Domain Dewa : Penguasa Benua

Domain Dewa : Penguasa Benua
13 Rasi Bintang


Tobias sebagai pusat formasi memancarkan salah satu rasi bintang yang bernama Ophiuchus. Bintang yang baru ditemukan karena umurnya tapi dia adalah rasi bintang paling tua dan memimpin 12 lainnya.


Rasi ke 13 memang paling kuat tetapi paling di benci 12 rasi lainnya. Ophiuchus melambangkan orang yang bisa melakukan apapun.


Tobias adalah pria yang paling tepat untuk menyandang Rasi Ophiuchus. Biasanya ia menggunakan pedang pendek, kali ini ia menarik sebuah palu dari kantong penyimpanannya.


Palu yang baru saja di ambil mengandung sebuah simbol yang terkontaminasi dengan aura formasi 13 rasi.


Bayangan pembawa ular muncul di atas palunya. Kemampuan Ophiuchus adalah racun dan kerajinan, tetapi kemampuan lainnya sangat over power.


"Adaptif!" teriak Tobias mempengaruhi ruang disekitarnya. Awalnya domain ini dikuasai Azazel, sehingga tidak ada satupun yang bisa melawannya.


Karena intervensi Tobias, domain khusus Azazel telah dihapuskan. Sekarang kelompoknya siap menyerang.


Sosok rasi bintang Leo langsung menggunakan kepalan tangannya menghantam Azazel yang belum sadar.


Meskipun tidak punya domain kekuasaan, Azazel masih Raja Iblis Neraka. Jadi pukulan lemah dari teman Tobias tidak memberikan efek apapun.


Formasi kurungan yang di tahan Luis dan 8 temannya bergetar hanya karena satu serangan rasi leo.


"Fokus!" teriak Luis memberi motivasi pada rekan-rekannya. Meskipun sulit, Luis masih harus mempertahankan formasi ini untuk melemahkan Azazel.


Blue, Yami, dan Anoman belum bisa masuk dalam pertempuran. Jika mereka menggangu kombinasi 13 rasi, formasinya akan hancur.


"Yami, gunakan kesempatan ini untuk menyerapnya. Anoman pelajari cara menggunakan tombak!"


Blue memberikan sebuah batu mana pada Yami dan tongkat berwana emas dengan aksen merah api.


"Baik!" keduanya menyanggupinya.


Blue sendiri membuat simbol peledak yang di tempatkan pada batu mana. Rencananya sedikit berbeda karena 13 rasi bintang ternyata membutuhkan fokus yang lebih kompleks.


Awalnya ia berencana menggunakan jeda waktu 12 rasi bintang untuk menangkis atau membuat gerakan. Namun pada 13 rasi bintang tidak ada jeda sedetikpun.


Tobias dan pasukannya terus menyerang, mereka bergantian menggunakan senjatanya masing-masing. Tentu saja yang paling mencolok Ophiuchus atau Tobias itu sendiri.


Melihat adanya sedikit petunjuk, monster Azazel mengarahkan trisula pada Tobias. Sebuah laser muncul dari ujungnya, dalam sekejap mata laser itu menembus tubuh Tobias.


Tobias tidak menyangka serangan mendadak itu bisa melukainya. Ia melihat perutnya berkubang karena serangan barusan.


"Fokus, jangan bubarkan formasi!" teriak Tobias. Jika sekali dibatalkan, kelompok Tobias akan kehabisan energi.


Sebuah pil dimakan, perut Tobias yang berlubang kembali seperti semula. Meskipun tampak sembuh, luka dalamnya masih terasa.


Pil kehidupan, itulah yang dimakan. Namun ada sedikit efek samping yang tidak diketahui banyak orang, efek sampingnya tidak lain adalah mengurangi umur seseorang.


Karena Tobias sudah menjadi Maha Kuasa atau dewa yang sangat kuat. Pengurangan beberapa tahun tidak masalah untuknya.


Namun kenyataannya sedikit berbeda, Tobias merasakan tubuhnya sangat lemas, ia tidak bisa terus bertarung.


"Argh!" geram Tobias membangkitkan semangat dan menarik semua ototnya.


Strateginya efektif, semua ototnya tertarik dan badannya mulai bisa di gerakannya. Meskipun tidak sepeti biasa, setidaknya Tobias masih bisa menyerang dan menyempurnakan formasi 13 rasi bintang.


Perlahan tapi pasti, Tobias kehilangan kekuatannya. Serangan laser sebelumnya tidak hanya melukai fisiknya, tetapi melukai jiwanya.


Serangan 13 rasi bintang perlahan melemah, hal itu karena Tobias tidak bisa mengimbangi kecepatan rekan-rekannya.


"Sial!" umpat Tobias untuk pertama kalinya dalam sejarah. Wajahnya memang tampak muda, tapi aslinya Tobias sangat tua.


Blue terkejut melihat serangan barusan, itu adalah teknik jiwa yang bisa membunuh seseorang. Bahkan pemain akan terluka di dunia nyata. Sebenarnya dia juga bisa melakukannya, tetapi tidak pernah digunakan karena itu sangat merugikan musuhnya.


"Cukup!" teriak Blue mencoba menghentikan teknik formasi 13 rasi bintang.


Ternyata tidak hanya menggunakan mana, teknik 13 rasi bintang juga memakan jiwa penggunanya.


13 rasi bintang pecah, Azazel tampak lemah kehabisan tenaga. Jiwanya terkoyak dan tidak bisa menggunakan keterampilannya dengan baik.


Tobias memuntahkan darah berwarna hitam. Nyawanya sudah diujung tanduk, tidak mungkin dia diselamatkan. Bahkan jika ada Dewa Gaia disini.


Blue dengan sigap menarik semua orang. Aura di seluruh tubuhnya dibentuk seperti tangan dan menangkap kelompok Tobias yang sekarat.


"Apa kalian bodoh!" teriak Blue dengan ekspresi marah.


Tobias tersenyum manis. "Maaf, Tuan. Sepertinya ini kesalahan kami."


Bukannya minta maaf atas kesalahannya menggunakan formasi 13 rasi bintang. Tobias minta maaf karena tidak bisa mengakhiri Azazel.


"Bodoh!"


Blue mengangkat tangannya untuk memberi tahu Luis. Namun dihentikan Tobias.


Tobias berdiri, begitu pula dengan 12 orang lainnya. Mereka sangat lemah tetapi tekadnya seperti sebuah api yang belum bisa padam sebelum hujan.


"Bentuk formasi!" teriak Tobias.


Blue tidak tahu pasukannya akan bertindak begitu ekstrim. Memang dia tidak punya ide untuk mengalahkan monster Azazel, tetapi tak pernah terpikirkan Tobias dan kelompoknya berkorban sejauh ini.


13 rasi bintang sebenarnya hanyalah teknik pengorbanan yang dikhususkan untuk membunuh mahkluk apapun.


"Haha, terimakasih sialan. Akhirnya kesadaran ku kembali!" tawa Azazel terdengar sangat nyaring. Ternyata serangan jiwa yang terus memukulnya membangkitkan kesadaran Azazel yang terkurung dalam tubuh monster.


Bukannya tambah lemah, Azazel sekarang akan jauh lebih merepotkan dari sebelumnya.


"13 Rasi Bintang, serangan!" teriak Tobias dengan penuh semangat juang.


13 rasi bintang menghujani Azazel yang sudah mendapatkan kesadarannya lagi. Kali ini ia bisa berpikir jernih dan menghindari serangan yang membahayakan.


13 kelompok yang dipimpin Tobias memuntahkan darah dari mulutnya. Mereka sebenarnya sudah mencapai batasnya. Namun Tobias masih berdiri dan memandang Azazel dengan penuh tekad.


"13 Rasi Bintang, Berdiri!"


Teriakan Tobias menggelegar membangkitkan semangat juang lagi dan lagi. Tubuhnya sudah tidak dapat menampung jiwanya, sekalian saja Tobias menghancurkannya.


"Teknik Terlarang, Pembalikan Jiwa!" kata Tobias menyebutkan nama keterampilannya.


Mendengar kata-kata itu, semua anggota lainnya melakukan hal yang sama. Pembalikan jiwa dapat menyebabkan jiwa mereka hancur. Namun sebelum hancur, kekuatannya akan terbang ke puncak potensinya.


"Hancurkan!"


Tobias dan 12 rasi lainnya menyerang Raja Iblis Neraka yang gemetar ketakutan.


"Bajingan gila!" teriak Azazel yang mencoba menghindari setiap serangan yang mengarah padanya.


Namun sebaik-baiknya Azazel menghindar, beberapa sengatan listrik menusuknya dan menghancurkan organ dalamnya.


Tangannya tiba-tiba terpotong, pergelangan kakinya tiba-tiba menghilang. "Brengsek!" teriak Azazel.


Meskipun sudah mengalokasikan semua kekuatannya untuk menghindar, sekelompok orang gila di depannya seperti Satan yang memukulinya.


"Argh!"


Tobias dan semua rekannya memuntahkan darah sekali lagi, dia tidak bisa menggerakkan badannya dan tubuhnya berubah transparan.


Sayangnya gabungan serangan tadi belum bisa mengirim Azazel ke pemakamannya. "Mampus kau bodoh!" teriak Azazel yang terlihat senang.


Blue dengan kecepatan tertingginya segera mengangkat tubuh 13 pengguna rasi bintang.


"Maafkan aku yang lemah ini."


Tidak ada jawaban, Tobias dan semua kelompoknya sudah menghilang. Mereka tidak akan bisa dibangkitkan karena jiwanya tercerai berai.


Blue tampak murung, tetapi ia segera sadar dan mengarahkan Dual Secret Sword ke Azazel.


Luka Azazel tidak dapat disembuhkan dengan cepat. Salah satu lengannya terpotong hingga bahu, satu pergelangan kakinya hilang, dan satu sayapnya terputus.


"Bodoh, kau kira bisa membunuhku dengan kekuatan sepele itu?"


Azazel tertawa keras dan tiba-tiba tubuhnya memancarkan cahaya merah. Blue mengira itu adalah teknik peledakan diri.


"Mundur, pergi dari sini!"


Blue dengan penuh semangat segera menyusun formasi pelindung. Yami dan Anoman juga membantunya, mereka berdua siap mempertaruhkan nyawa pada formasi pelindung ini.


Bukannya takut, Luis dan kelompoknya malah membantu memberikan energinya.


Anggota Fairy Dance yang berjalan dari belakang malah mendekat, mereka semua menyalurkan energinya ke Blue.


Formasi pelindung yang sangat kuat berhasil di buat. Bahkan Zeus tidak punya kepastian bisa keluar dari formasi itu.


Bukannya meledak, Azazel malah berubah menjadi batu yang sangat keras. Ia perlahan menyembuhkan semua lukanya.


Blue mengerutkan keningnya. "Apa yang terjadi?"


Bee mendekatinya. "Teknik iblis ini disebut Stone Break!"


Teknik yang memaksa seorang iblis berubah menjadi batu. Dalam jangka waktu tertentu tubuhnya tidak akan bisa dihancurkan. Bahkan Zeus ataupun Satan tidak bisa menggores Stone Break Azazel.


"Brengsek!" kata-kata kasar Blue terus keluar dari mulutnya.