
Pembicaraan mereka dilanjutkan dengan memutuskan Kamal dan Bird menjadi penerus Dewa Cahaya.
"Awalnya aku sangat menginginkan posisi Dewa Cahaya, tapi ini sedikit canggung jika kekuatanku tidak lebih dari adikku." Cat menyatakan isi pikirannya.
Meskipun dia adalah anak kedua dan dianggap sebagai anak terkuat nomor 2, ternyata Bee yang menjadi anak bungsu jauh melebihinya. Disampingnya Nakamoto terlihat penuh tekad untuk mengejar kekuatan Blue.
Jika Cat dan Nakamoto terkurung di wilayah dewa ini, mereka tidak akan bisa berkembang banyak. Contohnya sangat jelas, Blue dan Bee berpetualang keliling Domain Dewa untuk menemukan harta.
"Baiklah jika itu keputusanmu, mari segera menyelesaikan prosedurnya!" ucap Bee memberikan pendapatnya.
Kamal dan Bird yang hanya membuka satu matanya kebingungan, mereka tidak tau harus berkata apa karena posisi Dewa Cahaya sangat menguntungkan kekuatannya.
Perlu diingat, Kamal adalah pemain level tertinggi nomor 2 dibawah Blue. Level mereka terpaut 75 karena Blue sekarang sudah 387, setelah berkontribusi membunuh malaikat dewa cahaya.
Meskipun eksekutornya Dewa Cahaya, Blue tidak mau kehilangan keuntungan. Sayatan pedangnya menciptakan efek kerusakan terus-menerus. Jadi secara tidak langsung Blue menyumbang kontribusi dan mendapatkan sebagian poin pengalaman.
Kamal duduk di kursi Dewa Cahaya, tubuhnya langsung memancarkan cahaya kekuningan. Bird secara resmi menjadi penerus Dewa Cahaya dan mendapatkan kekuatan yang sepadan.
Anehnya Kamal dan Bird tidak punya pikiran untuk mengalahkan Blue dan Nakamoto yang berdiri di depannya.
[Selamat Kamal level 307 berhasil menjadi pemain pertama yang mewarisi kekuatan Dewa Cahaya.]
Pengumuman sistem itu menyebar ke seluruh dunia, pemain Kamal menjadi buruan semua super guild karena ia adalah sosok yang paling dibenci No Name.
Blue orang pertama yang memberikan selamat pada Kamal. "Selamat menikmati hari-hari sibuk!" ucapnya dengan suara pelan.
"Haha, seperti biasa kau pasti sudah tahu ini, Kan?" tanya Kamal sambil tersenyum kecut. Karena pemberitahuan sistem bersifat global, Kamal akan diburu oleh semua super guild.
"Tidak ada yang tahu hal seperti ini akan terjadi. Jadi nikmati saja dan datanglah ke Fairy Dance jika kau mau!" Perkataan Blue menyiratkan bahwa Fairy Dance tidak tertarik dengan jaya Kamal sebagai Dewa Cahaya. Hal itu karena terlalu banyak pesaing yang merugikan mereka.
Sudah kita ketahui semua, jika tidak bisa didapatkan maka hancurkan saja. Para super guild akan bersaing meminang sosok Kamal, sebaliknya super guild yang tidak punya kesempatan akan memanfaatkan situasi untuk menghancurkannya.
Leon sudah bergerak sebelum pemberitahuan sistem, ia menghubungi semua koleganya untuk melepaskan Kamal. Hal itu karena Blue memberikan perintah padanya secara langsung.
Semua kolega Fairy Dance sepakat tidak akan bersaing memperebutkan Kamal karena Leon mengatakan Blur yang menyuruhnya.
Siapa yang tidak tahu seperti apa konsekuensi ketika melawan Fairy Dance. Dapat dipastikan mereka akan mengalami kerugian yang sangat mengerikan.
Baru-baru ini Fairy Dance juga menendang No Name yang di sokong oleh 9 super guild. Kabarnya mulai hari ini mereka akan bubar dan membentuk koloni berbeda, sebagian darinya memohon pada Reza untuk menampungnya.
Para aliansi Fairy Dance tahu siapa orang di balik situasi ini. Sosok pria mengenakan jubah merah api akan sudah menjadi pesan tak tersirat bahwa pria itu adalah Blue.
Margareta mendengar beritanya dari Jessica. Ia langsung bergegas melakukan panggilan vidio dengan Jessica.
"Apa kamu yakin Fairy Dance tidak bersaing untuk mendapatkan kekuatan Dewa?" tanya Margareta.
"Seperti yang aku katakan, kami tidak tertarik dengan Kamal."
"Kenapa?"
"Tidak ada yang spesial, hanya saja bos mengatakan untuk tidak bersaing memperebutkan dewa cahaya."
Perkataan Jessica mengingatkan sosok Blue yang berjalan bersama rekan-rekannya. Tidak hanya sangat kuat, Blue punya kemampuan menyusun strategi yang begitu matang. Ditambah lagi pengetahuannya sangat luas, jadi Margareta mengerti.
"Baiklah, aku masih harus mendapatkan titisan dewa itu!"
Jessica hanya tersenyum manis. "Aku tidak akan menghalangi, tapi persiapkan mentalmu jika sesuatu yang besar akan menimpa Spektre!"
Pernyataan Jessica membuat Margareta berpikir dua kali, ia tidak pernah melihat wanita cantik itu memberikan nasihat baik padanya.
"Mengapa, berikan aku alasan yang masuk akal?"
"Sudah aku katakan, tidak ada yang spesial. Hanya saja Kamal punya sedikit masalah dengan kami, mungkin mereka yang mendapatkannya akan menjadi musuh!"
Tepat setelah Jessica mengatakannya, Margareta langsung menyahut, "Oke, Spektre akan mundur dari perebutan!"
25 super guild di Benua Timur langsung melakukan pertemuan. Kali ini mereka membahas tentang titisan Dewa Cahaya.
Semua kelompok Spektre keluar dari ruang pertemuan, mereka sibuk dengan istana Dewa Lucifer. 3 super guild lainnya juga melakukan hal yang sama, mereka adalah kolega Spektre.
"Lihatlah, wanita gila itu langsung pergi setelah mengetahui topik kali ini. Ketua tolong berikan sanksi padanya!" seru seseorang dari keluarga Gong.
Margareta dan 3 koleganya berhenti dan menoleh ke belakang. "Mengapa aku harus disini, jika kalian memang bersaing silahkan saja, tapi jangan libatkan kami berempat."
"Sejujurnya aku sangat ingin bersaing dengan kalian untuk mendapatkan titisan dewa. Tapi setelah menimbang resikonya, itu sangat tidak masuk akal, jadi kami Guild Necro mengundurkan diri dari pertemuan kali ini."
"Guild Zambia juga tidak tertarik, kami punya proyek kecil jadi harus segera pergi."
"Aku tidak mau mengatakan, tapi kami guild Radian juga pamit."
Tiga orang ini adalah aliansi Margareta sejak lama, jadi secara otomatis ketiganya sedikit percaya akan desa Lucifer yang dikatakan sangat canggih. Karena Fairy mengatakan untuk tidak membuka desa sebelum 3 bulan, Margareta tidak punya pilihan lain.
Satu-satunya cara adalah membawa 3 aliansinya untuk melihat pembangunan desa Lucifer secara langsung.
"Pengecut, kalian hanya pengecut yang tidak mau bersaing!" teriak perwakilan keluarga Gong.
Perwakilan guild Necro tampak kesal, ia maju satu langkah dan langsung dihadang Margareta. "Pengecut atau bukan itu urusan kami, hanya saja sejak kapan Keluarga Gong melahirkan sosok tikus!"
Pernyataan Margareta memicu amarah 4 keluarga besar yang mendukung keluarga Gong. Anehnya 3 kolega Spektre sama sekali tidak takut meskipun mereka sedikit dibawah 4 keluarga besar.
Suasana mulai tegang, perwakilan dari 4 keluarga besar melepaskan auranya. Mereka menatap tajam ke arah Margareta.
Tidak mau kalah, Margareta dan koleganya menatap balik dan melepaskan aura miliknya. Ruangan bergetar karena tabrakan energi prana, tidak ada yang menang maupun kalah, semuanya tampak seimbang.
Tiba-tiba suara ledakan terdengar, sosok pria tua yang selalu di panggil ketua melepaskan energinya. "Berhenti, kalian membuat perwakilan lainnya merasa tidak nyaman."
Margareta dan semua orang langsung menarik aura mereka masing-masing. Semua tahu ketua pertemuan ini sangat kuat, jadi tidak ada yang berani melawannya.
"Baiklah, semua sudah tenang. Margareta dan kalian semua boleh keluar, Tujuh Surga akan tetap melanjutkan pertemuan!"
Ternyata pria tua itu adalah ketua dari tujuh Surga yang punya 5 cabang super guild di 5 benua. Bisa dikatakan mereka adalah super guild paling kuat di dunia.
Mereka juga yang menerbitkan majalah tentang pemain paling berbahaya dan guild paling kuat. Oleh sebab itu Tujuh Surga ditunjuk sebagai ketua pertemuan.
"Terima kasih, Ketua." Margareta segera pergi dari ruang pertemuan.
Namun sebelum mereka pergi, ada sosok pria besar berkulit hitam jatuh dari langit dan menembus atapnya. Pria itu tidak lain adalah Iblis Kecil yang diutus Blue untuk menghadiri pertemuan.
"Maafkan keterlambatannya, aku perwakilan dari Fairy Dance." Iblis Kecil memperkenalkan dirinya.
Tidak hanya itu, Naga Angin juga menerjang ruang pertemuan hingga semua formasi di dalamnya hancur. Meskipun masih dalam wujud naga, Naga Angin berbicara dengan Iblis Kecil.
"Sialan, meskipun aku terbang kau masih bisa menandingi kecepatanku."
"Bukan aku yang terlalu cepat, tapi kamu yang lemah."
Pria tua dari Tujuh Surga mengerutkan keningnya. Ia tahu bahwa keduanya bukan pemain, melainkan adalah sosok penduduk pribumi yang seharusnya tidak dapat berkomunikasi sebaik itu.
"Apa tujuan kalian datang kesini?" tanya pria tua dari Tujuh Surga.
Iblis Kecil memberikan salam layaknya seorang bangsawan. "Terima kasih telah menerima kedatangan kami. Aku Iblis Kecil dari Fairy Dance tujuan kami tidak lain membentuk aliansi dengan super guild lainnya."
Tutur kata Iblis Kecil sangat baik, ia tampak seperti duta besar yang sedang bertugas di luar negeri.
"Kami tidak menerima anggota baru!" teriak perwakilan dari Keluarga Gong.
"Baiklah, artinya keluarga Gong meminta pertempuran. Aku akan mengatakan pada bos!" kata Iblis Kecil dengan santai.
"Haha, ancaman receh. Jangan menggertak kami..."
Pesan terus menerus keluar dari perwakilan keluarga gong. Lebih dari 20 desa yang dikembangkan keluarga gong telah direbut oleh kekuatan yang tidak diketahui.
"Kami sama sekali tidak mengancam. Fairy Dance tidak bisa berdiam diri lagi, karena kalian sudah melukai para anggota kami!" ancam Iblis Kecil sambil melepaskan aura kematian.