
Kepadatan mana di Desa Lucifer sangat tidak normal, bisa dibilang ini adalah desa paling berharga di Benua Timur. Margareta sedikit bingung dengan keputusan Fairy Dance menyerahkan desa ini padanya.
Bendera Spektre dan Fairy Dance berkibar di istana, Margareta sedikit mengerutkan alisnya. Ia melihat bendera Spektre ada di nomor 1 sedangkan Fairy Dance ada di nomor 5. Ini sangat aneh untuk Margareta yang berpikir kritis, kemudian ia menghubungi orang di guild utama.
[Selamat Spektre telah mendapatkan keuntungan dari Lucifer, semua anggota akan mendapatkan keistimewaan sesuai dengan tingkatannya.
Ketua : +5% semua status
Wakil : +3% semua status
Anggota Penting : 2% semua status
Anggota : 1% semua status.]
Sebelum orang di guild utama membalas, pemberitahuan itu mengejutkan Margareta, ia segera melihat statusnya dan menemukan sesuatu yang mencengangkan. Tidak hanya status biasa yang naik, tetapi status rahasia dan ketahanan elemen miliknya naik 5%. Ini bukan sesuatu yang bisa diberikan begitu saja.
“Ketua Leon, apa ini benar-benar Fairy Dance untuk kita?” tanya Margareta dengan ekspresi serius.
“Ini sudah menjadi kesepakatan, jangan sungkan untuk meminta bantuan. Fairy Dance selalu ada di samping Spektre.”
Pernyataan Leon tidak menjawab pertanyaan Margareta yang sesungguhnya, tapi ia tiba-tiba menerima keluhan dari administrator guild. Banyak super guild di Benua Timur mempertanyakan bagaimana Spektre mendapatkan peningkatan yang begitu gila.
Margareta membuka mulutnya, ia ingin bertanya tentang bendara untuk urutan nomor 2 sampai 4. Namun sebelum ia mengeluarkan pertanyaan, Leon sudah menjawab dengan senyum manis.
“Aku tahu apa yang ingin anda tanyakan, kami Fairy Dance akan mengikuti Spektre terkait pembentukan aliansi. Hanya satu syarat dari kami, jangan libatkan Keluarga Gong dan aliansi nya!”
Penyataan Leon memberikan pencerahan untuk Margareta yang kebingungan mencari sekutu, dia dan Keluarga Gong sedikit ada permusuhan. Jadi tidak ada masalah untuk mengecualikan nya.
Dengan sigap ia langsung menghubungi 19 super guild yang menyatakan netral di pertemuan terakhir, mereka menyambut salam dari Margareta dengan hangat. Sayangnya hanya akan ada 3 guild yang bisa bergabung untuk pembangunan desa Lucifer. Jadi Margareta harus cermat dalam memilih sekutu.
“Sepertinya aku sudah terlalu lama disini, aku ijin undur diri,” kata Reza.
Leon mengulurkan tangannya. “Dimana kuncinya?”
“Aish, kau masih teliti seperti biasa. Kuncinya sudah aku set sesuai karaktermu, jadi tidak ada yang bisa masuk kecuali dirimu, aku dan bos.”
“Baiklah, aku akan mencobanya.”
Reza undur diri, Leon dan kelompoknya menuju Menara sihir utama yang ada di atas istana. Meskipun tidak besar, Leon dan kelompoknya tahu disini bukan tempat biasa karena kepadatan mananya terlalu tinggi.
Margareta dan kelompoknya mengikuti dari belakang, mereka adalah administrator desa, jadi sudah sewajarnya diperbolehkan masuk.
Leon melihat ada sebuah pintu masuk yang terhalang energi aneh berwarna ungu, tanpa persiapan yang jelas, ia langsung masuk. Jesicca melakukan hal yang sama, tetapi ia hanya menembus pintu itu dan keluar dari belakang.
Karena tidak terima dengan keputusan Reza, Jesicca mencoba membongkar simbol yang terpasang dalam portal. Matanya berubah merah darah, dan ribuan simbol aneh muncul di sekitarnya.
Tangannya bergerak dengan kecepatan gila, ia seperti sedang mengetik dokumen di laptopnya. Pembuatan simbol selesai dengan cepat, tapi Jesicca langsung terpental beberapa meter.
Sosok hologram muncul, sosok itu tidak lain adalah Reza dengan topeng yang di gantung di kepala bagian kirinya. “Aku udah mempelajari ini 3 bulan penuh, apa kau pikir bisa menghancurkannya dengan mudah. Jangan berharap, Jesicca!”
“Sialan, sekarang ilmu simbol milikku lebih rendah darimu. Jangan harap bocah sepertimu melampaui ku!”
“Aku tahu apa yang kau pikirkan, simbol ini tidak bisa kau pelajari tanpa bantuan bos. Jadi jangan mimpi untuk membongkarnya!”
“Aku bisa membongkar simbol tingkat puncak, jadi memecahkan ini hanya butuh waktu beberapa hari!”
Sebelum menyelesaikan perkataanya, hologram Reza menghilang sambil tersenyum. Ia sengaja tidak memberitahu Jesicca untuk memprovokasinya.
“Sialan, bulan depan aku tidak akan kalah darimu!” seru Jesicca sambil mengusap darah di sudut bibirnya.
Persaingan ketat antara petinggi Fairy Dance sudah biasa terjadi, tetapi mereka tidak akan pernah bermusuhan karena masih ada sosok Blue. Jadi Fairy Dance akan terus berdiri selama Blue masih hidup.
Disisi lain Margareta mendengar sosok Reza mengatakan bahwa semua simbol di desa lucifer telah dipasang formasi tingkat dewa. Tentu saja dia dan kelompoknya tampak tercengang, tapi mereka harus terlihat biasa untuk mengatakan bahwa Spektre juga punya formasi tingkat dewa.
Sekedar mengingatkan, formasi dan simbol adalah kata yang berbeda. Simbol artinya sebuah susunan dari garis membentuk sesuatu untuk menciptakan efek tertentu. Sedangkan formasi adalah susunan simbol yang hampir sama seperti sebuah sistem buatan.
Karena itulah Margareta sangat terkejut mendengar pernyataan Reza, Desa Lucifer tidak hanya di selimuti beberapa simbol dewa, tetapi semua simbol yang menyusun formasi tingkat dewa. Artinya semua simbol penyusunnya minimal tingkat dewa rendah.
Leon keluar dari menara pengontrol. “Tidak ada sesuatu yang mencurigakan. Di dalam hanya ada alat untuk pertahanan diri, jadi jika kalian butuh pertolongan hubungi aku atau Reza. Kalau Blue sepertinya sedikit sulit dihubungi!” kata Leon melihat Margareta.
“Baik Ketua Leon. Kami akan segera melakukan negosiasi dengan super guild lainnya. Bolehkah aku tahu bagaimana anda datang begitu cepat?” tanya Margareta memancing informasi dari sosok didepannya.
Hanya Demigod yang bisa berpindah benua dengan cepat, jika Leon dan Jesicca bisa ke Benua Timur dengan cepat, mereka pasti memanfaatkan jasa demigod. Margareta harus mencari tahu siapa Demigod yang mendukung Fairy Dance.
“Mengetahui terlalu banyak sangat berbahaya, Nyonya Margareta. Tapi aku akan membocorkan bahwa Jalur Benua Selatan dan Benua Timur sudah kami kasai, jadi berpindah benua seperti membalikkan tangan kita!”
Leon tidak mengatakan kebohongan, ia juga seorang Demigod dan menggunakan energi kehidupan untuk berpindah dari Benua Tengah ke Benua Timur. Namun ia menggunakan alasan jalur benua timur dan selatan untuk menutupi informasi.
“Baiklah, Ketua Leon. Aku harus pergi sekarang!”
Margareta pergi tanpa mendapat jawaban yang memuaskan. Namun ia harus puas dengan hasilnya karena itu akan memancing kecurigaan Leon yang terlihat sangat cerdas.
Leon, Jesicca, dan Cola kembali ke Benua Tengah menggunakan energi kehidupan, perlu diketahui Jesicca dan Cola juga seorang demigod. Mereka bertiga memilih menjadi Demigod tanpa gelar untuk melayani Raja Segalanya, makanya energi kehidupan mereka bisa beregenerasi tanpa adanya pengikut.
Hal itu disebabkan oleh penumpukan energi kehidupan yang dimiliki Blue, jadi semakin banyak Blue mendapatkan energi kehidupan, maka para demigod di bawahnya akan mendapatkan bagian juga. Namun menjadi demigod bawahan bukan pilihan yang mudah, mereka selamanya tidak bisa mendapatkan gelar.
Jesicca dan Cola tidak peduli itu, mereka bermain untuk Fairy Dance dan Blue, jadi tidak ada yang perlu dipertimbangkan. Berbeda dengan Leon yang harus tampil kuat di depan musuh maupun kawannya.
Blue dari atas menara sihir, mendecakkan lidah. “Mereka terlalu waspada, baiklah aku yakin Margareta bisa memilih mana yang baik dan yang buruk.”
Naga Angin berubah menjadi wujud aslinya, ia mengepakkan sayap dan meninggalkan Desa Lucifer. Tujuan mereka tidak lain adalah Sarung Tangan Elastis milik Raja Cahaya.
Pertama kali mendengar bahwa Bee adalah anak dari Dewa Cahaya, Blue sedikit ragu merebut sarung tangan milik Dewa Cahaya. Seingatnya sarung tangan elastis adalah milik Raja Cahaya, jika tebakannya benar, Dewa Cahaya dan Raja Cahaya mempunyai hubungan yang rumit.
“Aku tahu kau sedang memikirkan apa. Tenang saja selama aku ada disini, ayahku tidak akan melukaimu!” ucap Bee keluar dari ruang penyimpanan.
“Kau terlalu meremehkanku, aku tidak pernah takut kalah dengan dewa cahaya. Aku hanya memikirkan bagaimana perasaanmu jika aku dipaksa membunuh Dewa Cahaya.”
Blue mengatakan kenyataannya, menurut ingatan di kehidupan sebelumnya pemain harus membunuh Raja Cahaya untuk mendapatkan Sarung Tangan Elastis Dewa Cahaya. Sekarang hanya waktu dan nasib yang menentukan takdir.
Bee juga tampak murung, ia sejak awal memikirkan ini tapi tidak menemukan jawaban yang terbaik. Jadi ia hanya diam dan menunggu waktu menjawabnya sendiri, kedudukan Blue dan ayahnya setara di hati Bee, makanya dia tidak bisa memutuskan dengan kata-kata.
Sesampainya di tempat Raja Cahaya, Bee menelan ludahnya. “Ini adalah tempat kami para anak dewa cahaya pulang,” kata Bee tidak bisa mengungkapkan perasaanya.
“Semoga tidak ada hal yang menyedihkan, sekarang ayo masuk dan lihat apa yang terjadi.”
Tepat setelah Blue dan kelompoknya masuk, ada 12 pemain yang sedang menunggunya. Mereka semua menatap Blue dengan tatapan tajam. Kamal juga terdapat di barisan pemain yang menatapnya.
“Sepertinya ini bukan berita baik!” ungkap Bee.