Domain Dewa : Penguasa Benua

Domain Dewa : Penguasa Benua
Menonton


Sebuah cahaya kuning muncul di atas langit-langit, seorang Demigod Raja Pelindung muncul dengan tatapan datar.


"Disini sedikit kacau, bolehkah aku ikut bergabung?" tanyanya dengan suara lembut.


Blue tidak bisa memastikan dia seorang pria atau wanita karena suaranya lembut dan rambut panjang. Anehnya Mata Dewa mengatakan bahwa ia adalah laki-laki.


"Tentu saja, mari sedikit meriahkan suasana!" seru Blue mengeluarkan Eka dan Dwi dari dunia buatan.


Kedua raksasa itu muncul dalam wujud manusia pada umumnya, tetapi tekanan yang ia pancarkan melebihi Raja Pelindung.


Eka langsung membuat sebuah pedang energi, ia dengan santai mengibaskan tangannya. Ruang pertemuan terbelah hanya dengan satu ayunan pedangnya.


Raja dan Terry mundur untuk mengamankan dirinya, mereka dapat dipastikan akan mati jika terlibat peperangan.


Merasakan kekuatan besar meledak di istana kerajaan, Pangeran Keempat muncul dengan wujud manusia yang sangat tampan.


"Tidak ada salahnya aku bergabung!" katanya sambil menunjuk Blue yang tidak memperhatikannya.


Sebuah cahaya muncul dari ujung jarinya, cahaya itu langsung menusuk Blue dari belakang. Sayangnya Blue bukan orang bodoh yang akan membiarkan punggungnya diserang.


Blue yang terkena serangan segera menghilang, muncul sosok hitam dari belakang musuh dan segera menyerangnya.


"Wow ada tamu lainnya." Blue menggunakan Pembelahan Pikiran untuk membuat trik tersebut, tubuh aslinya sekarang sedang menonton bersama Bee di tempat yang cukup jauh.


Tubuh pangeran keempat langsung menabrak tanah. Wajahnya tampak marah karena ia belum pernah terluka dalam wujud manusianya.


"Beraninya kau melukaiku!" seru pangeran keempat atau Bobi Nelson.


Blue dan Bee menonton dari kejauhan, Blue memasak makanan dan Bee menonton dengan kotak makanan yang penuh dengan kaki kepiting.


"Kerusuhan yang sangat besar, kira-kira siapa yang akan menang?" tanya Bee dengan suara santai.


"Eka dan Dwi tidak mungkin kalah. Jadi sudah pasti pihak kita yang akan menang," jawab Blue sambil membuat makanan dengan penggorengannya.


Luis dipanggil dari dunia buatan, ia segera merapal mantra untuk membuat ledakan besar. Drakula bertugas untuk menyelamatkan Terry dan Raja, ia menggunakan kemampuan untuk masuk dan keluar medan perang.


"Benar juga, bahkan jika ada Raja Iblis tingkat 7 tidak akan bisa mengalahkan ide gila ini!" ucap Bee dengan santai.


Blue mengangkat wajan dan memasukkan makannya ke wadah kosong. Ela dan Elvy langsung mengangkat sendok untuk segera memakannya.


Seperti biasa Raul mendapat makanan paling awal karena ia adalah senior semua familia Blue. Raul makan dengan lahap, meskipun tidak sebanyak Bee ia masih mendapat perhatian.


Setelah memberikan makanan cukup, Blue duduk di samping Bee yang menonton kerusuhan dengan seksama.


"Bukankah pangeran ketiga terlalu kuat?" tanya Bee.


"Yami masih mengulur waktu, ia membiarkan pangeran ketiga menyerangnya. Sangat jarang Yami kurang serius melawan musuhnya." Blue memberikan penjelasan tentang kemampuan Yami.


Ela menghentikan sendok dan memberi komentar. "Aku pikir ia sedang mencari pengalaman. Bukankah terakhir kali Yami membuat rekan-rekannya terluka."


"Meskipun dia sangat kuat, Yami adalah pribadi yang setia kawan." Elvy memberikan pendapatnya tentang perubahan Yami yang begitu besar.


Bahkan sekarang Yami bisa melawan pangeran ketiga sendirian, tetapi Blue melarangnya karena alasan khusus.


Rafaela tidak terlalu memberikan kerusakan, ia hanya memberikan peningkatan status atau sihir pendukung lainnya.


Disisi lain, Eka telah menginjak kepala Raja Pelindung sesuai perintah Blue.


Dwi yang belum melakukan apa-apa hanya bisa menghela napas. "Setidaknya berikan aku kesempatan untuk menyerang."


"Manusia ini sangat lemah, bahkan serangan terkuatnya tidak bisa menggores kulitku. Jadi percuma melawannya."


Eka memiliki tubuh istimewa, jadi Demigod Raja Pelindung hanya mainan untuknya. Meskipun begitu, Eka tidak pernah meremehkan lawannya. Jadi ia menggunakan kekuatan penuh di awal pertandingan.


"Bukan karena dia lemah, tetapi karena kulitmu terlalu keras." Dwi melirik ke arah tuannya dan semua rekan-rekannya yang menonton.


Liem dan Kitty sampai di tempat Blue dan kelompoknya. Mereka melihat istana kerajaan hancur karena pertarungan Yami dan pangeran ketiga.


"Bukankah ini terlalu berlebihan?" ucap Liem melihat kerusakan ada dimana-mana.


"Memang seharusnya para manusia ikan bodoh itu segera mati!" kata Kitty sinis melihat ikan yang bisa berbicara.


Secara naluri Kitty sangat ingin memakan para manusia ikan. Sayangnya itu dilarang Blue dan Kitty hanya bisa memakan ikan goreng yang disiapkan khusus untuknya.


"Lihat, pangeran ketiga dan keempat mulai serius." Blue menunjuk medan perang yang sudah di rencanakan.


Bayangan Blue bisa menggunakan semua skill, tetapi ia tidak bisa menggunakan prana untuk memperkuat tubuhnya.


Sehingga pangeran keempat mulai menekan dengan merubah wujudnya menjadi monster.


"Bajingan, aku akan membuatmu menyesal!" seru pangeran keempat sambil mengayunkan lengannya.


Setiap ayunan lengannya mengakibatkan guncangan besar dan menghancurkan beberapa bangunan di sekitar. Terry dan Raja sudah memberikan perintah untuk segera meninggalkan tempat kejadian.


Bayangan Blue melompat terus menerus untuk menghindari serangan musuh, sayap hitam segera digunakan untuk mempertahankan ketinggiannya.


Pangeran keempat menggunakan kekuatan penuhnya, ia menghancurkan semua medan perang. Hingga pangeran ketiga dan Yami merasakan dampaknya.


Dwi yang belum pemanasan menggunakan sihir skala besar untuk menekan pangeran keempat hingga membentur tanah.


Lingkaran aneh muncul di atas langit, lingkaran itu menekan pangeran keempat ke tanah. "Tekanan Gravitasi!" ucap Dwi dengan santainya.


Pangeran keempat yang percaya diri dengan kekuatannya segera merubah wujudnya menjadi Raja Iblis sesungguhnya.


"Aku Raja Iblis sesungguhnya tidak akan kalah dengan keterampilan rendahan seperti ini!" seru pangeran keempat dengan suara keras.


Disisi lain Dwi menguap karena hanya menggunakan sebagian kecil kekuatannya. "Sepertinya aku harus menggandakan tekannya."


Tekanan yang lebih besar digunakan, pangeran keempat sudah seperti kucing yang menempel di tanah. Bayangan Blue terbang dan mencoba menggunakan gelombang kejut. Sayatan pedangnya malah jatuh dan menghantam tanah.


Tekanan Gravitasi ini bisa digunakan untuk bertahan maupun menyerang, jadi Dwi mempunyai banyak variasi serangan.


Disisi lain Yami melompati reruntuhan istana kerajaan, matanya menatap Hendra Sang Pangeran Ketiga. "Apa hanya ini kekuatanmu?" tanyanya dengan suara serak.


"Sombong!"


Pangeran ketiga segera menunjukkan wujud raja iblis sesungguhnya. Ia sekarang jauh lebih kuat dari sebelumnya.


Blue dari kejauhan memberi komentar. "Kedua pangeran sudah mulai serius, apa ada entitas lain yang menggangu?"


"Sepanjang pertarungan aku tidak merasakan entitas dewa lainnya. Seharusnya hanya Dewa Ebisu yang melihat pertarungan ini."


Bee bisa merasakan kehadiran dewa setelah ia membuka keterampilan ilahi miliknya. Merasakan bukan berarti melihat, ia hanya bisa merasakan ada berapa jenis energi dewa yang sedang memandangnya.


"Dewa Ebisu, bukankah ini menjadi pertarungan yang menarik. Karena Terry sudah menjadi pengikut Raja Segalanya, seharusnya ia menyebarkan pengaruhnya."


Pernyataan Blue membuat Dewa Keberuntungan langsung menggunakan sistem untuk kesekian kalinya.


...[Dewa Keberuntungan marah dengan pernyataan anda, ia mendesak anda untuk ikut bertarung dan menyelamatkan kerajaannya.]...


"Hei, mengapa aku harus mempertaruhkan nyawaku. Bukankah ini sudah mendapatkan hasil yang maksimal." Blue menunjuk pangeran ketiga dan keempat sudah terpojok.


Demigod Raja Pelindung mengeluarkan cahaya kuning dari seluruh tubuhnya. Kaki Eka yang menginjak kepalanya dipaksa terangkat.


"Kalian telah menggangu rencana ku. Jika aku tidak bisa mendapatkan pulau ini, maka akan aku hancurkan saja!" ucapnya sambil melantunkan syair aneh yang membuatnya bisa meledak.


Sebelum Demigod selesai melantunkan syair, Bayangan Blue langsung menusuknya dari belakang.


"Percuma, aku sudah mengaktifkan keterampilan bunuh diri!" seru Demigod Raja Pelindung.


Ledakan super besar terjadi, pelindung kerajaan bawah laut berguncang hingga sebagian hancur dan air laut mulai jauh.


Blue melirik Luis yang sudah siap dengan kejadian ini.