Domain Dewa : Penguasa Benua

Domain Dewa : Penguasa Benua
Dewa Kekacauan


Dengan tangan gemetar Blue mencoba menyentuh dua barang yang memancarkan cahaya merah dan biru. Tepat sebelum Blue mengambilnya, sosok monster keluar dari dua benda tersebut.


Raungan monster terdengar sangat keras, Blue dan semua rekannya mundur untuk mengamankan dirinya. Anehnya Dual Secret Sword dengan sedirinya bergerak dan menusuk monster yang berontak.


"Apa yang terjadi?" Blue kebingungan apa yang sebenarnya terjadi, ia melihat Liem dan Bee yang punya pengetahuan luas.


Bee menggelengkan kepala. "Dua monster itu adalah Jendral Titan dan Naga, tapi aku tidak tahu mengapa mereka bisa bangkit lagi."


"Itu karena Jantung mereka gagal disempurnakan Titan dan Naga mempunyai energi kehidupan yang kuat. Mereka bisa bangkit kapan saja selama tidak ada yang menjadi penghalangnya."


Bee dan Blue memandang Liem yang tampak serius. Mereka berdua tidak pernah melihat Liem seperti ini.


"Apa itu berbahaya?"


"Aku tidak tahu, yang pasti keduanya pernah bertarung dengan Satan. Energi kematian ini sangat familier untukku." Liem mulai meneteskan keringat dingin.


Tubuhnya secara otomatis takut dengan kekuatan besar, itulah mengapa Lucifer selalu berlatih dan tidak menggunakan senjata apapun. Namun energi kematian milik Satan masih membuatnya takut.


Kitty mendekat dengan langkah pelan, ia merubah wujudnya menjadi manusia. "Dua monster itu pernah melawan Athena, tetapi tidak ada satupun yang berhasil dikalahkan."


"Terus mengapa Athena bisa memiliki Jantung Raja Titan?" tanya Blue.


"Raja Titan menyerahkan jantungnya untuk menyelamatkan keturunannya. Sayangnya Athena terlalu bodoh dan mengungkapkan Jantung Raja di depan Jendral Titan."


Kesalahpahaman mulai muncul, Athena di kepung oleh 7 Jendral Titan. Meskipun 6 diantaranya hanya menonton, Athena dengan seluruh kekuatannya tidak bisa menggores kulit monster tersebut.


Sampai akhirnya seorang anak kecil berpakaian putih dengan aksen merah turun dari langit. Dengan kukunya yang tajam dia membantai semua Jendral Titan.


Hanya satu titan yang berhasil selamat, tetapi ia terluka parah dan harus mendekam di sebuah gua. Athena yang merasa bersalah mencoba menyembuhkannya dan merawatnya setiap hari.


Sampai suatu ketika ia kembali ke gua, satu-satunya Jendral titan dibunuh oleh Ratu Es. Mayatnya tergeletak di gua dan jantungnya sudah diambil.


Athena bersumpah akan membalas dendam, tetapi Ratu Es sangat cerdik dan memutar balikkan fakta hingga berakhir di ruang tanpa batas.


"Aku tidak menyangka Athena adalah orang yang sensitif seperti itu." Blue memberikan komentarnya setelah mendengar cerita Kitty.


"Awalnya Athena penuh dengan kelicikan, setelah menjadi terlalu kuat, ia mulai kehilangan tekadnya menjadi dewa."


"Pantas saja Athena hanya sampai di Demigod tingkat puncak, ternyata ia sudah kehilangan tekad bertarungnya."


"Tidak hanya itu, Athena juga memberikan gelarnya sebagai Dewi Perang pada seseorang yang mendorongnya ke ruang tanpa ujung."


Semua orang yang mendengarnya hanya bisa menghela napas karena kecerobohan Athena. Meskipun mereka marah, tidak akan ada yang berubah.


"Aneh, mengapa dua monster itu tetap tenang setelah hidup kembali?" Liem menunjuk dua monster yang tertusuk Dual Secret Sword.


Setelah beberapa saat, Dual Secret Sword memancarkan cahaya ungu kehitaman. Asap gelap itu mulai menyelimuti seluruh tubuh Titan dan Naga. Anehnya kedua monster kuat itu tidak melakukan perlawanan.


"ini tidak wajar, harusnya Naga dan Titan akan langsung berontak jika mereka tersakiti. Lebih baik jangan mendekatinya dulu," kata Bee memberikan pandangannya.


Setelah beberapa saat asap ungu kehitaman menyelimuti Naga dan Titan, suara patah tulang terdengar.


Blue dan rekan-rekannya segera bersiap untuk bertarung. Mereka semua tampak serius memandangi dua monster yang diselimuti asap ungu kehitaman.


Bentuk Titan dan Naga mulai menyusut digantikan oleh seorang manusia dengan mata merah dan kulit berwarna biru.


"Kita bertemu lagi, manusia. Aku tidak menyangka kau bisa mendapatkan jantung titan dan naga bersamaan."


Blue menyempitkan mata, ia mencoba mengingat sosok manusia berkulit biru. "Apa kita pernah bertemu sebelumnya?"


"Ya, kita pernah bertemu. Kala itu aku masih menjadi gumpalan jiwa, jadi kau tidak bisa mengingatku."


Manusia itu adalah Dual Secret Sword atau Sang Cheos Dewa Kekacauan. Wujudnya memang belum sempurna, tetapi saat ini kebangkitan Dewa Kekacauan akan membuat Domain Dewa panik.


Zeus dan para dewa tingkat lanjut merasakan kehadirannya, mereka semua berdiri dari tahtanya dan memandang dunia bawah.


"Apa dia sudah datang?" kata Zeus melirik seorang penasihat.


Baal datang dalam wujud manusia, langkah kakinya terdengar keras karena tubuhnya sangat gendut. "Haha, sudah aku katakan, kau harus membunuh bocah es itu. Ramalan mengatakan dia yang akan membangkitkan Sang Kekacauan."


Perkataan Baal ada benarnya, tetapi Zeus masih punya rasa iba dan sayang pada anak-anaknya. Meskipun tidak bisa ditunjukkan secara langsung, setidaknya ia mengirim beberapa orang untuk mencari Athena.


"Iblis bajingan, kau datang ke rumah orang tanpa permisi!" seru seorang kesatria di sebelah Zeus. Ia adalah anaknya yang bernama Minos.


Baal tertawa keras. "Minos, jangan berpura-pura lagi, Sang Kekacauan sudah datang. Segeralah pergi ke pelukan Hades sana!"


Perkataan Baal membuat Zeus yakin bahwa anaknya sudah berkolaborasi dengan Hades untuk membunuhnya. Meskipun Zeus tidak percaya dengan Baal, setiap informasi yang dimiliki iblis neraka itu sangat penting dan akurat.


"Apa maksudmu, Sialan!"


"Sudahlah, jangan berpura-pura lagi. Mari mulai pertarungannya!" seru Baal memasang kuda-kuda yang sama dengan Minos.


Pertarungan keduanya tidak dapat dihindari, Zeus hanya diam memperhatikan pertarungan Baal dan Minos anaknya.


Disisi lain Blue terkejut mendengar julukan yang dimiliki Dual Secret Sword. Ia langsung teringat perkataan Aries Hardiman yang menyebut dirinya adalah awal dari kekacauan.


"Aku yakin kau sedang kebingungan, singkatnya aku adalah makhluk yang bisa membantumu menjadi kuat di dunia nyata ataupun Domain Dewa. Jadi sekarang pejamkan matamu dan rasakan energi yang aku berikan."


Blue menuruti perkataannya karena semua rekanannya membatu. Merasa bahwa waktu sedang berhenti, makanya semua rekan-rekannya tidak bergerak.


Setelah menutup mata, Blue merasakan hangat di sekujur tubuhnya. Ia mulai mengedarkan prana untuk mengendalikannya.


Sayangnya energi aneh itu tidak hanya hangat, lama kelamaan kulitnya menjadi panas. Blue mengeratkan giginya untuk menahan sakit, ia pernah mengalami ini sebelumnya.


Kala itu ia sedang meningkatkan Dual Secret Sword dan sebuah sosok memberikan energi kekacauan dalam tubuhnya. Waktu pertama kali disuntikan energi kekacauan, Aries Hardiman harus turun tangan untuk membantunya.


Namun sekarang Blue berhasil mengendalikan semua energi yang diberikan oleh sosok makhluk aneh bernama Cheos.


Tepat setelah Blue membuka matanya, dua pedang tertancap di depannya. Yami merasa ada yang terlewatkan, ia menengok ke kanan dan kiri. Begitu pula dengan semua orang yang ada di sebelah Blue.


Senyum manis muncul di wajah tampan Blue, ia mengambil pedangnya dan menaruhnya di sarung. Anehnya pedang itu menolah untuk masuk kedalam sarung di punggungnya.


Dual Secret Sword langsung menusuk Blue dengan kehendaknya sendiri. Bee yang pertama kali sadar langsung menggunakan keterampilan penyembuhan.


Disusul dengan Anthony dan Rafaela, tetapi penyembuhan mereka sama sekali tidak berpengaruh. HP Blue berkurang terus menerus hingga merah, anehnya maksimal HP miliknya berkurang 1 juta poin.


"Ini gila!" seru Blue dengan suara lantang.


...[Dual Secret Sword...


...Tingkat : Dewa Rendah (Menyesuaikan Evolusi) ...


...Level : 323 (Sesuai Level Karakter)...


...Kekuatan : 20 ribu (+10 ribu kerusakan pasti) ...


...Kelincahan : 12 ribu...


...Kemampuan khusus :...


...1. Setiap kenaikan level akan menambahkan 12 poin tambahan. ...


...2. Meningkatkan kemungkinan serangan kritikal 90%. ...


...3. Meningkatkan kerusakan serangan kritikal 125%....


...4. 90% kemungkinan mengeluarkan serangan ganda. ...


...Syarat Evolusi :...


...1. Tidak ada yang tahu.]...