
Konspirasi yang dimaksud Blue tidak lain adalah trik licik gang dilakukan Thanatos untuk menarik jatuh tahta Zeus. Menurut pandangannya, Thanatos bekerja sama dengan Hades untuk menggulingkan Zeus dengan cara mempengaruhi setiap anak-anaknya.
Dengan menyingkirkan Athena Sang Dewi Kebijaksanaan, Thanatos bersama kelompoknya berhasil membuat propaganda. Salah satunya menghasut ras titan dan berhasil mencuci otak Raja Titan yang sudah kehilangan jantungnya.
Selama 35 tahun Blue bermain Domain Dewa, ia hanya mendengar 6 anak Zeus. Mereka tidak lain adalah Ares, Perseus, Apollo, Artemis, Hermes, dan Minos. Tidak ada nama lainnya, padahal Athena mengatakan ia punya 16 saudara yang menjebaknya.
Artinya ada campur tangan Thanatos dan Hades dalam konspirasi ini. Anehnya Zeus tidak peduli dengan anak-anaknya, ia lebih mengutamakan kekuatannya.
"Bukankah ini menarik," gumam Blue pelan.
Blue sudah menemukan tiga pihak yang akan bertarung. Zeus dan pasukannya, Hades, dan Raphael. Blue harus bersiap dan mencari keuntungan sebanyak mungkin dari pertarungan mereka.
Zeus dan Hades tidak mungkin mau berkolaborasi dengan manusia, Raphael punya sedikit perselisihan dengannya. Jadi Blue harus mengumpulkan pasukannya sendiri untuk menjadi pihak ke empat.
"Siapa namamu?" tanya Blue pada monster raksasa yang berbaring di tanah.
"Erik," jawab Kitty sebelum monster raksasa.
"Benar, namaku Erik. Mama yang memberikannya padaku." Suara monster raksasa tampak seperti anak kecil.
Blue mencoba berpikir lebih luas, ia tidak punya sarana untuk melepaskan kutukan Thanatos pada Erik. Namun ia mempunyai beberapa teknik mengecilkan tubuh dan tempat cocok untuk melepaskannya.
"Apa kau bersedia ikut denganku dan mengucap sumpah darah. Sebagai murid dari mamamu, aku akan mencoba berbagai cara untuk membantumu." Blue membawa nama Athena supaya Erik setuju dengannya.
Diluar dugaan, Erik langsung setuju tanpa memikirkan apapun. Ia tampak seperti bocah yang baru lahir dan mengucap sumpah setiap pada Raja Segalanya dan Fairy Dance.
Sesuatu yang mencengangkan terjadi, tepat setelah Erik mengucap sumpah setia, tubuh raksasa miliknya mulai retak dan sosok manusia keluar dari kepalanya.
Seorang pria setinggi 140 centimeter merangkak keluar dari cangkang monster raksasa. Setelah melihat Blue, ia langsung berlari dan memeluknya tanpa sehelai pakaian.
Setelah beberapa saat memeluk Blue, tiba-tiba tubuhnya membesar lagi hingga setinggi 3 meter. Erik yang panik langsung menangis dan menghentak-hentakkan kakinya.
"Sial mungkinkah aku jadi pengasuh bayi lagi." Blue bergumam pelan.
Karena Liem mendengarnya dari belakang langsung memiringkan kepala. "Lagi?"
"Bukan apa-apa," jawab Blue sambil menoleh ke arah Liem.
Bee mendekati Erik yang menangis, ia membisikkan beberapa kata dan tubuh monster raksasa itu pecah dan sosok bocah remaja setinggi 140 keluar dari kepalanya.
Blue menggelengkan kepala. "Sepertinya aku harus mencari pakaian berbahan nano supaya bocah ini tidak telanjang setiap kali berubah."
"Bahan nano yang kamu katakan sangat sulit dicari. Aku pernah mendengarnya di wilayah timur Benua Selatan." Bee memberikan informasi yang cukup penting. Tapi Blue sudah mengantongi informasi tentang cara membuat pakaian nano.
Jessica sebagai seorang Penjahit Guru, ia bisa memproduksi pakaian Nano dalam jumlah terbatas. Secara diam-diam semua kostum milik Fairy Dance terbuat dari bahan nano yang telah disempurnakan.
Apa itu bahan nano? sebuah bahan yang diciptakan oleh tangan manusia. Artinya bahan itu tidak tersedia secara alami. Nah, rumah penelitian Fairy Dance yang sudah berdiri cukup lama di Desa Koral menemukan sebuah cara menciptakannya dalam jumlah kecil.
Apa sebenarnya pakaian nano yang dimaksud Blue? Itu adalah sebuah pakaian yang bisa menyusut dan melonggar menyesuaikan bentuk tubuh penggunaanya. Dengan modifikasi genetik sedemikian rumah, pakaian nano bisa didesain menjadi kostum hingga berbentuk jubah.
Blue berimajinasi bahwa kostum yang terbuat dari bahan nano bisa menyimpan sebuah senjata rahasia.
Bahan nano dan nano teknologi adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Blue menyebutnya bahan nano karena ia tidak punya ide untuk menamainya.
"Jessica apa bahan pakaian yang sudah dikembangkan ada yang tidak terpakai? seseorang di timku membutuhkannya." Blue bertanya pada Jessica melalui panggilan suara.
"Tentu saja ada, tapi untuk sementara kita hanya punya 2 ribu yang bisa didistribusikan."
"Mengapa bisa sangat cepat?"
"Sepertinya Zaha mendatangi laboratorium dan membuat kekacauan di sana. Setelah kedatangannya pada peneliti menjadi lebih semangat dan mengembangkannya. Berita baiknya teknologi nano ini mungkin dikembangkan di dunia nyata."
"Apa kau..."
Sebelum Blue menyelesaikan perkataannya, Jessica menimpali, "Ya, aku sudah melakukannya. Perusahaan Nano Teknologi telah berdiri di Benua Tengah. Untuk sekarang mereka fokus pada pembuatan pakaian."
Blue hanya bisa tersenyum kecut mendengar kemajuan teknologi yang terlalu cepat. Nano teknologi memang sudah ada sejak lama, tetapi tidak ada yang berani mengembangkannya karena banyaknya tekanan.
Jessica percaya Fairy Dance sudah cukup besar untuk menerima tekanan dari para elit. Makanya ia berani mengembangkannya lebih lanjut di dunia nyata.
"Baiklah, aku percaya padamu. Tapi jika ada yang masalah jangan ragu untuk menghubungiku!" kata Blue tegas.
"Baik, Bos."
Tidak perlu di tanya berapa valuasi grup Fairy saay ini karena mereka belum menjual sahamnya ke publik. Karena Blue sangat menentang penjualan saham, Jessica harus memanfaatkan sumber daya yang ada.
Setelah berjalan beberapa tahun, Jessica mulai merasakan betapa bebasnya dia membuat keputusan ketika tidak menjual saham perusahaan ke publik.
Blue segera menemui Jessica menggunakan keistimewaan Demigod, ia langsung muncul di depannya.
"Aku sudah menyiapkannya." Jessica memberikan pakaian itu pada Blue.
"Sepertinya kau sangat senang hari ini?"
"Ayo tebak apa?" ucap Jessica dengan senyum manis.
Blue menggunakan mata dewa dan melihat tulisan yang begitu mencengangkan.
...[Jessica...
...Gelar : Demigod tingkat sangat rendah.]...
"Apa menjadi Demigod sekarang begitu mudah?" tanya Blue pelan. Ia masih menganggap bahwa gelar itu tidak seharusnya didapatkan dengan begitu mudah. Bahkan Blue di kehidupan sebelumnya tidak mendapatkannya.
"Ya itu sangat mudah, beberapa anggota kita juga sudah menemukan gelarnya." Jessica tidak mau menyebutkan gelasnya secara resmi tapi Blue sudah melihatnya dengan Mata Dewa.
...[Gelar : Demigod - Raja Tombak.]...
Blue teringat sosok yang seharusnya menjadi Raj Tombak. Ia tampak prihatin karena Jessica mengambilnya.
"Baiklah aku harus kembali. Buat beberapa gerakan di Benua Tengah, kita sudah terlalu nyaman hidup damai." Blue tersenyum dan meninggalkan Jessica sendiri.
"Huh, akhirnya kita bergerak lagi." Jessica menghubungi Leon dan membuat pergerakan untuk memperluas wilayah.
Semua anggota Fairy Dance diwajibkan datang dalam konflik. Tidak ada yang boleh absen kecuali kondisi khusus.
Pergerakan Fairy Dance menarik perhatian para super guild yang akan terkena dampak. Mereka mulai melawan dan bersiap meratakan guild kecil.
Blue kembali ke Benua Selatan, ia memberikan pakaiannya pada Erik. "Apa kamu bisa membesar lagi?"
"Aku akan mencobanya!" jawab Erik dengan penuh semangat.
Tubuh Erik perlahan membesar, pakaiannya tidak robek dan mengikuti ukuran tubuhnya. Setelah beberapa saat, tubuh Erik mengecil lagi seperi semula.
Blue mengerutkan kening dan menoleh ke arah Bee. "Apa dia sudah menguasai teknik perubahan?"
Erik kecil berlari ke arah Blue dan memeluknya. "Erik sangat jenius. Lebah gendut mengajariku cara membesar dan mengecil!"
Bee muncul dari belakang dan menjitak kepala Erik. Bukannya menangis, Erik tidak merasakan apapun karena rubuhnya ternyata telah berubah menjadi sosok titan murni.
...[Erik...
...Gelar : Titan Murni...
...Level : 750...
...Nilai Kekuatan : 11 Juta.]...
"Haha, aku pasti salah lihat." Blue tertawa dan memastikan sekali lagi, ternyata tidak ada yang berubah dari statusnya.
Blue sekali lagi tertawa keras dan menganggap dirinya gila karena karena sosok remaja itu sangat kuat meskipun levelnya sedikit rendah. Nilai Kekuatan 11 juta lebih kuat dibandingkan Yami, jadi Erik sebenarnya adalah pria terkuat di kelompok ini.
Bahakan Venom yang berlatih keras setiap hari masih belum menyentuh 10 juta nilai kekuatan. Namun bocah kecil bernama Erik telah melampaui mereka semua.
Blue mencoba membandingkan dengan miliknya. "Sial punyaku tidak lebih dari seperlimanya. Sekarang aku mengerti mengapa titan disebut mahkluk terkuat."
Meskipun disebut terkuat, otaknya tidak terlalu bekerja. Jadi banyak orang bisa mengalahkannya dengan jumlah.
"Ya Erik sangat jenius. Bagaimana jika sekarang aku mengajarimu simbol tingkat dewa?" kata Blue dengan senyum jahat.
"Tidak mau, mama pernah mengajariku garis-garis aneh itu hingga kepalaku meledak!" Erik menggelengkan kepala sambil memejamkan matanya.
Blue menoleh ke adah Bee, ia penasaran dengan apa yang diajarkan. Seharusnya teknik perubahan pada tubuh menggunakan simbol.
"Jangan tanya aku, dia bisa sendiri." Bee duduk di atas batu dan mengeluarkan kaki kepiting dari kotak makanannya.