
Sosok monster setinggi 5 meter tampak marah melihat Blue dan kelompoknya sampai di tempatnya.
Monster itu tampak seperti harimau tapi punya tiga tanduk, Blue sedikit bingung karena informasinya sedikit berbeda dari kenyataan. Bos dunia yang dia ketahui hanya punya 2 tanduk di dekat telinganya, tapi sekarang juga muncul tanduk di dahinya.
Menurut logika Raja Iblis, tanduk menandakan kekuatan mereka. Jika bos dunia didepannya lebih kuat dari sebelumnya, Blue dan kelompoknya harus hati-hati.
"Aku?" tanya Blue sambil menunjukkan ekspresi bingung.
" Ya, kau yang membuat semuanya jadi rumit. Tapi aku senang kau bisa membebaskan kekuatan asliku!" ucap Bos Dunia sambil tertawa keras.
Seperti yang dikatakan, ujian bos dunia yang menghubungkan antar benua tergantung dengan penantangnya.
Karena Blue dan kelompoknya sangat kuat, sistem menilai bahwa bos dunia harus menggunakan kekuatan aslinya.
Sosok monster setinggi 5 meter langsung menyerang Blue dan kelompoknya menggunakan semburan energi.
Semua orang terpisah karena ledakan yang dihasilkan bos dunia terlalu besar. Blue menganggukkan kepala dan tetap melanjutkan rencananya.
Yami berlari ke arah bos dan mengayunkan pedangnya ke arah kaki musuh. Ayunan pedangnya terlihat sangat berat dan penuh tenaga, tapi itu saja belum cukup menggores kulit bos dunia.
"Karena segel yang mengekang kekuatanku sudah dilepaskan, aku akan memberikan kalian kematian tanpa rasa sakit!"
Tubuh bos dunia mulai mengembang layaknya sebuah balon yang siap meledak kapan saja. Setelah beberapa saat, bos dunia meledakkan kekuatannya.
Namun Blue dan kelompoknya sudah tahu skill ini akan digunakan, mereka semua bersiap pada tempatnya.
Skill penyelamat diri digunakan dengan tepat waktu, sehingga tidak satupun orang yang terkena kerusakan berarti.
Bos dunia menumbuhkan tubuhnya kembali, ia tersenyum lebar telah berhasil menggunakan skillnya dengan sempurna. Tepat setelah matanya tumbuh kembali, wajahnya tampak tercengang melihat Blue dan kelompoknya masih berdiri.
"Bagaimana mungkin manusia masih berdiri setelah menerima serangan tuan muda ini!" teriak bos dunia yang tidak percaya dengan penglihatannya.
Blue tersenyum dan menambahkan bumbu provokasi. "Serangan lemah itu tidak bisa menggores kulitku sedikitpun."
Perlu diingat, Blue menggunakan Jubah Raja Api. Sehingga ledakan seperti itu dapat dihindari dengan sangat mudah karena resistensinya terhadap api tinggi.
Bos Dunia yang tidak terima dengan pernyataan Blue langsung marah besar. Ia menumbuhkan dua tangan lagi di punggungnya, sekarang ia punya 4 tangan yang siap menyerang siapapun.
Ayunan dua tangan yang baru ditumbuhkan seperti sebuah pedang. Blue mengatakan bahwa hanya pendekar pedang yang cocok melawan bos dunia pada tahap ini.
Siapa yang mengira sedikit provokasi Blue membuat bos dunia melompati tahap awal. Bukannya takut, Blue dan kelompoknya tampak sangat senang.
Yami melepaskan energi kuat dari tubuhnya, sepasang sayap berwarna ungu kehitaman tercipta dari punggungnya. Matanya berubah menjadi gelap karena terlalu fokus.
Karena Yami hanya menggunakan satu pedang, tangan kiri yang tidak membawa pedang terukir sebuah tato berwarna ungu kehitaman.
Tato di punggung tangannya mulai menyebar ke seluruh lengan dan membentuk sebuah pola yang cukup familier.
"Dimana aku melihatnya?" tanya Blue.
Bee menimpali, "Apa kau ingat dinding di tempat Kitty di kurung?"
"Ah, benar di sana."
Blue sama sekali tidak menyangka bahwa Yami akan menjadi sangat kuat. Dalam rencananya ia memang menyuruh Yami untuk menggunakan semua kekuatannya.
Mata Dewa tidak efektif untuk melihat teknik baru milik Yami. Jadi Blue tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Tato ungu kehitaman mulai menyebar ke seluruh tubuh dan menjulur ke pedangnya. Pedangnya menjadi lebih bersinar tapi tampak menakutkan.
Tidak berhenti di situ, tato yang berasal dari tangan kiri telah melilit lehernya dan membuat sebuah simbol aneh. Blue tidak tahu apa simbol itu, tetapi ia yakin itu berkaitan dengan sosok dewa.
Blue terkejut Yami bisa membuat perubahan lain setelah beberapa hari lalu menunjukkan sayapnya. "Ini gila, seberapa cepat dia tumbuh!" gumamnya.
Sayap mulai bergerak pelan, tiba-tiba tubuh Yami tiba di depan musuh dan lengannya sudah siap menyerang dengan kekuatan penuh. Ayunan pedangnya menciptakan sebuah sayatan pedang yang membelah tanah di sekitarnya.
Bos Dunia sudah membangkitkan semua kekuatannya. Jadi ia hanya menggunakan dua tangan kosong untuk menghentikannya.
"Usaha yang bagus, bocah!" ucap bos dunia sambil mengayunkan dua tangan di punggungnya yang berbentuk pedang.
Blue tidak tinggal diam, ia sudah menunggu kesempatan ini untuk menunjukkan kerusakan pasti yang selama ini disembunyikan. Tiga tubuhnya muncul di punggung bos dunia, ketiganya menggunakan Blade Dance.
...[Blue memberikan kerusakan - 1, serangan kritis.]...
...[Blue memberikan kerusakan - 25 ribu, serangan pasti.]...
Kerusakan pastinya meningkatkan drastis karena semua peralatan yang dibutuhkan kecuali tangan sudah didapatkan.
...[Perlengkapan yang dipakai Blue :...
...Kostum : Jubah Raja Api...
...Kepala : Mahkota Raja...
...Sabuk : Sabuk Anti Monster...
...Celana : Celana Raja Tanah...
...Tangan : Sarung Tangan Elastis...
...Kaki : Sepatu Ratu Es...
...Senjata : Dual Secret Sword...
...Kalung : Kalung Kartanegara...
...Gelang : Gelang Dewa...
...Cincin : Cincin Wibawa - Raja Kartanegara...
...Anting : Anting Roh Hijau.]...
Dengan gabungan peralatan Raja, Blue mendapatkan kerusakan pasti yang sangat melimpah. Sekarang jelas tidak mungkin untuknya bertarung di arena karena itu terlalu mencolok.
Blade Dance memberikan 20 kali serangan beruntun, jadi Blue memberikan 500 ribu kerusakan untuk satu orang. Karena Blue menggunakan Pemecah Pikiran, ia berhasil memberikan kerusakan 1,5 juta dalan sekejap mata.
Bos Dunia yang tidak waspada merasakan sakit pada punggungnya, ia langsung merubah targetnya ke Blue.
"Sialan, itu menyakitkan!" teriaknya.
Sayangnya Blue bukan orang yang mudah ditangkap, sayap hitam muncul di punggung ketiganya. Mereka langsung bermanuver untuk menghindari serangan.
Bos Dunia yang tidak fokus dimanfaatkan Yami dengan baik. Ia sudah melakukan persiapan beberapa detik dan mengayunkan pedangnya.
Sebuah sayatan pedang muncul dan menghancurkan apapun yang dilaluinya. Yami mengembangkan teknik ini setelah mendapatkan pencerahan terakhir kali.
Sayatan pedang itu tampak biasa, tetapi ada lebih dari 10 ribu jarum energi yang akan menusuk lawannya. Tertusuk jarum memang tidak berasa, tetapi jika menusuknya dengan ribuan pasti akan terasa perih.
Bos Dunia yang punya kepercayaan diri tinggi tidak mau menghindar, ia menyilang kedua tangannya dan menghentikan sayatan pedang.
Benturan serangan Yami dan dua tangan bos dunia membuat gelombang energi yang bergejolak. Blue tiba-tiba muncul lagi dibelakang, dia dan dua bayangannya langsung menggunakan Gelombang Kejut.
Bos Dunia menerima dua serangan dari sisi yang berbeda. Rasa sakit di tubuhnya tidak bisa diungkapkan dalam kata-kata.
"Sialan, apa kalian sudah merencanakan trik kotor pada tuan muda ini!" teriak Bos Dunia membanggakan diri.
Tidak ada satupun yang merespon, Blue dan kelompoknya fokus karena tidak ada yang mau mati di tempat ini. Semua orang sadar bahwa bos dunia sangat kuat.
Meskipun sudah menerima kerusakan bertubi-tubi, tetapi HP bos dunia hanya bergerak 1% saja. Inilah alasan mengapa Blue menyimpan tenaga untuk tahap selanjutnya.
Yami membuka matanya lebar-lebar, ayunan pedangnya penuh dengan semangat juang. Bos Dunia menanggapinya dengan dua tangan yang tampak seperti pedang. Sedangkan dua tangan aslinya hanya bersantai sambil memperhatikan Yami.
"Menarik, kau punya potensi yang baik. Namun itu saja tidak akan bisa mengalahkan tuan muda ini!"
Tangan utamanya bergerak dan menyentil dahi Yami dengan kekuatan sedang. Yami yang terlalu fokus menyerang langsung terkena serangan lawan dan diterbangkan hingga membentur dinding.
Ela dan Elvy sangat ingin membantunya, tetapi mereka harus menunggu sedikit lebih lama. Bee mengerutkan alisnya, ia tampak mengenal sosok bos dunia.
Blue ingin memberikan kode untuk Eka maju. Namun tangannya segera berhenti ketika melihat Yami masih berdiri. Tubuhnya yang bersimbah darah dan pedang digunakan untuk menopang tubuhnya.
Tato di seluruh tubuhnya masih ada, artinya Yami masih sanggup bertarung. Blue sebenarnya tidak tega melihatnya seperti itu, tetapi mata tidak puas itu menandakan tekadnya masih membara.
Energi di sekujur tubuh Yami meningkat sekali lagi, sayapnya tumbuh menjadi 4 buah. Matanya semakin gelap dan tiba-tiba tubuhnya sudah sampai di depan bos dunia.
Hanya Blue dan Bos Dunia yang bisa melihat pergerakannya. Yami hanya mengunakan satu ledakan dari kakinya untuk sampai di depan musuh, kemudian mengayunkan pedangnya dengan kekuatan penuh.
Bos dunia mundur satu langkah, ia sedikit penasaran mengapa manusia di depannya sangat ingin bertarung sampai mati.
"Apa kau ingin mati?" tanya Bos Dunia.
"Aku tidak akan mati disini!" jawab Yami sambil melepaskan energinya lebih kuat.
Setelah bertukar pukulan beberapa saat, Yami berhenti di depan musuh. Tubuhnya semua kaku tidak bisa digerakkan tetapi wajahnya tampak senang.
Tato di tubuhnya mulai memudar dan kembali ke tangan kirinya. Pedangnya yang memancarkan cahaya kegelapan mulai redup.
"Matilah, manusia!"
Blue dengan cepat muncul di depan Yami dan menariknya mundur. "Terima kasih sudah mengukur waktu, sekarang serahkan semuanya pada kami!"
Yami memejamkan matanya, bukannya pingsan, ia malah meditasi untuk memulihkan tenaganya. Blue hanya bisa tersenyum kecut melihat Yami masih bisa mempertahankan kesadarannya.