan tidak menarik.
"Baiklah, di penghujung acara aku akan mengatakan bahwa kita akan melakukan ekspansi ke Benua Timur. Bukan berarti kita punya jalur ke benua timur, beberapa orang cakap sudah diberangkatkan beberapa jam yang lalu."
Perkataan Leon membuat wartawan bersemangat lagi, salah satu wanita mengangkat tangannya. "Apa bukti kalian sudah mengirim utusan?"
Leon menunjukkan sebuah laporan keuangan yang menyatakan Fairy Dance telah memberangkatkan 15 orang ke Benua Timur.
Jessica adalah dalang di balik semua ini, ia mengutus 15 orang kepercayaan untuk terbang ke Benua Timur. Tujuannya tidak lain untuk mengembangkan bisnis, bukan membangun guild.
Blue yang akan bertugas membangun dan membesarkan nama Fairy Dance di Benua Timur. Dengan bantuan jalur antar benua, Fairy Dance akan berkembang lebih cepat.
"Kami hanya mengutus 15 orang karena beberapa orang lainnya sudah menunggu di sana. Jadi Fairy Dance dipastikan akan melakukan ekspansi di benua baru."
"Kami dengan Benua Timur sangat maju, apa kalian tidak takut tertinggal?" tanya salah seorang wartawan muda.
"Tidak dapat dipungkiri kami memang sedikit terlambat berkembang di Banua Timur, tapi apa ada orang yang berhasil memiliki jalur antar benua?" Leon membalikkan pertanyaan wartawan.
"Tidak ada!"
Pernyataan Leon menjadi judul di semua media, bahkan berita itu sampai ke telinga beberapa super guild di Benua Timur.
Sosok pria tua tersenyum lebar. "Akhirnya kau melangkahkan kakimu, aku akan menunjukkan apa yang dinamakan dominasi!"
Pria tua itu adalah salah satu tetua Keluarga Gong. Akibat perselisihan mereka berdua, Keluarga Gong dipaksa meninggalkan empat benua lainnya. Namun mereka sekarang punya kesempatan untuk menendang Fairy Dance pulang kerumahnya.
Disisi lain Blue melihat sosok bos dunia yang tertidur. Awalnya mereka tidak berniat menantang bos dan pergi menuju Benua Timur. Namun nasib sial menghampirinya.
"Sial!" ucap Blue pelan.
Sosok naga berwarna hitam membuka matanya, cahaya merah terpancar dari matanya. Blue dan kelompoknya tidak bergerak supaya bos dunia tidur kembali.
Sayang naga warna hitam itu tidak mudah ditipu dan menyemburkan energi super kuat dari mulutnya dengan posisi tidur.
Blue menarik dua pedang aku, dengan posisi bertahan ia menahan semburan naga hijau yang masih dalam kondisi lemah.
"Sangat baik, manusia. Pergilah sebelum aku membunuhmu!"
Blue tersenyum manis dan menghunuskan pedangnya. "Awalnya aku juga berpikir seperti itu, tapi sekarang beda karena serangan tadi. Bagaimana jika kita bertarung, siapapun yang menang akan menjadi tuan yang kalah!"
Tantangan Blue tidak di sambut hangat oleh naga hijau yang tampak malah. "Pergilah, aku yakin kau akan mati dengan dua semburan ku!"
"Hoho, karena kau sudah menyembur sekali bagaimana caramu menyemburkan energi keduamu!"
Naga Hijau sama sekali tidak tertarik, ia memalingkan wajahnya dan membiarkan Blue pergi. Namun Blue tidak mau pergi dan memprovokasi Naga Hijau terus menerus.
Sampai akhirnya naga malas itu mulai menggerakkan tangannya dan sebuah retakan selamat tanah tercipta. Blue menggunakan sayap hitam untuk terbang dan menghindari serang.
Yami dan kelompoknya tidak melakukan apapun, mereka belum menerima perintah untuk menyerang Naga Hijau sekaligus bos dunia penjaga jalur Benua Timur ke Benua Selatan.
"Serangan remeh!"
Ejekan Blue membangkitkan rasa kesal Naga Hijau ia langsung membuka mulutnya dan menyemburkan energi dengan sekuat tenaga. Namun Blue berhasil menghentikannya sekali lagi.
Alasan mengapa ia sangat percaya diri karena Naga Hijau tidak bisa menggunakan kekuatan aslinya. Artinya bos dunia harus menilai kelompok penyerang dari menara ujian 9 tingkat.
Karena Blue masuk dari pintu belakang, besar kemungkinan Naga Hijau tidak memiliki kekuatan besar. Kemungkinannya sangat kecil, tetapi tebakan Blue benar adanya.
Menurut pengetahuannya tidak mungkin pemain atau kelompok penyerang langsung muncul di ruangan bos. Mereka biasanya muncul di lantai 9 dan harus mengalahkan bos untuk keluar dengan selamat.
Blue harus terbuka menerima fakta ia di pindahkan langsung ke ruang bos. Dengan cepat ia mengirim semua strategi yang dipikirkannya.
Bee langsung menatapnya dan curiga bahwa Blue datang dari masa depan karena pengetahuannya terlalu mengerikan.